Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-III Desa Bendungan Berlangsung Meriah

BOGOR.radarinformasi.com-Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-III tingkat Desa Bendungan sukses diselenggarakan di Aula Kantor Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Serka Izna Azhari selaku Babinsa serta dari berbagai pihak mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta dan masyarakat setempat, Rabu (02/10/24).

Sebanyak 87 peserta mengikuti perlombaan ini, yang terbagi dalam dua kategori usia, yaitu 6-10 tahun dengan 12 peserta dan 11-15 tahun dengan 75 peserta. Kategori yang dilombakan dalam MTQ kali ini meliputi Tilawatil Qur’an (Murottal), Dakwah Cilik, dan Cerdas Cermat.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Bendungan beserta staf desa, Ketua MUI Kecamatan Ciawi, Ketua MUI Desa Bendungan, Bapak Endang (Staf Kesra Kecamatan Ciawi), Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bendungan, Ketua BPD, Ketua LPM, serta para Ketua RW dan RT. Selain itu, para alim ulama, ustaz, ustazah, dan peserta MTQ turut memeriahkan acara ini.

Susunan acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi. Setelah itu, Ketua Panitia menyampaikan laporan mengenai persiapan dan teknis kegiatan. Sambutan diberikan oleh Kepala Desa Bendungan yang sekaligus membuka secara resmi MTQ ke-III ini. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kecamatan Ciawi.

“Kegiatan MTQ ini berjalan dengan aman dan lancar, memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dalam bidang keagamaan, sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah di Desa Bendungan”, ujar Serka Izna Azhari.

Reporter : Dewi
Redaktur : Rizal

Babinsa Desa Bendungan Hadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW

BOGOR.radarinformasi.com – Serka Izna Azhari, Babinsa Desa Bendungan, hadir dalam acara Tabligh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Alhuda, Komplek BBPMKP, Kampung Lebak Pilar, RT 03/04, Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, pada Jumat (27/9) pukul 07.30 WIB. Acara ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran dan keteladanan umat Islam terhadap kepemimpinan Nabi Muhammad SAW. Jumat (27/9)

Serka Izna Azhari menekankan pentingnya mengambil teladan dari Nabi Muhammad SAW, terutama dalam hal kepemimpinan dan integritas. “Kepemimpinan Rasulullah yang penuh kasih dan keadilan bisa menjadi landasan bagi kita semua, terutama dalam meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan masyarakat. Semoga acara ini membawa semangat baru bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Serka Izna.

Tabligh Akbar yang mengusung tema “Meneladani Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW untuk Meningkatkan Kinerja SDM BBPMKP Berintegritas” ini juga dihadiri oleh Mamah Dedeh sebagai penceramah utama, Dr. Veri selaku Ketua DKM Masjid Alhuda, Kapolsek Ciawi, Kades Desa Bendungan, perwakilan tokoh agama dari Kecamatan Ciawi dan Megamendung, serta ibu-ibu Darmawanita BBPMKP dan jamaah majlis taklim dari kedua kecamatan.

Acara diawali dengan marhaban, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan dari Ketua Panitia, dan sambutan dari Wakil Kepala BBPMKP. Selain itu, terdapat pula sesi santunan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial. Tauziah dari Mamah Dedeh memberikan pesan penting tentang kepemimpinan Rasulullah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks meningkatkan integritas di tempat kerja.

Acara ini ditutup dengan doa pada pukul 10.40 WIB dan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif.

Reporter : Dewi

Babinsa Desa Bendungan Monitoring Pendistribusian BPNT

BOGOR.radarinformasi.com– Babinsa Desa Bendungan, Serka Isna, melakukan monitoring proses pendistribusian Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kepada 366 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Bendungan pada hari ini, 22 Agustus 2024, dengan tujuan memastikan agar penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. Kamis (22/8)

Dalam keterangannya, Serka Isna menegaskan pentingnya pengawasan dalam proses distribusi BPNT untuk memastikan bahwa bantuan tersebut diterima oleh pihak yang benar-benar membutuhkan.

“Sebagai Babinsa, tugas saya adalah memastikan bahwa setiap bantuan dari pemerintah diterima dengan baik oleh warga yang berhak, serta menjaga ketertiban selama proses distribusi,” ujar Serka Isna.

Pembagian BPNT ini merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka. Proses distribusi berlangsung dengan tertib dan warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan, termasuk kehadiran Serka Isna yang turut memastikan kelancaran kegiatan tersebut.

Pihak desa juga mengucapkan terima kasih atas peran aktif Babinsa dalam menjaga keamanan dan kelancaran selama proses penyaluran bantuan berlangsung.

Reporter : Dewi

Ading Suherman Kades Bendungan : Mobil Siaga Mogok, Kalau mau Pakai Silahkan Betulin Sendiri

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Bogor telah menganggarkan dana yang cukup fantastis untuk penyediaan Mobil Siaga bagi setiap desa, sesuai petunjuk teknis untuk meningkatkan pelayanan sosial dengan transportasi yang memadai dan kedaruratan yang membutuhkan transportasi serta meningkatkan kualitas layanan sosial, selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan desa dalam menangani bencana, Rabu (07/06/23).

Dengan adanya Mobil Siaga ini tentu masyarakat sangat tertolong karena bermanfaat saat akan membawa warga yang membutuhkan perawatan medis, namun sangat disayangkan Mobil Siaga Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat terlihat terparkir di halaman UPTD Disdukcapil selama 2 bulan dalam kondisi yang tidak bisa digunakan.

Hal itu terkuak setelah ada Warga yang membutuhkan Mobil Siaga tersebut, dengan didampingi Kader Warga meminta ijin kepada Ading Suherman selaku Kepala Desa untuk meminjam dan membawa keluarganya ke rumah sakit, namun dengan rasa tak berdosa Ading malah meminta Warga tersebut untuk memperbaiki sendiri apabila ingin menggunakan.

“Mobil na oge mogok ges dua bulan, eta pan Ari warga mah marake mobil tapi ges mogok mah embung ngomean, ayna hegae rek make tapi omean heula ku sorangan ( Mobilnya juga mogok, kalau warga hanya pakai mobil tapi sudah mogok ga mau betulin, sekarang boleh pakai tapi betulin sendiri) “, ujarnya dalam logat Sunda.

Sangat disayangkan sikap seorang Kepala Desa yang seharusnya menjadi pengayom bagi warganya ini yang terjadi malah sebaliknya.

Sementara itu, Dede Herdiana selaku Sekretaris Desa saat dikonfirmasi via Seluler membenarkan terkait mogoknya mobil tersebut.

“Iya betul lagi mogok mau kita masukkan ke bengkel akan tetapi tunggu BHPRD cair, kalau perawatan pasti tapi namanya digeder tiap hari dipakai warga pasti rusak, saya ga tau kalau Kades berstatment seperti itu, nanti coba saya tanya ke pak Kades benar ga ngomong begitu”, jelasnya.

Pemdes Bendungan Gelar Rembug Stunting sebagai Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan Stunting

Pemdes Bendungan Gelar Rembug Stunting sebagai Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan Stunting

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, menggelar Rembuk Stunting sebagai strategi konvergensi penanggulangan dan pencegahan stunting, selain itu juga untuk memahami gejala dan mengidentifikasi penyebab dari Stunting sendiri serta mencari solusi untuk permasalahan tersebut, Rabu (13/07/22).

Dalam rembug Stunting ini dihadiri oleh ahli kesehatan, Pendamping Desa, Bhabinsa, Bhabinmas, Sekcam dan juga ibu-ibu Kader Desa Bendungan. Pemdes Bendungan berharap agar dengan diadakannya rembug Stunting ini bisa memberi pemahaman yang lebih dalam kepada masyarakat akan bahaya dan cara pencegahan stunting sendiri, terutama untuk ibu hamil dan anak-anak.

Dede Herdiana selaku Sekretaris Desa mengatakan bahwa, “Untuk saat ini belum ada data yang menyatakan adanya penderita Stunting, akan tetapi sesuai dengan program dari pemerintah, kita tetap melaksanakan penyuluhan agar masyarakat dapat memahami dan mencegah Stunting secara dini, dalam rembug Stunting ini kita juga menampung usulan dan aspirasi dari masyarakat”.

“Kita juga mendatangkan ahli kesehatan agar penyampaian dalam pencegahan Stunting ini dapat maksimal, kita juga akan melakukan tindakan-tindakan apabila dalam pendataan ditemukan adanya penderita Stunting”, ujar Sekdes disela-sela acara rembug Stunting.

Red

TPK Kecamatan Ciawi : Jebolnya TPT Samisade Bendungan Memang Karena Hujan, Bukan Ada yang Merobohkan

TPK Kecamatan Ciawi : Jebolnya TPT Samisade Bendungan Memang Karena Hujan, Bukan Ada yang Merobohkan

BOGOR.radarinformasi.com- Untuk menopang pembangunan desa dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mencanangkan program Satu Milyar Satu Desa (Samisade), dengan lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa demi pemulihan perekonomian pasca pandemi Covid-19, Selasa (17/05/22).

Namun tidak semua pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan mulus seperti harapan semua pihak, diantaranya pembangunan TPT yang berada di wilayah Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, dimana TPT yang sedang dalam pengerjaan tahap akhi, dengan anggaran sebesar Rp.969.644.000,00 dengan P.150 M, L.0,65 M dan T.15 tersebut, tiba-tiba roboh dan menyebabkan kerugiaan yang cukup fantastis.

Namun, sungguh miris jawaban yang dilontarkan oleh Firdaus selaku TPK Kecamatan Ciawi, saat dikonfirmasi terkait ambruknya TPT Samisade yang tengah dikerjakan oleh Pemerintah Desa Bendungan melalui pesan Whatshaap, dalam keterangannya Ia mengatakan bahwa jebolnya TPT tersebut karena hujan bukan sengaja ada yang merubuhkan.

Sementara itu Dede Herdiana selaku Sekdes Bendungan mengatakan via seluler bahwa, “Semua itu tengah di uji oleh Inspektorat, jadi belum diketahui apakah jebolnya TPT tersebut akibat faktor cuaca atau human error, untuk masalah besi kita menggunakan besi 10 sesuai dengan RAB, saat ini pihak desa mengalami kerugian sekitar 100-150 juta”.

Red