Lelang Barang Rampasan Kejari Indramayu Ramai Peminat

Lelang Barang Rampasan Kejari Indramayu Ramai Peminat

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara & Lelang (KPKNL) Cirebon, telah melakukan lelang barang rampasan yang telah berkekuatan hukum tetap secara online. Rabu (13/10/2021).

Lelang tersebut ramai peminat, karena dari 33 objek barang lelangan, hanya 1 barang yang tidak diminati.

“Menurut informasi yang saya dapat itu hanya 1 barang yang belum ada peminatnya sampai sekarang, yaitu nomor 21”, kata Kepala Seksi Barang Bukti & Barang Rampasan Kejari Indramayu Tedy Hendra Sukmanta, saat dikonfirmasi disela-sela pelaksanaan lelang di kantor Kejari Indramayu.

Ia juga menjelaskan, jika ada barang yang tidak diminati hingga pelaksanaan lelang selesai, maka barang tersebut akan dilelang pada tahun berikutnya.

Sementara itu, Iman Santoso selaku Pejabat Fungsional Pelelang KPKNL Cirebon mengatakan karena yang dilakukan adalah lelang eksekusi, maka hasilnya akan masuk ke kas negara bukan pajak.

“Kalau hasil lelangnya optimal, seharusnya masyarakat kita, baik Indramayu khususnya maupun nasional, menjadi kebahagiaan kita bersama karena dalam kondisi seperti ini, negara kita juga butuh penerimaan”, ucapnya.

“Secara sinergi, baik dari unsur Kejaksaan sendiri sebagai penyelenggara pelaksanaan dan kami selaku pejabat lelang serta kontribusi aktif masyarakat Indramayu bahkan nasional yang turut serta sebagai pembeli lelang itu juga menjadikan sinergi untuk bersama-sama mengoptimalkan hasil pelaksanaan lelangnya”, imbuh Iman.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Pungut Rp.20.000,00 dan 4 butir Telor serta 2 liter Beras dalam BPNT, Ketua RT dan Ketua RW Kelurahan Pakuan diduga Pungli

Pungut Rp.20.000,00 dan 4 butir Telor serta 2 liter Beras dalam BPNT, Ketua RT dan Ketua RW Kelurahan Pakuan diduga Pungli

BOGOR.radarinformasi.com- Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang digadang-gadang mampu meringankan beban Masyarakat ditengah pandemi Covid-19, malah dijadikan ajang untuk meraup keuntungan pribadi di beberapa wilayah, padahal Pemerintah Pusat terus menambahkan kuota baru bagi Warga yang belum tersentuh bantuan, begitu pula yang terjadi di Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor-Jawa Barat, Senin (11/10/21).

Berawal dari adanya tambahan KKS baru untuk KPM baru yang berada di RT.04/06, dimana Ketua RT dengan diketahui dan diamini oleh Ketua RW setempat telah melakukan kebijakan yang merugikan KPM, setiap KPM diminta untuk mengumpulkan KKS (kolektif) kemudian Sembako diantarkan ke masing-masing KPM dengan dikenakan biaya sebesar Rp.20.000/KPM.

Tidak hanya dikenakan biaya antar saja, akan tetapi setiap KPM diminta menyerahkan 4 butir telor dan 2 liter beras dengan alasan untuk dibagikan kepada keluarga yang tidak mendapatkan bantuan, sebanyak 80 KPM diintruksikan untuk memberikan uang dan sembako yang mereka terima.

“Sekitar dua minggu yang lalu, pak RT minta untuk mengumpulkan KKS, kemudian Sembako diantar ke rumah dengan dikenakan biaya sebesar Rp.20.000,00 dan telor diambil 4 biji serta beras 2 liter, tapi bukan berdasarkan keiklhasan soalnya pak RT nyebutin jumlah nominalnya, kalau dulu yang waktu saya dapat bantuan Rp.600.000,00 itu diminta seiklhasnya, karena yang lain ngasih Rp.50.000,00 saya juga ikut ngasih segitu, ga enak kan kalau ga ngasih sementara yang lain ngasih”, ujar salahsatu KPM.

Saat radarinformasi menemui Ketua RT,Ketua RW, mereka mengatakan bahwa semua itu merupakan kesepakatan bersama.

“Saya hanya meminta kepada yang ikhlas memberi, dari 80 KPM tidak semua ngasih, hasilnya kita bagikan, ada 6 keluarga yang menerima bantuan, satu keluarga mendapat 4 butir telor dan 3 liter beras sebanyak 6 keluarga’, ujar Ketua RT.

Sementara itu Ketua RW mengatakan, “Sepanjang hal tersebut bertujuan baik saya rasa tidak masalah koq, saya tahu apa yang dilakukan oleh Ketua RT tapi kan tujuannya baik, soalnya kan kalau tidak diminta di jaman seperti ini mana ada yang mau berbagi”.

Erwin Bastian selaku Lurah Pakuan, mengatakan bahwa, “Saya sudah beberapa kali agar jangan ada biaya apapun dan KKS jangan dikolektifkan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan”.

Red

Berbagi Paket Sembako di Hari jadi Indramayu ke 949

Berbagi Paket Sembako di Hari jadi Indramayu ke 949

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kota Indramayu yang ke 949 tahun, Pemerintah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu – Jawa Barat bersama para Kepala desa menyaksikan proses sidang Paripurna secara virtual dari gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Kamis (7/10/ 2021).

Acara yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sindang berlangsung secara sederhana dan menerapkan Prokes yang cukup ketat.

Selain menyaksikan sidang Paripurna lewat virtual, Pemerintah Kecamatan Sindang juga membagikan 250 Paket sembako dari Bupati Indramayu Nina Agustina.

Ali Sukma selaku Camat Sindang secara langsung memberikan paket sembako kepada para tukang ojek dan tukang becak yang berada di pangkalan.

“Paket sembako pemberian Bupati Indramayu kami bagikan dalam rangka Tali kasih dan rangkaian kegiatan Hari Jadi Indramayu yang ke 949 tahun”, katanya.

“Harapan kami, Indramayu lebih maju, lebih jaya dan Indramayu Bermartabat”, ungkasnya.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Kodim 0616 Indramayu Peringati HUT TNI yang ke 76 Secara Sederhana

Kodim 0616 Indramayu Peringati HUT TNI yang ke 76 Secara Sederhana

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Peringatan HUT TNI yang ke 76 berlangsung secara Virtual di Istana Merdeka dan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Selas (5 Oktober 2021).

Dalam peringatan HUT TNI yang ke 76 tersebut Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan amanat dan ucapan selamat melalui Siaran Virtual langsung dari Istana Merdeka.

“Sekali lagi selamat hari ulang tahun ke- 76 Tentara Nasional Indonesia selamat bekerja dan mengabdi untuk nusa dan semoga tuhan yang maha esa selalu bersama kita dirgahayu Tentara Nasional Indonesia bersatu berjuang menang,” ucap Joko Widodo secara Virtual.

Disisi lain Peringatan HUT TNI yang di gelar di Makodim 0616 Indramayu berlangsung dengan sangat sederhana dan di hadiri Bupati Indramayu Nina Agustina dan Forkopimda.

Bupati Indramayu Nina Agustina yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan Selamat buat TNI yang hari ini merayakannya.

“Bersama kita sehat, maju bersama berjuang bersama dan semoga selalu sukses untuk Kodim 0616, bersama masyarakat dalam pembangunan Indramayu tangguh bersama”, ucapnya.

Di tempat yang sama Dandim 0616 Letkol Inf Teguh Wibowo mengatakan, “Bersatu berjuang kita pasti menang, TNI Manunggal bersama rakyat, tujuan yang pertama stabilitas kawasan dalam mensukseskan seluruh program pemerintah baik pusat maupun daerah”, harapnya.

Acara di lanjut dengan tiup lilin dan pemotongan tumpeng dan makan bersama.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Pemdes Gadog gelar Vaksinasi Tahap 1dan 2 dengan menyediakan 1000 Kuota

Pemdes Gadog gelar Vaksinasi Tahap 1dan 2 dengan menyediakan 1000 Kuota

BOGOR,radarinformasi.com- Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengundang seluruh Warganya untuk melaksanakan Vaksinasi yang berlokasi di SDN Gadog 06, dengan harapan agar virus yang mematikan tersebut cepat berlalu, antusias Warga juga tampak luar biasa, hal tersebut terlihat dari banyaknya Warga yang dengan sukarela antri Vaksin demi mendukung program dari pemerintah, Selasa (28/09/21).

Dalam pelaksanaan vaksinasi, protokoler kesehatan tetap diterapkan, semua Warga yang datang di wajibkan memakai masker, mencuci tangan dan juga menjaga jarak, Dedi Junaedi selaku Kepala Desa Gadog berharap agar pelaksanaan vaksinasi ini tidak menyebabkan penyebaran virus secara signifikan, maka untuk itu kesadaran dari Warga sangat diperlukan demi kelancaran dan keamanan vaksinasi ini.

Petugas keamananpun tak bosannya menghimbau kepada Warga agar tidak berkerumun dan mengikuti antrian secara tertib. Untuk vaksinasi kali ini tersedia 1000 kuota dengan rincian, untuk vaksin tahap 1 sebanyak 500 kuota dan vaksin tahap 2 juga tersedia 500 kuota.

“Allhamdulillah antusias warga sangat luar biasa, ini semua tak lepas dari peran serta Rt/Rw yang selalu mengajak Warga agar ikut vaksin, ini sudah vaksin yang kedua dengan kuota sebanyak 1000 kuota, mudah-mudahan ke depannya semua warga Gadog sudah bisa mengikuti vaksinasi”, ujar Dedi.

Masih menurutnya, “Vaksin kali ini 90% untuk warga Desa Gadog dan sisanya untuk Masyarakat umum”.

Reporter : Erwin
Redaktur : Dewi Pelangi

KPM Desa Sukamantri Keluhkan Buah Busuk yang diterima

KPM Desa Sukamantri Keluhkan Buah Busuk yang diterima

BOGOR.radarinformadi.com- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diklaim sebagai salah satu program pemerintah yang berhasil, lantaran berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan. Segala upaya dikerahkan agar penyaluran bantuan sosial dengan skema tersebut dapat dilanjutkan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia, akan tetapi kenyataannya semua tidak berjalan mulus, ada saja segelintir oknum yang memanfaatkan BPNT ini untuk meraup keuntungan pribadi, Rabu (22/09/21).

Seperti halnya yang terjadi di E-warung yang ada di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, penyaluran yang dilaksanakan di Villa Kambing pada tanggal 18-19 September 2021 tersebut mengundang banyak pertanyaan, pasalnya pemilik Agen mengatakan bahwa Ia tidak mengetahui siapa penyalurnya dan berapa jumlah KPM-nya.

“Saya ga tahu siapa penyalurnya, semua diatur oleh pak lurah, saya hanya sekedar menyalurkan sembako saja, saya masih baru jadi belum paham, saya jadi agen juga ditunjuk oleh pak lurah, pokoknya saya cuma di suruh menyalurkan dan didampingi orang-orang yang sudah ditunjuk pak lurah”, ujar ibu pemilik warung.

Masih menurutnya, “Saya menyalurkan dari kemarin dan hari ini, ini juga komoditinya masih kurang, kita masih nunggu, katanya sih sedang dalam perjalanan”.

Sementara itu Hendi Haerudin (Daweng) selaku Kepala Desa Sukamantri saat dikonfirmasi via seluler mengatakan, “Saya hanya mengenalkan suplayer ke agen untuk bisa memilih dan memilah barang yang berkualitas bukan order ya, boleh dicek di nota pengirimannya”.

Saat ditanya terkait keluhan sejumlah KPM yang mengatakan buah ada yang busuk, Kades mengatakan, “Kenapa jadi punya niatan memperkeruh anda, silahkan kalau mau bermain dengan saya. Anda liat komoditi diwilayah lain, bandingkan dengan wilayah saya, ga usah ngancam saya, saya paling seneng kalau diancam orangnya”.

“Barang itu ribuan bos, ketumpuk-tumpuk sedikit hal yang lumrah, apalagi dikomoditi buah yang rentan, bisa dikomplain ke agen untuk KPM, bukan ke wartawan. Saya cek dilokasi untuk agen di Desa Sukamantri saya pastikan kwalitas baik”, pungkasnya.

Red

Mustakim minta Tikor Kecamatan Tamansari Tindak Lanjuti Laporan KPM terkait Ricuhnya Penyaloran Bansos

Mustakim minta Tikor Kecamatan Tamansari Tindak Lanjuti Laporan KPM terkait Ricuhnya Penyaloran Bansos

BOGOR.radarinformasi.com- Banyaknya permasalahan yang mencuat terkait penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang muncul di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, khususnya Agen E-warung Desi, Desa Sirnagalih dan Agen E-warung Anggi, Desa Pasir Eurih membuat Kadinsos dan Tim Tikor Kecamatan angkat bicara, Sabtu (18/09/21).

Saat dihubungi via seluler, Mustakim selaku Kadinsos Kabupaten Bogor mengatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut setelah berkoordinasi dengan pihak Tikor Kecamatan, Ia sangat meyayangkan apabila benar yang apa yang dikeluhkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut.

Sudah sangat jelas dalam Pedum bahwa KKS tidak boleh dikolektifkan dan Agen E-warung juga harus selektif dalam memilih komoditi sehingga KPM benar-benar mendapatkan komoditi sesuai dengan yang telah ditetapkan sebesar Rp.200.000,00, selain itu juga segi kualitas harus diutamakan.

“Terimakasih informasinya, semua keluhan sedang kita tampung dan inventarisir, silahkan laporkan dahulu ke Tikor Kecamatan”, ujar Mustakim via seluler.

Sementara itu salahsatu Tikor Kecamatan menjelaskan bahwa, “Pihak kecamatan akan menugaskan Kasi Pemberdayaan dan stafnya, untuk croschek dan jika benar terjadi pelanggaran aturan akan kami teruskan ke Dinsos untuk ditindaklanjuti”.

Begitupula dengan Aul Fahrudin selaku Korda BSP Kabupaten Bogor akan menindaklanjut atas laporan Warga dan akan turun ke lapangan.

Red

Rangkul Biddokes Polda Metro Jaya, PT PMLI berikan vaksin Covid-19 bagi Masyarakat Ciawi

Rangkul Biddokes Polda Metro Jaya, PT PMLI berikan vaksin Covid-19 bagi Masyarakat Ciawi

BOGOR.radarinformasi.com- Setelah terlaksananya Vaksinasi Covid-19 pada hari Sabtu, 11 September 2021 untuk masyarakat sekitar Yayasan Barunawati (YBN) Tanjung Priok, yang menyasar guru beserta keluarga dan juga profesi lainnya sebanyak 500 orang, kini, pada Hari ini, kini sinergi program vaksinasi dilanjutan untuk masyarakat di lingkungan kantor PT.Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia di Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor sebanyak 1.000 orang, Sabtu (18/09/21).

Program tersebut berjalan atas kolaborasi PT.Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia sebagai salahsatu anak perusahaan dari PT.Pelabuhan Indonesia II (Persero), Polda Metro Jaya, Yayasan Barunawati Nusantara (YBN) dan Persatuan Isteri Pegawai IPC (PIP) yang merupakan wujud manfaat keberadaan IPC Group di wilayah kerjanya. Hal ini juga sesuai dengan salah satu wujud program CSR PT PMLI – Compassion, Sincerity, Culture.

Dalam kegiatan vaksinasi, sambutan dilakukan oleh Chiefy Adi K sebagai Dirut PT. PMLI, Kasubdit Biddokes Polda Metro Jaya dr. Dini Budiasih, Kepala Desa Ciawi Rusli Maksum, Sekretaris Camat Bambang Rusantono, Kapolsek Ciawi Kompol.Asep Triono dan Mayor Inf. Mulyadi Danramil Ciawi.

“Tujuan program ini dalam rangka mendukung pemerintah dan BUMN dalam turut mensukseskan pemerataan dan percepatan vaksin covid-19 di daerah padat penduduk, khususnya di wilayah Kecamatan Ciawi untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, masyarakat dan bangsa”, ujar Chiefy.

Masih menurutnya, ‘Vaksinasi berikutnya akan dilaksanakan pada hari Senin 27 September 2021 jam 08.00 WIB dan akan bekerjasama dengan Puskesmas Ciawi di Kampus PMLI Ciawi dengan target 1.000 orang”.

“Karena tujuan hidup manusia adalah memberikan manfaat bagi keluarga, sesama, masyarakat, lingkungan, bangsa dan negara Indonesia serta semesta alam. Demikian pula sebuah perusahaan, dari awal didirikan agar bisa tumbuh berkesinambungan dan tujuan akhirnya adalah memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh Stakeholders dalam ekosistemnya serta Bangsa Indonesia, berupa Compassion, Sincerity and Culture merupakan tagline Program CSR PT.Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia salah satuanak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)”, pungkasnya.

Selain KKS dikolektifkan, Harga Sembako di E-Warung Anggi Meroket Tajam

Selain KKS dikolektifkan, Harga Sembako di E-Warung Anggi Meroket Tajam

BOGOR.radarinformasi.com- Pengkolektifan KKS kembali terjadi di Agen E-warung, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, kali ini KKS di kolektifkan oleh RW dan Sembako dibagikan disalahsatu pos dipinggir jalan, padahal sesuai aturan KKS wajib dipegang oleh KPM untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Jum’at (17/09/21).

KKS dikumpulkan dan digesek pada tanggal 12 September 2021, sedangkan Sembako dibagikan pada tanggal 16 dan 17 September 2021. Anggi selaku pemilik Agen E-warung mengatakan bahwa, “Kita melakukan pengkolektifan KKS untuk menghindari adanya kerumunan, karena meski dijadwalkan Masyarakat tetap tidak mengerti”.

Selain penyaluran dilakukan secara kolektif dan digesek terlebih dahulu, Agen E-warung yang sudah berjalan selama satu (1) tahun tersebut tidak nampak adanya papan nama Agen dan daftar harga-pun tidak nampak dipampang.

Perlu diketahui setiap KPM menerima Sembako berupa, 11 kg beras premium, 20 butir telur, 1kg buah pear, kacang ijo 0,5 kg. Dengan sembako tersebut besar dugaan dari jumlah tidak mencapai seharga Rp.200.000, 00, memang sangat disayangkan bantuan di masa pandemi ini banyak dimanfaatkan oleh segelintir Oknum untuk memperkaya diri sendiri.

“Saya tidak tahu harga-harga Sembako tersebut soalnya pihak CV. Malaya belum mengirimkan daftar harganya”, ujar Anggi pemilik E-warung.

Red

Carut-marut Penyaluran Bansos di Desa Sirnagalih diduga Lemahnya Pengawasan dari TKSK

Carut-marut Penyaluran Bansos di Desa Sirnagalih diduga Lemahnya Pengawasan dari TKSK

BOGOR.radarinformasi.com- Dengan adanya pemberitaan terkait carut-marutnya penyaluran BPNT di Agen E-warung Desi, Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Nurul selaku TKSK Kecamatan Tamansari angkat bicara, Ia mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan oleh RT dan RW terkait adanya biaya pengiriman sembako BPNT dan juga pemotongan sembako 1 paket dirinya tidak mengetahui sama sekali, karena saat penyaluran Ia tengah sakit dan hanya koordinasi via telpon dengan pihak E-warung, Kamis (16/09/21).

Nurul yang didampingi oleh Erwin (suami Desi) sekaligus anak Kepala Desa tersebut mengatakan bahwa, “Saya tidak tahu adanya pungutan biaya administrasi dan juga pengurangan jumlah sembako, saya baru dengar kemarin dari pihak media, soalnya waktu penyaluran saya sedang sakit”.

“Untuk kentang yang busukpun saya tidak tahu kalau tidak ada aduan, dengan adanya kejadian ini saya minta tolong kepada RT maupun RW agar ke depannya jangan pernah mengambil kebijakan sendiri”, ujar Nurul.

Sementara itu Erwin mengatakan untuk kentang yang busuk akan diganti nantinya, Ia mengatakan bahwa dirinya tidak tahu ada komoditi yang tidak layak di konsumsi karena saking banyaknya.

Akan tetapi anehnya, Amat Suprapta selaku Kepala Desa Sirnagalih mengatakan bahwa”, Untuk uang yang dipungut berkisar Rp.10.000,00-Rp.30.000,00 itu ya wajar, itung-itung kan ganti bensin, kalau masalah KKS yang dikolektifkan itu kan untuk cek saldo sudah masuk apa belum dan tidak berkerumun, saya hanya memantau supaya komoditi bisa sampai ke masyarakat”.

Padahal jelas dalam Pedum KKS tidak boleh dikolektifkan untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Ketua RT yang kebetulan ada, menjelaskan bahwa Ia hanya meminjamkan mobil saja dan warga sendri yang inisiatif untuk memberi. Untuk keluhan warga terkait pemotongan yang satu paket RT juga beralasan itu adalah kebijakan KPM.

Secara logika kita dapat menilai tidak mungkin ada kebijakan akan tetapi dibelakang warga justru mengeluhkan, Bram selaku pihak Supliyer saat dikonfirmasi via seluler mengatakan, “Nanti saya akan ganti kentang yang busuk dan tolong tanyakan juga kepada Agen kapan saya kirim dan kapan agen membagikan”.

Agen menjelaskan bahwa kentang dikirim 3 hari sebelum penyaluran, tidak hanya itu saja di agen E-warung Desi, daftar harga sembako tidak dipampang sebagaimana mestinya.

Red