Seorang ibu rumah tangga yang bernama Yulianti dengan usia 51 tahun dan beralamat Kp. Loji Tapos, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Telah pergi meninggalkan rumah sejak Selasa 10 Oktober 2023 dan hingga saat ini belum kembali kerumah. Senin (16/10/2023).
Yulianti (51) pergi meninggalkan rumah tanpa seizin suaminya, bahkan saat Usup ( Suami ) saat menanyakan pihak keluarga tidak ada yang mengetahui keberadaan Yulianti. Berbagai macam cara telah dilakukan oleh Usup (Suami), namun hingga saat ini belum membuahkan hasil dan keberadaan sang istri pun belum diketahui.
Usup dan pihak keluarga berharap bagi siapapun yang mengetahui atau melihat keberadaan Yulianti agar menghubungi ke nomor 085778017964 atau pihak yang berwajib.
Saya berharap istri saya bisa diketemukan dan bagi siapapun yang melihat dan menemukan agar menghubungi nomor yang tercantum atau pihak berwajib, yang sangat membuat khawatir nomor handphone istri saya tidak bisa dihubungi sampai sekarang, bahkan saya tidak tahu apa penyebab istri saya pergi meninggalkan rumah tanpa seizin saya atau keluarga.
BOGOR.radarinformasi.com– Pohon setinggi 20 meter yang berada di Kampung Babakan Liud, Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, tumbang pada Rabu 11 Oktober 2023. Akibat kejadian tersebut salahsatu rumah warga pun menjadi korban. Jum’at (13/10/2023).
Rumah warga bernama Madsai tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap akibat tertimbun dahan pohon. Kejadian tersebut terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Nanggung pada Rabu sore.
Kapolsek Nanggung Polres Bogor Iptu Ade Kamsa mengatakan bahwa terkait kejadian tersebut kami langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam melakukan penanganan terjadinya pohon tumbang tersebut bersama dengan warga kita pun lakukan evakuasi terhadap material pohon yang menimpa rumah.
“Selain itu kepada seluruh keluarga yang tinggal di rumah tersebut sudah kita lakukan evakusi ke rumah sanak keluarga terdekat karena rumah korban sendiri alami kerusakan yang cukup parah hingga tidak dapat di tempati hingga proses perbaikan selesai dilakukan”, jelas Kapolsek.
BOGOR.radarinfoasi.com– Peristiwa kebakaran terjadi di lahan penyortiran limbah sampah yang berada di Kampung Pondok Rajeg, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Pada Senin, 9 Oktober 2023. Selasa (11/10/2023).
Kejadian kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut diketahui ketika warga setempat melihat adanya kobaran api yang tiba-tiba membesar di sekitar lokasi limbah sehingga warga langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.
Hingga pada akhirnya sebanyak 3 (tiga) unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kebakaran, berhasil melakukan pemadaman api sekitar 2 jam berselang.
Kapolsek Cibinong, AKP Waluyo, SH, MH, megatakan bahwa, “Akibat kebakaran tersebut seorang anak berusia 1 tahun, diduga mengalami gangguan pernapasan (ISPA) akibat terpapar asap dari sering nya dilakukan bakar sampah tersebut. Sementara itu diduga kebakaran tersebut diakibatkan oleh pemilik lahan tersebut membakar sampah dan ditinggalkan pulang begitu saja yang akhirnya api semakin membesar”, ungkapnya.
BOGOR.radarinfoasi.com– Kebakaran hanguskan sebuah rumah di Kampung Sukamaju, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Senin 9 Oktober 2023. Peristiwa kebakaran itu sendiri baru diketahui saat pemilik rumah sedang keluar makan siang. Selasa (11/10/2023).
Korban mendapati adanya kepulan asap yang bersumber dari lantai dua rumah dan saat dilakukan pengecekan kobaran api pun telah membakar bangunan lantai dua yang terbuat dari bahan GRC dan kayu tersebut.
Kobaran api sendiri berhasil dipadamkan setelah sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman api.
Kapolsek Ciomas Polres Bogor Kompol Iwan Wahyudi, SH, MH mengatakan bahwa, “Dari penyelidikan yang dilakukan diduga penyebab kebakaran tersebut berasal dari konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, hanya saja korban mengalami kerugian sekitar 80 juta rupiah”, terangnya.
BOGOR.radarinformasi.com– Warga Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dikejutkan dengan di temukannya jasad seorang pria di dalam sebuah rumah kontrakan, pada Jumat 6 Oktober 2023. Sabtu (07/10/2023).
Ditemukannya jasad tersebut berawal dari kecurigaan pemilik kontrakan yang curiga akan penguhi kontrakan yakni pria berinisial NEAT (58) yang tidak pernah keluar dari rumah selama sekitar satu minggu. Karena dari kecurigakan tersebut tercium aroma yang tidak sedap di sekitar kontrakan, sehingga akan kecurigakan tersebut warga pun mencoba membuka pintu, namun pintu dalam keadaan terkunci.
