Polres Bogor Ungkap Kasus Pemalsuan Minyak Goreng “Minyakita”, Tersangka Terancam Hukuman Berat

BOGOR.radarinformasi.com – Jajaran Polres Bogor melalui Unit V Tipidter Sat Reskrim berhasil mengungkap kasus pemalsuan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita. Dalam operasi yang digelar pada Sabtu, 8 Maret 2025, di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial TRM, yang berperan sebagai pengelola usaha ilegal tersebut. Selasa (11/3)

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa TRM melakukan praktik curang dengan mengurangi volume minyak goreng dalam kemasan. Minyak yang seharusnya berisi 1 liter dikurangi menjadi sekitar 750–812 ml per kemasan tanpa mencantumkan informasi berat bersih yang sesuai.

“Dalam pengungkapan ini, kami menemukan bahwa minyak goreng curah yang digunakan berasal dari sejumlah pemasok di Jakarta, Cikarang, dan Tangerang. Minyak tersebut dikemas ulang menggunakan peralatan khusus sebelum dipasarkan ke berbagai daerah,” ujar AKBP Rio.

Minyak goreng palsu tersebut didistribusikan ke toko dan pengecer di wilayah Bogor hingga Lampung dengan harga Rp15.500 per kemasan. Berdasarkan pengakuan tersangka, usaha ilegal ini telah beroperasi sejak 9 Februari 2025, dengan total penjualan mencapai sekitar 96 ton dalam satu bulan. Keuntungan yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp600 juta per bulan.

Barang Bukti yang Diamankan

Dalam operasi ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

• 2 unit mesin pengisian minyak
• 1 unit mesin pengemasan minyak
• 1 unit mesin pengemasan kardus
• 8 kempu berisi minyak goreng, masing-masing berkapasitas 1.000 liter
• 4 drum plastik warna biru
• 400 dus Minyakita siap edar
• Berbagai perlengkapan kemasan, seperti botol kosong, tutup botol, kardus, dan stiker merek lain

Hasil uji laboratorium dari Seksi Pengawasan Metrologi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa volume minyak goreng dalam kemasan hanya berkisar 750–812 ml, jauh di bawah standar 1 liter yang ditetapkan pemerintah.

Ancaman Hukuman

Atas perbuatannya, TRM dijerat dengan sejumlah pasal pidana, yaitu:

• Pasal 62 ayat (1) Jo. Pasal 8 ayat (1) UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Ancaman hukuman: maksimal 5 tahun penjara atau denda hingga Rp2 miliar.

• Pasal 106 Jo. Pasal 24 ayat (1) UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan
Ancaman hukuman: 4 tahun penjara atau denda Rp10 miliar.

• Pasal 142 UU No. 18 Tahun 2018 tentang Pangan
Ancaman hukuman: 2 tahun penjara atau denda Rp4 miliar.

• Pasal 382 bis KUHP tentang Perbuatan Curang
Ancaman hukuman: 1 tahun 4 bulan penjara atau denda Rp13,5 juta.

Kapolres Bogor menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan distribusi lain serta pihak-pihak lain yang terlibat.

Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam membeli produk bersubsidi serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam distribusi barang kebutuhan pokok.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Demokrasi Terancam, Ketua PWI Minta Kapolsek Belajar Lagi Karena Mengintimidasi Wartawan

BOGOR.radarinformasi.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten  Bogor  Dedi Firdaus menanggapi serius adanya dugaan intimidasi Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, S.H  terhadap 2 orang wartawan yang sedang menjalankan tugasnya malam hari Minggu  (8/3/2025). Selasa (11/3)

Perseteruan terjadi saat adanya razia Tempat Hiburan Malam (THM) di Kawasan Metland Transyogi, Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.

Wartawan berinisial F dan J mendapat perlakuan dan bentakan dari Kapolsek dengan pertanyaan: “Sedang apa disini?”. Wartawan yang sudah ada di dalam ruangan untuk menanyakan kejadian razia tersinggung dengan cara bertanya Kapolsek menjawab: “Saya wartawan, memang tidak boleh berada disini?” Namun disambut tarikan tangan Wartawan sambil ditarik keluar ruangan sebuah tempat Karaoke

Atas kejadian tersebut F merasa dirugikan karena telah dirampas kebebasan dalam menjalankan tupoksi sebagai wartawan dan insiden tersebut diduga telah melanggar UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 4 ayat (1), yang  menyatakan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara.

Ketua PWI kabupaten Bogor menjelaskan salah satu fungsi wartawan .”Wartawan  memiliki  peran penting dalam mmbangun demokrasi dan mengawasi kekuasaan, dan menjamin kebebasan  serta hak-hak wartawan”, jelas Dedi.

Atas kejadian tersebut agar tidak merusak kemitraan Polri dengan Pers, Dedi meminta Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K harus mncopot oknum Kapolsek Cileungsi. “Suruh belajar banyak lagi terlebih soal fungsi dan tugas wartawan sebagaimana UU Pers Nomor 40 tahun 1999,” ucapnya.

Pers memiliki hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi sebagaimana diatur dalam Pasal 6 UU Pers.

“Kejadian tersebut saya merasa hak saya telah dirampas dan sangat merugikan”, ujar F.  Wartawan F dan J telah mendatangi Propam Polres Bogor, Senin (9/3/2925) sebagai lanjutan  untuk melengkapi BAP setelah malam sebelumnya (Minggu 8/3/2025) telah dimintai keterangan oleh Paminal Polda Jabar.

Sampai berita ini ditulis belum ada pernyataan apapun dari Kapolsek Cileungsi yang dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp.

Tim

Kapolsek Cileungsi Diduga Intimidasi Wartawan Saat Razia THM

BOGOR, radarinformasi.com – Kegiatan patroli yang dilakukan Polsek Cileungsi di Ruko Metland Cileungsi pada Sabtu malam, 8 Maret 2025, hingga dini hari, diwarnai perdebatan antara Kapolsek dan seorang wartawan yang hendak meliput kegiatan tersebut. Senin (10/3)

Insiden ini terjadi saat petugas melakukan pendataan serta memberikan himbauan terkait ratusan botol minuman keras (miras) yang diamankan ke Mapolsek Cileungsi. Namun, seorang wartawan bernama Firman mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Kapolsek Cileungsi ketika berusaha meliput kegiatan tersebut.

“Kamu ngapain di sini, hah?” ujar Firman menirukan ucapan Kapolsek saat mereka berdebat di dalam ruko tempat hiburan malam (THM) yang sedang dirazia.

Firman, yang merupakan Pimpinan Redaksi Media Update Cerita Indonesia.id, juga menyebut bahwa Kapolsek menarik lengannya dan mengeluarkannya dari ruko. “Usai bertanya dengan nada kasar, saya ditarik keluar dari ruko, lalu perdebatan berlanjut,” ungkap Firman.

Menurutnya, saat mereka berada di samping motor Kapolsek yang terparkir di pinggir jalan, ia kembali mendapatkan intimidasi berupa pertanyaan dan pernyataan yang dianggap tidak pantas.

“Kamu tahu edarannya, kan? Itu makanya kita datangi ini. Semua kita datangi. Urusan kami apa, urusan kamu apa? Kami sudah mendatangi semuanya, sudah memberikan himbauan. Ini dalam proses, sudah selesai, silakan masuk. Tapi kamu nggak boleh slonong-slonong begitu!” ujar Firman menirukan perkataan Kapolsek.

Atas kejadian ini, Firman menilai Kapolsek tidak memahami profesi wartawan serta Undang-Undang Pers.”Kapolsek ini nggak paham profesi wartawan dan UU Pers. Kok arogannya banget?” tegasnya.

Firman meminta Kapolres Bogor untuk segera mengevaluasi dan mengganti Kapolsek Cileungsi karena dianggap berperilaku arogan serta mengabaikan prinsip Presisi yang digaungkan Polri. “Saya meminta Kapolres Bogor segera mengevaluasi dan mengganti Kapolsek Cileungsi. Oknum seperti ini bisa mencoreng institusi Polri. Saya juga akan melaporkan kejadian ini ke Propam,” pungkasnya.

Red

Angin Puting Beliung Terjang Indramayu, Puluhan Rumah Rusak, Beberapa Rata dengan Tanah 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (6/3/2025) malam. Bencana ini mengakibatkan puluhan rumah rusak, bahkan beberapa di antaranya rata dengan tanah. Jumat (7/3)

Berdasarkan data pemerintah kecamatan, sebanyak 91 rumah warga terdampak. Desa Pabean Ilir menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, dengan 61 rumah rusak, sementara 30 rumah lainnya berada di Desa Totoran.

Evakuasi dan Pemulihan Pascabencana 

Sebanyak tujuh warga kehilangan rumah mereka akibat amukan angin yang merobohkan bangunan hingga rata dengan tanah. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan relawan dikerahkan pada Jumat (7/3/2025) untuk membantu evakuasi dan pemulihan pascabencana.

Dengan menggunakan peralatan seperti gergaji mesin, petugas menyingkirkan pohon tumbang serta membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana, mengatakan bahwa evakuasi sudah dimulai sejak Kamis malam. “Pak Kapolres langsung menurunkan anggota setelah mendapat laporan angin puting beliung,” ujarnya.

Hingga kini, proses evakuasi masih berlanjut mengingat banyaknya rumah yang mengalami kerusakan parah. Sebanyak 30 personel Polri diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu para korban. Polres Indramayu juga mengerahkan tim kedokteran dan kesehatan untuk menangani warga yang mengalami luka maupun trauma.

Korban Luka dan Trauma 

Sedikitnya lima orang mengalami luka-luka, sementara beberapa warga, terutama lansia, mengalami trauma akibat peristiwa ini. “Ibu-ibu yang sudah sepuh kemungkinan terkejut sehingga mengalami trauma,” kata Edi.

Sementara itu, Camat Pasekan, Dedeh Nurjanah, menyatakan bahwa pemerintah kecamatan bergerak cepat dalam penanganan pascabencana. Saat ini, fokus utama adalah penanggulangan dan pemulihan. Pihaknya juga berencana mendirikan posko darurat sebagai tempat sementara bagi warga yang kehilangan rumah. “Sekarang masih dalam tahap pembangunan, kami terus berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan para korban,” ujar Dedeh.

Pemerintah dan aparat setempat terus berupaya memulihkan kondisi pasca-bencana agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polsek Citeureup Bersihkan Mako di Bulan Ramadan untuk Tingkatkan Kenyamanan Pelayanan Publik

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan publik selama bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Citeureup, Polres Bogor, Polda Jabar melaksanakan kegiatan korvei atau bersih-bersih di lingkungan Mako Polsek Citeureup pada Jumat (7/3/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Pawas Polsek Citeureup, AKP Budi Santoso, S.H., bersama anggota lainnya.

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menekankan bahwa seluruh jajaran personel Polres Bogor harus selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang nyaman dan bersih. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Fokus pada Kenyamanan dan Keamanan Masyarakat

Selain menjaga kebersihan lingkungan Mako, Polsek Citeureup juga terus memantau situasi kamtibmas, terutama bagi warga yang terdampak bencana alam. Trauma healing dan pemulihan psikologis bagi korban bencana, seperti banjir dan longsor, menjadi salah satu perhatian utama.

“Kami terus bersinergi dengan masyarakat agar dapat menangani berbagai kejadian, baik bencana alam maupun gangguan keamanan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan, masyarakat dapat segera melaporkannya untuk ditindaklanjuti,” ujar Kapolsek Citeureup, AKP Ari Nugroho, S.H., S.I.K.

Untuk meningkatkan keamanan selama bulan Ramadan, Polsek Citeureup juga mengintensifkan patroli sambang di pagi, siang, dan malam hari. Selain memberikan imbauan kamtibmas, personel juga berupaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak menyebarkan foto atau video yang mengandung unsur teror, seperti aksi bunuh diri.

Sinergi dan Peran Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas

Melalui peran aktif bhabinkamtibmas, Polsek Citeureup mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Warga diimbau segera melaporkan tindak kriminalitas atau kejadian bencana alam yang terjadi di sekitarnya.

“Kegiatan cooling system yang kami laksanakan bertujuan untuk menunjukkan kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan sinergi antara kepolisian dan warga, kita dapat menjaga kamtibmas dengan lebih efektif,” tambah AKP Ari Nugroho.

Dalam pelaksanaan tugasnya, jajaran Polri tetap mengedepankan prinsip profesionalisme dan pendekatan humanis. Konsep Buddy System juga diterapkan untuk memastikan keselamatan personel dalam bertugas serta meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Call Center Pengaduan Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan. Jika menemukan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, atau kasus seperti perdagangan orang (human trafficking), masyarakat dapat menghubungi: Call Center Polri: (021) 110 (Layanan 24 Jam) dan/atau Nomor Aduan Polres Bogor: 0812-1280-5587.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan masyarakat semakin merasa nyaman dan aman dalam menjalankan aktivitas, terutama di bulan Ramadan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Hari ke-3, Polwan Polres Bogor Dampingi Trauma Healing dan Bagikan Bantuan bagi Korban Banjir di Gunung Putri

BOGOR.radarinformasi.com – Memasuki hari ketiga pasca-banjir bandang di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, jajaran Polwan Polres Bogor bersama stakeholder terkait terus melakukan pendampingan trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Selain itu, mereka juga membagikan obat-obatan, vitamin, serta takjil untuk berbuka puasa kepada warga terdampak, Jumat (7/3/2025).

Banjir bandang yang melanda Desa Bojong Kulur terjadi pada Senin (4/3/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan luapan sungai dari arah Bekasi, yang akhirnya mengakibatkan banjir di beberapa wilayah Jabodetabek.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menginstruksikan personel Polwan untuk membantu tim medis dalam pembagian obat-obatan dan vitamin guna mencegah penyakit pasca-bencana. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan mental dan kesehatan bagi para korban, terutama anak-anak dan lansia.

Pendampingan Trauma Healing untuk Anak-Anak dan Lansia

Selain bantuan medis, Polwan Polres Bogor juga memberikan pendampingan psikososial kepada warga yang masih mengalami trauma akibat banjir bandang. Para korban, terutama anak-anak, orang dewasa, dan lansia, masih merasa ketakutan karena kondisi cuaca yang belum stabil dan kemungkinan bencana susulan.

Pendampingan dilakukan dengan cara mengajak anak-anak bermain serta berkomunikasi dengan para korban untuk mengurangi rasa cemas. Tim medis dari Urkes Polres Bogor, bersama perwakilan tenaga kesehatan dari beberapa rumah sakit di Kabupaten Bogor, turut disiagakan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat, terutama anak-anak dan lansia, agar mereka bisa kembali merasa aman dan tenang pasca-bencana. Trauma healing ini bertujuan agar mereka tidak terus-menerus dibayangi ketakutan akibat musibah yang terjadi,” ujar salah satu anggota Polwan Polres Bogor yang bertugas di lokasi.

Selain bantuan psikososial, Polwan Polres Bogor juga menyalurkan kebutuhan dasar seperti pakaian dan makanan kepada warga terdampak. Harapannya, dengan adanya pendampingan ini, para korban bisa segera pulih dari trauma dan kembali menjalani kehidupan dengan normal.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Bojong Kulur

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran dan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Bogor menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir bandang di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Kamis (6/3/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Jumat (7/3)

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis kepada perwakilan warga dari 20 RW yang terdampak bencana. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan kain selimut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H.; Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhilla, S.H., S.I.K.; Kabag Ops Polres Bogor AKP Nur Istiono, S.I.K.; Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K.; Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama Ganda Permana, S.I.K.; Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Bagus Azi Lesmana, S.I.K., M.M.; Kasat Intelkam Polres Bogor AKP Willy Yulistiyo, S.I.K., M.I.K.; Kasat Binmas Polres Bogor AKP Nimrod, S.H., M.H.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terkena bencana. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya diberikan hari ini, tetapi akan terus kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah di wilayah Kabupaten Bogor,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Indramayu Tebar Kebaikan, Ratusan Takjil Gratis Dibagikan untuk Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Suasana kebersamaan dan kepedulian begitu terasa di depan Markas Komando (Mako) Polres Indramayu, Senin (3/3/2025) sore. Menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Polres Indramayu Polda Jabar menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket takjil gratis kepada masyarakat yang melintas. Kamis (6/3)

Aksi berbagi ini menyasar berbagai lapisan warga, mulai dari pengendara, pejalan kaki, hingga jamaah yang tengah dalam perjalanan menuju masjid. Wajah-wajah bahagia pun menghiasi sore itu, menandakan betapa berarti kepedulian kecil di bulan suci Ramadan.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga ingin hadir di tengah masyarakat, berbagi kebahagiaan dan keberkahan. Semoga aksi ini membawa manfaat bagi kita semua,” ujar Iptu Junata.

Selain membagikan takjil, petugas juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengimbau masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas dan menjaga keamanan selama bulan Ramadan.

Aksi sosial ini akan terus berlanjut sepanjang bulan suci, tidak hanya oleh Polres Indramayu, tetapi juga oleh jajaran Polsek di berbagai wilayah. Harapannya, inisiatif sederhana ini dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, menciptakan lingkungan yang harmonis serta penuh kebaikan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polres Bogor Terus Pantau dan Tangani Banjir Bandang di Bojong Kulur, Dirikan Dapur Umum dan Layanan Kesehatan

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama jajaran dan berbagai pihak terkait terus melakukan pemantauan serta penanganan bencana banjir bandang yang melanda Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Kamis (6/3/2025).

Berbagai langkah telah dilakukan untuk membantu warga terdampak, termasuk pembersihan material lumpur, pendirian dapur umum, serta pos pelayanan kesehatan.

Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bogor, AKP Nutristiomo, S.I.K., dan dihadiri oleh Kapolsek Gunung Putri, AKP Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K., Danki Samapta Polda Jabar, AKP Dede Husein, S.H., serta Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, S.STP., M.Ec. D. Bersama dengan stakeholder terkait lainnya, mereka terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif.

Sejak pagi, tim Dalmas Polda Jabar, Damkar, dan SAR Rescue Kabupaten Bogor telah bergerak membersihkan lumpur di beberapa lokasi terdampak. Sementara itu, dapur umum didirikan di depan Kantor Desa Bojong Kulur untuk menyediakan makanan bagi para pengungsi.

Berdasarkan data terbaru, banjir ini berdampak pada 18 RW dengan total sekitar 4.971 kepala keluarga. Saat ini, jumlah pengungsi yang berada di posko utama tercatat sebanyak 48 orang, terdiri dari 7 anak-anak, 16 perempuan, dan 24 laki-laki.

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor serta instansi terkait untuk memastikan kondisi warga tetap aman dan proses penanganan bencana berjalan optimal. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan mengingat cuaca masih berpotensi hujan. “Kami mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan saling mengingatkan dalam menghadapi potensi bencana susulan serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sidokkes Polres Bogor dan Bid Dokkes Polda Jabar Berikan Bantuan Kesehatan bagi Korban Banjir di Bojong Kulur

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Jawa Barat turun langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir bandang di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Personel dari Tim Dokkes Polres Bogor dan Bid Dokkes Polda Jabar dikerahkan ke lokasi untuk memberikan bantuan medis, termasuk pemberian vitamin dan obat-obatan, pemeriksaan tekanan darah, serta evakuasi warga yang membutuhkan perawatan lebih lanjut ke rumah sakit terdekat.

Kasidokkes Polres Bogor, dr. Hj. Elynda Vidiyana Ekawati, MARS, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan ini akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau. “Pengecekan kesehatan sangat diperlukan karena banjir bercampur lumpur dapat menimbulkan risiko penyakit seperti demam, flu, sesak napas, serta infeksi kulit. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan monitoring terhadap kesehatan warga terdampak,” ujarnya.

Selain pengobatan, tim medis juga memberikan pendampingan trauma healing guna membantu korban secara psikologis. “Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk memberikan pengobatan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta semangat bagi para korban agar tetap sabar dan ikhlas dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Sebagai bagian dari kepolisian, lanjut dr. Elynda, tugas mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial. “Kami berharap pelayanan kesehatan ini dapat sedikit meringankan beban para korban di masa sulit ini,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk relawan dan berbagai stakeholder yang telah bekerja keras dalam memberikan bantuan.
Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Tim Dokkes Polres Bogor dan Bid Dokkes Polda Jabar ini merupakan bentuk kepedulian serta tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule