Sinergi Pemkab dan Dekopinda, Wujudkan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menerima audiensi Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Indramayu pada Selasa, (3/6/2025), bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati. Rabu (4/6)
‎
‎Ketua Dekopinda Indramayu, Jubaedi Rasman menyampaikan, audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan gerakan koperasi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan di Indramayu.
‎
‎Rasman menegaskan, Dekopinda siap membantu Pemkab Indramayu dalam pembinaan dan pemberdayaan koperasi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
‎
‎”Saat ini terdapat 114 koperasi di Kabupaten Indramayu, dengan 71 koperasi yang aktif dan rutin melaporkan kegiatannya. Kami berharap Pemkab bisa memberikan perhatian lebih, termasuk dalam pemeliharaan sarana dan prasarana koperasi,” ujar Jubaedi.
‎
‎Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Syaefudin menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil Dekopinda.
‎
‎“Saya memahami betul semangat dari program Presiden terkait Koperasi Desa Merah Putih. Ini adalah bentuk dorongan nyata untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Pemerintah pusat akan memberikan dukungan melalui APBN, dan pemerintah daerah tentu harus menyambut baik hal ini,” ujar Wabup.
‎
‎Wabup juga menegaskan pentingnya komunikasi yang baik antara Dekopinda dan koperasi-koperasi yang ada di daerah. Menurutnya, koperasi harus disesuaikan dengan potensi dan kompetensi desa masing-masing, serta tidak hanya dijadikan sebagai tempat simpan pinjam semata.
‎
‎Wabup menambahkan, aspirasi yang disampaikan Dekopinda akan menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk makin memprioritaskan perlindungan bagi petani, nelayan, dan pelaku ekonomi kecil lainnya.
‎
‎Plt Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri (Diskopdagin) Indramayu, Esmega, dalam kesempatan yang sama juga menyatakan kesiapannya untuk terus memperkuat kerja sama dan komunikasi dengan Dekopinda.
‎
‎Esmega menyampaikan, pihaknya akan menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan, termasuk pembinaan koperasi-koperasi yang belum aktif secara administratif.
‎
‎“Kami berkomitmen untuk terus membangun komunikasi intensif dengan Dekopinda dan menggali informasi yang dibutuhkan demi penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi,” tutup Esmega.
‎
‎Audiensi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat di Kabupaten Indramayu. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Jalin Silaturahmi, Kakanwil Kemenkumham Jabar Terima Audiensi dari Pimpinan BSI

Jalin Silaturahmi, Kakanwil Kemenkumham Jabar Terima Audiensi dari Pimpinan BSI

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia Jawa Barat (Kakanwil Kemenkumham Jabar), R. Andika Dwi Prasetya, terima Audiensi dari Kakanwil Regional IV, Bank Syariah Indonesia (BSI) Jawa Barat, Alhuda Djanis, Jum’at (03/02/2023).

Didampingi oleh Kepala Divisi Administrasi (Kadivmin) Kemenkumham Jabar, Anggiat, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Kusnali, Labag Umum, Ferry Ferdiansyah dan Kabag Primas, Archie, R. Andika menerima audiensi yang bertujuan untuk silaturahmi, sekaligus memperkenalkan pimpinan baru.

Selain itu, Pihak BSI juga memberikan informasi terkait produk-produknya kepada Kakanwil Kemenkumham Jabar, R. Andika beserta seluruh jajarannya.

Adapun produk yang diinformasikan, salah satunya adalah Griya atau Pembelian Rumah secara kredit yang berbeda dari Bank Konvesional, karena memiliki keunggulan yaitu angsurannya tetap, tidak berubah sehingga dapat menguntungkan bagi Pegawai yang penghasilannya akan mengalami kenaikan dalam waktu tertentu.

Kakanwil Andika menyampaikan bahwa memang adanya prinsip syariah itu akan menguntungkan bagi kedua pihak, di tengah prediksi terjadinya resesi ekonomi, ia ingin mengajak jajaran yang ada dibawahnya untuk membiasakan diri menabung.

BSI sendiri menyambut inisiatif Kakanwil Andika tersebut dengan kembali menginformasikan bahwa di BSI terdapat program tabung emas yang sifatnya tidak terlalu terpengaruh inflasi sehingga lebih aman untuk menabung emas dari pada menabung uang tunai.

R. Andika Prasetya berharap, pertemuan kali ini dapat memberi manfaat bagi kedua belah pihak sehingga kedepan bisa berkolaborasi dalam mensosialisasikan produk-produk BSI.

“Melalui Silaturahmi ini kita bisa menjadi teman, mitra, dan keluarga untuk saling memberi manfaat, minimal kita sebagai saudara bisa saling mendoakan untuk kesehatan dan keselamatan, kedepan harus dilaksanakan kegiatan bersama untuk saling berkolaborasi dan teman-teman dari BSI bisa mensosialisasikan produk-produk yang ada kepada Pegawai kami,” ungkap Kakanwil Andika.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi P

Tingkatkan Sinergitas, Kakanwil Kemenkumham Jabar Audiensi dengan Bupati Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Jawa Barat, R. Andika Dwi didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, Beni Hidayat, melaksanakan audiensi bersama Bupati Indramayu, Nina Agustina, Selasa (02/02/2023).

Audiensi yang dilakukan di Pendopo Pemerintah Kabupaten Indramayu ini dilakukan untuk mempererat hubungan antar lembaga, serta menjalin silaturahmi.

Dalam Audiensi, R. Andika Dwi Prasetya memberikan penghargaan kepada Nina Agustina atas peran aktifnya dalam memberikan hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan berupa jaminan kesehatan pada sistem pelayanan kesehatan terpadu di Kabupaten Indramayu.

“Terimakasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap Masyarakat, khususnya warga binaan di Lapas Indramayu,” ucap Andika.

Ia juga menyampaikan pentingnya meningkatkan kekayaan intelektual masyarakat Indramayu untuk menambah perekonomian daerah.

Andika mengungkapkan, ada 2 Organisasi Bantuan Hukum yang tersertifikasi oleh Kemenkumham dan diharapkan bisa membantu Masyarakat Indramayu yang sedang berhadapan dengan hukum

“Lapas Indramayu harus produktif agar Warga Binaan Pemasyarakatan tidak menjadi beban bagi Masyarakat,” katanya.

Sedangkan Bupati Indramayu, Nina Agustina mengaku sangat mendukung program-program yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, seperti program ketahanan pangan di dalam Lapas Indramayu.

Nina juga sangat mengapresiasi hasil karya warga binaan pemasyarakatan karena berkualitas dan memiliki daya saing.

Hal ini memungkinkan untuk adanya kerjasama berkelanjutan dengan Lapas Indramayu untuk memasarkan hasil karya warga binaan pemasyarakatan ke masyarakat luas.

“Kami akan membantu program-program Lapas Indramayu, khususnya program untuk membantu warga binaan pemasyarakatan wanita dalam menjadi lebih produktif dan berkualitas,” tutur Nina.

Tak lupa, Lapas Indramayu juga memberikan souvenir hasil karya WBP kepada Bupati Indramayu yang menurutnya mempunyai kualitas yang mumpuni.

Di akhir audiensi, Beni Hidayat mengatakan bahwa kolaborasi dan sinergi akan terus digelorakan antara Lapas Indramayu dan Pemerintah Kabupaten Indramayu di masa mendatang. 

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi

Perwakilan Masyarakat Audiensi Kejari Indramayu, Laporkan APBD 2021 Mangkrak

Perwakilan Masyarakat Audiensi Kejari Indramayu, Laporkan APBD 2021 Mangkrak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Beberapa perwakilan Masyarakat Antikorupsi mengunjungi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu untuk melakukan audiensi, pada Selasa (21/12/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kedatangan mereka disambut baik oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu.

Denny Achmad selaku Kajari Indramayu, mengatakan, pihaknya menyambut baik atas kepedulian masyarakat untuk ikut memantau pembangunan di Kabupaten Indramayu, namun tentunya dalam kontrol sosial sebagai bentuk kepedulian.

“Tentunya harus dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan Undang-undang yang berlaku serta mengedepankan terciptanya keadilan bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Hatta Selaku Koordinator didampingi anggotanya, Irianto menyampaikan, audiensi tersebut dalam rangka menyikapi APBD tahun 2021, dimana terdapat banyak pekerjaan yang diduga mangkrak.

“Saya ingin pekerjaan itu dilaksanakan sesuai progres, jangan sampai pemerintah daerah ini juga dibohongi oleh para pemborong-pemborong nakal,” ujarnya.

“Ketika pekerjaannya baru 40 persen dia mengajukan 80 persen, ini kan merugikan negara dan uang kita atau uang rakyat juga yang digunakan,” sambungnya.

Ia pun menyebut beberapa contoh pekerjaan yang diduga mangkrak yakni Pasar Baru Indramayu, Mall Indramayu, dan Rumah Sakit yang ada di pantura.

“Saya berharap kepada pak Kajari segera menyikapi apa yang telah kami sampaikan. Dan alhamdulillah pak Kajari pun sangat merespon baik,” tutupnya.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi