Menjaga Stabilitas Pangan, Indramayu Perlu Sistem Logistik Terpadu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kabupaten Indramayu dikenal sebagai salah satu pusat produksi padi di Jawa Barat dan juga secara nasional, memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, khususnya beras. Namun, untuk menjaga stabilitas pangan, terutama pada masa-masa sulit seperti musim kemarau yang berkepanjangan atau bencana alam, keberadaan Sistem Logistik Daerah sangatlah krusial. Selasa (29/10/2024).
Sistem logistik daerah meliputi pengelolaan dan pengaturan distribusi pangan dari produsen sampai ke konsumen. Di Indramayu, sistem ini harus mampu menjaga keseimbangan antara produksi, distribusi, dan konsumsi pangan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Pjs. Bupati Indramayu, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si., dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, beberapa waktu yang lalu.
“Dengan adanya Sistem Logistik Daerah, Kabupaten Indramayu bisa mengontrol ketersediaan pangan. Sistem logistik yang baik akan memastikan produk pangan tersedia sepanjang tahun, terutama ketika terjadi penurunan produksi akibat cuaca atau serangan hama. Dengan pengelolaan logistik yang efektif, pangan dapat didistribusikan secara tepat di berbagai wilayah kabupaten sesuai kebutuhan,” ujar Dedi Taufik.
Sistem Logistik Daerah juga berfungsi sebagai cadangan pangan. Ini berkaitan dengan pengelolaan stok pangan di gudang-gudang penyimpanan. Indramayu perlu memiliki fasilitas penyimpanan yang mampu menampung hasil pertanian dalam jumlah besar untuk menghadapi kemungkinan kekurangan di masa depan.
Dedi Taufik menambahkan bahwa Sistem Logistik Daerah juga berperan dalam stabilisasi harga. Ketika pasokan pangan terganggu, harga komoditas pangan sering kali meroket. Sistem logistik yang efisien dapat mengurangi fluktuasi harga dengan memastikan distribusi pangan berlangsung lancar dan merata, baik di pasar tradisional maupun modern.
“Dalam situasi bencana alam seperti banjir atau kekeringan, sistem logistik pangan daerah berperan penting dalam mendistribusikan bantuan pangan dengan cepat dan tepat. Ini membantu masyarakat untuk tetap mendapatkan akses makanan meskipun dalam kondisi krisis,” katanya.
Lebih lanjut, Dedi Taufik menekankan bahwa Sistem Logistik Daerah juga merupakan bagian dari kebijakan untuk memberdayakan ekonomi lokal. Sistem logistik yang dikelola dengan baik akan meningkatkan efisiensi rantai pasok pangan, yang tidak hanya menjaga stabilitas pangan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha lokal, karena hasil panen mereka dapat didistribusikan dengan lebih efektif ke pasar yang lebih luas.
“Sistem Logistik Daerah yang efisien dan berkelanjutan merupakan kunci untuk menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Indramayu. Dukungan dari pemerintah, teknologi, serta koordinasi antara pelaku sektor pangan sangat penting agar kabupaten ini terus berkontribusi sebagai penyokong pangan nasional dan menjamin kesejahteraan masyarakatnya,” jelas Dedi Taufik.
Reporter : Dani
Redaktur : Rizal
