Diduga Terbawa Hanyut, Mayat Pria 60 Tahun Ditemukan di Bendungan Jatinunggal Jonggol

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Jonggol dibantu warga masyarakat telah berhasil lakukan  evakuasi mayat yang diduga hanyut di Sungai Cipamingkis. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis 23 Mei 2024, sekira pukul 08.30 WIB di Bendungan Jatinunggal, Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Jumat (24/05/24).

Pelaksanaan evakuasi yang dipimpin oleh Kapolsek Jonggol Kompol Wagiman, SH. dan didampingi oleh Kanit Reskrim AKP Yendri, serta anggota reskrim BRIGADIR Endang Hidayat, dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi mayat.

Mayat yang berhasil dievakuasi adalah seorang pria bernama Emis, berusia 60 tahun, yang merupakan seorang wiraswasta. Kronologis kejadian bermula saat seorang saksi Dede Rahmat, melaporkan bahwa Emis belum pulang setelah pamit untuk memancing di Bendungan Jatinunggal pada hari sebelumnya.

“Setelah melakukan pencarian, mayat Emis ditemukan menyangkut di sebuah coran bendungan. Tim evakuasi langsung melakukan olah TKP, meminta keterangan dari saksi-saksi dan menghubungi pihak keluarga korban”, jelas Kapolsek.

“Keluarga korban telah membuat surat pernyataan dan penolakan untuk dilakukan autopsi, serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah”, tutupnya.

Evakuasi dilaporkan berlangsung lancar dan situasi di lokasi kejadian terpantau aman serta kondusif sampai dengan berita ini dinaikkan dan korban sudah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Alfamart di Cimande Hilir Dibobol Pencuri, Polsek Caringin Lakukan Pengecekan TKP

BOGOR.radarinformasi.com- Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Alfamart Cimande Hilir, yang berlokasi di Kp. Cimande Hilir  Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Toko tersebut mengalami kerugian berupa hilangnya rokok, kosmetik, dan coklat berbagai merk, pada Rabu 22 Mei 2024 sekitar 06.30 WIB. Kamis (23/05/24).

Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia, SH., MM., menjelaskan terkait Peristiwa  yang diketahui awal oleh salah satu karyawan toko bernama Maulida (23), saat membuka toko pada pagi hari. Ia menemukan bahwa barang-barang berupa rokok, kosmetik, dan coklat telah hilang dari tempatnya. Setelah memeriksa lebih lanjut, ditemukan bahwa plafon toko telah dijebol oleh pelaku pencurian. Segera setelah kejadian, Maulida melaporkan insiden tersebut kepada pihak yang berwenang.

Dari adanya laporan kepihak kepolisian Kapolsek Caringin langsung memerintahkan anggota piket Polsek yakni IPDA Cece Yudha Fardian (Kanit Reskrim), AIPDA Rohman Sutisna, A.H. (Reskrim), BRIPKA Aji Sutaji (Reskrim), dan BRIPKA Deri (Bhabinkamtibmas Desa Cimande Hilir), langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Mereka melakukan pengecekan lokasi, mengumpulkan bukti-bukti, dan memeriksa saksi-saksi untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Saksi lain bernama Wayudiansyah (35), juga memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa toko Alfamart tersebut merupakan milik PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk., yang menjadi korban dalam tindak pidana ini.

“Langkah-langkah yang diambil oleh petugas mencakup cek TKP, pengumpulan bukti-bukti, CCTV yang ada, dan pemeriksaan saksi-saksi, pelaporan kepada pimpinan, dan pembuatan laporan segera (Lapga). Selama proses penanganan, situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif”, jelas Kapolsek.

