Pembangunan Irigasi Desa Pandansari dihentikan, Pemberi Aspirasi mengaku Salah Sasaran
Pembangunan Irigasi Desa Pandansari dihentikan, Pemberi Aspirasi mengaku Salah Sasaran
BOGOR.radar.informasi.com – Dengan adanya anggaran dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementrian PUPR untuk para Petani diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil panen dan juga taraf kehidupan terutama dalam bidang perekonomian, bantuan yang keluar secara serentak di Kabupaten Bogor dan menyebar di berbagai wilayah dengan besaran nominal Rp.195.000.000.00 tersebut seharusnya dapat direalisasikan sesuai prosedur yang telah ditentukan, Senin (19/04/21).
Begitu pula Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, desa tersebut merupakan salahsatu desa penerima manfaat Program P3-TGAI dan dikelola oleh kelompok tani setempat dengan titik pengalokasian di Rw.06, dengan diketuai oleh Ketua Rw sekaligus Ketua Kelompok Tani, namun sangat disayangkan ketika pembangunan tengah berjalan dan belum rampung, terjadi miss komunikasi dengan Kelompok Tani yang baru dibentuk yang berada di wilayah Rw.05.
Pembangunan yang baru berjalan sekitar 25% tersebut terpaksa dihentikan, Kelompok Tani yang berada di wilayah Rw.05 mengklaim bahwa itu anggaran P3A dari Aspirasi Dewan untuk kelompoknya. Ia meminta agar sisa uang diberikan kepadanya untuk pembangunan Irigasi di wilayahnya.
“Memang benar, uang belum terpakai semua dan pembangunan terpaksa dihentikan, karena Ketua Rw.05 mengklaim itu Aspirasi dari Dewan untuk kelompoknya, jadi saat ini uang saya kembalikan lagi ke Rekening Kelompok Tani, saya masih menunggu keputusan dari pusat, apakah akan dilanjutkan atau dipindahkan ke lokasi lain”,keluh Adang.
Adang juga menjelaskan bahwa Ia telah mengikuti Bimtek saat akan menerima anggaran tersebut, namun entah kenapa ada pihak yang mengklaim anggaran tersebut bukan untuk kelompoknya.
Sementara itu, Gugun selaku pendamping TPM, saat dikonfirmasi melalui seluler mengatakan bahwa, “Pekerjaan akan dilaksanakan lagi setelah ada surat dari Kementerian, Kemarin ada miss komunikasi dengan Pemberi Aspirasi dan akhirnya yang Aspirasi diganti ditahap selanjutnya, Insya Allah minggu ini akan dimulai setelah suratnya turun, yang Pandansari awalnya Aspirasi, tapi karena salah sasaran dan Pemberi Aspirasi ga terima, akhirnya jatah Aspirasi dipindah ke tahap berikutnya, dari Pemberi Aspirasi tidak ada nama kelompok yang ditunjuk, beda dengan Dewan yang lain, setiap memberi Aspirasi ada nama kelompok yang ditunjuk”.
“Tidak salah, sebenrnya yang terpenting dari Aspirasi adalah pembangunan, lokasinya masih di Irigasi yang sama, hanya saja penerimanya bukan yang disiapkan Pemberi Aspirasi ga terima kalau penerimanya pak Adang, sementara Pemberi Aspirasi minta dananya diserahkan ke P3A yang Ia tunjuk, yang kemarin baru dibentuk”.
Masih menurutnya, “Anggaran tidak bisa dipindah tangankan bgitu saja, karena sudah kontrak dan berkekuatan hukum, demi kemanan dana yang belum terpakai sudah dimasukkan kembali ke rekening kelompok”.
Red

