Mall Indramayu Resmi Gelar Soft Opening, Hadirkan Destinasi Belanja dan Hiburan Baru 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Mall Indramayu, pusat perbelanjaan pertama dan satu-satunya yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, resmi menggelar soft opening. Di bawah naungan ADA Group, mall ini hadir sebagai destinasi belanja, hiburan, dan gaya hidup yang modern bagi masyarakat setempat maupun pengunjung dari berbagai daerah. Kamis (6/3)

Mall Indramayu dibangun setelah mengakuisisi gedung yang telah terbengkalai selama lima tahun. Proses pembangunan selesai dalam waktu lima bulan, menghadirkan berbagai fasilitas dan tenant dari brand lokal maupun internasional. Kehadiran mall ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan pengalaman belanja yang nyaman dan lengkap bagi masyarakat Indramayu.

Fasilitas Modern untuk Semua Kalangan 

Mengusung konsep ramah untuk semua kalangan, Mall Indramayu menyediakan fasilitas lengkap guna memastikan kenyamanan pengunjung. Beberapa di antaranya adalah:

Ruang laktasi bagi ibu dan anak. Toilet difabel di setiap lantai, memberikan akses yang lebih mudah bagi penyandang disabilitas. Masjid terbesar dalam mall, dengan luas 2.000 m², yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan. Tenant Ritel dan Kuliner Lengkap 

Sebagai pusat perbelanjaan pertama di Indramayu, Mall Indramayu menghadirkan berbagai tenant ritel dan kuliner dari brand ternama. Pengunjung dapat menikmati pengalaman belanja dengan pilihan produk dari XXL Matahari, Gramedia, Mr. DIY, Guardian, Optik Melawai, Sociolla, dan banyak lainnya.

Sementara itu, pecinta kuliner dapat menikmati beragam pilihan makanan dari restoran populer seperti Ramen 1, Raa Cha, Gokana, Solaria, CFC, Platinum Grill, serta berbagai tenant di area food court yang menawarkan aneka hidangan lezat.

Akses Mudah dan Kenyamanan Maksimal 

Mall Indramayu dibangun dengan mempertimbangkan kemudahan akses bagi pengunjung. Area parkir yang luas serta dukungan transportasi umum yang mudah dijangkau menjadikan mall ini sebagai pilihan destinasi belanja dan hiburan yang nyaman bagi masyarakat.

Pembukaan Cinema XXI, Bioskop Pertama di Indramayu 

Sebagai bagian dari soft opening, Mall Indramayu juga meresmikan Cinema XXI, jaringan bioskop terbesar di Indonesia, yang kini hadir untuk pertama kalinya di Indramayu. Peresmian bioskop ini turut dihadiri oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Head of Government Relations Cinema XXI Suprayitno, serta Direktur Mall Indramayu Jason Karundeng.

Cinema XXI di Mall Indramayu dilengkapi dengan empat studio Deluxe, dengan total kapasitas lebih dari 700 kursi. Bioskop ini menghadirkan teknologi layar lebar dan sistem audio visual canggih untuk memberikan pengalaman menonton berkualitas bagi masyarakat Indramayu dan sekitarnya.

Selain itu, berbagai fasilitas pendukung juga tersedia, seperti area lobi yang nyaman, kios m.tix untuk pencetakan tiket, XXI Café, serta fitur m-food di aplikasi m.tix untuk pemesanan makanan dan minuman.

Menurut Suprayitno, kehadiran Cinema XXI di Indramayu merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan hiburan berkualitas ke lebih banyak daerah di Indonesia. Selain menjadi tempat hiburan, bioskop ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar mall.

Tentang Cinema XXI 

Cinema XXI merupakan jaringan bioskop di bawah PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, dengan pengalaman lebih dari 36 tahun di industri perfilman. Hingga 31 Desember 2024, Cinema XXI telah menghadirkan 1.350 layar di 256 lokasi bioskop di 65 kota/kabupaten di Indonesia.

Berbagai inovasi terus dikembangkan, termasuk penggunaan aplikasi m.tix untuk pemesanan tiket, teater IMAX sejak 2012, serta sistem audio Dolby Atmos yang kini telah tersedia di 82 layar Cinema XXI. Jaringan bioskop ini juga telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, seperti World Branding Award, Millennials Top Brand Awards, Industry Champion of The Year dari ACES Awards, serta Indonesia Best Managed Company oleh Deloitte.

Dengan hadirnya Mall Indramayu XXI, Cinema XXI berharap dapat menjadi pusat hiburan utama di Indramayu, memberikan pengalaman menonton terbaik, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat setempat.

Ikuti Perkembangan Terbaru 

Untuk mendapatkan informasi terkini tentang Mall Indramayu, pengunjung dapat mengikuti media sosial resmi di:
Instagram, TikTok, Facebook, X → @MallIndramayu.

Mall Indramayu siap menjadi ikon baru di Indramayu dengan menghadirkan fasilitas terbaik, tenant berkualitas, serta pengalaman belanja dan hiburan yang tak terlupakan bagi seluruh pengunjung.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Lucky Hakim: Alun-Alun Indramayu Dikembalikan ke Identitas Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perubahan nama Alun-Alun Puspawangi menjadi Alun-Alun Indramayu menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Keputusan ini diambil sebagai upaya mengembalikan identitas daerah dan menjadi kebanggaan bagi warga Indramayu. Minggu (2/3)

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menjelaskan bahwa pergantian nama ini bertujuan untuk menegaskan bahwa alun-alun tersebut merupakan simbol utama kota.

“Banyak yang bertanya mengapa tulisan Puspawangi dibongkar? Saya menilai bahwa Alun-Alun Indramayu harus tetap dengan nama aslinya. Tidak perlu diganti-ganti, cukup dikembalikan ke fungsi semula,” ujar Lucky Hakim dalam sebuah unggahan video pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Selain itu, ia juga menanggapi pertanyaan publik terkait penggunaan anggaran. Menurutnya, prioritas utama pemerintah saat ini adalah perbaikan infrastruktur, termasuk jalan dan bangunan sekolah.

“InsyaAllah, kita akan lakukan itu semua. Jalan-jalan akan kita perbaiki bertahap, sekolah-sekolah yang rusak akan kita benahi, dan program lainnya akan dijalankan sesuai visi-misi yang telah dirancang,” jelasnya.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Lucky mengumumkan bahwa ia akan mulai berkantor di Pendopo Indramayu pada Senin, 3 Maret 2025. Langkah ini diambil untuk menginventarisasi berbagai permasalahan di daerah tersebut.

“Saya akan mulai berkantor sebagai Bupati Indramayu, dan kita akan mendata berbagai permasalahan yang ada,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Lucky juga menyampaikan pesan unik terkait keamanan siber di lingkungan pemerintahan.

“Saya berpesan agar password WiFi di kantor pemerintah tidak menggunakan nama saya. Harus netral dan normal,” tuturnya.

Penghapusan Aset Alun-Alun Puspawangi Sesuai Mekanisme 

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu, Erpin Marpinda, menegaskan bahwa pembongkaran aset Alun-Alun Puspawangi telah melalui prosedur yang sesuai dengan regulasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan bidang aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta tim apresial Dinas PUPR Kabupaten Indramayu. Penghapusan aset ini telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Erpin.

Ia juga menambahkan bahwa penamaan sebelumnya tidak memiliki dasar Peraturan Bupati, sebagaimana dijelaskan oleh Bagian Hukum Setda Indramayu. Untuk penamaan baru, pihaknya menunggu arahan lebih lanjut dari Bupati Lucky Hakim terkait penerbitan Keputusan Bupati.

“Kami menunggu arahan selanjutnya,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

KAI Daop 3 Cirebon Gelar Program Edutrain, Wisata Edukasi Naik Kereta Api 

CIREBON.radarinformasi.com – PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon menghadirkan program Edutrain, sebuah inovasi wisata edukasi yang menggabungkan perjalanan naik kereta api dengan promosi destinasi wisata unggulan. Program ini ditujukan bagi rombongan dari lembaga pendidikan maupun masyarakat umum yang ingin merasakan pengalaman berwisata sekaligus belajar tentang perkeretaapian. Kamis (27/2)

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa Edutrain menjadi alternatif perjalanan wisata yang menarik karena tidak hanya menawarkan transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga mengedukasi peserta mengenai moda transportasi publik dan pentingnya integrasi antarmoda menuju berbagai destinasi wisata.

“Dengan Edutrain, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang nyaman serta mendapatkan wawasan baru tentang perkeretaapian. Selain itu, peserta juga didorong untuk menggunakan transportasi umum lainnya saat menuju objek wisata yang dituju, sebagai bagian dari integrasi antarmoda dan promosi wisata daerah,” ujar Muhibbuddin.

Destinasi Wisata yang Dituju 

Program Edutrain menawarkan paket perjalanan wisata dengan keberangkatan dari Stasiun Cirebon atau Stasiun Cirebon Prujakan, kemudian dilanjutkan dengan transportasi lanjutan seperti bus, angkot, atau kendaraan online menuju berbagai destinasi wisata. Beberapa tujuan wisata dalam program ini meliputi Pantai Alam Indah Tegal, Wisata Rodjo Tater Slawi, Pancuran Mas, Owabong, Baturaden Purwokerto, Mini Taman Safari Beach Batang, Saloka Theme Park Jateng, Malioboro Yogyakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Monumen Nasional Jakarta, dan berbagai lokasi wisata menarik lainnya.

Selama perjalanan, peserta diberikan edukasi mengenai tata cara naik kereta api, pengenalan fasilitas serta teknologi yang digunakan, hingga informasi tentang berbagai profesi di dunia perkeretaapian. Selain itu, KAI juga memberikan sosialisasi keselamatan, seperti larangan bermain di sekitar jalur kereta api dan pentingnya menjaga sarana perkeretaapian dari aksi vandalisme.

Antusiasme Masyarakat 

Program ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, terutama lembaga pendidikan yang menjadikan Edutrain sebagai kegiatan outing class berbasis transportasi umum. Tak hanya sekolah, rombongan masyarakat umum serta pelaku bisnis tour and travel juga mulai melirik program ini sebagai bagian dari paket wisata mereka.

Menjelang libur puasa Ramadhan 2025, minat masyarakat terhadap Edutrain terus meningkat. Pada Selasa (25/02), rombongan dari TK Nara Islamic School dengan 200 peserta berwisata ke Mini Taman Safari Beach Batang. Sementara itu, pada Rabu (26/02), sebanyak 320 peserta dari TKIT Bina Ummah Cirebon mengikuti perjalanan menuju Pantai Alam Indah Tegal dengan menggunakan KA Kaligung dari Stasiun Cirebon Prujakan.

Salah satu peserta, Aqila dari TK Nara Islamic School, mengungkapkan kegembiraannya saat mengikuti program ini. “Aku senang sekali bisa naik kereta api dan berwisata bersama bunda dan ibu guru. Pengalaman ini sangat istimewa karena naik kereta itu menyenangkan, aman, dan nyaman. Ayo teman-teman yang lain ikut juga program Edutrain ini,” ujar Aqila dengan penuh semangat.

Dukungan KAI untuk Wisata dan Transportasi Umum 

Melalui Edutrain, KAI berharap dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sejak dini. Program ini juga menjadi wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan yang menjawab kebutuhan pelanggan, termasuk anak-anak, dengan menghadirkan sarana transportasi yang selamat, aman, dan nyaman.

“Kami berterima kasih atas antusiasme masyarakat terhadap program Edutrain. KAI akan terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang serta berkontribusi dalam pertumbuhan sektor pariwisata daerah,” tutup Muhibbuddin.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program Edutrain, angkutan rombongan, integrasi antarmoda, serta promo paket wisata kereta api, dapat menghubungi Marketing Angkutan Penumpang Daop 3 Cirebon melalui WhatsApp di 0811-2021-0003 atau Instagram @marketingdaop3cirebon.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Resmikan Gedung Duwur Sebagai Cagar Budaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gedung eks Asisten Residen atau Gedung Duwur di Jalan Mayor Dasuki Penganjang Indramayu diresmikan Bupati Nina Agustina sebagai tempat Cagar Budaya. Peresmian ini sebagai upaya untuk pelestarian dan bahan edukasi bagi masyarakat. Selasa (18/2)

Peresmian berlangsung Selasa, (18/2/2025) yang juga dihadiri Dandim 0616 Indramayu Letkol Inf. Yanuar Setyaga, Kepala SKPD dan Camat, serta disaksikan para budayawan.

Bupati Nina Agustina mengatakan, pelestarian budaya dengan menetapkan bangunan bersejarah menjadi cagar budaya merupakan komitmen nya selama menjabat sebagai Bupati Indramayu. Komitmen tersebut merupakan upaya menjadikan Kabupaten Indramayu sebagai daerah yang kaya dengan khasanah budaya dan menjadi warisan bagi generasi berikutnya.

Nina menambahkan, Pemkab Indramayu bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) telah melakukan serangkaian kegiatan untuk menetapkan berbagai peninggalan bangunan masa lalu untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.

Saat ini terdapat 6 Cagar budaya yang telah ditetapkan yakni Gedung Pendopo, Masjid Kuno Bondan, Menara PDAM (Waterleiding) Tirta Darma Ayu, Gedung Landraad, Gedung PLN Indramayu (Gebeo), dan Gedung Duwur.

Sementara Ketua TACB Kabupaten Indramayu, Dedi Musashi mengatakan, di Kabupaten Indramayu banyak ditemukan peninggalan-peninggalan warisan leluhur sejak zaman prasejarah salah satunya yakni dengan ditemukannya penemuan fosil gajah purba di Desa Cikawung Kecamatan Terisi, kemudian pada masa perundagian banyak ditemukan batuan menhir di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu.

Selanjutnya pada masa Hindu Budha, di Kabupaten Indramayu juga ditemukan adanya bangunan menyerupai candi di Desa Sambimaya dan berbagai temuan gerabah di desa-desa di Kecamatan Balongan. Sedangkan pada masa Islam juga banyak ditemukan adanya makammakam peninggalan zaman dahulu. Sedangkan masa kolonial ditemukan adanya bangunan GKI yang sudah ada sejak abad 18.

“Terima kasih kepada Bupati Nina Agustina yang telah banyak peduli dengan cagar budaya di Indramayu sehingga ini menjadi warisan generasi mendatang,” kata Dedi.

Peresmian Gedung Duwur ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan ke ruangan gedung bersama dengan peserta yang hadir.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pj. Gubernur Samsudin Dukung Pembangunan Gedung Pertunjukan

BANDARLAMPUNG.radarinformasi.com – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mendukung dibangunnya gedung pertunjukan untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata dan budaya di Provinsi Lampung. Rabu (8/1)

Hal tersebut disampaikan Samsudin saat menerima kunjungan Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung dan Konduktor Betik Youth Singers, di Ruang Kerja Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Selasa, 7 Januari 2025.

Disebutkan Samsudin, rencana pembangunan gedung pertunjukan ini memang sudah direncanakan. Namun, terkendala pada biaya pembangunan. Sehingga, dia menjamin, bahwa pemerintah siap memberikan lahan yang akan dibangun gerdung pertunjukan di Kota Baru.

“Kalau lahan berapa pun luasnya kita ada, lokasinya di Kota Baru (Lampung Selatan, red). Kalau nanti ada dana masuk (CSR, red) siap. Barulah menyesuaikan lahan tempat rencana akan dibangun,” ucap Samsudin.

“Nanti kita akan lakukan MoU dan kita awasi bersama. Kita fokus dulu untuk membangun gedung budayanya dulu. Yang penting efektif dan efisien serta bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Samsudin.

Dalam kesempatan yang sama, Pendiri dan Konduktor Betik Youth Singers Rayza Aldira menuturkan, gedung pertunjukan yang ada di Lampung masih kurang layak.

Untuk itu, dirinya memiliki gagasan untuk membangun gedung pertunjukan yang memenuhi standar, sehingga dapat digunakan untuk mengundang tamu-tamu penting saat ada pertunjukan.

Ia juga menilai bahwa ekonomi masyarakat Lampung  dan daya beli masyarakat sudah cukup baik, sehingga perlu dilakukan rencana pembangunan gedung pertunjukan yang memenuhi standar.

Terkait dana, dirinya juga akan membicarakan dengan pihak sponsor untuk mendukung rencana pembangunan gedung pertunjukan. Tentunya Ia berharap adanya dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

Hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Ketua IWO Lampung Aprohan Saputra dan jajaran IWO Lampung,  Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Saefulloh, dan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan.

Selain gedung pertunjukan, Aprohan Saputra menilai pemerintah melalui Legislatif juga perlu merancang peraturan daerah (perda) atau atau peraturan gubernur (pergub) yang mengatur tentang hari sadar wisata, sebagai langkah strategis dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata Lampung.

“Hari Sadar Wisata dapat dimanfaatkan untuk kampanye besar-besaran yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah dalam memperkenalkan destinasi unggulan di Lampung,” ujar Aprohan.

Salah satu kegiatan menarik yang dapat diadakan dalam rangka Hari Sadar Wisata adalah pemberian diskon untuk berbagai layanan dan produk yang berkaitan dengan pariwisata.

“Diskon ini terkait tiket wisata, harga hotel, restoran, kafe, penyedia transfortasi, dan sebagainya, sehingga mendorong banyak wisatawan dari luar Lampung menikmati destinasi Lampung, secara luas,” tandasnya.

Red

Ketua PSBKB Adi Wild Ajak Anak-anak Sanggar Senja Cibinong Berekreasi ke ‘The Jungle’ Kota Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Di awal tahun 2025, Yayasan Senja Cibinong Bogor atau lebih dikenal dengan Sanggar Senja memanjakan anak-anak binaannya dengan berekreasi ke wahana kolam renang The Jungle Bogor Nirwana Residence (BNR) yang berlokasi di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Minggu, 5 Januari 2025.

Sekitar 34 orang anak-anak binaan Sanggar Senja yang beralamat di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor ini yang hampir keseluruhan berlatar belakang dari anak-anak yatim dan anak jalanan terlantar sangat antusias dan terlihat raut muka senang bercampur gembira mengikuti rekreasi, dari mulai keberatan hingga di lokasi The Jungle.

Pimpinan Sanggar Senja Cibinong, Adi Wild mengatakan, kegiatan rekreasi ini bertujuan memanjakan diri anak-anak binaannya menjelang akhir liburan sekolah.

“Sekaligus juga untuk memberikan edukasi, motivasi dan empati kepada anak-anak,” ungkapnya.

Adi Wild yang juga selaku Ketua Seniman Budayawan Kabupaten Bogor (PSBKB) mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kami.

“Semua yang kami lakukan ini tidak lain hanya ingin memberikan suatu kebahagiaan dan keceriaan bagi anak-anak Sanggar Senja,” kata Adi Wild.

Tak hanya itu, lanjutnya, kami akan terus memberikan rasa senang, aman dan nyaman kepada seluruh anak-anak dalam menata kehidupan yang lebih baik dengan dihiasi semangat juang yang tinggi dan memberikan juga rasa percaya diri serta keyakinan yang kuat sebagai generasi tunas muda harapan bangsa.

Red

Awal Tahun 2025, Balongan Indah 2 Jadi Pilihan Utama Liburan Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Momentum libur sekolah dan Natal dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi destinasi wisata favorit. Salah satunya adalah Balongan Indah 2 di Indramayu, yang ramai dipadati wisatawan dari berbagai daerah pada awal tahun baru , Rabu (1/1/2025).

Rocky, seorang pengunjung asal Beber, Cirebon, mengaku menjadikan Balongan Indah 2 sebagai tujuan liburan karena suasananya yang nyaman. “Tempatnya enak, luas, ada gazebo, sejuk, dan cocok buat bersantai. Saya sudah ke sini empat kali, dan setiap datang selalu puas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Castih, pengunjung asal Sumedang, yang menilai tempat ini sangat cocok untuk keluarga. “Seru banget, terutama untuk anak-anak. Tiket masuknya juga terjangkau, hanya Rp15.000 untuk dewasa dan Rp12.500 untuk anak-anak. Worth it banget buat liburan,” ungkapnya.

Balongan Indah 2 menawarkan berbagai fasilitas, seperti area parkir luas, mushola, kamar bilas yang ramah disabilitas, gazebo untuk bersantai, aula, panggung hiburan, dan spot foto menarik seperti Dermaga Cinta dan Jembatan Asmara. Pengunjung juga dapat menikmati aneka kuliner khas dan membeli oleh-oleh dari kios yang tersedia.

Selain menjadi tempat rekreasi, Balongan Indah 2 juga mendukung ekonomi lokal. “Masyarakat di sini bisa berdagang, jadi ada pemasukan tambahan. Ini sangat bermanfaat,” kata Rocky.

Dengan suasana yang nyaman, fasilitas lengkap, dan harga tiket yang bersahabat, Balongan Indah 2 terus menjadi destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman di liburan awal tahun.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Serunya Liburan di Balongan Indah 2: Murah, Nyaman dan Cocok untuk Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Momentum liburan sekolah dan Natal menjadi ajang bagi masyarakat untuk menikmati waktu bersama keluarga atau teman-teman di destinasi wisata favorit. Salah satunya adalah Balongan Indah 2 di Indramayu, yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, Rabu (25/12/24).

Tempat Nyaman dan Ramai Dikunjungi
Rocky, seorang pengunjung asal Beber, Cirebon, mengungkapkan alasannya memilih Balongan Indah 2 sebagai tujuan rekreasi. “Tempatnya enak, suasananya nyaman, dan cocok buat liburan. Apalagi sekarang musim liburan, jadi rekomendasi banget main ke sini,” ujarnya.

Rocky mengaku ini bukan kunjungan pertamanya. “Saya sudah ke sini empat kali. Selain tempatnya luas dan nyaman, di sini ada panggung hiburan. Tempatnya asik buat istirahat, banyak gazebo, suasana sejuk, dan ada fasilitas karaoke juga,” tambahnya.

Fasilitas yang Menyenangkan untuk Keluarga

Pengunjung lain, Castih, yang datang dari Sumedang, juga membagikan kesannya. “Seru banget, cocok buat anak-anak bermain. Tiket masuknya juga terjangkau, Rp15.000 untuk dewasa dan Rp12.500 untuk anak-anak,” ungkapnya.

Castih mengaku datang bersama teman-teman dan menempuh perjalanan sekitar dua jam dari Sumedang. “Harapannya, fasilitas di sini bisa terus ditingkatkan agar lebih maju lagi. Tapi sekarang sudah cukup bagus, worth it untuk dikunjungi,” ujarnya.

Harapan Meningkatkan Ekonomi Lokal

Para pengunjung berharap Balongan Indah 2 tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga mampu mendorong ekonomi lokal. “Bisa membantu masyarakat di sini berkembang, misalnya lewat kesempatan jualan. Jadi wisata ini bermanfaat untuk banyak pihak,” kata Rocky.

Dengan suasana yang nyaman, fasilitas yang memadai, dan harga tiket yang bersahabat, Balongan Indah 2 menjadi pilihan tepat untuk mengisi waktu liburan bersama orang-orang tercinta.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Resmi Dibentuk, PSBKB Siap Angkat Derajat Para Seniman dan Budayawan Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Berbekal dari rasa keprihatinan dan semangat revolusi perjuangan, puluhan para penggiat seni, pelaku seni, para seniman dan budayawan beserta para pemilik sanggar seni yang berdomisili di Kabupaten Bogor mengadakan pertemuan untuk berdiskusi dalam rangka pembentukan sebuah wadah yang diberi nama Paguyuban Seniman Budayawan Kabupaten Bogor atau disingkat PSBKB. Sabtu (14/12)

Ide dan gagasan pembentukan PSBKB yang dicetuskan sekaligus diprakarsai oleh Raden Nasan Sudjana atau lebih dikenal dalam ketokohannya yaitu Abah Jana dari sanggar seni Topeng Jiprak yang beralamat di kecamatan Cibungbulang ini, berlangsung di Gedung Kesenian Kabupaten Bogor pada Jumat, 13 Desember 2024.

PSBKB ini dibentuk dalam upaya mengangkat derajat para seniman dan budayawan agar kehidupan ke depannya lebih baik, dan tentunya setiap karya mereka bisa dihargai serta mendapat perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Bogor.

“Diharapkan dengan terbentuknya PSBKB ini menjadi energi baru dan dapat menciptakan angin segar bagi para seniman budayawan dan pemilik sanggar se-kabupaten Bogor untuk bisa bangkit dan bisa bersinergi dengan pemerintah, khususnya pemerintah kabupaten Bogor dalam upaya merawat, melestarikan dan menjaga seni budaya para lelulur yang dimiliki kabupaten Bogor,” ungkap Abah Jana di sela-sela diskusi.

Abah Jana menjelaskan, bahwa dengan terbentuknya PSBKB ini diharapkan akan menjadi suatu wadah ataupun forum besar yang menaungi dan mempasilitasi kegiatan-kegiatan dalam pelayanan kebutuhan dan dinamika yang terjadi di lingkungan para pelaku seni, seniman dan budayawan serta para pemilik sanggar kesenian yang ada.

Lebih jauh, Abah Jana yang merupakan sesepuh dan seorang budayawan yang mengabdikan seluruh hidupnya demi menjaga kelestarian seni budaya ini mengungkapkan harapan besarnya agar  setelah paguyuban ini terbentuk, secepatnya bekerja dengan semangat juang yang tinggi, tetap menjaga marwah dan kultur budaya untuk kemajuan di masa depan dan bisa memberikan warisan budaya ke anak cucu kita nanti.

“Ke depan pergerakan ini dapat melahirkan para generasi bangsa yang berkarakter, berkesenian dan bermartabat, serta seniman-seniman muda yang mampu membuat prestasi kebanggaan masyarakat Indonesia di mata dunia,” harapnya.

Sementara, Adi Supriadi atau yang akrab disapa Kang Adi Wild yang ditunjuk sebagai Ketua PSBKB dalam kesempatannya menyampaikan akan keinginannya untuk mengabdikan diri sebagai pelayan bagi seluruh seniman dan budayawan agar bisa tetap eksis mengapresiasikan karya-karya nya tanpa harus dipagari oleh hal-hal yang berbau politik.

“Kita ingin netral berjalan sesuai harapan hati nurani tanpa beban memikirkan hal yang bukan dunia yang kita punya, akan tetapi dengan memunculkan karya-karya nyata,” ungkapnya.

Dengan modal itulah, lanjut Kang Adi Wild, maka seluruh pelaku seni, seniman dan budayawan kabupaten Bogor terpanggil untuk membentuk paguyuban seniman budayawan kabupaten bogor.

“Hal ini untuk bisa menciptakan kolaborasi, motivasi, edukasi dan empati bersama dengan menggandeng para persatuan atau kumpulan pemilik hotel, para pemilik tempat pariwisata, para pemilik kafe dan tempat hiburan sehingga mereka dapat menyediakan panggung-panggung kecil dan besar supaya para seniman dan budayawan bisa ikut berkontribusi di setiap acara hiburan yang diselenggarakan,” ujar Kang Adi Wild.

“Selain dengan pihak swasta, tentunya juga kita bersinergi dengan pemerintah untuk bisa menyelaraskannya. Sebab, di Kabupaten Bogor ini rata-rata para senimannya sebagian masih miskin informasi dan kurangnya pengetahuan teknologi untuk mengakses media sosial yang ada,” tutur Adi.

Nanang Susanto yang dipercaya menjabat Sekertaris PSBKB turut menambahkan, bahwa maksud dan tujuan didirikannya PSBKB ini adalah murni dari panggilan jiwa sebagai pekerja seni untuk bisa lebih bangkit menata masa depan para seniman dan budayawan yang lebih baik lagi.

“Kehadiran PSBKB ini bukan untuk menyaingi atau meniadakan forum-forum seniman yang sudah ada. Namun justru, keberadaan PSBKB ini ingin melahirkan karakter generasi-generasi Z untuk lebih andil  dan bisa merawat serta mengembangkan kesenian kebudayaan etnik leluhur Bogor yang harus dilestarikan keberadaannya,” tandas Anang Susanto.

Diketahui, kegiatan temu diskusi dihadiri lebih dari 89 perwakilan dari pemilik sanggar seni yang tersebar di 40 kecamatan, dan yang terdaftar di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor.

Red

Perhutani Berikan TJSL Non PUMK ke Wisata Grand Canyon di Bogor

Radar informasi.com I Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor berikan bantuan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Non Pendanaan Usaha Mikro & Usaha Kecil (PUMK) berupa uang senilai Rp 20.000.000,- untuk sarana dan prasarana wisata Grand Canyon di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, pada Senin (03/06) bertempat di Kantor BKPH Jonggol Jl. Letkol Murlin No.18, Kecamatan Sukamaju. 

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Seksi Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Umum Wanti Hadi Kusumawati, Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman beserta jajaran, Kepala Subseksi (KSS) Keuangan Ali Mansyur, KSS Agroforestri dan Ekowisata Agustin Darsono dan Pengelola Wisata Grand Canyon yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Cikutamahi Warta Wijaya. 

Pada kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor Wanti Hadi Kusumawati menyampaikan bahwa bantuan TJSL Non PUMK dalam rangka perbaikan atau peningkatan fasilitas wisata.

 “Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan, dipergunakan sebagaimana mestinya sehingga dapat meningkatkan pendapatan wisata Green Canyon”, tuturnya. 

Sementara Warta Wijaya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesarnya-besarnya kepada Perhutani KPH Bogor dengan pemberian batuan TJSL untuk wisata Green Canyon. 

“Semoga ke depan wisata ini, yang berada di Cikutamahi, Cariu, ini lebih maju dan banyak pengunjung”, ucapnya.

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi