Kades Bojong Longok Tuding Pihak Matrial tidak Jujur sehingga Sebabkan Pembelanjaan Membengkak dan Sisakan Hutang

SUKABUMI.radarinformasi.com – Pemerintah pusat memberikan anggaran yang cukup fantastis untuk pembangunan infrastruktur demi kepentingan warga di pelosok-pelosok melalui Dana Desa, dengan tujuan agar masyarakat lebih mudah dan nyaman dalam kehidupan sehari-hari serta mempermudah perputaran ekonomi warga, Senin (20/03/23).

Namun sayangnya bantuan tersebut seringkali tidak seluruhnya di gunakan untuk pembangunan yang maksimal. Banyak oknum-oknum Kepala Desa yang justru menggunakan anggaran tersebut tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Bojong Longok, Kecamatan Parakan Salak, Kabupaten Sukabumi-Jawa Barat, menurut informasi dari salahsatu TPK dan matrial bahwa pembangunan TPT di desa tersebut anggaranya belum sepenuhnya dilunasi oleh Kades, dengan alasan uangnya belum ada.

3x radarinformasi.com berusaha menyambangi kantor desa, namun tidak dapat menemui Mukri selaku Kepala Desa, hingga akhirnya di kunjungan ke-4 baru dapat bertemu, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Mukri mengakui adanya kekurangan pembayaran ke matrial dengan alasan pihak matrial tidak jujur dalam pengiriman barang dan hal tersebut menurutnya karena kurangnya kontrol dari pihak TPK dan juga dirinya.

“Benar adanya kekurangan pembayaran tersebut, namun hal itu terjadi karena saya dan ketua TPK jarang datang ke lokasi pengerjaan. Kadang hal itu terjadi akibat ketidak jujuran pihak matrial, saat transaksi untuk pasir satu truk, namun sayangnya hanya satu mobil bak kecil sehingga matrial kurang dan harus beli lagi, itu sebabnya anggaran belanja jadi membengkak, melebihi anggaran yang seharusnya”, ujar Mukri selaku Kepala Desa Bojong Longok

“Jadi kekurangan pembayaran itu bukan karena saya potong tapi karena matrial yang datang tidak sesuai jumlahnya dengan yang saya bayar. Bahkan seringkali saya harus merogoh kantong pribadi untuk menambahi kekurangan anggaran yang turun dari pemerintah pusat”, pungkasnya

Reporter : Yonk
Redaktur : Dewi

Pemdes Pandansari Adakan (MUSDes) Bahas Persiapan Kegitan Ketahanan Pangan Dari Dana Desa Tahun 2022

Pemdes Pandansari Adakan (MUSDes) Bahas Persiapan Kegitan Ketahanan Pangan Dari Dana Desa Tahun 2022

BOGOR.radarinformasi.com– Dalam rangka persiapan pelaksanaan untuk kegitan Ketahanan Pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD), Pemdes Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat,  menggelar acara Musyawarah Desa dan dilkasanakan di Aula Kantor Desa Pandansari, Rabu (31/08/2022).

Acara tersebut dihadiri pihak Kecamatan Ciawi, Pedamping Desa, Ketua BPD (Agus), RT/RW dan Tokoh Masyarakat, dalam sambutannya, H. Rusli Maksum, S.IP., selaku Kepala Desa Pandansari mengatakan bahwa, “Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan ini agar terus bergulir dan tepat sasaran sesuai kebutuhan pangan masyarakat Desa Pandansari”.

“Tentunya akan disesuaikan dari ajuan Masyarakat, dimana sebagian  menginginkan untuk ternak Domba dan budidaya Sawi dan ada sebagian pula yang  menginginkan budidaya Jamur, dalam Musdes ini menetapkan untuk anggaran ketahanan pangan mencapai total Rp 194.980.000-,”, ujar Kepala Desa.

Masih menurutnya, “Untuk budidaya Jamur di alokasikan di RW. 03, Sawo RW. 01 dan ternak Domba dibagi menjadi lima kelompak, yang akan dirapatkan perdusun.

Sementara itu, Ujang selaku Sekdes Pandansari memaparkan bahwa, “Kegitan Musdes untuk ketahan pangan ini menghasilkan kesimpulan dan usulan-usulan dari masyarakat desa yang di sesuaikan sesuai Kebutuhan masyarakat”.

Reporter     :  Ade Hanafi
Redaktur    :  Dewi

Ketua TAP3MD Kabupaten Bogor : Apapun Alasannya Menjual Aspal itu Suatu Penyimpangan

Ketua TAP3MD Kabupaten Bogor : Apapun Alasannya Menjual Aspal itu Suatu Penyimpangan

BOGOR.radarinformasi.com- Pembangunan infrastruktur Jalan Lingkungan yang berada di wilayah Kp.Cisalopa, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, mendapat sorotan dari berbagai pihak, pasalnya isu jual beli aspal menuai banyak pertanyaan, baik dari Warga ataupun pihak instansi terkait, Jum’at (01/10/21).

Seperti halnya penjabaran yang dilontarkan oleh Dadan Syarif selaku Ketua Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAP3MD) Kabupaten Bogor, Ia mengatakan bahwa apabila dalam pekerjaan yang membutuhkan Tenaga Ahli, MOU harus TPK yang buat bukan Kades.

“TPK itu kan ditunjuk oleh Kades, apabila ada pekerjaan yang melibatkan pihak ketiga maka diadakan rapat intern dan MOU yang membuat TPK atas sepengetahuan Kades, terkait ada kelebihan aspal itu perlu dipertanyakan, karena sebelumnya kan ada RKPDes yang isinya meliputi RAB, jenis pekerjaan dan akhirnya muncul nominal”, ujar Dadan.

Masih menurutnya, “Apabila ada aspal yang lebih bukan untuk dijual, ada yang namanya efisiensi atau tambah kurang pekerjaan sesuai dengan rencana awal, misalnya aspal lebih bisa direalisasikan, nanti ada laporan realisasi, akan tetapi kalau direalisasikan ke warung atau depan dapur warga itu salah dan masuk dalam kategori penyimpangan”.

“Nanti kita akan turun langsung untuk cek lokasi dan pekerjaannya, kita juga akan evaluasi, apabila benar ada potensi penyimpangan kita akan tetap tindak lanjuti”, pungkasnya.

Red

Pemdes Tenjo Alokasikan Dana Desa untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

Pemdes Tenjo Alokasikan Dana Desa untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

Bogor.radarinformasi.com – Kepemimpinan Rudi Haerudin selaku Kepala Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor Barat – Jawa Barat, patut diacungi jempol, ketika mendapatkan anggaran Dana Desa Tahun 2020, anggaran langsung dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, salahsatunya dibangunkan untuk Pavingblok, Senin (28/09/2020).


Hali ini sebagai bukti dari keseriusan Kades Rudi Haerudin untuk meningkatkan Desa Tenjo agar lebih bagus dan maju, menjadikan desa termaju dalam peningkatan infrastruktur sehingga perekonomian bisa terdongkrak, mobilitas berjalan lancar dan kehidupan Masyarakat menningkat lebih layak.

“Mudah – mudahan Masyrakat bisa terbantu dengan adanya Dana Desa yang dialokasikan untuk pembangunan ini, Insyaallaoh kita akan terus tingkatkan pembangunan agar Masyarakat mudah dalam segala aktifitas”, ujar Rudi Haerudin.

(Iman)