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku pencurian ini dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang bersama Unit Laka Lantas Tangani Kecelakaan Tragis yang Akibatkan Satu Korban Alami Luka Berat

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah kecelakaan lalu lintas yang tragis terjadi di Jalan Sudamanik, Kp. Cilangkap, Desa Lumpang, Parung Panjang, Bogor. Truck tronton dengan nomor polisi A 9454 ZA bertabrakan dengan sepeda motor Honda Scoppy bernomor polisi F 4301 FHR, pada Sabtu malam 18 mei 2024 sekitar pukul 23.40 WIB. Minggu (19/05/24).

Kapolsek Parung Panjang Kompol Dr. Suharto, SH., MH.,  menjelaskan bahwa Kecelakaan ini menyebabkan seorang pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Muhamad Aris Munandar (18) mengalami luka serius. Aris (korban) yang beralamat di Kp. Bojong Sengkol, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, menderita patah gigi, luka dalam di jari tangan kanan dan kaki kiri serta luka dalam di pinggang kiri. Korban segera mendapatkan pertolongan pertama di Klinik Bunda Mulya.

Menurut kronologi kejadian yang disampaikan oleh pihak kepolisian, truk tronton tersebut melintas ke jalur kanan untuk menghindari jalan yang rusak, namun bersamaan dengan itu, sepeda motor yang dikendarai oleh Aris datang dari arah berlawanan, pada akhirnya tabrakan tak terhindarkan dan mengakibatkan Aris mengalami luka-luka serius.

Pihak kepolisian dari Unit Lalu Lintas Polsek Parung Panjang segera menangani kejadian tersebut. Keterangan resmi dari Polsek Parung Panjang yang menyebutkan bahwa situasi arus lalu lintas kedua arah dalam keadaan lancar saat kejadian tersebut.

Pengemudi truk tronton, yang diketahui bernama Fauji, beralamat di Kp. Cibungur, Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Sedangkan pengendara sepeda motor, Aris Munandar, beralamat di Kp. Bojong Sengkol, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Selain itu, ada satu saksi lain yang terlibat dalam kejadian tersebut, yaitu Satibi, yang beralamat di Kp. Bojong Sengkol, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

“Kecelakaan ini kini sedang ditangani oleh pihak kepolisian dan kasusnya telah dilimpahkan ke unit Gakum Polres Bogor untuk penyelidikan lebih lanjut”.

Terkait dengan kecelakaan ini, pihak kepolisian juga memberikan tembusan kepada Wakil Kepala Polres Bogor, Kabag Ops Polres Bogor, dan Kasat Lantas Polres Bogor.

Semua pihak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

“Kami akan terus memperbarui informasi terkait kecelakaan ini seiring berjalannya penyelidikan lebih lanjut”, pungkas Kapolsek.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pamitan Kepada Istri dan Berpesan Jaga Anak-Anak, Pria 46 Tahun Ditemukan Gandir di Pohon Aprika

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Nanggung berhasil mengevakuasi seorang pria yang diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di Kampung Gunung Gantung, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Pria berinisial A (46), yang bekerja sebagai wiraswasta, ditemukan tergantung di atas pohon aprika pada Sabtu 18 Mei 2024, sekitar pukul 16.15 WIB. Minggu (19/05/24).

Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi Ar (53) dan Am (53), korban meninggalkan rumah sekitar pukul 11.30 WIB setelah berpamitan kepada istrinya dengan pesan “jaga anak-anak”. Ketika korban tidak kunjung pulang, istrinya melaporkan hal ini kepada Ketua RT (Ar) . Bersama warga lainnya (Ar) melakukan pencarian di sekitar kebun dan pinggir kali Cihiris, adapun pencarian berakhir tragis saat korban ditemukan tergantung di atas pohon aprika.

Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa bersama tim Polsek Nanggung segera mendatangi lokasi TKP dan mengevakuasi korban setelah menerima laporan. Petugas yang terlibat dalam evakuasi ini antara lain Kapolsek Nanggung, Babinkamtibmas, piket Reskrim dan piket Patroli. Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke rumahnya.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun di sekitar lokasi kejadian. Keluarga korban menyatakan keberatan untuk dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi untuk menolak otopsi”, pungkas Kapolsek.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada serta saling menjaga dalam situasi apapun dan sesegera mungkin melaporkan ke pihak kepolisian apabila menemukan hal hal yang berkaitan dengan kriminalitas dan mengganggu Harkamtibmas di Wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Satika Simamora Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Tapanuli Utara

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com- Sesuai dengan slogan ‘Hu Haholongi Do Ho dan Dang Acci Ceng Berbuat Baik’, yang berartikan (Ku sayanginya engkau dan jangan pernah berhenti berbuat baik) yang selama ini di gaungkan oleh Satika Simamora semasa menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara.

Satika Simamora yang terketuk hatinya, mengunjungi serta memberikan bantuan berupa santunan uang tunai kepada korban kebakaran untuk 2 kepala keluarga pemilik unit rumah semi permanen di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting Taput yang ludes terbakar pada minggu, (19/5/2024).

Pemilik ke 2 rumah tersebut Riston Ulahi Hasiholan Aritonang dan Holomoan Panggabean dan warga yang terdampak kebakaran juga di upa-upa oleh Satika Simamora dan relawan Tim S.

Satika Simamora menyampaikan turut berduka atas musibah kebakaran dan mengharapkan kepada warga yang mengalaminya diberi kesabaran dan ketabahan.

“Kita tidak tahu kapan musibah itu datang dan menimpa kita, dari musibah itulah kita bisa lebih belajar sabar dan ikhlas menerima semuanya. Walaupun tidak mudah dan tidak gampang secara langsung menerima semuanya, tapi itulah musibah ujian yang harus kita terima dan harus kita jalani,” ucap Satika yang juga Balon Bupati Taput ini.

Disampaikan juga oleh Satika Simamora, bahwa bantuan dana dari dirinya dan Relawan Tim S adalah bentuk kepedulian terhadap warga tercinta.

“Selaku ibu, saya siap ada di Tapanuli Utara untuk membantu, saya percaya Tuhan memberikan penghiburan kepada Bapak dan Ibu, dibalik musibah ini Tuhan akan memberikan yang lebih indah lagi bagi kita semua,” ungkapnya.

Kepala Desa Sibalanga Julu Arnol Panggabean mengapresiasi dan terharu akan perhatian Satika Simamora yang turun meninjau dan membantu warganya.

Sebelumnya, acara mangupa-upa yang di pandu oleh Humas Relawan Tim S, Darwin Nainggolan di dampingi Maya Situmorang, Risma Lubis, Hengky Tobing, Henry Harianja, Rahmat Siregar, Dianora, Julia Luvita dan Mei berjalan hikmat dan juga sederhana.

Darwin Nainggolan juga mengatakan relawan Tim S akan buka donasi untuk bantu ringankan beban warga korban musibah kebakaran.

Diketahui dalam musibah kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa.

Adapun santunan yang diberikan Satika Simamora kepada korban kebakaran bervariasi, untuk rumahnya yang terbakar masing masing menerima 10 juta, dan untuk Dua Kepala Rumah Tangga yang rumahnya ikut terdampak kebakaran masing-masing 2 juta.

Tidak hanya itu, Satika juga bantu warga yang sedang sakit, tak luput anak – anak dan Lansia yang ada disekitar kejadian juga mendapat perhatian Satika.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Terbawa Arus di Waterway PLTM, Seorang Pedagang Batu Ditemukan Meninggal Dunia

BOGOR.radarinformasi.com- Seorang pedagang batu diketahui bernama Rodi (61), warga Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia setelah terbawa arus aliran Waterway PLTM C.1b. Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat, 17 Mei 2024, namun tidak diketahui jam pasti saat korban jatuh ke dalam arus. Sabtu (18/05/24).

Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi, S.Sos, MM., menjelaskan bahwa menurut laporan yang diterima korban Rodi keluar rumah pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB dengan tujuan bekerja menambang batu di sekitar sungai waterway. Namun, hingga sore hari menjelang maghrib, korban tidak juga kembali ke rumah, sehingga keluarganya merasa khawatir.

“Keluarga korban kemudian memberitahukan warga sekitar dan warga segera melakukan pencarian di sekitar aliran waterway,” kata Kapolsek. 

“Pencarian tersebut membuahkan hasil pada sekitar pukul 21.45 WIB, saat warga menemukan Rodi dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian”, pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ditemukan saksi mata yang melihat secara langsung saat Rodi terpeleset dan jatuh ke arus sungai. Pihak kepolisian yang terdiri dari Kapolsek, Pawas, Piket Reskrim, Piket Patroli dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat bekerja di dekat aliran air yang deras, terutama bagi warga yang sering beraktivitas di sekitar sungai atau waterway.

Kapolsek Cibungbulang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas di area berbahaya. 

“Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan ini,” ujar Kompol Zulkernaidi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Laka Lantas Tunggal Truck Tronton Seruduk sebuah Warung

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sudamanik, Kampung Cilangkap, Desa Lumpang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Jumat malam 17 Mei 2024, sekitar pukul 21.15 WIB. Sebuah truk tronton dengan nomor polisi B 9020 CYT menabrak sebuah bangunan warung di seberang jalan, menyebabkan kerusakan pada bangunan dan satu orang mengalami luka ringan. Sabtu (18/05/24).

Kapolsek Parung Panjang Kompol Dr. Suharto, SH. MH., menjelaskan bahwa Korban kecelakaan tersebut adalah seorang buruh bernama Sangsang (47 tahun), yang tinggal di Kampung Cilangkap RT 02/01, Desa Lumpang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Sangsang mengalami luka pada bagian punggung akibat tertimpa kayu bangunan warung.

Menurut keterangan dari pengemudi truk tronton, bernama Bilal (20 tahun), kendaraannya mengalami kosong angin rem dan rem blong saat hendak keluar dari tempat parkir. Akibatnya, truk tersebut tidak dapat dikendalikan dan menabrak bangunan warung di seberang jalan, melukai pemilik warung luka ringan pada bagian punggung akibat tertimpa dari kayu bangunan warung.

“Unit Lalu Lintas Polsek Parung Panjang telah menangani kejadian tersebut dengan melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Beruntungnya, situasi arus lalu lintas di kedua arah tetap lancar meskipun kejadian tersebut telah terjadi”, pungkas Kapolsek.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule.

Sebuah Pohon Bambu Tumbang di Jalan Raya Bocimi, Polsek Caringin dan Elemen Langsung Evakuasi

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah pohon bambu dan menjalar ke jalan utama provinsi Bocimi tepatnya di Kp. Sempur RT 02 RW 02 Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, yang diakibatkan intensitas hujan yang deras serta angin kencang pada Kamis 16 Mei 2024 pukul 17.00 WIB. Jumat (17/05/24).

Polsek Caringin yang dipimpin oleh Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia, S.H., M.M., beserta tim gabungan dari BPBD setempat cepat tanggap tindaklanjuti dalam penanganan arus lalu lintas dimana adanya  pohon tumbang yang mengganggu arus lalu lintas yang mengarah ke Jakarta dan Sukabumi dimana kendaraan bermotor banyak yang melaju.

Dengan cepat tim gabungan Polsek Caringin dan unsur setempat telah mengevakuasi pohon serta akar yang mengakibatkan arus lalu lintas macet, setelah pohon dibereskan anggota polsek melancarkan arus lalu lintas yang sempat terhambat.

“Kejadian ini diakibatkan faktor alam yaitu hujan yang intensitasnya cukup tinggi beberapa hari ini, mengingat cuaca saat ini yang tidak menentu, kami sudah himbau ke warga masyarakat melalui para Bhabinkamtibmas untuk mewaspadai terjadinya longsor, bencana alam akibat tingginya curah hujan, namun demikian kami Polsek Caringin dibantu TNI, unsur pemerintah desa dan elemen masyarakat siap hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membantu kesulitan warga masyarakat Caringin”, tutup Kapolsek Caringin AKP Hendra.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciampea Lakukan Investigasi Penyelidikan Terkait Adanya Pencurian dengan Kekerasan

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Ciampea menerima laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Kp. Cibadak Kaum, Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Kejadian tersebut dilaporkan pada Kamis malam, 16 Mei 2024, sekitar pukul 19.00 WIB. Jumat (17/05/24).

Kapolsek Ciampea Kompol Suminto HP., SIP., MH., menjelaskan bahwa menurut informasi yang diterima, korban Ewi (73), mengalami kekerasan fisik saat berada di rumahnya. Saksi mata Dede (38) yang juga merupakan tetangga korban, mengungkapkan bahwa korban datang mengetuk pintu rumahnya dalam kondisi luka-luka dan meminta pertolongan. Korban menceritakan bahwa dirinya dirampok dan dianiaya oleh pelaku yang kemudian mengambil emas miliknya.

Mendengar laporan tersebut, anggota piket Reskrim bersama anggota Patroli Polsek Ciampea segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan TKP. Selain itu, korban yang mengalami luka di bagian kepala langsung dibawa ke RS KBP untuk mendapatkan perawatan medis.

Langkah-langkah yang telah diambil oleh pihak kepolisian termasuk melakukan cek TKP, mendokumentasikan tempat kejadian dan menyarankan korban serta keluarganya untuk membuat laporan polisi resmi. Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang saat ini masih dalam lidik.

“Anggota kami telah melakukan pengecekan di TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi. Kami akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasan ini. Keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami”, ujar Kompol Suminto.

Kasus ini menambah daftar tindak kriminal yang sedang ditangani oleh Polsek Ciampea. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib.

Polsek Ciampea berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dengan tindakan kepolisian melalui Penyelidkan, Pendalaman serta Pengmbangan Dalam penanganan perkata ini untuk memastikan keadilan bagi korban. Informasi lebih lanjut akan disampaikan seiring perkembangan penyelidikan.

Sumber Humas polres Bogor

Bule

Mayat Perempuan Pinggir Kali Hebohkan Warga Desa Bojong Kulur

BOGOR.radarinformasi.com- Geger penemuan mayat di tepi Kali Cikeas, tepatnya di Kp. Bubulak Rt 003/004, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Mendapat laporan hal tersebut dari masyarakat Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin bersama anggota melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis 16 Mei 2024 sekitar pukul 12.00 WIB. Jumat (17/05/24).

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, SH menjelaskan dari hasil olah TKP dilokasi ditemukan keterangan bahwa identitas korban adalah seorang perempuan bernama Sanih, lahir di Bekasi pada tanggal 16 Mei 1988, dengan alamat di Kampung Pondok Benda Rt 002/001, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Dua orang saksi, Umiah dan Fajiah, memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

“Kronologis kejadian menurut keterangan saksi dan ketua RT, pada pukul 11.30 WIB, Ketua RT mendapat informasi dari saksi bahwa ada orang meninggal di pinggir kali Sungai Cikeas. Setelah menerima laporan tersebut, Ketua RT segera menghubungi Bimas dan Kapolsek Gunung Putri. Piket fungsi langsung datang ke TKP untuk melakukan olah TKP. Setelah proses olah TKP selesai, mayat korban dibawa ke pos untuk dipastikan identitasnya oleh pihak keluarga”, jelas Kapolsek.

Setelah dikonfirmasi oleh pihak keluarga bahwa korban adalah istri mereka, mayat korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit RS Polri Soekanto Kramatjati  untuk otopsi jenazah.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule