Aksi Tawuran Antar Pelajar Menggunakan Sajam Bikin Resah Warga Cicurug

Aksi Tawuran Antar Pelajar Menggunakan Sajam Bikin Resah Warga Cicurug

SUKABUMI.radarinformasi.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi tercoreng kembali dengan adanya aksi tawuran antar pelajar dari dua sekolah, dimana kali ini pelajar dari sekolah yang berada di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dengan pelajar dari sekolah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Aksi tawuran bentrok pelajar dari dua sekolah tersebut terjadi di Jalan Raya Bogor – Sukabumi, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, pada Minggu 05/02/2023, pukul 01.0 WIB dini hari, Minggu (05/02/23).

Akibat dari aksi tawuran tersebut, salahsatu korban yang diketahui  beralamat di Kp. Susukan RT 03 RW 07, Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Medicare Cicurug oleh ketiga temannya yang juga ikut serta dalam kejadian tersebut, akan tetapi hingga saat ini korban belum bisa dimintai keterangan secara pasti akibat luka bacok yang di deritanya.

“Saya gak tau kalo mereka mau tawuran saya hanya di ajak teman saya aja,” ujar SP (salahsatu teman korban).

Warga di sekitar  lokasi kejadian pun mengaku sangat resah atas adanya kejadian tawuran tersebut yang kerap kali terjadi di area dekat pabrik Pocari Sweat, karena ini bukan yang pertama kalinya.

“Kami pedagang makanan dan bengkel di sekitar sini sangat khawatir adanya tawuran seperti ini, kejadian begini sering terjadi namun memang sudah lama tidak terjadi baru ini terjadi lagi dan setiap ada kejadian seperti ini selalu ada korban. Yang kami takutkan mereka salah sasaran atau lain sebagainya terus kena orang yang lewat atau kami yang jadi korban. Apa lagi liat mereka bawa senjata tajam besar – besar gitu,” ujar salahsatu Pedagang Kaki Lima.

Reporter  : Yonk
Redaktur  : Dewi Pelangi

Antispasi Aksi Tawuran Pelajar, Sat Samapta Polres Bogor Gelar Patroli di Jam Rawan Kepulangan Pelajar

Antispasi Aksi Tawuran Pelajar, Sat Samapta Polres Bogor Gelar Patroli di Jam Rawan Kepulangan Pelajar

BOGOR.radarinformasi.com – Sejumlah pelajar terlibat aksi tawuran di Jalan raya Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Jum’at siang 3 Februari 2023. Kejadian yang terekam oleh warga melintas tersebut pun memperlihatkan para pelajar melakukan aksi tawuran dengan membawa sejumlah senjata tajam.

Menindaklanjuti adanya kejadian tersebut Sat Samapta Polres Bogor pun langsung meningkatkan kegiatan patroli di jam-jam rawan kepulangan anak sekolah.

Kasat Samapta Polres Bogor AKP Susilo Triwibowo SH., MH, menjelaskan bahwa  dalam kegiatan patroli yang kita lakukan ini merupakan langkah kami mengantisipasi terjadinya kembali tawuran pelajar di wilayah Kabupaten Bogor. Sabtu  (05/2/2023).

“Kita akan lakukan penindakan dan pembinaan terhadap para pelajar yang tertangkap, seperti halnya para pelajar yang telah berhasil kita amankan beberapa waktu yang lalu” .

Lanjutnya, “Kami pun berharap kepada masyarakat yang mengetahui adanya aksi tawuran untuk langsung menginformasikan kepada kami melalui 110 call center Polres Bogor”, ungkap AKP Susilo Triwibowo.

Sumber Humas Polres Bogor

Red (Bule)

13 Pelajar Diamankan Kepolisian Saat Akan Gelar Aksi TawuranPol

13 Pelajar Diamankan Kepolisian Saat Akan Gelar Aksi Tawuran

BOGOR.radarinformasi.com – Sebanyak 13 orang anak remaja diamankan pihak kepolisian dari Polsek Cileungsi Polres Bogor, Para remaja tersebut diamankan saat akan menggelar aksi tawuran di wilayah Jalan raya Satu Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Rabu malam (18/01/2023).

Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen S.H., S.I.K., M.I.K Mengatakan bahwa para remaja yang kita amankan ini merupakan Para remaja yang berasal dari dua SMK berbeda yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi.

Jadi kedua kelompok pelajar SMK ini berjanjian untuk menggelar aksi tawuran dengan titik temu di Jalan Raya Narogong Pangkalan Tujuh, Limus Nunggal Kecamatan Cileungsi ini.

“Kami yang menerima informasi terkait akan digelarnya aksi tawuran remaja tersebut bergerak cepat dengan langsung Mengamankan 13 orang remaja yang berstatus sebagai pelajar ini, berikut barang bukti tiga buahnya senjata tajam jenis celurit dan sembilan unit kendaraan roda dua”.

“Hingga saat ini proses pemeriksaan terhadap para pelajar tersebut pun masih kita lakukan. Sementara itu kepada orang tua dari masing-masing remaja maupun pihak sekolah Kita langsung lakukan pemanggilan”, ungkapnya.

Red