Polsek Cijeruk Cek TKP Kebakaran Rumah di Perum Casablanca

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cijeruk menerima laporan kebakaran rumah di Blok E18, Perum Casablanca, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, pada Selasa (24/9/2024).

Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi kebakaran rumah pada Selasa, 23 September 2024, sekitar pukul 11.05 WIB di Blok E18, Perum Casablanca,” ujarnya.

Berdasarkan hasil olah TKP oleh Polsek Cijeruk, kronologi kebakaran adalah sebagai berikut: Sekitar pukul 11.05 WIB, seorang petugas keamanan bernama Rahmat menerima informasi dari warga bahwa terjadi kebakaran di Blok E18. Rahmat segera menuju lokasi dan mendapati asap hitam tebal keluar dari lantai dua rumah tersebut. Mengetahui bahwa rumah tersebut dihuni oleh seseorang, Rahmat berusaha memanggil penghuni namun tidak mendapat respons. Terpaksa, pintu rumah dijebol. Namun, saat masuk, asap tebal menghalangi pencarian penghuni rumah tersebut.

Pada pukul 11.15 WIB, Rahmat segera melaporkan kejadian ini ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor. Petugas tiba di lokasi pada pukul 11.35 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan dalam waktu 25 menit. Penghuni rumah ditemukan di lantai dasar dalam kondisi sadar dan segera dievakuasi.

Polisi menduga kebakaran terjadi karena penghuni rumah, yang diduga memiliki gangguan kejiwaan, membakar matras kasur di dua kamar lantai dua.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua matras yang terbakar dan dua korek api gas dari penghuni rumah, yang juga ditemukan membawa dua pisau dapur di pinggangnya. Selain itu, beberapa barang seperti satu set kursi tamu, dua unit televisi (TV 21” dan TV 42”), serta sebuah speaker aktif juga ikut terbakar.

Penghuni rumah, SA (46), yang berdomisili di Sukamukti, Sukamaju, Cilodong, Depok, akan dibawa oleh saudaranya yang juga pemilik rumah tersebut.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, pelaku sudah diamankan oleh pihak keluarga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibungbulang Lakukan Olah TKP Dugaan Penganiayaan dengan Luka Bacok

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cibungbulang menerima laporan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka bacok. Kejadian ini terjadi pada 23 September 2024, sekitar pukul 22.00 WIB, di Jalan Raya Cibungbulang Km 15, Kampung Pabuaran, Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selasa (24/9)

Sebelum insiden terjadi, korban berinisial R (22) dan G (23) diketahui sempat pergi ke bioskop di Bogor dan kembali ke rumah mereka di Cibungbulang pada pukul 18.00 WIB. Sekitar pukul 20.00 WIB, keduanya berangkat mengunjungi teman mereka, Faisal, di Leuwi Kolot dengan menggunakan motor milik G.

Saat perjalanan, korban sempat berhenti untuk mengisi bahan bakar di Leuwi Kolot. Ketika melanjutkan perjalanan dan tiba di Warung Pojok, Jalan Raya Cibungbulang Km 15, mereka diserang oleh sekelompok pengendara motor. Salah satu dari konvoi yang terdiri dari sekitar 10 motor, yakni pengendara motor Beat biru yang berboncengan tiga, menyerang R (22) dengan menggunakan celurit, melukai punggung dan lengan kirinya. G (23) juga terkena serangan sehingga terjatuh dari motornya.

Para pelaku kemudian melarikan diri ke arah Leuwiliang bersama rombongan motor tersebut. Sementara itu, kedua korban dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta mencari barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Korban telah melaporkan kejadian ini pada Selasa, 24 September 2024. Kepolisian menghimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini atau tindakan kriminal lainnya agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Babinsa Ciawi dan Anggota Koramil 0621-11/Ciawi Amankan Kajian Akbar Muslimah di Masjid Amaliyah

BOGOR.radarinformasi.com – Babinsa Desa Ciawi, Serka Muzzani, bersama empat anggota Koramil 0621-11/Ciawi, melaksanakan tugas pengamanan dalam kegiatan Kajian Akbar Muslimah di Masjid Amaliyah, Jalan Tol Ciawi No. 1, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir dengan aman serta tertib. Acara yang mengusung tema “Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW” ini diselenggarakan oleh Bina Nisa Center, bekerja sama dengan Kalam TV, Halimah Alaydrus, dan DKM Mesjid Amaliyah, Selasa (24/09/2024).

Kajian ini dihadiri sekitar 5.000 jemaah muslimah dari berbagai wilayah Jabodetabek. Ustazah Halimah Alaydrus, yang dikenal sebagai penceramah viral dan tidak ingin difoto atau divideokan, hadir sebagai penceramah utama. Beliau menyampaikan berbagai tauziah yang berfokus pada pentingnya mengikuti majelis ilmu yang benar, menjaga keimanan, serta mencintai orang-orang terdekat sebagai ladang pahala.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi, diikuti oleh jemaah yang mulai memasuki area mesjid. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mahalul qiyam dan pembacaan solawat, disusul pembukaan acara serta lantunan ayat suci Al-Qur’an. Sambutan diberikan oleh Ketua DKM Masjid Amaliyah dan Ketua Bina Nisa Center, yang juga menampilkan teaterikal. Acara sunduk diiringi solawat kemudian berlangsung, dilanjutkan dengan tauziah dari Ustazah Halimah Alaydrus. Kegiatan diakhiri dengan doa penutup.

Serka Muzzani, Babinsa Desa Ciawi, menyampaikan, “Kami dari Koramil 0621-11/Ciawi memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan ini. Kehadiran kami di sini untuk memastikan jemaah dapat mengikuti acara dengan nyaman dan tertib. Alhamdulillah, acara berjalan lancar tanpa kendala, dan kami berterima kasih kepada seluruh jemaah atas kerja samanya.”

Dengan pengamanan yang ketat dari Babinsa dan anggota Koramil, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Reporter : Dewi

Sat Reskrim Polres Bogor Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Pamijahan

BOGOR.radarinformasi.com – Tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia di Desa Pamijahan, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Bogor dengan bantuan Ditkrimum Polda Jawa Barat. Kejadian ini berlangsung pada Rabu, 18 September 2024, sekitar pukul 04.00 WIB. Senin (23/9)

Peristiwa tragis ini menewaskan HS (26) dan melukai tiga anggota keluarganya, yaitu RF (27), NN (55), dan AL (10). Dalam waktu kurang dari tiga hari, empat pelaku berhasil ditangkap oleh polisi.

Waka Polres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono, S.I.K., M.M., mengungkapkan bahwa para pelaku, berinisial D (30), S (29), C (48), dan O (26), telah merencanakan kejahatan tersebut sejak 13 September 2024.

Pada malam kejadian, D dan S mendatangi rumah korban sambil membawa minuman keras. Setelah korban tak sadarkan diri akibat alkohol, D memukul kepala korban dengan kunci pas, sementara S membekapnya hingga tewas. Keduanya kemudian menyerang anggota keluarga lainnya, yang mengalami luka berat.

Para pelaku berusaha memindahkan jenazah korban ke dalam mobil, tetapi gagal karena warga mulai berdatangan. Jenazah akhirnya ditinggalkan di dalam mobil.

Penyelidikan lebih lanjut berhasil mengamankan tersangka O dan C pada 19 September 2024 di Cibungbulang, sedangkan D dan S ditangkap pada 21 September 2024 di Pandeglang, Banten.

Barang bukti yang diamankan antara lain dua mobil, sepeda motor, perhiasan emas, beberapa unit handphone, serta kunci pas yang berlumuran darah.

Waka Polres menjelaskan bahwa motif kejahatan ini adalah ekonomi, dengan tujuan merampok barang berharga milik korban. Para pelaku dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana mati.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Babinsa Desa Lemah Duhur Hadiri Musrenbangdes 2025

BOGOR.radarinformasi.com – Sertu A Abdul Qodir, Babinsa Desa Lemah Duhur, hadir dan berperan aktif dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 10.00 WIB hingga selesai, Senin (23/9/2024).

Dalam perannya sebagai Babinsa, Sertu A Abdul Qodir menegaskan komitmen TNI untuk mendukung rencana pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kami dari TNI akan terus mendampingi masyarakat dan pemerintah desa dalam menyukseskan program-program pembangunan, agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga,” ujar Sertu A Abdul Qodir.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin, Kasi Ekbang Kecamatan Caringin, Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Caringin, Kepala Desa Lemah Duhur, Sekretaris Desa Lemah Duhur, Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, Kanit Pol PP, Ketua LPM, serta para kepala sekolah, Ketua RW dan RT, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan anggota Linmas Desa Lemah Duhur.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Kepala Desa Lemah Duhur dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin, serta pembacaan tata tertib Musrenbangdes. Acara ditutup dengan doa, dan seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan aman.

Musrenbangdes ini merupakan forum penting bagi masyarakat Desa Lemah Duhur dalam merumuskan prioritas pembangunan desa untuk tahun 2025, di mana sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan Babinsa sangat diperlukan untuk memastikan program-program yang direncanakan dapat berjalan lancar.

Reporter : Dewi

Presiden Jokowi Apresiasi TNI-Polri Atas Kebebasan Pilot Susi Air

JAKARTA.radarinformasi.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pembebasan Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, dari sanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) adalah proses negosiasi yang sangat panjang. Negosiasi pun dilakukan tanpa disertai tindakan represif apapun. Sabtu (21/9)

“Ini kan proses negosiasi yang sangat panjang dan kesabaran kita untuk tidak melakukan dengan represif,” jelas Presiden di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Atas pembebasan itu, Presiden pun mengapresiasi TNI-Polri yang dinilai sangat baik.

“Yang kita prioritaskan adalah keselamatan dari pilot yang disandera. Jadi, proses panjang yang telah dilakukan oleh TNI dan Polri saya kira sangat bagus, saya sangat mengapresiasi,” ungkap Presiden Jokowi.

Setelah dibebaskan, ujar Presiden Jokowi, Kapten Phillip akan menuju ke rumah sakit untuk dicek kesehatannya. Selanjutnya, akan diterbangkan ke negara asalnya di Selandia Baru.

Sebelumnya, usai proses penjemputan, Kapten Phillip sendiri sudah dibawa ke ruang khusus untuk penanganan media pertama. Pengecekan psikologis pun dilakukan untuk memastikan kesehatan psikis usai penyanderaan.

“Nanti dibawa dari Yuguru ke rumah sakit terlebih dahulu untuk dicek kesehatannya setelah itu akan diterbangkan,” ujar Presiden Jokowi.

Diketahui, setelah 1,5 tahun, Kapten Philip Mark Mehrtens akhirnya berhasil dibebaskan dari sandera KKB yang dipimpin oleh Egianus Kogoya. Pembebasan ini berlangsung pagi tadi dan menjadi momen yang penuh haru sekaligus kebahagiaan bagi Istri Kapten Philip yang berada di bali.

Dalam suasana haru, Kapten Philip berkomunikasi melalui video call dengan istri dan keluarganya. Saat mendengar suara dan melihat wajah orang-orang tercintanya, raut wajahnya yang awalnya tegang perlahan berubah menjadi bahagia. Air mata kebahagiaan pun tak tertahan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Babinsa Teluk Pinang Laksanakan Komsos dengan Keamanan PT Honoris Industri

BOGOR.radarinformasi.com – Babinsa Desa Teluk Pinang, Koptu Anas Sholih, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama petugas keamanan PT Honoris Industri. Kegiatan ini berlangsung di pos penjagaan keamanan perusahaan, dengan tujuan mempererat hubungan antara TNI dan unsur pengamanan perusahaan, Sabtu (21/09/2024).

Koptu Anas Sholih menjelaskan bahwa kegiatan Komsos ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung keamanan lingkungan perusahaan serta menjaga stabilitas sosial di sekitar wilayah operasional PT Honoris. “Melalui kegiatan ini, kami dapat saling bertukar informasi terkait situasi keamanan dan memastikan sinergi antara pihak perusahaan dan aparat TNI tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Pihak keamanan PT Honoris Industri menyambut baik inisiatif Babinsa Teluk Pinang dalam menjaga komunikasi yang aktif dan kolaboratif, terutama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam membina dan menjaga hubungan baik antara TNI, masyarakat, serta pihak swasta di wilayah binaan.

Reporter : Dewi

Polsek Citeureup Amankan Satu Anak yang Diduga Akan Melakukan Tawuran

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Jumat, 20 September 2024, sekitar pukul 03.30 WIB, Polsek Citeureup menerima laporan dari masyarakat tentang segerombolan remaja yang dicurigai akan melakukan aksi tawuran. Mendapatkan laporan tersebut, tim patroli dan Reskrim Polsek Citeureup segera menuju lokasi di Jalan Mayor Oking, Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Dari hasil penyisiran, satu orang anak berhasil diamankan, yang diduga akan ikut serta dalam aksi tawuran tersebut. Jumat (20/9)

Kapolsek Citeureup, Kompol Victor Hamonangan, S.H., M.H., membenarkan adanya laporan mengenai sekelompok remaja yang diduga akan melakukan tawuran dini hari tersebut. “Kami menerima laporan dari warga pada Jumat, 20 September 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, bahwa segerombolan anak-anak remaja dengan sekitar 10 sepeda motor berkonvoi di depan Hotel Orri, Jalan Mayor Oking, Desa Puspanegara. Mereka diduga akan melakukan tawuran,” jelas Kompol Victor.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, unit patroli Sahbara Polsek Citeureup segera bertindak untuk membubarkan konvoi tersebut. Satu orang remaja berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran oleh tim patroli.

Identitas anak yang diamankan adalah MIS (14), berdomisili di Kampung Hambalang 2, Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, dan saat ini merupakan pelajar kelas 9 MTS.

Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengakui niatnya untuk mengikuti aksi tawuran. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan bersedia diproses secara hukum jika terbukti mengulangi tindakannya di kemudian hari. Orang tua pelaku juga telah sepakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak mereka dan bekerja sama dengan pihak sekolah.

Sampai berita ini diturunkan, Polsek Citeureup masih menyelidiki asal-usul kelompok remaja tersebut, termasuk sekolah tempat mereka belajar. Pihak kepolisian juga berupaya mencari para pelaku tawuran lainnya. Warga masyarakat dihimbau untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian jika menemukan kejadian serupa atau tindakan kriminalitas lainnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciampea Investigasi Ledakan Tungku Induksi Pengolahan Logam di CV. Mitra Usaha Jaya Abadi

BOGOR.radarinformasi.com – Jumat, 20 September 2024, sekitar pukul 04.00 WIB, terjadi ledakan pada tungku induksi pengolahan logam milik CV. Mitra Usaha Jaya Abadi yang berlokasi di Kampung Cibadak Kaum, RT 01/02, Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea. Tungku tersebut milik Aang Anwar Nasihin, warga setempat. Jumat (20/9)

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, S.H., S.I.P., M.H., mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi ledakan tungku induksi tersebut pada dini hari. Namun, penyebab pasti ledakan masih belum diketahui. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab ledakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya.

Akibat ledakan tersebut, kerugian material yang ditimbulkan cukup signifikan. Bangunan berukuran 22 x 12 meter milik CV. Mitra Usaha Jaya Abadi mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian atap, dinding, dan plafon. Selain itu, beberapa rumah warga di sekitar lokasi kejadian turut mengalami kerusakan. Rumah milik Karyama mengalami kerusakan di bagian atap dan plafon, sementara rumah M. Anwar juga rusak pada bagian atap dan plafonnya. Selain itu, rumah Mohamad Topik mengalami kerusakan pada bagian plafon.

Pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi untuk membantu penyelidikan. Dua orang saksi yang telah diperiksa adalah Lutfi (34), seorang karyawan swasta yang tinggal di Kampung Cibadak Kaum, Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, dan Renaldi (32), yang juga tinggal di daerah yang sama.

Sampai berita ini diturunkan, Polsek Ciampea masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan investigasi untuk menemukan penyebab ledakan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dugaan awal ledakan disebabkan oleh korsleting listrik. Hal ini dikarenakan tungku tersebut sedang tidak beroperasi, dan terakhir digunakan pada Agustus 2023. Situasi saat ini sudah kondusif, namun pihak kepolisian terus berupaya memastikan keselamatan lingkungan sekitar.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kecelakaan di Klapanunggal, Satu Korban Meninggal Dunia

BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Narogong, tepatnya di Kampung Kembang Kuning, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (19/09/2024) sekitar pukul 13.00 WIB. Unit Laka Lantas Polres Bogor segera menindaklanjuti laporan kecelakaan tersebut. Jumat (20/9)

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan, menjelaskan bahwa kecelakaan ini melibatkan sebuah kendaraan Suzuki Pick Up dengan nomor polisi F 8526 HL yang dikemudikan oleh NSR yang bergerak dari arah Klapanunggal menuju Cileungsi. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bergerak ke kanan jalan dan bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 2449 JS, yang dikendarai oleh FEP bersama dua penumpangnya, AR dan FZI, yang datang dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan tersebut, FEP, pengendara sepeda motor, meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka terbuka di bagian kening sebelah kiri. Jenazahnya kemudian dibawa ke RS MH Thamrin Cileungsi. AR, salah satu penumpang sepeda motor, mengalami luka terbuka di pelipis kanan dan memar di dada dan segera dilarikan ke RS MH Thamrin Cileungsi.

Sementara itu, FZI, penumpang lainnya, mengalami luka memar di kaki dan mendapatkan perawatan di pengobatan alternatif. Pengemudi Suzuki Pick Up, NSR, tidak mengalami luka dalam kecelakaan ini.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp1.500.000.

“Saat ini, proses hukum sedang ditangani oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Bogor. Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan secara lengkap,” ujar Ipda Ferdhyan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Korban yang meninggal dunia telah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule