Skandal Minyakita: PT Navyta Sukses Mandiri Beroperasi Ilegal, Aparat Diduga Tutup Mata

Meskipun pemerintah, melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman, terus bekerja keras bersama kepolisian dan dinas terkait—termasuk membentuk Satgas Pangan untuk membongkar praktik kecurangan dalam produksi dan distribusi Minyak Goreng Kita—upaya ini ternyata belum sepenuhnya memberikan efek jera bagi para pelaku usaha nakal. Jumat (21/3)

Salah satu perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran adalah PT Navyta Sukses Mandiri, yang berlokasi di Kecamatan Sukaraja, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Perusahaan ini nekat menjalankan bisnis ilegal dengan mengurangi takaran Minyak Goreng Merek Minyakita. Padahal, PT Navyta Sukses Mandiri hanya memiliki izin untuk memproduksi minyak goreng merek Navia. Namun, dalam praktiknya, perusahaan ini juga melakukan produksi, pengemasan, serta distribusi Minyak Goreng bermerek Minyakita, meskipun hanya terdaftar sebagai Sub Distributor (D2) dan tidak memiliki izin produksi atau pengemasan minyak goreng tersebut.

Tidak Memenuhi Standar Produksi

Seorang kepala bidang (Kabid) di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sukabumi, bersama beberapa staf yang enggan disebutkan namanya, membenarkan temuan ini kepada tim media Radar Informasi. Bahkan, menurut S—seorang petugas verifikator Disperindag Kabupaten Sukabumi—lokasi produksi Minyak Goreng merek Minyakita milik PT Navyta hanya berupa kios kecil yang tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama petugas lain pernah memperingatkan AN, Direktur PT Navyta Sukses Mandiri, agar tidak melakukan produksi sebelum mengantongi izin resmi dari dinas terkait. Namun, peringatan tersebut tampaknya tidak diindahkan. Bahkan, hasil temuan di pasar menunjukkan bahwa Minyak Goreng merek Minyakita yang diedarkan PT Navyta hanya berkapasitas 900 ml, meskipun dikemas dalam botol berukuran 1 liter.

Dugaan Keterlibatan Aparat Penegak Hukum (APH)

Kegiatan ilegal PT Navyta Sukses Mandiri ini sebenarnya sudah diketahui oleh Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, termasuk Polsek Sukaraja dan Polres Sukabumi Kota. Hal ini diperkuat oleh informasi dari masyarakat sekitar, yang sering melihat aparat kepolisian menggunakan kendaraan dinas Polsek Sukaraja atau Polres Sukabumi Kota saat berkunjung ke gudang PT Navyta.

Ironisnya, meskipun diduga mengetahui aktivitas ilegal tersebut, pihak kepolisian justru tidak mengambil tindakan tegas. Bahkan, muncul dugaan adanya oknum aparat yang menerima koordinasi atau setoran tertentu, sehingga produksi dan pengemasan ilegal Minyak Goreng merek Minyakita ini telah berlangsung hampir satu tahun tanpa tindakan hukum.

Penyelidikan oleh Kepolisian

Setelah tim media Radar Informasi menerbitkan pemberitaan terkait kasus ini beberapa hari lalu, pihak PT Navyta akhirnya dipanggil secara resmi oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Sukabumi Kota untuk diperiksa. Sebelumnya, PT Navyta juga telah dipanggil oleh Polres Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

PT Navyta Sukses Mandiri diduga kuat telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen, sehingga merugikan masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan ini harus ditindak tegas agar praktik serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Red

Mahasiswa STIK-PTIK Laksanakan KKN di Indramayu, Bupati Lucky Hakim Berikan Pesan Motivasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pendopo Kabupaten Indramayu kedatangan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Jumat (21/3)

STIK-PTIK sendiri merupakan lembaga pendidikan kedinasan dan akademik Polri di bawah naungan Lembaga Pendidikan Polri. Perwira pendamping dari Mabes Polri, Doddy, turut mendampingi mereka dalam kegiatan ini.  

“Sebanyak 19 mahasiswa kepolisian melaksanakan KKN di Indramayu selama empat hari. Kegiatan mereka mencakup mediasi di Polres, berinteraksi dengan masyarakat di masjid, berbagi takjil, serta mengunjungi panti jompo,” katanya. Kamis (20/3)

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyambut baik kedatangan mahasiswa STIK-PTIK. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi pengalaman para mahasiswa kepolisian yang telah ditempa di berbagai daerah dengan kondisi sosial dan budaya yang berbeda. 

“Menjadi polisi bukan hal mudah. Berhadapan langsung dengan berbagai masalah di tempat dan kultur yang berbeda. Hanya orang hebat yang bisa bertahan,” tambahnya.  

Dalam diskusi bersama mahasiswa, Bupati Lucky Hakim membahas berbagai permasalahan di Indramayu, seperti anak telantar, panti jompo, kriminalitas, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta kasus pekerja migran Indonesia (PMI). Dia menekankan, polisi harus memiliki motivasi kuat dan tujuan jelas dalam menjalankan tugasnya.  

“Polisi mungkin sering tidak disukai, tetapi sangat dibutuhkan. Maka, harus bisa mengelola emosi dan menjaga sikap dalam bertugas. Seragam polisi memiliki marwah dan harapan besar dari masyarakat. Jaga image, pandai membawa diri, dan tetap profesional,” pesannya.  

Sebagai penutup, Bupati Lucky Hakim mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa STIK-PTIK atas kontribusi mereka selama berada di Indramayu. Dia juga memberikan semangat kepada para mahasiswa agar tetap teguh dalam menjalankan tugas.

“Terima kasih sudah datang, berkunjung ke pendopo, mendampingi masyarakat, membela masyarakat, mengunjungi panti jompo, dan berinteraksi langsung dengan warga. Kalian telah memberikan pengayoman luar biasa selama empat hari di sini. Mudah-mudahan angkatan 82 ini tidak melupakan Indramayu kelak ketika sudah sukses,” tutupnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kapolri Turun ke Posko Terpadu, Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat 2025

JAKARTA.radarinformasi.com – Guna memastikan kesiapan personel dalam Operasi Ketupat 2025, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Posko Terpadu Pejagan, Kabupaten Brebes, pada Rabu (19/3/2025).

Dalam kunjungannya, Kapolri didampingi oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, PJU Mabes Polri, Forkopimda, serta jajaran terkait.

Di kegiatan tersebut Kapolri menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan arus mudik dan balik lebaran berlangsung aman dan nyaman.

“Hari ini kita melaksanakan pengecekan kesiapan dari rangkaian Operasi Ketupat yang secara resmi akan kita laksanakan besok. Kami memastikan seluruh personel siap dan seluruh sarana serta prasarana pengamanan telah dipersiapkan dengan baik,” ujar Kapolri, Rabu (19/3/2025).

Saat berada di posko, Kapolri menerima paparan dari Kakorlantas terkait kesiapan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan. Selain itu, Kapolri juga memantau pengamanan arus mudik dan balik secara daring, terhubung dengan Pospam Terpadu Command Center Km 29A, Pospam Terpadu Palimanan, dan Pospam Terpadu Kalikangkung.

Diungkapkan pula bahwa tahun ini terdapat sejumlah faktor yang berpotensi meningkatkan jumlah pemudik, seperti diskon tarif tol, diskon tiket kapal, serta kebijakan work from anywhere. Oleh karena itu, Polri telah menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk penggunaan jalur tol fungsional dan penambahan rest area guna mendukung kelancaran perjalanan pemudik.

“Kami melihat potensi peningkatan arus mudik tahun ini cukup tinggi. Oleh karena itu, kami pastikan seluruh jajaran untuk tetap mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Tahun kemarin sudah baik, tahun ini harus lebih baik lagi,” jelas Kapolri.

Selain aspek pengamanan, Kapolri juga meninjau kesiapan fasilitas layanan bagi pemudik, termasuk penyediaan tempat istirahat, layanan kesehatan, serta posko layanan mudik. Hal ini dilakukan agar para pemudik dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman.

Kapolri berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan maksimal, sejalan dengan tagline mudik tahun ini, ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’. Ia juga mengingatkan agar seluruh pemudik tetap berhati-hati di perjalanan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan guna menjaga keselamatan selama perjalanan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bareskrim Ungkap Kasus Penipuan Trading, Korban Alami Kerugian Rp105 M

JAKARTA.radarinformasi.com – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus scam trading saham dan mata uang kripto. Dalam kasus ini telah dilakukan penahanan terhadap tiga tersangka, yakni AN alias Aciang alias Along, MSD, dan WZ. Rabu (19/3)

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji menjelaskan, dalam kasus ini para tersangka seolah-olah menyediakan jasa trading saham dan mata uang kripto. Mereka berupaya mendapatkan target nasabah dengan memasang iklan di Facebook.

Saat korban mengklik iklan tersebut, ujar Direktur, akan terhubung ke dalam akun WhatsApp mengaku sebagai Prof AS. Kemudian, para korban seolah-olah diajarkan cara mendapatkan keuntungan dalam treding saham dalam sebuah grup WhatsApp.

“Selanjutnya korban diarahkan bergabung ke dalam grup WhatsApp yang di dalamnya terdapat nomor whatsapp yang mengaku sebagai mentor dan sekretaris dari bisnis trading saham dan mata uang kripto dengan nama JYPRX, SYIPC, dan LEEDXS,” ujar Direktur, Rabu (19/3/25).

Korban, ujarnya Direktur, dijanjikan akan mendapatkan keuntungan atau bonus sebesar 30% sampai dengan 200% setelah bergabung dalam bisnis trading saham dan mata uang kripto tersebut. Kemudian, korban yang bergabung diarahkan untuk membuat akun pada tiga platform yang dapat diakses melalui web-based dan aplikasi Android.

“Untuk meyakinkan para korban, pelaku memberikan hadiah berupa jam tangan dan tablet kepada korban yang berinvestasi pada platform pelaku lebih dari target atau milestone,” ungkap Direktur.

Ditambahkan Direktur, para korban diarahkan pelaku untuk melakukan transfer dana ke beberapa rekening bank atas perusahaan nomine yang tertera pada platform tersebut.

“Penyidik mengidentifikasi terdapat 67 rekening yang digunakan pelaku pada beberapa bank yang ada di Indonesia,” jelas Direktur.

Brigjen Pol. Himawan menuturkan, korban mulai merasa ada kejanggalan usai adanya pemberitahuan dari pusat perdagangan JYPRX Global untuk aset digital layanan pelanggan mata uang kripto kawasan Asia Pasifik atau Indonesia untuk penghapusan akun. Lalu, jika ingin menarik dana yang telah diinvestasikan, para korban diminta melakukan transfer fee dan administrasi terlebih dahulu.

Disampaikan Brigjen Pol. Himawan, sejauh ini korban yang berhasil didatakan mencapai 90 orang dengan nilai kerugian Rp105 miliar. Penyidik pun juga terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap dua DPO.

“Penyidik telah melakukan pemblokiran dan penyitaan uang dari 67 rekening bank yang diduga merupakan penampungan hasil kegiatan sebesar Rp1.532.583.568,” ungkap Brigjen Pol. Himawan.

Para tersangka pun dijerat pasal 45 ayat 1 junto pasal 28 ayat 1 undang-undang 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 378 KUHP dan atau pasal 3, pasal 4, pasal 5, dan pasal 10 undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan atau pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Satgas Humas Operasi Ketupat 2025 Digelar, Pastikan Mudik Aman dan Nyaman

JAKARTA.radarinformasi.com – Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Satgas Humas Operasi Ketupat 2025 resmi digelar hari ini. Apel tersebut dipimpin oleh Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, yang mewakili Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho. Rabu (19/3)

Dalam amanatnya, Karopenmas menyampaikan instruksi Kadivhumas agar seluruh personel menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa tugas utama Satgas Humas adalah memastikan kenyamanan serta keamanan para pemudik selama Operasi Ketupat 2025. Satgas Humas sendiri melibatkan 43 personel.

“Hari ini telah digelar personel dan dipersiapkan berbagai perlengkapan pendukung, seperti kendaraan operasional, alat utama tugas, serta para operator yang akan mengawaki sistem kerja dalam menghadapi Operasi Ketupat,” ujar Karopenmas, Rabu (19/3/2025).

Menurutnya, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 146,47 juta orang, atau sekitar 52% dari total populasi Indonesia. Sementara itu, terdapat 126.736 objek yang menjadi fokus pengamanan selama masa mudik.

Karopenmas juga mengungkapkan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 27 dan 28 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada 5 dan 6 April 2025.
“Kami mengimbau masyarakat agar dapat mengatur waktu perjalanan dengan baik untuk menghindari kepadatan di jalur-jalur utama,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Operasi Ketupat 2025 akan resmi dimulai pada 20 Maret 2025. Apel pembukaan akan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo di Surabaya, Jawa Timur. Dalam operasi ini, sebanyak 164.295 personel gabungan akan diterjunkan, serta 2.835 posko disiapkan di berbagai titik strategis.

“Peran Humas dalam Operasi Ketupat dimulai sejak awal pelaksanaan, mendampingi kegiatan masyarakat, hingga akhir operasi. Kami juga akan berkolaborasi dengan media dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” pungkas Karopenmas.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolsubsektor Pamijahan Pimpin Ops KRYD Jelang Sahur, Patroli Gabungan Cegah Tawuran dan Balapan Liar

BOGOR.radarinformasi.com – Menjelang waktu sahur, Polsek Cibungbulang Polres Bogor Polda Jabar menggelar patroli gabungan guna mencegah aksi tawuran dan balapan liar di wilayah rawan. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa malam (18/03/2025) hingga Rabu dini hari (19/03/2025) ini melibatkan unsur Polri, Satpol PP, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol M. Heri Hermawan, mengungkapkan bahwa tawuran remaja kerap terjadi pada dini hari dan sangat meresahkan masyarakat. “Saya menginstruksikan kepada seluruh anggota untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan patroli di lokasi-lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya remaja maupun warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsubsektor Pamijahan, AKP Ali Nurdin S.H., M.Pd., menjelaskan bahwa patroli dilakukan di beberapa titik yang dianggap rawan, khususnya pada malam hingga pagi hari. “Kami menggencarkan patroli gabungan bersama Satpol PP dan warga guna mencegah aksi tawuran serta gangguan kamtibmas lainnya,” tuturnya.

Sebagai bagian dari kegiatan preventif, Bhabinkamtibmas turut melaksanakan kegiatan Cooling System Sambang untuk menjalin komunikasi dengan warga dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketertiban,” kata Bhabinkamtibmas.

Dalam kegiatan patroli sambang tersebut, petugas juga berdialog dengan warga dan petugas ronda malam di Desa Tegalwangi. Mereka menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi kejahatan seperti tawuran, perang sarung, pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga juga diimbau untuk segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian serta meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat penyelesaian masalah dan mencegah gangguan kamtibmas dengan skala yang lebih besar,” tambah Kapolsek.

Di kesempatan lain, Kasi Humas Polres Bogor, IPTU Desi Triana, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika menemukan tindakan kriminal, termasuk perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar tetapi tidak memiliki payung hukum resmi. “Kasus semacam ini masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan masyarakat bisa melaporkannya ke Call Center (021) 110 yang melayani 24 jam atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Bagikan Takjil dan Stiker, Sosialisasikan Layanan 24 Jam Call Center 110

BOGOR.radarinformasi.com – Menyambut bulan suci Ramadan sekaligus mendukung kelancaran arus mudik, Polres Bogor menggelar kegiatan pembagian takjil di sejumlah titik strategis di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Bogor dan jajaran.

Selain berbagi takjil, Polres Bogor juga membagikan stiker bertuliskan “Mudik Aman Keluarga Nyaman” yang berisi imbauan keselamatan bagi pemudik serta informasi layanan darurat Call Center 110, yang dapat diakses selama 24 jam untuk pengaduan masyarakat.

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Bogor dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Bogor.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, terutama yang sedang dalam perjalanan, tetap merasa nyaman. Melalui pembagian stiker ini, kami juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan serta menyediakan layanan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan dalam perjalanan serta merasa lebih terbantu dengan kehadiran Polres Bogor dalam menjaga keamanan selama Ramadan dan mudik Lebaran 2025.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Jelang Lebaran, Dandim 0606/Kota Bogor Hadiri Rakor Operasi Ketupat Lodaya 2025

BOGOR.radarinformasi.com– Menjelang perayaan Idulfitri 1446 H, Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos., M.Tr. (Han), menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2025. Rapat ini digelar di Aula Lt. II Parama Satwika, Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, pada Selasa (18/3).

Rakor tersebut bertujuan untuk mempersiapkan pengamanan selama perayaan Idulfitri di Kota Bogor. Operasi Ketupat Lodaya 2025 akan berlangsung mulai sebelum hingga beberapa hari setelah Lebaran. Dalam operasi ini, Polresta Bogor Kota menyiapkan satu pos terpadu di Terminal Baranangsiang, enam pos pengamanan (Pos Pam) di berbagai titik, serta dua pos wisata prioritas di Kebun Raya Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor.

Sebanyak 688 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP akan dikerahkan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idulfitri.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengapresiasi upaya Polresta Bogor Kota dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran. “Saat ini, distribusi dan pasokan bahan pokok di Kota Bogor relatif tercukupi dengan harga yang masih terjangkau,” ujar Dedie.

Selain itu, ia menyoroti perlunya koordinasi lebih lanjut terkait arus mudik, terutama dalam penempatan titik pemberangkatan agar tidak hanya terpusat di Terminal Baranangsiang.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Eko Prasetyo, mengungkapkan beberapa langkah strategis untuk mendukung kelancaran arus mudik, di antaranya:

1. Program Mudik Gratis

Polresta Bogor Kota akan memberangkatkan pemudik secara gratis pada 28 Maret 2025 (H-4 Lebaran). Warga yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftar melalui WhatsApp di nomor 0882 9492 1971.

2. Layanan Penitipan Kendaraan Gratis

Polresta Bogor Kota menyediakan tujuh titik penitipan kendaraan roda dua dan roda empat secara gratis bagi warga yang mudik. Syaratnya, pemilik kendaraan harus membawa fotokopi KTP dan STNK, mengisi buku register, serta menerima tanda bukti penitipan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp di nomor 0858 89 110 110.

Kapolresta berharap langkah-langkah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bogor selama perayaan Idulfitri.

“Semoga dua program ini bisa membantu warga agar lebih nyaman dan aman saat merayakan Lebaran,” tutup Eko Prasetyo.

Red

Kapolri Tetapkan Status Gugur dan Berikan KPLB Anumerta kepada Tiga Personel Polri

JAKARTA.radarinformasi.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga personel terbaik saat menjalankan tugas sebagai abdi masyarakat di Way Kanan, Lampung.

Ketiga personel yang gugur dalam tugas tersebut adalah:
• AKP (Anumerta) Lusiyanto, S.H. – Kapolsek Negara Batin, Way Kanan

• Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto

• Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta, S.H.

Jenazah para personel telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi dan penyelidikan lebih lanjut. Proses autopsi telah rampung dilakukan pada Senin (17/3) malam.

Sebagai bentuk penghormatan, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menetapkan status gugur dalam tugas bagi ketiga personel. Dengan status ini, mereka berhak menerima santunan dari ASABRI yang akan diberikan kepada ahli waris masing-masing.

Selain itu, Kapolri juga memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada ketiganya sebagai penghargaan atas pengabdian mereka:

• AKP (Anumerta) Lusiyanto, S.H. – sebelumnya berpangkat Iptu, dinaikkan menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP).

• Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto – sebelumnya berpangkat Bripka, dinaikkan menjadi Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda).

• Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta, S.H. – sebelumnya berpangkat Bripda, dinaikkan menjadi Brigadir Polisi Satu (Briptu).

Prosesi Pemakaman

Hari ini, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda:

• Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta, S.H. akan dimakamkan di Bandar Lampung.

• AKP (Anumerta) Lusiyanto, S.H. dan Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto akan dimakamkan di Way Kanan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengajak seluruh personel Polri untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami mengimbau kepada seluruh personel Polri, khususnya yang beragama Islam, untuk melaksanakan salat gaib bersama di wilayah masing-masing sebagai bentuk penghormatan terakhir,” ujar Brigjen Trunoyudo dalam konferensi pers, Selasa (18/3).

Sementara itu, Polda Lampung masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa ini. Informasi lebih lanjut akan disampaikan sesuai dengan perkembangan yang ada.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cileungsi Selidiki Pembobolan Mesin ATM di Toko Ceria Mart

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cileungsi tengah menyelidiki kasus pembobolan mesin ATM milik Bank BRI yang terjadi di dalam Toko Ceria Mart, yang berlokasi di Jalan Palem Raya, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kejadian tersebut pertama kali diketahui pada Senin, 17 Maret 2025, sekitar pukul 06.45 WIB.

Kapolsek Cileungsi, Kompol H. Edison, S.H., menjelaskan bahwa kejadian bermula saat saksi DS, yang merupakan kepala toko, tiba di lokasi sekitar pukul 06.20 WIB. Ia menunggu kedatangan saksi lainnya, I, yang bekerja sebagai kasir di toko tersebut. Sekitar 20 menit kemudian, saksi I tiba dan menyerahkan kunci toko kepada DS. Saat DS membuka pintu toko, saksi I melihat bahwa mesin ATM dalam kondisi berantakan.

Setelah masuk ke dalam toko, kedua saksi menemukan mesin ATM sudah dalam keadaan rusak, dengan bekas congkelan dan las. Selain itu, ditemukan pula alat-alat yang diduga digunakan pelaku, seperti mesin las, tabung gas LPG ukuran 3 kg, dan tabung oksigen. Menyadari adanya dugaan tindak pencurian, mereka segera melaporkan kejadian ini kepada atasan mereka, yaitu RS selaku supervisor dan SR selaku manajer.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mencatat beberapa kerusakan, di antaranya plafon toko yang jebol, bekas jejak kaki di dinding bagian dalam, serta mesin ATM yang mengalami kerusakan parah dengan bekas congkelan dan las. Uang tunai sebesar Rp150 juta yang berada di dalam mesin ATM dinyatakan hilang.

Selain itu, pihak kepolisian menemukan sejumlah barang bukti di lokasi, antara lain satu set alat las, linggis, obeng, senter, tang, tabung oksigen berwarna putih, serta tabung LPG 3 kg. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan bukti tambahan, termasuk kemungkinan adanya rekaman CCTV, serta menggali keterangan dari saksi lainnya. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dalam kondisi aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule