Polsek Cibungbulang Investigasi Terkait Ditemukannya Jasad Diduga Bunuh Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, ditemukan oleh warga seorang pria meninggal dunia yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di Kp. Cikudamulya, RT 01 RW 05, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi, S.Sos, M.H, menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, saksi J mendapat kabar bahwa saudara misannya, Eka Pibriana, meninggal dengan cara gantung diri. Saksi J kemudian mendatangi lokasi kejadian di Kampung Cikudamulya, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan. Korban telah meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon cengkeh di pinggir jalan. Sepeda motor milik korban masih berada di lokasi kejadian dan helm masih terdapat di spion.

Pada saat itu, warga sudah banyak berkumpul di lokasi, termasuk adik ipar saksi yang bernama K. Korban kemudian diturunkan oleh saksi J dan pihak keluarga lainnya, lalu dibawa ke rumahnya. Setelah menerima informasi, anggota Polsek melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Hasil sementara di TKP menunjukkan tidak ada tanda-tanda keributan atau kekerasan.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pada celana dalam korban terdapat bekas air mani dan pada lubang anus ada bekas kotoran. Pada leher korban terdapat luka jeratan tali,” ungkap Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi.

Ketika jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit, pihak keluarga merasa keberatan untuk dilakukan autopsi dan menganggap bahwa kejadian ini adalah musibah. Pihak keluarga kemudian menuangkan hal ini dalam surat pernyataan yang diketahui oleh pihak pemerintah desa dan mengurus pemakaman korban.

Identitas jasad tersebut diketahui adalah seorang laki-laki bernama Eka Pibriana (31) seorang karyawan swasta yang berdomisili di Kampung Muara 2, RT 03 RW 02, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.

Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi TKP mengamankan barang bukti yakni, Tali tambang warna hijau muda yang dipakai untuk gantung diri, baju korban berupa jaket dan celana yang dipakai korban saat gantung diri dan sepeda motor dengan nomor polisi F 4226 IM.

Sampai berita ini diturunkan, jasad Korban telah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga, yang menerima peristiwa ini sebagai musibah dan takdir. Situasi disekitar lokasi kejadian sudah kembali kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Rumpin Investigasi Kasus Ditemukannya Orang Meninggal Diduga Bunuh Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Jumat, 26 Juli 2024, sekitar pukul 19.30 WIB, ditemukan seorang pria meninggal dunia yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di Mes ternak ayam 168 Farm, Kampung Lame, RT 03 RW 05, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Rumpin, AKBP Sumijo, S.H, menjelaskan bahwa pada Jumat, 26 Juli 2024, sekitar pukul 19.30 WIB, di Mes ternak ayam 168 Farm, ditemukan seorang pria yang meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri. “Korban diketahui bernama Andri Kurniawan (18), warga Kampung Kembang Kuning, RT 04 RW 05, Desa Jugala Jaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi yakni, SO (16) dan R (21), keduanya warga Bogor serta I (30), warga Serang.

Menurut keterangan saksi, SO, sekitar pukul 18.00 WIB, korban menelepon dan meminta saksi SO datang ke mes korban karena ingin curhat. Namun, saat itu saksi SO sedang berada di rumah temannya. Sekitar pukul 19.30 WIB, saksi SO mendatangi mes korban. Ketika mengetuk pintu mes, pintu tidak dibuka, sehingga saksi SO mendobrak pintu mes dan melihat korban sudah tergantung menggunakan kabel listrik yang dililit pada lehernya dan tergantung pada besi baja bagian atap mes. Saksi SO berteriak meminta tolong, kemudian saksi R dan saksi I datang dan berusaha menurunkan korban dari lilitan kabel listrik pada lehernya.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Rumpin dan dinyatakan meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan di sekitar lokasi kejadian juga tidak ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga korban keberatan untuk dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi, menganggap kejadian ini sebagai musibah.

Sampai berita ini diturunkan, jasad korban telah dimakamkan secara layak dan situasi di lokasi kejadian tetap kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Putri Cek TKP Lokasi Penemuan Mayat Di Desa Karangan

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Minggu, 23 juni 2024 sekitar pukul 08.00 WIB, anggota Polsek Gunung Putri, Aiptu Muhtar Sawabi (Binmas), Aiptu Muzazin (Reskrim) beserta Tim melaksanakan Giat cek TKP Lokasi penemuan mayat gantung diri di Kampung Karanggan Muda, Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, S.H.,M.H.  menjelaskan bahwa,  “Pihak Polsek Gunung Putri mendapatkan laporan terkait adanya penemuan mayat diduga gantung diri, yang mana Pihak Kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk olah TKP penemuan mayat tersebut”.

Dari hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul atau benda tajam, hanya ada luka bekas jeratan di sekitar leher. Jasad tersebut selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat jati untuk dilakukan autopsi.

Sampai berita ini diturunkan, situasi disekitar tempat kejadian sudah kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Ketua BPD Desa Karang Tengah Diduga Gandir Usai Pilkades

SUKABUMI.radarinformasi.com – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Eman Suherman ditemukan tewas dengan leher tergantung terlilit tali di rumahnya. Korban Eman diduga kuat bunuh diri tapi motif belum diketahui. Senin(25/09/2023)

Informasi yang didapat menyebutkan peristiwa ini pertama kali diketahui Senin 25 September 2023 sekitar pukul 11.30 WIB, ketika teman korban bernama Kholik pergi mencari Eman Suherman untuk meminta tandatangan terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karang Tengah.

Namun ketika tiba dirumah korban berlokasi di Kampung Babakan saksi Kholik mendapati pintu tidak terkunci dan ketika masuk Ia menemukan Eman Suherman sudah tergantung disela lorong rumahnya.

Unang Supardi (kakak korban) terkejut dan kebingungan saat mendengar kabar anggota keluarganya meninggal secara tragis di rumahnya, Ia segera menuju tempat kejadian ketika mendapat laporan tentang kejadian tersebut.

“Saya kaget, makanya langsung minta penjelasan Pak RW cuma belum jelas karena saya sendiri sempet syok juga,” ujar kakak korban.

Saat ini, jasad korban telah diturunkan, tetapi keluarga masih menunggu kedatangan anak Eman Suherman yang masih dalam perjalanan. Namun hingga berita ini ditayangkan belum diketahui apa motif gantung diri yang dilakukan oleh korban.

Reporter  :  Dahlia
Redaktur  :  Dewi