Pihak kepolisian Polsek Cibinong yang tiba di lokasi sesaat setelah menerima laporan tersebut, langsung membuka pintu kontrakan bersama pemilik kontrakan dan ketua RT setempat, hingga ditemukannya jenazah penghuni kontrakan berinisial NEAT (58).
Kapolsek Cibinong AKP Waluyo mengtakann bahwa, “Dari olah TKP yang kita lakukan diperkirakan korban telah meninggal sejak 4-5 hari yang lalu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal karena sakit, berdasarkan keterangan warga dan teman kerjanya korban sendiri memiliki riwayat sakit pernafasan/asma, jantung, kolesterol dan mata”.
“Dan di dalam kontrakan juga kita temukan obat-obatan yang biasa dikonsumsi secara rutin oleh korban. Jenazah korban langsung kita evakusi ke RSUD Cibinong untuk dilakukan Visum luar, dan keluarga korban telah menyatakan bahwa mereka tidak ingin dilakukan otopsi pihak RS dan menerima atas kejadian Ini sebagai musibah”, jelas Kapolsek Cibinong adalah AKP Waluyo.
BOGOR.radarinformasi.com- Pengungkapan kasus penganiayaan dengan senjata tajam yang dilakukan seorang pria kepada mantan istrinya sendiri, pada Minggu 1 Oktober 2023 lalu diwilayah Kampung Cipopokol Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, berhasil di lakukan jajaran Sat Reskrim Polres Bogor dan Polsek Caringin, dalam pengungkapan tersebut pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku berinisial RA (27 th), Selasa (03/10/2023).
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Muhammad Ilham SIK., MM., CPHR. mengatakan bahwa kasus ini adalah kasus tindak pidana penganiayaan disertai dengan percobaan pembunuhan berencana tersebut berawal saat pelaku RA (27) mendatangi rumah korban SJ yang tak lain mantan istri pelaku, dengan membawa sebilah pisau.
Yang mana pelaku ini mendatangi rumah mantan istrinya tersebut secara sembunyi-sembunyi, namun kedatangan pelaku ini diketahui oleh ibu korban hingga pelaku RA pun berdalih kedatangannya tersebut bertujuan untuk bertemu dan rujuk dengan korban SJ, hingga orang tua korban pun menjelaskan kepada pelaku RA bahwa niat rujuk tersebut tidak dapat dilakukan karena sudah ditalak sebanyak 3 kali.
Hingga pada akhirnya pelaku pun pamit dengan alasan akan pulang, namun niatan tersebut berubah di tengah jalan, ketika pelaku RA kembali langsung mendatangi rumah korban dan masuk melalui pintu samping rumah langsung memasuki kamar korban dan langsung melakukan penganiayan terhadap korban SJ yang sedang tertidur, akibat penganiayaan tersebut korban mengalami 5 luka tusukan pada bagian bahu tangan 2 kali dan punggung sebanyak 3 kali oleh pelaku RA, lalu pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan perbuatan tersebut.
“Dari hasil penyelidikan motif pelaku adalah sakit hati karena ucapan korban setelah bercerai, hingga timbul niat pelaku untuk membunuh setelah perceraian tersebut, dengan alasan apabila dirinya tidak dapat memilikinya orang lain pun tidak boleh memiliki mantan istinya tersebut”.
“Dari pengungkapa yang kita lakukan tersebut kita amankan barang bukti berupa pisau, pakaian, dan kendaraan motor merk Yamaha NMAX warna putih, atas perbuatannya pelaku akan kita kenakan Pasal 351 ayat (2) KUHP terkait penganiayaan yang mengakibatkan luka-luka berat, dan Pasal 338 KUHP Jo 53 KUHP serta Pasal 340 KUHP Jo 53 KUHP terkait pembunuhan dengan berencana. Pelaku diancam pidana penjara hingga 20 tahun”, tutup Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Muhammad Ilham.
BOGOR.radarinformasi.com- Pasca penutupan Jalan Nasional jurusan Sukabumi-Bogor, Serda Komardin selaku Babhinsa Desa Bitungsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, didampingi Babhinsa dan pihak PUPR monitoring pembagunan jembatan Cikerteg yang saat ini tengah dilakukan pemasangan Erection Girder di area Cikerteg sisi timur guna percepatan pembangunan, Jum’at (27/09/23).
Akses jalan yang semula di tutup untuk kendaraan roda empat (4) secara total dari tanggal 19-25 September 2023 tersebut, mengalami perpanjangan dan diperkirakan sampai 05 Oktober 2023 mendatang, tentu saja hal tersebut membuat akses warga pengguna transportasi menjadi sedikit tersendat, pasalnya jembatan yang longsor dari Senin, 27/02/23 tersebut hingga kini masih dalam proses perbaikan, masyarakat berharap agar pembangunan jembatan cepat dapat diselesaikan sehingga mobilitas dapat berjalan lancar seperti semula.
“Melihat jalur ini merupakan jalur vital penghubung Sukabumi-Bogor, maka kita semua berharap agar pembangunan jembatan secepatnya dapat diselesaikan, untuk saat ini akses jalan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua (2), sedangkan untuk kendaraan roda empat (4) dialihkan menggunakan jalan tol”, ujar Serda Komarudin saat di lokasi pembangunan.
Masih menurutnya, “Saya harap pengguna jalan, khususnya roda empat (4) dapat bersabar, karena untuk saat ini pembangunan jembatan masih dalam proses pengerjaan, untuk percepatan pekerjaan mari kita sama-sama saling bersinergitas demi kelancaran pembangunan”.
Sementara itu di tempat terpisah, Mayor Arm. Mohammad Sutrisno selaku Danramil 0621-11/Ciawi mengatakan , “Untuk saat ini jalur Sukabumi-Bogor ditutup untuk kendaraan roda empat, pasti berdampak pada perekonomian terutama kepada pedagang-pedagang yang ada di sekitar jembatan, namun saya minta kepada masyarakat untuk bersabar karena semua sedang berproses, mudah-mudahan jembatan Cikerteg dapat segera diselesaikan sesuai proges”.
SUKABUMI.radarinformasi.com – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Eman Suherman ditemukan tewas dengan leher tergantung terlilit tali di rumahnya. Korban Eman diduga kuat bunuh diri tapi motif belum diketahui. Senin(25/09/2023)
Informasi yang didapat menyebutkan peristiwa ini pertama kali diketahui Senin 25 September 2023 sekitar pukul 11.30 WIB, ketika teman korban bernama Kholik pergi mencari Eman Suherman untuk meminta tandatangan terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karang Tengah.
Namun ketika tiba dirumah korban berlokasi di Kampung Babakan saksi Kholik mendapati pintu tidak terkunci dan ketika masuk Ia menemukan Eman Suherman sudah tergantung disela lorong rumahnya.
Unang Supardi (kakak korban) terkejut dan kebingungan saat mendengar kabar anggota keluarganya meninggal secara tragis di rumahnya, Ia segera menuju tempat kejadian ketika mendapat laporan tentang kejadian tersebut.
“Saya kaget, makanya langsung minta penjelasan Pak RW cuma belum jelas karena saya sendiri sempet syok juga,” ujar kakak korban.
Saat ini, jasad korban telah diturunkan, tetapi keluarga masih menunggu kedatangan anak Eman Suherman yang masih dalam perjalanan. Namun hingga berita ini ditayangkan belum diketahui apa motif gantung diri yang dilakukan oleh korban.
BOGOR.radarinformasi.com– Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah lapak barang bekas milik H. Uwes Kurnia di wilayah Kampung Kambing, Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. pada Minggu 24 September 2023. Senin (25/09/2023).
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB tersebut baru diketahui saat seorang warga melihat kobaran api yang setelah membakar tumpukan barang bekas. hingga warga sekitar datang ke lokasi kebakaran berupaya melakukan pemadaman api.
Dimana api sendiri baru dapat di padamkan 2 jam kemudian, setelah 7 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, akibat kejadian tersebut pemilik lapak di taksir mengalami kerugian sekitar Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah).
Kapolsek Citeureup Polres Bogor Kompol Yufrialdi,SH mengatakan bahwa, “Terkait kebakaran lapak tersebut tidak sampai menelan korban jiwa hanya saja menyebabkan kerugian materil. Sementara itu terkait penyebab kebakaran tersebut saat ini masih kita lakukan Pendalaman”, jelasnya.
BOGOR.radarinformasi.com– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya umum Cileungsi – Jonggol, tepat di depan Perumahan Duta Mekar Asri, pada Sabtu 23 September 2023, sekitar pukul 02.45 WIB. Yang mana dalam kejadian kecelakaan tersebut melibatkan dua pengemudi sepeda motor. Minggu (24/09/2023).
Akibat kejadian tersebut pun mengakibatkan seorang pengemudi sepeda motor berinisial A meninggal dunia, sementara seorang pengemudi Honda CBT alami luka – luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit M.H Thamrin Cileungsi untuk di lakukan pertolongan secara medis.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata, S.I.K, M.SI, CPHR. megatakan bahwa terjadinya kecelakaan tersebut terjadi saat seorang pengemudi sepeda motor Yamaha Jupiter berinisial A (meninggal dunia) bergerak dari arah dalam Perumahan Duta Mekar Asri dan hendak menyebrang memotong arus kendaraan yang datang dari arah Jonggol, adapun disaat bersamaan dengan itu bagian belakang motor korban A ini tertabrak oleh sepeda motor Honda CBR yang datang dari arah Jonggol menuju Cileungsi.
“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan bahwa kecelakaan tersebut menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi akibat adanya kelalaian yang dilakukan oleh pengemudi motor Yamaha Jupiter yang hendak menyebrang dan tidak memperhatikan kendaraan yang datang dari arah lain”, jelas Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata.