Polda Jabar Ungkap Kasus Joki UTBK Gunakan Dokumen Palsu

BANDUNG.radarinformasi.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus penipuan dan pemalsuan dokumen yang terkait dengan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di salah satu kampus di Jawa Barat. Jumat (9/5)

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah panitia ujian mencurigai salah satu peserta berinisial F.R.B. Setelah dilakukan klarifikasi, diketahui bahwa F.R.B bukanlah peserta asli, melainkan seorang joki yang mengikuti ujian menggantikan peserta sebenarnya.

“Dalam penyelidikan, kami mengamankan tiga orang tersangka, yaitu A.S., M.T.S., dan F.R.B. Modus yang digunakan adalah dengan memalsukan sejumlah dokumen seperti KTP, fotokopi ijazah, dan kartu peserta ujian. Dokumen palsu tersebut digunakan untuk mendaftar melalui portal resmi SNPMB Kemendikbud dan dipakai saat pelaksanaan UTBK,” ujar Kombes Hendra Rochmawan.

A.S. diduga sebagai otak pelaku yang memalsukan dokumen. Dokumen tersebut kemudian diserahkan kepada M.T.S. untuk diberikan kepada F.R.B., yang berperan sebagai joki ujian. Namun, aksi mereka gagal setelah panitia menemukan ketidaksesuaian identitas saat pelaksanaan ujian.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain tiga unit handphone, satu laptop, satu printer, dua KTP palsu, dua lembar print out ijazah, tiga lembar kartu peserta ujian, dan satu fotokopi KTP atas nama F.R.B.

Ketiga tersangka kini telah ditahan di Polda Jawa Barat dan dijerat dengan Pasal 94 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan serta Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, dengan ancaman hukuman penjara hingga enam tahun.

Kabid Humas Polda Jabar mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik kecurangan serupa dan menekankan pentingnya kejujuran serta integritas dalam setiap proses seleksi pendidikan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor dan Polresta Bogor Kota Ungkap Kasus Premanisme: 9 Pelaku Diamankan, 109 Kendaraan Disita

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana premanisme yang meresahkan masyarakat. Dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (9/5/2025) siang di Lapangan Apel Mako Polres Bogor, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya press release. Turut hadir Bupati Bogor Rudy, S.Si., Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, S.H., dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, S.H.

Dalam pengungkapan ini, sebanyak sembilan orang pelaku berhasil diamankan. Mereka diduga terlibat dalam berbagai tindakan kriminal seperti pemerasan, perampasan, dan pencurian kendaraan bermotor dengan modus mengaku sebagai petugas leasing atau “mata elang”. Beberapa pelaku juga diketahui melakukan pungutan liar terhadap pedagang kaki lima di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Barang bukti yang berhasil disita dari para pelaku mencakup 109 unit kendaraan roda dua dan satu unit kendaraan roda empat. Rinciannya, 82 unit roda dua berasal dari wilayah hukum Polres Bogor, sedangkan 26 unit roda dua dan satu unit roda empat dari wilayah hukum Polresta Bogor Kota. Polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa plat nomor kendaraan, kunci motor, kaca spion, senjata tajam jenis golok, laptop, serta uang hasil pemerasan sebesar Rp76,5 juta.

Para pelaku menjalankan aksinya dengan menghentikan pengendara motor secara paksa dan mengaku sebagai petugas leasing. Korban dipaksa menandatangani surat serah terima kendaraan, yang kemudian disimpan oleh pelaku di gudang tersembunyi di wilayah Gunung Putri dan Bogor Utara.

Aksi pungutan liar dilakukan oleh pelaku yang mengatasnamakan kelompok paguyuban “Suka Tani” dan “PPKLBP”. Mereka secara paksa menarik uang sebesar Rp5.000 per hari dari pedagang kaki lima, dan telah mengumpulkan lebih dari Rp40 juta selama satu tahun terakhir.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 335, 368, 363, 372, 378, 480, dan/atau 481 KUHP, dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini untuk memburu pelaku lain yang masih berkeliaran. “Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik premanisme di wilayah hukum Polres Bogor,” tegasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Dramaga dan Forkopimcam Razia Miras Siang Bolong, Wujudkan Keamanan dan Ketertiban

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Dramaga, di bawah jajaran Polres Bogor, kembali menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Jumat (9/5/2025).

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana, S.H., M.H., bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Dramaga ini berhasil mengamankan sejumlah barang bukti miras, di antaranya jenis ciu, arak Bali, dan miras leci.

Kapolsek IPTU Desi Triana, didampingi anggota dan personel dari Satpol PP Kecamatan Dramaga, langsung mengangkut barang bukti menggunakan kendaraan operasional. Seluruh barang bukti kini diamankan di Mako Polsek Dramaga untuk proses lebih lanjut.

Dalam keterangannya, IPTU Desi Triana menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penertiban guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Dramaga. “Selama saya menjabat, kami akan konsisten dalam menciptakan ketertiban dan keamanan di wilayah ini demi kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Dramaga Atep Sumaryo, S.H., M.M.H., menyatakan bahwa pihak Forkopimcam akan terus bersinergi bersama Polsek dan Koramil dalam memberantas penyakit masyarakat, khususnya peredaran miras. “Kami berharap tidak ada lagi peredaran miras seperti ciu di wilayah Kecamatan Dramaga,” tegasnya.

Danramil 2115 Ciomas, Mayor CKE (K) Zurnalita, turut menambahkan bahwa pihaknya siap bekerja sama menertibkan penyakit masyarakat untuk mencegah potensi konflik, seperti tawuran pelajar, mengingat wilayah Dramaga menjadi jalur lalu lintas dari berbagai daerah sekitar seperti Ciampea, Ciomas, dan Kota Bogor.

Sementara itu, Kanit Satpol PP Kecamatan Dramaga, M. Dodoy Hudaya, M., juga menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan razia tersebut. “Kami siap mendukung upaya Polsek Dramaga dan Forkopimcam dalam menjaga ketertiban umum serta mengantisipasi kejahatan dan kenakalan remaja, agar wilayah ini tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polda Jabar Tangkap 145 Pelaku Premanisme Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025

JAWABARAT.radarinformasi.com – Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap 145 pelaku premanisme dalam pelaksanaan Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang digelar sejak 1 Mei lalu. Operasi ini memang menyasar aksi-aksi premanisme yang dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Jabar. Jumat (9/5)

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H. mengatakan, berdasarkan data hingga hari kedelapan, 36 dari 145 adalah yang sudah ditargetkan. Sebab, sebelumnya ada 44 yang sudah ditargetkan oleh penyidik. 

“36 dari 44 target operasi berhasil diungkap atau setara dengan 81,82 persen dari total target yang ditetapkan,” ujar Irjen Rudi Setiawan, Jumat (9/5/25).

Menurutnya, kepolisian juga mengamankan 109 pelaku non-target dan mencatat 98 korban. Selain itu, Polda Jabar sudah menangani 99 kasus premanisme yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk terminal, pasar tradisional, proyek pembangunan, hingga kawasan sengketa tanah dan hiburan malam.

Beragam barang bukti berhasil disita, antara lain 42 bilah senjata tajam, 1 airsoft gun, 15 sepeda motor, 4 mobil, 8 ponsel, 46 dokumen, dan uang tunai sebesar Rp 1.320.500.

“Operasi ini melibatkan 935 personel, terdiri dari 185 anggota Polda dan 750 anggota dari satuan wilayah jajaran,” ujar Kapolda.

Ditegaskan Kapolda Jabar, operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat.

“Polda Jabar serius dan konsisten dalam menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan warga. Operasi ini tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan melalui kegiatan intelijen dan pembinaan masyarakat. Kami juga menyasar pelaku-pelaku yang beroperasi secara digital,” jelasnya.

Ia menambahkan, Polda Jabar berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Selain itu, membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar lebih berani melapor bila mengalami atau menyaksikan aksi premanisme.

“Polda Jabar optimistis dapat menuntaskan operasi ini dengan hasil maksimal, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Barat,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan Operasi Pekat II, Ditreskrimum Polda Jabar bersama satuan wilayah juga berhasil mengungkap sejumlah kasus pemerasan dan pungli yang dilakukan oleh pelaku premanisme di berbagai lokasi. Di antaranya, pengungkapan praktik pungli di Pasar Caringin Kota Bandung yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang memaksa sopir kendaraan niaga membayar uang parkir tanpa dasar hukum, serta aksi premanisme penjualan minuman secara paksa. Di Ciamis, Polisi menangkap sekelompok pelaku yang melakukan kekerasan terhadap orang dan barang di Pasar Ramadan, yang sempat viral di media sosial.

Selain itu, dalam unjuk rasa Hari Buruh (Mayday) di Taman Dago Kota Bandung, seorang mahasiswa diamankan karena membawa senjata tajam dan tongkat pemukul serta terjadi pengrusakan berat yang dilakukan 3 pelaku terhadap mobil patroli milik Polsek Kiaracondong dan tersangka kini ditahan di Mapolda Jabar.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menuturkan, di wilayah Subang premanisme juga terungkap di kawasan industri Smartpolitan dan pabrik keramik, di mana sopir logistik dipaksa membayar pungutan keamanan fiktif. Kasus serupa terjadi di Pasar Bogor, dengan modus penjualan kue secara paksa kepada pedagang, yang dilakukan oleh pelaku dengan rekam jejak panjang dalam kegiatan pungli. Bahkan, praktik pungutan parkir liar yang dikendalikan oleh individu bersenjata tajam juga berhasil dibongkar di sekitar Cafe Bajawa, Kota Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pergantian Jabatan Strategis di Polres Indramayu: Wakapolres, Kasat Reskrim, dan Kapolsek Kedokan Bunder Resmi Berganti

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) di Lapangan Apel Mapolres Indramayu pada Jumat pagi (9/5/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Kapolres AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sejumlah jabatan penting resmi berganti dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, jabatan Wakapolres yang sebelumnya dijabat Kompol Ryan Faisal, S.I.K., kini diserahkan kepada Kompol Meilawaty, S.H., S.I.K., M.M. Sementara posisi Kasat Reskrim berpindah dari AKP Hillal Adi Imawan, S.I.K. kepada AKP Muchammad Arwin Bachar, S.T.K., S.I.K. Sedangkan pucuk pimpinan di Polsek Kedokan Bunder kini diemban oleh Ipda Eryana, menggantikan Ipda Tasim, S.IP.

Dalam amanatnya, Kapolres Ari menekankan bahwa mutasi dalam institusi Polri merupakan hal yang lumrah dan dibutuhkan sebagai bagian dari strategi organisasi untuk menjaga dinamika dan performa pelayanan kepada masyarakat.

“Rotasi jabatan merupakan langkah penyegaran agar roda organisasi tetap bergerak dinamis. Kepada pejabat yang baru dilantik, saya harap dapat segera menyesuaikan diri, bekerja maksimal dan menunjukkan kinerja presisi demi keamanan wilayah,” ujar Kapolres.

Ia juga mengingatkan pentingnya respons cepat terhadap kondisi wilayah dan tuntutan tugas, demi pelayanan prima kepada publik. Sertijab ini, kata dia, diharapkan semakin memperkuat kerja sama internal dan mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Senada dengan itu, Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

“Laporkan setiap potensi gangguan kamtibmas. Kami membuka layanan pengaduan cepat melalui ‘Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU’ lewat WhatsApp di 081999700110 atau call center 110,” tuturnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Wartawan Tempo Dibanting Polisi saat Liput Demo, Komisi III: Polri Harus Tindak Pelaku

JAKARTA.radarinformasi.com – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Abdullah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas oknum polisi yang membanting Wartawan Tempo saat melakukan peliputan aksi peringatan Hari Buruh di Semarang. Kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan. Sabtu (3/5)

Abdullah mengatakan, tindakan oknum polisi itu tidak boleh dibiarkan, karena telah mengancam kebebasan pers. Sebab, oknum polisi itu telah melakukan kekerasan, dengan cara menarik, memiting, memukul, dan membanting Wartawan Tempo Jamal Abdun Nashr.

Padahal, kata Abdullah, Jamal sudah menunjukkan ID persnya, namun tetap saja sang wartawan ditarik dan dibanting. Bahkan, oknum polisi itu memaksa Jamal menghapus rekaman video di ponselnya. Jamal memang sempat merekam tindakan aparat yang tidak manusiawi terhadap peserta demo yang ricuh di Semarang, Kamis (1/4/2025).

“Ini jelas ancaman bagi para wartawan. Mereka bekerja dilindungi undang-undang. Kekerasan terhadap wartawan harus dihentikan. Pelaku harus ditindak,” ucapnya, Jumat (2/5/2025).

Abdullah menegaskan bahwa polisi seharusnya tidak bersifat arogan. Mereka tidak boleh seenaknya melakukan tindakan kekerasan. Apalagi secara jelas wartawan itu sudah menunjukkan ID persnya.

Oleh karena itu, Abdullah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memindak tegas oknum polisi yang telah melakukan kekerasan terhadap wartawan. Propam harus bertindak cepat melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi yang telah melakukan pelanggaran.

“Kapolri harus menindak tegas anak buahnya yang melanggar aturan. Kekerasan terhadap wartawan tidak boleh dibiarkan. Ketegasan kapolri akan menjadi pelajaran bagi polisi yang lain agar tidak melakukan kekerasan,” bebernya.

Legislator asal Dapil Jawa Tengah VI itu berharap tindak kekerasan itu tidak terjadi lagi kepada para wartawan. Wartawan harus dilindungi dalam menjalankan tugasnya yang diatur khusus dalam undang-undang.

Pemerintah harus mempunyai perhatian serius terhadap kasus-kasus kekerasan yang terjadi kepada wartawan. Menurut Abdullah, kekerasan terhadap jurnalis sangat sering terjadi. Tentu, hal itu akan mengancam demokrasi di Indonesia, karena media adalah salah satu pilar demokrasi.

Menurut Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, terdapat 73 kasus kekerasan terhadap jurnalis dan media sepanjang 2024. Kekerasan ini meliputi berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik hingga serangan digital.

Kemudian Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mencatat 87 serangan terhadap jurnalis, media, dan narasumber sepanjang 2023. Komnas Perempuan juga mencatat peningkatan kasus kekerasan terhadap jurnalis, termasuk kekerasan berbasis gender yang dialami jurnalis perempuan.

“Harus ada gerakan nyata untuk melindungi wartawan dari tindak kekerasan. Kami berharap tidak ada lagi wartawan yang menjadi korban kekerasan,” pungkas Abdullah.

Red

Polres Indramayu Gelar Doa Bersama Walimatussafar untuk Anggota Calon Jamaah Haji

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Keluarga besar Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, mengadakan doa bersama dalam rangka Walimatussafar sebagai bentuk penghormatan dan dukungan spiritual bagi anggota dan keluarganya yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi. Sabtu (3/5)

Kegiatan religius ini berlangsung khidmat di Masjid Baitul Hidayah Polres Indramayu pada Jumat pagi (2/5/2025), dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Indramayu Ny. Rini Ari Setyawan.

Turut hadir dalam acara ini Wakapolres Kompol Ryan Faisal, S.I.K., jajaran pejabat utama Polres, para Kapolsek, perwira, anggota Bhayangkari, hingga keluarga calon jamaah haji.

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan sambutan dari Kapolres. Dalam pesannya, AKBP Ari Setyawan mengungkapkan rasa syukur atas keberangkatan anggota yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Ia berharap seluruh jamaah diberi kesehatan, kelancaran, dan dapat kembali sebagai haji yang mabrur.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Muhammad Zaki, S.Ag., M.Ag., sebagai bentuk permohonan keselamatan dan keberkahan dalam perjalanan ibadah haji.

Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dukungan moril dari Kapolres dan seluruh keluarga besar Polres Indramayu kepada para calon jamaah.

“Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya ikatan kekeluargaan di lingkungan Polres, serta momentum untuk memperkuat nilai spiritual di tengah tugas kepolisian,” ujar AKP Tarno.

Ia juga berharap agar seluruh jamaah haji dari jajaran Polres dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk dan kembali dalam keadaan sehat.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Hardiknas 2025: Kapolres Bogor Tegaskan Komitmen Polri untuk Dunia Pendidikan

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, pada Jumat pagi (2/5/2025). Sabtu (3/5)

Kehadiran Kapolres dalam upacara ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan membentuk generasi muda yang cerdas serta berkarakter. Tahun ini, upacara mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Upacara dimulai pukul 07.40 WIB dan berlangsung khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si. Acara turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor, tokoh masyarakat, pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya, Kapolres Bogor menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi dalam membangun bangsa. Ia juga menyatakan bahwa tanggung jawab menciptakan pendidikan yang berkualitas adalah milik bersama, termasuk institusi Polri.

“Kami mendukung penuh setiap upaya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Semoga momentum Hari Pendidikan Nasional ini menjadi pemicu semangat untuk terus memperbaiki dunia pendidikan di Indonesia,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertunjukan marching band, senam sehat bersama, serta pertunjukan musik kolosal sebagai simbol semangat kebersamaan dalam memperingati Hardiknas 2025.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Pimpin Upacara Sertijab Kapolsek dan Kenaikan Pangkat Pengabdian

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) para Kapolsek jajaran serta Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian TMT 1 April 2025. Upacara berlangsung khidmat di Aula Sanika Satyawada Polres Bogor, pada Senin, 28 April 2025. Rabu (30/4)

Upacara tersebut diikuti oleh para pejabat utama, Kapolsek jajaran, para perwira, serta seluruh personel Polres Bogor. Hadir pula personel yang melaksanakan sertijab dan anggota yang menerima kenaikan pangkat pengabdian.

Dalam pelaksanaannya, Kabag SDM Polres Bogor, Kompol Yudi Kusyadi, S.H., bertindak sebagai Perwira Upacara, sementara Kanit Lantas Polsek Megamendung, Ipda Resi Pamungkas, S.H., memimpin sebagai Komandan Upacara.

Adapun jabatan yang diserahterimakan meliputi Kapolsek Cariu, Ciawi, Parung, Cibinong, Nanggung, Megamendung, dan Dramaga. Prosesi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, empat anggota Polres Bogor menerima kenaikan pangkat pengabdian sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama masa tugasnya.

Dalam amanatnya, AKBP Rio Wahyu Anggoro menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pejabat dan personel atas dedikasi mereka. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, serta semangat pengabdian sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Polri untuk Masyarakat”, ujar Kapolres, seraya mengajak seluruh jajaran untuk terus bersinergi dengan instansi dan stakeholder terkait.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Tinjau Sarana Prasarana untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama Polres Bogor, melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana di lingkungan Polres Bogor, Senin (tanggal kegiatan jika ada).

Pengecekan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Bogor untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. AKBP Rio secara teliti memeriksa berbagai fasilitas dan peralatan pendukung operasional.

“Kesiapan sarana dan prasarana yang memadai sangat penting untuk menunjang kinerja personel serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menerima pelayanan,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro di sela kegiatan.

Ia menambahkan, Polres Bogor ingin memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi prima, sehingga masyarakat dapat merasa puas, aman, nyaman, dan terlayani dengan baik.

Melalui kegiatan ini, Polres Bogor menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan berinovasi dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang cepat, transparan, dan humanis, sejalan dengan program Polri Presisi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule