
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah pusat memastikan program Sekolah Rakyat (SR) akan segera direalisasikan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai tahun ajaran 2025/2026. Hal ini ditegaskan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, saat meninjau kesiapan Gedung Wisma Haji Indramayu pada Sabtu, 24 Mei kemarin yang akan menjadi lokasi pelaksanaan program tersebut. Minggu (25/5)
Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin, menjelaskan bahwa peluncuran Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025. Tujuan utamanya adalah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem, dengan pendidikan sebagai pendekatan utama.
“Saya sangat mendukung agar Sekolah Rakyat di Indramayu segera berjalan,” ujar Cak Imin dalam kunjungannya.
Ia memastikan bahwa secara teknis, Indramayu siap menyambut tahun ajaran baru pada pertengahan atau akhir Juli 2025. Di tahap awal, Sekolah Rakyat di Indramayu hanya akan melayani jenjang pendidikan setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan kapasitas sekitar 100 siswa.
Secara nasional, Cak Imin menyebut saat ini sudah ada 85 Sekolah Rakyat yang siap beroperasi. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 200 sekolah. Pendanaan program ini akan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengapresiasi langkah pusat yang telah memberi perhatian terhadap kemajuan pendidikan di daerahnya. Menurutnya, Gedung Wisma Haji yang sempat terbengkalai akan disulap menjadi fasilitas pendidikan yang representatif.
“Alhamdulillah, kita mendapat berkah karena pusat menjadikan gedung ini sebagai Sekolah Rakyat. Nanti akan direnovasi jadi lebih layak, bersih, dan rapi,” ujar Lucky.
Bupati menambahkan, program ini benar-benar menyasar keluarga kurang mampu, termasuk warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Mereka tak hanya mendapat pendidikan, tapi juga fasilitas asrama, makan, seragam, dan perlengkapan sekolah secara gratis.
“Targetnya Agustus renovasi selesai. Untuk guru dan proses belajar, akan didukung penuh oleh Kemensos,” tutupnya.
Dengan kehadiran Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap mampu menciptakan peluang pendidikan yang lebih setara bagi generasi muda dari kalangan rentan.
Reporter : Andika
Redaktur : Rizal





