INDRAMAYU.radarinformasi.com – Publik kini mulai mendapat gambaran tentang sosok calon bupati Indramayu, Lucky Hakim, setelah Efendi, seorang yang dekat dengannya, membeberkan sejumlah fakta. Kamis (7/11)
Efendi mengungkapkan bahwa selama ini, peran Lucky Hakim dalam kancah politik diwarnai oleh perbedaan antara perkataannya dan realitas. Ia meminta warga Indramayu agar tidak tertipu dalam memilih pemimpin.
Mantan Wakil Ketua Badan Pemenangan Partai Gerindra Kabupaten Indramayu ini menjelaskan sejumlah masalah terkait Lucky Hakim, termasuk proyek-proyek yang mangkrak dan pengunduran diri Lucky dari posisi Wakil Bupati dengan “mahar” sebesar Rp 2,5 miliar.
Efendi menyebutkan adanya 26 proyek bermasalah yang menjadi temuan BPK dan melibatkan Lucky Hakim saat menjabat. Ia juga mengungkapkan bahwa Lucky Hakim menerima uang Rp 2,5 miliar ketika mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu.
Pernyataan ini disampaikan oleh Efendi pada Kamis (7/11/2024) kepada media sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masa depan Indramayu, terutama menjelang pencalonan Lucky Hakim sebagai Bupati di Pilkada 2024.
“Saya menyampaikan ini demi menyelamatkan Indramayu, agar masyarakat tidak salah memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan,” tegas Efendi.
Efendi menyatakan dirinya memahami perjalanan karir dan rekam jejak Lucky Hakim sejak Pilkada 2020, mengingat posisinya sebagai mantan Wakil Ketua Badan Pemenangan Kepala Daerah DPC Gerindra Indramayu serta kedekatannya dengan Lucky.
Menurut Efendi, pengunduran diri Lucky sebagai Wakil Bupati bukanlah karena alasan yang diungkapkan sebelumnya, tetapi lebih bermotifkan transaksi. Ia mengatakan, Lucky menerima uang dari pihak yang diperkirakan akan menggantikannya.
“Saya tidak perlu menyebutkan siapa yang memberikan, tapi media mungkin sudah mengetahui. Alasan mundur karena ingin bersih dari gaji buta itu omong kosong,” ujar Efendi.
Efendi mengaku siap mempertanggungjawabkan pernyataannya dan bahkan siap menghadapi konsekuensi hukum jika permasalahan ini sampai ke ranah hukum. Ia menyatakan akan mengungkap lebih banyak fakta jika diperlukan.
“Apa yang saya katakan sudah saya pertimbangkan dengan matang. Saya siap menghadapi konsekuensinya,” tutup Efendi.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Douglas H Lumbantobing melaporkan kasus dugaan pengeroyokan terhadap dirinya ke Polres Tapanuli Utara dengan Nomor: STTLP/210/XI/2024/SPKT/POLRES TAPANULI UTARA/POLDA SUMUT, Sabtu (2/11/2024) dinihari.
Hal ini dikatakan Kuasa Hukumnya Rudi Zainal Sihombing, S.H.,M.H., kepada wartawan, menurut Rudi kejadian berawal ketika Douglas H Lumbantobing bersama rombongan melintas di pasar Simangumban, Desa Simangumban Jae, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.
Kemudian para terlapor yang sedang berada di pinggir jalan pasar Simangumban meneriaki Douglas H Lumbantobing bersama rombongan dengan mencaci maki serta mengatakan “JTP DO HAMI, MAHUA HAROA BUJANGINAM”.
Kemudian pelapor Douglas H Lumbantobing bersama rombongan mendatangi para terlapor dan menanyakan maksud dari perkataan terlapor tersebut, namun secara tiba tiba terlapor RT langsung memukul Douglas H Lumbantobing dengan menggunakan tangan berkali – kali, serta mengambil batu dan sebatang kayu yang langsung memukul bagian kepala dan punggung Douglas H Lumbantobing.
“Kemudian terlapor MD dan RAS datang dan juga melakukan penganiayaan kepada Douglas H Lumbantobing dengan cara memukul serta mencakar Douglas H Lumbantobing. Akibat dari kejadian tersebut, korban atas nama Paskah Simon Silaban dan Saut M N Panjaitan yang juga merupakan rombongan dari pada pelapor turut mengalami penganiayaan dan mengalami luka-luka,” terangnya.
“Atas kejadian ini, terlapor atau pelaku bisa dikenakan sanksi pelanggaran Tindak Pidana Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP Subsider 351, dengan ancaman hukuman lima tahun enam bulan penjara,” jelas Rudi Zainal Sihombing, S.H.,M.H.
Douglas Tobing, salah satu korban keganasan tim pendukung JTP-Dens, dalam kesempatan itu memperlihatkan kepada wartawan bekas luka lebam di siku kiri, leher bagian belakang serta kepala dampak penyerangan dari massa paslon nomor urut 2 terhadapnya.
“Saya dihantam pakai balok oleh mereka sehingga membuat beberapa bagian tubuh saya mengalami luka. Lebih parahnya lagi terjadi penyerangan terhadap rekan kami sesama satgas, saat awal penyerangan oleh mereka dengan memakai kunci roda,” katanya.
“Douglas mengaku segera akan melakukan visum ke Rumah Sakit dan melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polres Taput,” terang Douglas.
“Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Dan tentunya kalau mereka jual, kami beli,” tegasnya.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Beredar luas di media sosial Facebook dan beberapa media online lokal, berita yang menarasikan pengeroyokan yang dilakukan pendukung paslon Bupati/Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) nomor urut 1 Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat terhadap pendukung paslon nomor urut 2 JTP-DENS pada Pilkada Taput. Jumat (1/11)
Dipastikan, berita pengeroyokan sebagimana yang disampaikan melalui media sosial dan media online tersebut tidak benar, sepihak dan ditujukan untuk mendiskreditkan paslon Satika-Sarlandy.
“Bahwa sebagaimana berita yang beredar di media sosial dan masyarakat, bukanlah pengeroyokan. Akan tetapi merupakan upaya yang dilakukan oleh pendukung pasangan calon Bupati Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat untuk melindungi paslon dari upaya mencelakai dan/atau percobaan pembunuhan paslon Satika-Sarlandy. Sebelum terjadinya insiden bentrok, tim JTP-DENS yang terlebih dahulu melakukan penyerangan,” jelas Sekretaris Umum Pemenangan Satika-Sarlandy, Doppak Hutasoit didampingi Tim Hukum Satika-Sarlandy kepada sejumlah awak media dalam konferensi pers Jumat (01/11/2024) sore di Tarutung.
Doppak Hutasoit menjelaskan, bahwa pada Rabu 30 Oktober 2024 sekitar pukul 22.00 WIB, iring-iringan mobil paslon Satika-Sarlandy dan para pendukung baru pulang dari acara kampanye di Muara Tolang Desa Dolok Saut, Kecamatan Pahae Jae. Rombongan hendak menuju rumah salah satu pendukung Satika-Sarlandy untuk jamuan makan.
Saat hendak menuju rumah salah seorang pendukung Satika-Sarlandy tersebut, para simpatisan paslon JTP-DENS menyoraki rombongan paslon Satika-Sarlandy dengan mengeluarkan kata-kata kotor, namun tidak dihiraukan dan terus saja menuju rumah tujuan.
Setelah itu, pada saat rombongan Satika-Sarlandy hendak pulang ke kediaman di Kecamatan Sipoholon, tepatnya di Simpang Jalan Lintas Sumatera Pahae Jae, sekumpulan simpatisan JTP-DENS kembali menyoraki dan mengucapkan kata-kata kotor kepada Satika-Sarlandy.
“Mereka kembali memprovokasi dan melontarkan kata-kata kotor, namun kami tetap tidak meladeni dan terus berjalan,” kata Doppak.
Selanjutnya dalam perjalanan pulang, sebuah mobil branding JTP-DENS melaju dengan kecepatan tinggi berusaha melewati iring-iringan mobil paslon Satika-Sarlandy sambil melontarkan kata-kata kotor. Dengan kecepatan tinggi, mobil branding tersebut terus berusaha melewati iring-iringan hingga hampir mendekati mobil yang ditumpangi kandidat calon Bupati Satika Simamora dan mobil Sarlandy Hutabarat.
“Melihat gelagat mobil branding JTP-DENS tersebut yang berusaha mendekati mobil yang ditumpangi paslon Satika-Sarlandy, tentu kami menduga ada upaya untuk mencelakakan, bahkan rencana pembunuhan terhadap paslon Satika-Sarlandy,” kata Doppak.
Oleh karena peristiwa aneh dan sangat mencurigakan tersebut, beberapa mobil dalam iring-iringan Satika-Sarlandy berupaya menghentikan laju mobil branding JTP-DENS tersebut dan menghentikannya.
“Namun karena 4 orang simpatisan JTP-DENS yang berada di dalam mobil branding JTP-DENS tersebut dalam keadaan mabuk dan melakukan perlawanan, pertikaian pun tidak bisa dihindari. Dan, keempat orang tersebut kemudian melarikan diri dari lokasi terjadinya insiden,” kata Doppak.
Ternyata setelah 4 orang yang dalam kondisi mabuk tersebut melarikan diri, rupanya untuk memanggil para simpatisan JTP-DENS lainnya yang sepertinya sudah mempersiapkan diri untuk menyerang iring-iringan Satika-Sarlandy.
Selanjutnya di Jalan Lintas Desa Sitompul, tampak mobil branding IPK sedang parkir di pinggir jalan dan sejumlah orang diduga anggota ormas IPK berdiri sambil memegang senjata berupa balok kayu.
“Namun melihat iring-iringan kami cukup ramai, mereka kemudian kembali melakukan provokasi dengan melontarkan kata-kata kotor. Rombongan memilih tetap tenang dan melanjutkan perjalanan pulang ke Sipoholon. Patut diduga, kejadian tersebut terjadi bukan secara spontan. Upaya menyerang kandidat Satika-Sarlandy sudah direncanakan sebelumnya,” kata Doppak.
Sultan Sihombing, SH dari Tim Hukum Satika-Sarlandy menambahkan, bahwa simpatisan dan pendukung JTP-DENS selalu melakukan provokasi pada setiap agenda kampanye paslon Satika-Sarlandy di sejumlah titik lokasi.
Seperti kegiatan kampanye Satika-Sarlandy di Kecamatan Sipoholon, Simangumban, dan Kecamatan Pahae Jae. Provokasi tersebut terjadi secara berulang dan tersistem.
“Kami menduga, pada setiap kejadian, termasuk insiden bentrok di Pahae Jae, sudah ada komando yang diberikan untuk menciptakan kericuhan pada setiap agenda paslon Satika-Sarlandy,” kata Sultan.
TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Dukungan mengalir dari masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi untuk pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Hairan-Amin. Hal ini terlihat dalam sebuah dialog akrab yang digelar di kediaman salah satu tokoh masyarakat kecamatan Tebing Tinggi, di mana warga antusias menyambut dan mendukung program unggulan serta Visi-Misi yang di paparkan cabup Hairan. Kamis (31/10)
Dalam pertemuan tersebut, Cabup H. Hairan, SH, memaparkan program unggulan serta Visi-Misi yang menitik beratkan pada keberpihakan terhadap rakyat. Program-program yang diusulkan, seperti peningkatan layanan kesehatan, pendidikan yang berkualitas, serta pengembangan ekonomi lokal, mendapatkan respons positif dari warga yang hadir.
Hairan juga menegaskan komitmennya untuk bekerja bersama masyarakat dalam membangun Tanjung Jabung Barat yang lebih sejahtera dan maju.
Sebelum mengakhiri acara, masyarakat Tebing Tinggi secara kompak menyatakan dukungannya dengan menyanyikan yel-yel penyemangat sambil mengacungkan simbol tiga jari, tanda dukungan mereka terhadap paslon nomor urut 3 Hairan-Amin
“Kami siap mendukung dan memenangkan paslon nomor 3, Hairan-Amin untuk Tanjab Barat yang lebih baik,” seru salah seorang warga, Rabu (30/10/24).
Dengan semangat yang tinggi, masyarakat Tebing Tinggi berharap pasangan Hairan-Amin mampu membawa perubahan yang nyata bagi Tanjung Jabung Barat.
“Hairan-Amin!, Perubahan, Nomor Tiga!, Menang, Menang, Menang,” teriak masyarakat saling bersahutan.
TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Para nelayan di Parit 3 kelurahan kampung nelayan menyambut hangat kedatangan Calon Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Ustad Amin, yang datang untuk penuhi undangan berdialog dan menyampaikan solusi buat nelayan serta Program Unggulan dan visi-misi dari pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Hairan-Amin. Kamis (31/10)
Dialog ini menjadi kesempatan bagi para nelayan untuk menyuarakan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, termasuk akses permodalan, bantuan alat tangkap, serta peningkatan hasil tangkapan, Rabu (31/10/2024).
Dalam kesempatan itu, Ustadz Amin memaparkan berbagai program unggulan yang akan diperjuangkan, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan nelayan dan kemudahan akses fasilitas penunjang aktivitas melaut.
Para nelayan merasa lega karena paslon nomor 3 Hairan-Amin tidak hanya memahami persoalan mereka, tetapi juga menawarkan solusi konkret yang dirasa akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup mereka.
“Terima kasih kepada Ustadz Amin dan tim Hairan-Amin yang telah memberikan perhatian pada kebutuhan kami sebagai nelayan. Kami merasa didengar dan dihargai,” ucap seorang perwakilan nelayan.
Dukungan penuh pun dijanjikan oleh komunitas nelayan Parit 3 kepada Hairan-Amin untuk memenangkan Pilkada Tanjab Barat.
Dengan adanya dialog ini, para nelayan berharap bahwa kehadiran Hairan-Amin di pemerintahan nantinya akan membawa perubahan yang nyata bagi kehidupan mereka.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Polres Tapanuli Utara (Taput), dinilai lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran foto-foto porno dan selebaran berisi fitnah dan menjatuhkan nama baik Calon Bupati Taput, Satika Simamora. Selasa (29/10)
Laporan pengaduan masyarakat Nomor 01/DUMAS/THSS/TU/X/2024 dilaporkan Tim Hukum Paslon Satika-Sarlandy supaya pihak Polres Taput sesegera mungkin mengusut siapa dalang dibalik penyebaran selebaran dimaksud pada 01 Oktober 2024.
“Saya menilai Polres Taput lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran informasi bohong dan fitnah yang berupaya menjatuhkan nama baik Satika Simamora. Padahal tim hukum sudah menyerahkan saksi-saksi, bukti dan petunjuk. Harusnya Polres Taput bisa bergerak lebih cepat untuk mengungkapnya,” kata Ketua Umum Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan, Selasa (29/10/2024).
Senada disampaikan Rudi Zainal, mewakili Tim Hukum Satika-Sarlandy juga mendesak Polres Taput lebih serius bekerja dalam mengungkap kasus yang sudah sebulan sejak dilaporkan namun belum menunjukkan hasil penyelidikan yang maksimal.
Menurutnya, Polres Taput mestinya menaruh perhatian lebih dan memprioritaskan kasus-kasus berbau asusila seperti yang dilaporkan. Jika tidak segera diungkap siapa pelakunya, dikhawatirkan dapat merusak mental masyarakat khususnya generasi muda.
Ada atau tidak ada laporan, sambung Rudi Zainal mestinya polisi harus bertindak cepat, karena kasus yang dilaporkan merupakan delik biasa yang mana pihak kepolisian wajib segera menyelidiki.
“Sama seperti kasus pembunuhan, kasus narkoba, kasus penyebaran asusila juga merupakan delik biasa yang seharusnya polisi wajib segera menyelidiki, termasuk kasus penyebaran foto dan selebaran berisi informasi bohong dan fitnah kepada Satika Simamora,” kata Rudi Zainal.
Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Barimbing mengatakan kasus penyebaran informasi bohong yang bertujuan menjatuhkan nama baik Satika Simamora masih dalam penyelidikan. Polres masih berusaha mengungkap siapa dalang yang menyebarkan dengan memeriksa saksi-saksi yang melihat dan menemukan selebaran dimaksud.
Termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi ditemukannya selebaran.
“Saksi sudah diperiksa 3 orang. Korban SS juga sudah dimintai keterangan,” kata Walpon.
Kata Walpon Barimbing, polisi mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus ini karena minimnya saksi dan bukti di lapangan. Polisi membutuhkan petunjuk -petunjuk lebih banyak yang bisa membantu penyidik agar bisa secepatnya mengungkap kasus tersebut.
“Bagi siapa saja yang memiliki petunjuk-petunjuk, tolong disampaikan kepada kami. Kasus ini tetap menjadi prioritas dan tetap berusaha untuk bisa secepatnya mengungkap kasus ini. Soal penilaian kami dikatakan lamban dalam menangani kasus ini, polisi bukan malaikat. Percayakan kepada polisi yang pasti kami tetap berupaya secepatnya mengungkapnya,” katanya.
Reporter : Reno H Redaktur : Rizal
Kapolres Taput Dituding Tidak Profesional Ungkap Pelaku Penyebaran Selebaran Foto Berisi Fitnah Menjatuhkan Nama Baik Satika Simamora
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Polres Tapanuli Utara (Taput), dinilai lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran foto-foto porno dan selebaran berisi fitnah dan menjatuhkan nama baik Calon Bupati Taput, Satika Simamora. Selasa (29/10)
Laporan pengaduan masyarakat Nomor 01/DUMAS/THSS/TU/X/2024 dilaporkan Tim Hukum Paslon Satika-Sarlandy supaya pihak Polres Taput sesegera mungkin mengusut siapa dalang dibalik penyebaran selebaran dimaksud pada 01 Oktober 2024.
“Saya menilai Polres Taput lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran informasi bohong dan fitnah yang berupaya menjatuhkan nama baik Satika Simamora. Padahal tim hukum sudah menyerahkan saksi-saksi, bukti dan petunjuk. Harusnya Polres Taput bisa bergerak lebih cepat untuk mengungkapnya,” kata Ketua Umum Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan, Selasa (29/10/2024).
Senada disampaikan Rudi Zainal, mewakili Tim Hukum Satika-Sarlandy juga mendesak Polres Taput lebih serius bekerja dalam mengungkap kasus yang sudah sebulan sejak dilaporkan namun belum menunjukkan hasil penyelidikan yang maksimal.
Menurutnya, Polres Taput mestinya menaruh perhatian lebih dan memprioritaskan kasus-kasus berbau asusila seperti yang dilaporkan. Jika tidak segera diungkap siapa pelakunya, dikhawatirkan dapat merusak mental masyarakat khususnya generasi muda.
Ada atau tidak ada laporan, sambung Rudi Zainal mestinya polisi harus bertindak cepat, karena kasus yang dilaporkan merupakan delik biasa yang mana pihak kepolisian wajib segera menyelidiki.
“Sama seperti kasus pembunuhan, kasus narkoba, kasus penyebaran asusila juga merupakan delik biasa yang seharusnya polisi wajib segera menyelidiki, termasuk kasus penyebaran foto dan selebaran berisi informasi bohong dan fitnah kepada Satika Simamora,” kata Rudi Zainal.
Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Barimbing mengatakan kasus penyebaran informasi bohong yang bertujuan menjatuhkan nama baik Satika Simamora masih dalam penyelidikan. Polres masih berusaha mengungkap siapa dalang yang menyebarkan dengan memeriksa saksi-saksi yang melihat dan menemukan selebaran dimaksud.
Termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi ditemukannya selebaran.
“Saksi sudah diperiksa 3 orang. Korban SS juga sudah dimintai keterangan,” kata Walpon.
Kata Walpon Barimbing, polisi mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus ini karena minimnya saksi dan bukti di lapangan. Polisi membutuhkan petunjuk -petunjuk lebih banyak yang bisa membantu penyidik agar bisa secepatnya mengungkap kasus tersebut.
“Bagi siapa saja yang memiliki petunjuk-petunjuk, tolong disampaikan kepada kami. Kasus ini tetap menjadi prioritas dan tetap berusaha untuk bisa secepatnya mengungkap kasus ini. Soal penilaian kami dikatakan lamban dalam menangani kasus ini, polisi bukan malaikat. Percayakan kepada polisi yang pasti kami tetap berupaya secepatnya mengungkapnya,” katanya.
Reporter : Reno H Redaktur : Rizal
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Polres Tapanuli Utara (Taput), dinilai lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran foto-foto porno dan selebaran berisi fitnah dan menjatuhkan nama baik Calon Bupati Taput, Satika Simamora. Selasa (29/10)
Laporan pengaduan masyarakat Nomor 01/DUMAS/THSS/TU/X/2024 dilaporkan Tim Hukum Paslon Satika-Sarlandy supaya pihak Polres Taput sesegera mungkin mengusut siapa dalang dibalik penyebaran selebaran dimaksud pada 01 Oktober 2024.
“Saya menilai Polres Taput lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran informasi bohong dan fitnah yang berupaya menjatuhkan nama baik Satika Simamora. Padahal tim hukum sudah menyerahkan saksi-saksi, bukti dan petunjuk. Harusnya Polres Taput bisa bergerak lebih cepat untuk mengungkapnya,” kata Ketua Umum Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan, Selasa (29/10/2024).
Senada disampaikan Rudi Zainal, mewakili Tim Hukum Satika-Sarlandy juga mendesak Polres Taput lebih serius bekerja dalam mengungkap kasus yang sudah sebulan sejak dilaporkan namun belum menunjukkan hasil penyelidikan yang maksimal.
Menurutnya, Polres Taput mestinya menaruh perhatian lebih dan memprioritaskan kasus-kasus berbau asusila seperti yang dilaporkan. Jika tidak segera diungkap siapa pelakunya, dikhawatirkan dapat merusak mental masyarakat khususnya generasi muda.
Ada atau tidak ada laporan, sambung Rudi Zainal mestinya polisi harus bertindak cepat, karena kasus yang dilaporkan merupakan delik biasa yang mana pihak kepolisian wajib segera menyelidiki.
“Sama seperti kasus pembunuhan, kasus narkoba, kasus penyebaran asusila juga merupakan delik biasa yang seharusnya polisi wajib segera menyelidiki, termasuk kasus penyebaran foto dan selebaran berisi informasi bohong dan fitnah kepada Satika Simamora,” kata Rudi Zainal.
Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Barimbing mengatakan kasus penyebaran informasi bohong yang bertujuan menjatuhkan nama baik Satika Simamora masih dalam penyelidikan. Polres masih berusaha mengungkap siapa dalang yang menyebarkan dengan memeriksa saksi-saksi yang melihat dan menemukan selebaran dimaksud.
Termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi ditemukannya selebaran.
“Saksi sudah diperiksa 3 orang. Korban SS juga sudah dimintai keterangan,” kata Walpon.
Kata Walpon Barimbing, polisi mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus ini karena minimnya saksi dan bukti di lapangan. Polisi membutuhkan petunjuk -petunjuk lebih banyak yang bisa membantu penyidik agar bisa secepatnya mengungkap kasus tersebut.
“Bagi siapa saja yang memiliki petunjuk-petunjuk, tolong disampaikan kepada kami. Kasus ini tetap menjadi prioritas dan tetap berusaha untuk bisa secepatnya mengungkap kasus ini. Soal penilaian kami dikatakan lamban dalam menangani kasus ini, polisi bukan malaikat. Percayakan kepada polisi yang pasti kami tetap berupaya secepatnya mengungkapnya,” katanya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Calon Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melakukan kunjungan silaturahmi pada Sabtu, 26 Oktober 2024, ke masyarakat di Desa Dermayu, tepatnya di Blok Masjid Baiturahmah, Kegiatan ini digelar menjelang pemilihan bupati yang dijadwalkan pada 27 November mendatang. Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat terkait permasalahan sosial dan ekonomi yang mereka hadapi. Minggu (27/10)
Dalam pertemuan tersebut, Lucky Hakim menyoroti isu-isu utama seperti kemiskinan, kesulitan yang dialami petani, nelayan, dan pedagang kecil, serta sepinya perdagangan yang berdampak pada kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan komitmennya untuk mencari solusi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lucky menjelaskan rencananya untuk membuka kawasan industri yang dapat memberikan lapangan kerja bagi masyarakat serta membantu pemasaran produk lokal. Ia meminta dukungan masyarakat untuk pencalonannya, menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi.
Dalam wawancara terpisah, Lucky Hakim menekankan bahwa meskipun debat kandidat adalah bagian penting dari proses pemilihan, fokus utamanya adalah mendapatkan dukungan di tempat pemungutan suara (TPS). Ia mengungkapkan betapa pentingnya mendengarkan aspirasi masyarakat, terutama dari kalangan yang kurang beruntung. Banyak warga merasa terabaikan oleh pemerintah daerah, dan ia berkomitmen agar program-program pemerintah dapat menjangkau mereka dengan lebih efektif.
Lebih lanjut, Lucky menekankan perlunya keterlibatan langsung dengan masyarakat. Ia mencatat bahwa banyak program yang tidak sampai atau tidak dirasakan manfaatnya oleh warga. Dalam hal kesehatan dan lainnya, ia menemukan bahwa masih banyak warga yang belum terlayani dengan baik. Oleh karena itu, seorang pemimpin untuk lebih aktif bertemu dan mendengarkan kebutuhan rakyat agar program-program yang dijalankan dapat lebih sesuai dan berdampak positif.
Kunjungan ini mencerminkan kepedulian Lucky Hakim terhadap isu-isu yang dihadapi masyarakat Indramayu dan komitmennya untuk memberikan solusi nyata.
BOGOR.radarinformasi.com – Pada Sabtu malam, 26 Oktober 2024, Gedung Pendulum IPC Ciawi, Bogor, menjadi saksi debat publik perdana antar calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor tahun 2024. Diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bogor dan disiarkan langsung oleh INews TV, debat ini bertema “Sumber Daya Manusia, Ekonomi, Sarana dan Prasarana” dan mencakup isu-isu penting seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur digital. Minggu (27/10)
Dalam Debat ini menghadirkan pasangan calon nomor urut 1, Rudi Susmanto dan Ade Ruhandi, yang mengusung visi pembangunan infrastruktur, pengurangan kemiskinan, serta kesejahteraan guru ngaji. Pasangan nomor urut 2, H.R. Bayu Syahjohan dan Musyafaur Rahman, memfokuskan program pada sekolah gratis, pengurangan pengangguran, serta peningkatan fasilitas kesehatan
Acara debat selesai pada pukul 22.00 WIB dengan suasana yang aman dan kondusif. Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H.,S.I.K.,M.H., dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama masa pemilu, menghindari tindakan provokatif atau ujaran kebencian di media sosial maupun di ruang publik, serta selalu menghormati perbedaan pilihan dengan cara yang damai.
Pihak kepolisian juga menekankan bahwa masyarakat diimbau untuk berpartisipasi dalam pemilihan ini dengan datang ke TPS pada hari pencoblosan dan menggunakan hak suaranya secara bijak. Melalui debat publik ini, KPU Kabupaten Bogor dan pihak kepolisian berharap masyarakat dapat memahami visi dan misi tiap calon, sehingga dapat menentukan pilihan secara cerdas pada pemilihan yang akan datang.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com — Kepemimpinan dimasa Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya. Sosok Satika Simamora pun dinilai tepat untuk melanjutkan kepemimpinan sang suami, Nikson Nababan lima tahun mendatang.
“Setelah bapak tidak menjabat hancur Taput ini saya lihat. Semua tim sukses Satika-Sarlandy akan bekerja keras untuk memenangkan Bunda Satika Simamora yang akan meneruskan pembangunan Kabupaten Taput lima tahun ke depan,” kata tokoh masyarakat Kecamatan Purbatua saat kampanye pasangan calon nomor urut 1, Satika-Sarlandy di Desa Parsaoran Janji Angkola, Sabtu (26/10/2024).
Tokoh masyarakat meminta kepada seluruh tim pemenangan dan relawan jangan takut diintimidasi oleh siapapun dalam memenangkan Satika-Sarlandy.
“Jika diintimidasi laporkan sama aparat penegak hukum. Kami juga berharap para relawan mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya baik. Semoga Tuhan merestui perjalanan kita sampai 27 November 2024. Satika-Sarlandy harus menang. Kami masyarakat Purbatua siap menerima pergantian pemimpin Taput dari bapak ke ibu,” ujar tokoh masyarakat lainnya.
Ketua Umum Tim Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan turut hadir dalam kampanye tersebut didampingi Anggota DPRD Sumut, Paltak Siburian, tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda.
Komitmen serupa ditunjukkan lewat deklarasi tokoh masyarakat dan adat di Kecamatan Simangumban, Taput, saat paslon Satika-Sarlandy melanjutkan ke titik kampanye kedua.
“Kami siap berganti pemimpin dari amang (laki-laki) ke inang (wanita) untuk meneruskan kepemimpinan amang Nikson Nababan dan pembangunan di Kabupaten Taput lebih baik dan maju lagi. Kami siap dipimpin Bunda Satika,” ungkap tokoh masyarakat Simangumban.
“Satika-Sarlandy harus menang, harus menang kita agar Kabupaten Taput semakin berkembang dan berdaya saing di Sumatera Utara bahkan Indonesia”.
Berantas Narkoba Dalam orasi politiknya, Satika Simamora menekankan kepada tokoh masyarakat, adat, agama serta segenap elemen masyarakat dan stakeholders untuk bergandengan tangan memberantas peredaran narkoba yang kian masif di Kabupaten Taput.
“Kabupaten Taput tidak akan bisa maju jika generasi muda dan masyarakat kita masih banyak terlihat peredaran dan penggunaan narkoba. Untuk itu kami pasangan Satika-Sarlandy berkomitmen memberantas peredaran narkoba di Taput di masa kepemimpinan kami kelak,” tegasnya.
Politisi PDIP ini juga menegaskan, Taput membutuhkan sumber daya dari kaum milenial untuk mewujudkan visi misinya. Ia telah berkomitmen dalam pemerintahannya akan melibatkan kaum muda dalam membangun Kabupaten Taput.
“Partisipasi aktif kaum muda sangat kami harapkan untuk bersama-sama menyusun program kerja sesuai visi kami menjadikan Kabupaten Taput berdaya saing, berkarakter, dan berkeadilan. Begitupun kaum lansia yang selama ini sudah saya perhatikan, tidak akan mungkin saya tinggalkan jika nanti terpilih menjadi bupati,” kata Satika.
Soal pemberantasan narkoba, Cawabup Sarlandy Hutabarat sebelumnya menegaskan menolak keras peredaran narkoba, sebab sangat merusak diri dan generasi muda Kabupaten Taput.
“Mari tolak peredaran narkoba dan judi di Kabupaten Taput taput khususnya di Kecamatan Purbatua. Jangan mudah terpengaruh dan mari kita sadar agar jangan sampai generasi muda Purbatua dimanfaatkan dan dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab dan hanya mencari keuntungan,” ujar Wabup Taput periode 2019-2024 tersebut.
Sarlandy juga mengajak seluruh masyarakat di Purbatua terutama para koordinator desa dan kecamatan untuk dapat bekerja maksimal memenangkan Satika – Sarlandy pada Rabu, 27 November 2024.
Turut dilakukan pelantikan Tim Pengurus TPS dan Relawan Satika-Sarlandy oleh Ketua Umum Tim Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan. Dalam amanatnya, Nikson menekankan kepada tim yang dilantik bekerja jujur dan penuh tanggungjawab untuk satu tujuan memenangkan Satika-Sarlandy.
“Ajaklah keluarga, tetangga, saudara dan teman-teman kita untuk datang ke TPS tanggal 27 November 2024 memilih pasangan nomor urut 1, Sartika Sarlandy. Target kita menang 80 persen di Kecamatan Purbatua. Saatnya perempuan menjadi bupati di Tapanuli Utara,” kata Nikson.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com — Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung konsolidasi pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora – Sarlandy Hutabarat dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024. Rabu (23/10)
Menurut Sukur Nababan, Tapanuli Utara harus dipimpin oleh sosok orang-orang baik dan tepat serta memiliki program kerja dan visi misi yang jelas.
“Jangan ingin menjadi Bupati di Kabupaten Taput karena ingin kekuasaan. Jika ini terjadi maka saya pastikan Taput tidak akan maju dan berkembang,” katanya saat konsolidasi dengan Tim Pemenangan dan Relawan Satika-Sarlandy di Kecamatan Muara.
Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi (OKK) DPP PDIP ini menyebut, pembangunan di Kabupaten Taput sebenarnya hanya tinggal dilanjutkan. Nikson Nababan selaku mantan bupati Taput dua periode disebutnya telah meletakkan pondasi dan legacy pembangunan yang sangat baik.
“Sehingga pantas kita menangkan bersama pasangan Satika-Sarlandy menjadi bupati dan wakil bupati Kabupaten Taput periode 2025-2030 pada 27 November 2024,” ujarnya.
Anggota DPR RI empat periode ini meminta seluruh tim menyosialisasikan tentang sosok, visi misi dan program kerja pasangan Satika-Sarlandy kepada keluarga, tetangga, sahabat dan seluruh masyarakat di Kabupaten Taput untuk nantinya memilih Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat.
“Mari kita sama-sama berpikir cerdas, Satika-Sarlandy bukan membangun dinasti maju menjadi paslon bupati dan wakil bupati di Taput. Rekomendasi yang diberikan DPP PDI Perjuangan adalah murni melihat rekam jejak Satika Simamora yang diyakini mampu meneruskan pembangunan di Tapanuli Utara lima tahun ke depan,” papar Sukur Nababan didampingi Ketua Umum Tim Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan.
“Saya berpesan agar seluruh tim inti pemenangan Satika-Satlandy tetap kompak dan jangan mudah tercerai-berai. Karena tujuan kita adalah satu dan sama memenangkan Satika-Sarlandy menjadi bupati dan wakil bupati Taput. Jangan ada persaingan di antara para relawan dan tim menggarap para warga pemilih. Karena ini untuk memastikan lagi bahwa semakin banyak orang memilih Satika-Sarlandy,” sambung Sukur.
Diakuinya bahwa dalam sebulan ke depan menjelang hari H pencoblosan, kampanye hitam terhadap Satika-Sarlandy dari lawan politiknya akan semakin tinggi. Dia meminta seluruh tim tetap kuat dan bersatu, jangan gampang terprovokasi serta fokus pada tujuan awal untuk memenangkan Satika-Sarlandy. Ia kembali menekankan bahwa Kabupaten Taput harus dipimpin oleh sosok yang bersih, jujur, baik dan takut kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kepada seluruh tim, mari kita ajari masyarakat untuk berpikir cerdas memilih pemimpin, gunakan ‘holong’ atau kasih, rangkul semua orang agar jangan sampai salah memilih pemimpin Tapanuli Utara yang tamak, jahat dan tidak pernah berbuat kepada masyarakat di kabupaten yang kita cintai ini,” demikian Sukur Nababan.