Petani Tuntut Implementasi UU Perlintan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ratusan petani dari berbagai desa di Kecamatan Kroya dan Gantar menggelar aksi di depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Jalan Pasar Baru No. 445, Kelurahan Karangmalang, Indramayu. Aksi ini bertujuan mendesak pemerintah untuk segera mengimplementasikan Undang-Undang Perlintan yang telah disahkan oleh Mahkamah Konstitusi. Selasa (21/1)
Dalam aksi tersebut, tuntutan utama mereka adalah agar pemerintah daerah memfasilitasi kebutuhan petani, termasuk menyediakan sarana dan prasarana tanpa diskriminasi terhadap kelompok tani, seperti Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Selasa (21/01/2025).
Udi, perwakilan dari jaringan organisasi petani, menyampaikan dalam wawancara dengan radarnformasi.com bahwa petani masih kurang diperhatikan. “Kami hanya ingin pemerintah menjalankan undang-undang yang sudah ada. Selama ini, petani masih kekurangan perhatian, baik dari Dinas Pertanian maupun pemerintah pusat,” ucapnya.

Masalah Utama yang Dihadapi Petani
Petani menghadapi berbagai kendala serius yang memengaruhi hasil pertanian:
• Kurangnya Dukungan Pemerintah
Petani mengeluhkan minimnya bantuan fasilitas dan kebijakan yang mendukung keberlanjutan usaha tani.
• Kesulitan dalam Bercocok Tanam
Kekurangan air, serangan hama tikus, serta akses yang sulit terhadap sarana produksi mengakibatkan kegagalan panen secara berulang.
• Dampak Ekonomi
Kegagalan panen menyebabkan kerugian besar. Banyak petani terjebak utang karena tidak adanya pemasukan, sementara pedagang lokal kehilangan pembeli.
• Kesejahteraan Petani yang Rendah
Mayoritas petani tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar, apalagi untuk melanjutkan siklus tanam. Bantuan yang ada dinilai tidak merata dan hanya menguntungkan kelompok tertentu.
Harapan Petani
Damuri, Ketua Organisasi Petani di Desa Mekar, menegaskan bahwa implementasi Undang-Undang Perlintan adalah langkah awal untuk memperbaiki kondisi petani. “Kami ingin pemerintah tidak hanya hadir saat panen berhasil, tetapi juga melindungi dan memberdayakan petani saat menghadapi kegagalan,” ujarnya.
Petani juga berharap adanya perbaikan sistem bantuan yang lebih adil serta peningkatan perhatian terhadap kesejahteraan mereka. Menurut mereka, sektor pertanian adalah fondasi perekonomian nasional yang perlu menjadi prioritas.
Aksi ini berlangsung damai dengan pengawalan pihak keamanan setempat. Para petani menegaskan akan terus menyuarakan tuntutan mereka hingga pemerintah menunjukkan langkah konkret dalam mendukung sektor pertanian.
Reporter : Andika
Redaktur : Rizal
