Kuwu Jatimulya Rastim SH Tinjau Benih Padi untuk Musim Tanam Sadon 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Musim tanam padi kedua atau musim Sadon menjadi masa yang krusial bagi para petani di lahan tadah hujan. Hal ini disebabkan kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau, sehingga pasokan air menjadi kurang optimal. Minggu (1/6)
“Musim tanam kedua ini sangat menentukan. Karena memasuki musim kemarau, ketersediaan air terbatas. Oleh karena itu, petani harus sigap dan mempercepat proses tanam,” ujar Kuwu Jatimulya, Rastim SH, saat dihubungi melalui WhatsApp.
Lebih lanjut, Kuwu Rastim mengimbau para petani di Desa Jatimulya agar segera turun ke sawah guna mempercepat proses tanam. Menurutnya, ketepatan waktu tanam akan berdampak besar pada hasil panen di musim gadu ini.
Hari ini, Kuwu Rastim melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi benih padi yang akan digunakan pada musim tanam kedua. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah desa dalam mendukung kesuksesan pertanian di wilayahnya.
“Peninjauan benih padi ini sebagai wujud perhatian serius terhadap para petani. Harapannya, musim tanam kedua ini berjalan lancar, hasil panen meningkat, petani sejahtera, dan Indramayu kembali surplus padi serta tetap menjadi lumbung pangan nasional,” tutur Kuwu Rastim.
Ia juga melaporkan progres tanam di sejumlah jalur di wilayah Desa Jatimulya, dengan rincian Jalur Widuri sudah tanam 80 persen, Jalur Corong sudah tanam 99 persen, serta Jalur Apur baru tanam sekitar 1 persen.
“Dengan semangat gotong royong dan sinergi semua pihak, saya optimis musim tanam ini akan berhasil,” pungkasnya.
Reporter : Andika
Redaktur : Rizal
