INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Jumat (20/6)
Berthoni yang pada kesempatan ini didampingi oleh Kasi Binadik dan Kasubsi Kegiatan Kerja, menjelaskan bahwa kunjungan dilakukan sebagai upaya mengkorelasikan program astacita Presiden antara Lapas dengan Dinas PUPR dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Lebih lanjut ia mengatakan terdapat potensi manfaat atas lahan yang berada tepat disamping Lapas Indramayu jika dikelola secara cermat dengan dikolaborasikan pada program pembinaan warga binaan yang dijalankan Lapas Indramayu.
“Kami lakukan koordinasi dengan Kepala Dinas PUPR terkait normalisasi sungai dan pemanfaatan lahan yang tepat berada di samping Lapas. Terdapat potensi manfaat yang baik untuk mendukung program ketahanan pangan yang dikolaborasikan dengan program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas Indramayu,” kata Berthoni, Jumat (20/6/2025)
Kegiatan ini nantinya akan diselenggarakan bersama dengan kolaborasi antara Lapas, Dinas PUPR, TNI dan Polri dalam menjalankan program bupati “REANG” yang bisa di terapkan di Lapas Indramayu dengan memadukan dengan pembinaan yang ada di dalam Lapas.
Selain itu, kunjungan kerja ini juga merupakan implementasi atas perintah harian Menteri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait dengan penyelenggaraan fungsi pemasyarakatan yang baik.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menyambut Dies Natalis ke-17, Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) menggelar kegiatan Senam Massal yang berlangsung meriah di halaman kampus pada hari ini, Jumat (20/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran rektorat, dosen, tenaga kependidikan, dan lainnya.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, turut hadir dan membuka secara resmi kegiatan dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol semangat dan harapan baru bagi kemajuan Polindra ke depan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polindra dalam pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu. Selain itu, usia 17 tahun bagi Polindra telah memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah dan banyak memberikan masukan bagi pemerintah daerah Indramayu.
“Polindra telah menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Semoga di usia ke-17 ini, Polindra makin maju dan inovatif,” ujar Syaefudin.
Direktur Polindra, Rofan Aziz menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Dies Natalis akan terus berlanjut hingga puncak acara. Salah satu yang kini terus dipersiapkan oleh Polindra adalah mengembangkan status menjadi Universitas dengan cakupan pendidikan lebih luas untuk masyarakat.
“Kami ingin momen ulang tahun ini menjadi refleksi bersama untuk terus berinovasi dan memperkuat peran Polindra dalam mendukung kemajuan Indramayu. Kami terus mengusahakan mimpi kami untuk menjadi Universitas,” ungkap Rifan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kebersamaan, tetapi juga mempererat hubungan antara kampus dengan pemerintah daerah serta masyarakat. Senam massal ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah semangat dan antusiasme peserta.
Usai mengikuti senam bersama, Wakil Bupati juga berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas kampus, termasuk laboratorium teknik, laboratorium perawat, ruang kelas, serta area pengembangan lainnya. Peninjauan ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Polindra.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Turnamen Sepak Bola U-18 Bupati Cup 2025 resmi digelar. 31 tim dari 31 kecamatan siap bertanding untuk menjadi yang terbaik di Kabupaten Indramayu dengan memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah. Jumat (20/6)
Bupati Indramayu Lucky Hakim yang membuka secara resmi kegiatan tersebut mengatakan, turnamen sepak bola U-18 ini merupakan upaya untuk mencari calon-calon atlet terbaik di Kabupaten Indramayu melalui proses kaderisasi sejak awal.
Diharapkan, setelah turnamen ini akan terbentuk tim yang solid untuk memperkuat sepak bola Indramayu pada ajang lebih tinggi. Kegiatan turnamen ini akan menjadi agenda rutin setiap tahun agar pembinaan atlet tidak putus dan harus berkelanjutan.
Menyinggung sarana yang ada di Stadion Tridaya tersebut, Lucky Hakim menegaskan akan segera melakukan perbaikan terutama untuk bagian-bagian yang sangat vital demi kenyamanan penggunaan Stadion Tridaya.
“Turnamen ini diharapkan menghasilkan atlet yang berkualitas untuk kemajuan sepakbola di Indramayu. Kerusakan di stadion ini segera kita perbaiki dengan kemampuan anggaran yang kita miliki agar makin nyaman ketika digunakan,” kata Lucky Hakim ketika membuka turnamen, Kamis (19/6/2025).
Sementara Ketua Penyelenggara Turnamen, Carkaya mengatakan, kegiatan tersebut akan berlangsung sejak 19 Juni hingga 6 Juli mendatang. Setiap hari akan dilaksanakan 2 pertandingan mulai pukul 14.00 dan 16.00.
Turnamen tersebut akan memperebutkan hadiah yakni juara 1 uang pembinaan sebesar 10 juta, juara 2 sebesar 5 juta rupiah, juara 3 sebesar 2,5 juta, dan juara 4 sebesar 1,5 juta. Selain uang pembinaan juga disiapkan trophy dan piagam.
Pada pertandingan pembuka, tim kesebelasan Cikedung mengalahkan Karangampel dan kesebelasan Kedokan Bunder mengalahkan Kandanghaur.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, melakukan monitoring terhadap para peserta kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-39 dari Kabupaten Indramayu yang tengah berlaga pada ajang tingkat Provinsi Jawa Barat di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (19/6/2024).
Dalam kunjungannya, Wabup Syaefudin meninjau langsung tempat penginapan para peserta kafilah Indramayu. Ia juga menyempatkan diri untuk berdialog dan memberikan semangat kepada para peserta yang akan tampil dalam berbagai cabang lomba MTQH.
“Kami sangat bangga atas semangat dan dedikasi para peserta yang telah mewakili Kabupaten Indramayu di tingkat provinsi ini. MTQH bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadits,” ujar Syaefudin dalam sambutannya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga berpesan kepada para peserta untuk senantiasa menjaga kesehatan agar dapat tampil maksimal dalam perlombaan. Ia turut mengapresiasi para pendamping dan pembimbing yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kafilah Indramayu.
“Alhamdulillah, seluruh peserta dalam keadaan sehat dan semangat. Terima kasih kepada para pendamping dan pembimbing atas dedikasinya,” tuturnya.
Sebagai informasi, MTQH ke-39 Tingkat Provinsi Jawa Barat secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Barat pada 14 Juni 2025 lalu. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 15 hingga 22 Juni 2025, dan diikuti oleh kafilah dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengungkapkan rasa bangga dan kekagumannya kepada ratusan siswa yang berhasil menghafal Al-Qur’an Juz 30 menggunakan metode Kauny. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Haflah Khotmil Qur’an Juz 30 yang digelar di Aula Nyi Endang Dharma Ayu, Universitas Wiralodra Indramayu, Kamis (19/6/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Komunitas Hafidz on the Street tersebut diikuti oleh 500 peserta dari jenjang SD dan SMP.
“Ini adalah pencapaian luar biasa. Menghafal Al Qur’an di usia muda tentu bukan perkara mudah, namun anak-anak kita hari ini telah membuktikan bahwa dengan niat, semangat, dan bimbingan yang tepat seperti melalui metode Kauny, mereka mampu menjadi generasi penghafal Al-Qur’an,” ujar Bupati Lucky dalam sambutannya.
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, Bupati Lucky menyampaikan apresiasi setinggitingginya kepada para siswa yang telah menyelesaikan hafalan Juz 30. Ia menyebut mereka sebagai generasi Qur’ani yang menjadi harapan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Lebih lanjut, Bupati Lucky menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan visi religius sebagaimana tercantum dalam misi besar Indramayu REANG melalui program Indramayu Mengaji.
“Ini adalah bukti bahwa cita-cita menjadikan Indramayu sebagai daerah yang religius bukan sekadar jargon, tetapi telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh orang tua untuk terus istiqomah mendampingi anak-anak dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an. Menurutnya, pembangunan Indramayu tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter masyarakat yang berakhlak dan berilmu.
“Dengan religiusitas yang kuat, maka ekonomi akan tumbuh, masyarakat akan tenteram, dan visi Indramayu REANG (Religius, Ber-ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) akan terwujud,” tegasnya.
Sebagai penutup acara, Bupati Lucky Hakim secara simbolis menyematkan selempang dan menyerahkan sertifikat kepada perwakilan peserta, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menghafal Al-Our’an.
Acara ini tidak hanya menjadi momen penuh spiritualitas, tetapi juga menjadi semangat baru bagi masyarakat Indramayu untuk terus menghidupkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bank Indonesia memberikan apresiasi terhadap perkembangan ekonomi di Kabupaten Indramayu yang terus memberikan kontribusi bagi produk domestik regional bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat. Selain itu Pemkab Indramayu juga terus menekan laju inflasi dan memaksimalkan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD). Rabu (18/6)
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Cirebon Kiptiah Riyanti saat berlangsung High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Ciayumajakuning, di Linggarjati Kuningan, Rabu (18/6/2025).
Kiptiah menjelaskan, perkembangan ekonomi Provinsi Jawa Barat ditopang oleh daerah-daerah yang ada di wilayah Ciayumajakuning sebesar 10 persen yang dipengaruhi oleh industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, pertanian, kontruksi, serta transportasi dan pergudangan. Sementara dari sisi penggunaan, kontributor terbesar berasal dari konsumsi rumah tangga, investasi, net ekspor, dan konsumsi pemerintah.
Berdasarkan data, kontribusi daerah di Ciayumajakuning bagi PDRB Jawa Barat yakni Kabupaten Indramayu (3,72), Kabupaten Cirebon (2,37), Kabupaten Majalengka (1,63), Kabupaten Kuningan (1,25), dan Kota Cirebon (1,08).
“Perkembangan ekonomi daerah-daerah di Jawa Barat sangat memengaruhi PDRB Jawa Barat. Ciayumajakuning berkontribusi 10 persen. Dan daerah Ciayumajakuning terus melakukan upaya dan langkah strategis untuk menekan laju inflasi maupun elektronifikasi transaksi pemerintah daerah,” kata Kiptiah.
Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Wakil Bupati Syaefudin menjelaskan, berkolaborasi dengan melibatkan semua pihak merupakan salah satu kunci untuk membangkitkan perekonomian di Kabupaten Indramayu. Pembangunan kawasan industri dan juga pengembangan UMKM, serta memaksimalkan berbagai potensi unggulan terus menjadi perhatian serius agar Kabupaten Indramayu terus berkembang.
Menurut Syaefudin, upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Indramayu pihaknya telah melakukan berbagai gerakan yakni kebijakan keterjangkauan harga diantaranya dengan melakukan gerakan pangan murah, operasi pasar, dan operasi pasar bersubsidi.
Kemudian kebijakan ketersediaan pasokan yakni dengan sidak pasar dan monitoring minyak kita, gerakan menanam padi, tanam jagung serentak, dan bantuan pupuk untuk petani bawang merah.
Kebijakan lainnya yaitu kelancaran distribusi yakni dengan melakukan pembangunan akses jalan untuk mempermudah distribusi pangan maupun ternak, rencana kerja sama antara daerah (KAD) dengan Kabupaten Karawang dan Jakarta.
“Kebijakan lainnya yakni komunikasi efektif bersama TPID, dan lainnya,” tegas Wabup Syaefudin.
Sedangkan untuk memaksimalkan ETPD, pihaknya telah melakukan pengalihan dari pembayaran manual ke digital untuk pajak daerah, retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perijinan tertentu.
BOGOR.radarinformasi.com – Aktivitas kafe remang-remang di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, terus menjamur tanpa hambatan berarti. Meski berdiri di tengah permukiman warga dan kerap disorot publik, eksistensinya seolah dilindungi oleh sistem “penertiban tahunan” yang lebih menyerupai rutinitas seremonial ketimbang upaya penegakan hukum.
Budi Riva, selaku Sekretaris Camat Kemang, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, akhir-akhir ini tengah gencar melakukan penertiban terhadap penyakit masyarakat yang dikhawatirkan akan merusak mental generasi muda, seperti hal nya yang beredar video penertiban di daerah Bilabong, namun sayang penertiban tersebut dinilai tebang pilih.
Seperti video yang beredar di Media Sosial dimana Sekcam turun langsung dan menertibkan sejumlah remaja yang berada di sekitar perumahan Billabong, akan tetapi sangat disayangkan dalam video tersebut tidak dibumbui keterangan terkait penertiban dan penindakannya.
Penelusuran awak media Radar Informasi di kawasan Kemang dan sekitarnya menunjukkan bahwa sebagian besar kafe ini beroperasi bebas hingga larut malam. Hiburan malam terselubung, minuman keras, dan kehadiran wanita penghibur yang secara terang-terangan menawarkan jasa menjadi pemandangan yang lumrah.
Mirisnya, lokasi kafe-kafe ini berdampingan langsung dengan rumah-rumah warga. Gangguan kebisingan dan aktivitas mencurigakan kerap membuat warga resah, namun tak ada tindakan tegas yang benar-benar menyentuh akar persoalan.
“Kalau pembongkaran mah rutin, setahun sekali. Tapi itu juga formalitas. Biasanya sudah dikasih tahu dulu ke pemiliknya biar sempat amankan barang-barang,” kata seorang warga yang ditemui di lokasi kafe.
Ia menambahkan, bahwa tak lama setelah ditertibkan, kafe yang sama bisa buka kembali dengan nama berbeda atau cat baru.
Lebih jauh, ia juga menyebut adanya dugaan pungutan oleh oknum aparat agar operasional kafe tetap lancar. “Ada yang katanya dimintain rokok, kopi, uang jalan. Jadi bisa terus buka, asal tahu diri aja,” katanya.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan serius: benarkah ada komitmen pemberantasan, atau justru pembiaran sistematis dengan pola penertiban yang sudah bisa ditebak waktunya?
Diamnya Aparat dan Pejabat Setempat
Sikap diam para pejabat pun memperkuat dugaan tersebut. Sekretaris Camat Kemang, Budi Riva, mengakui adanya laporan warga terkait peredaran tramadol, namun enggan memberikan komentar soal maraknya kafe remang-remang.
“Terkait informasi adanya peredaran tramadol, kami terima dalam bentuk laporan dari warga,” ujarnya.
Namun saat disinggung mengenai aktivitas hiburan malam ilegal, terkesan menolak dan enggan berkomentar. “Maaf, saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut soal itu,” tegasnya.
Padahal, kawasan Billabong belum lama ini menjadi sorotan usai viralnya penggerebekan terkait obat keras. Namun faktanya, praktik-praktik mencurigakan justru masih berlangsung secara terang-terangan di sekitarnya.
Penindakan Atau Sandiwara Tahunan?
Jika aparat benar-benar berniat menertibkan, mengapa pola aktivitas kafe selalu sama setiap tahun? Mengapa pembongkaran hanya dilakukan setelah pemberitahuan dan tidak menyentuh pelaku atau pemilik usaha? Dan mengapa masyarakat selalu menjadi pihak yang dirugikan, sementara para pelaku tetap leluasa beroperasi?
Masyarakat Kemang menuntut bukan hanya sekadar pembongkaran simbolik, tetapi penindakan menyeluruh dan berkelanjutan. Tanpa itu, keberadaan kafe remang-remang di tengah permukiman hanya akan menjadi bom waktu sosial yang terus dibiarkan meledak pelan-pelan.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya nyata dari aparat kepolisian, Satpol PP, maupun pemerintah daerah dalam menghentikan sepenuhnya aktivitas kafe-kafe ilegal tersebut.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polres Indramayu. Pada Selasa malam (17/06/2025) sekitar pukul 23.30 WIB, dua personel kepolisian dari Polres Indramayu, Brigadir Yan Syada Roen Siou dan Brigadir Muhidin, melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik strategis di wilayah kota.
Fokus patroli di kota Indramayu kali ini menyasar kawasan perbankan dan pemukiman warga yang dinilai rawan terjadi tindak kejahatan. saat ini saya berada di pos skurity bersama petugas keamanan,” di lokasi depan Perumahan Griya Bahari Indah, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu.
“Situasi di wilayah kota Indramayu terpantau aman dan kondusif, tidak ditemukan adanya indikasi tindak kejahatan seperti kekerasan maupun pencurian,” ujar Brigadir Yan Syada saat memberikan keterangan kepada awak media di sela kegiatan.
Dalam patroli tersebut, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berpartisipasi aktif menjaga lingkungan sekitar. Warga diminta tidak segan melapor jika terjadi gangguan kamtibmas, baik secara langsung maupun melalui layanan darurat 110.
“Layanan 110 dari Polres Indramayu aktif 24 jam. Jika ada laporan masuk, petugas akan segera merespons dan menuju lokasi dalam waktu sekitar 5 hingga 10 menit, tergantung jarak dan kondisi jalan,” jelas Brigadir Yan Syada.
Layanan aduan ini dikelola oleh Satuan Intelkam Polres Indramayu melalui sistem SIP MAS INDRAMAYU (Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat). Keberadaan layanan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan dan respons terhadap kejadian di masyarakat.
Kegiatan patroli malam ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian guna menciptakan rasa aman, sekaligus mengantisipasi tindak kriminalitas yang kerap terjadi saat jam-jam rawan.
“Harapan kami, masyarakat dapat berperan aktif. Bila melihat atau mengalami kejadian mencurigakan, segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti secepatnya,” tambahnya.
BOGOR.radarinformasi.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan meresmikan Pos Hoegeng Gadog dan Jalan Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso, Selasa (17/6/2025), di Pos Polisi Terpadu Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Ia didampingi Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dan disaksikan unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat Bogor.
Kegiatan dimulai pukul 15.00 WIB dengan peninjauan langsung ke Pos Hoegeng yang dibangun untuk mendukung pengamanan arus lalu lintas kawasan Puncak. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor KH. Dr. Agus Mulyana, dan pemutaran video selayang pandang pembangunan pos.
Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam sambutannya menyatakan bahwa penamaan jalan dan pos ini bertujuan untuk mengenang keteladanan Hoegeng sebagai sosok jujur dan berintegritas. “Semoga bisa menginspirasi semua elemen masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Rama Hoegeng, mewakili keluarga almarhum, menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya agar Pos Hoegeng memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Kapolda Jabar juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Bogor atas inisiatif pembangunan. “Pos ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol dedikasi dan integritas. Sosok Hoegeng patut diteladani seluruh anggota Polri,” ucapnya.
Acara diakhiri dengan penekanan tombol sirine, penandatanganan prasasti, dan penarikan selubung nama jalan sebagai simbol peresmian, lalu ditutup dengan ramah tamah.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu mengikuti Apel Pagi Bersama di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian HAM, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, secara virtual, Senin (16/06/2025).
Kegiatan yang dilakukan di Aula Lapas Kelas IIB Indramayu tersebut, diikuti oleh Kepala Lapas (Kalapas) Fery Berthoni, Pejabat Pelaksana, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, dan pelaksana di lingkungan Lapas Indramayu.
Dalam Apel Pagi yang juga diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia secara daring tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto bertindak sebagai Pembina Apel. Pada kesempatan tersebut, Agus memberikan beberapa arahan diantaranya, mengingatkan kepada seluruh jajaran bahwa tugas utama mereka adalah melayani masyarakat.
Agus juga menyampaikan, bahwa masa transisi yang berjalan hingga akhir Juli 2025 merupakan bagian penting dari proses perubahan yang telah dijalani bersama. “SKB ini tidak hanya menjadi dasar hukum, tetapi juga menjadi kompas dalam menyusun tatanan baru yang lebih baik, lebih efisien, dan lebih adaptif terhadap tantangan dan dinamikanya yang terus berubah,” kata Agus dalam amanatnya.
Selain itu, Menteri Imipas juga mengajak kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan layanan terhadap publik (masyarakat). Hal ini merupakan salah satu prioritas utama dalam reformasi birokrasi. Layanan publik harus mudah diakses, ramah, cepat, dan tepat.
Agus Andrianto mengingatkan agar seluruh unit kerja dapat memenuhi standar kerja yang telah ditetapkan baik dari segi waktu pelayanan, biaya, persyaratan, hingga mekanisme pengaduan, baik eksternal maupun internal. Ia mengajak kepada seluruh jajaran untuk memberikan kinerja secara maksimal dan kolektif dalam upaya meningkatkan indeks reformasi birokrasi.
Tak lupa, Agus juga mengucapkan selamat kepada CPNS yang telah berhasil lolos seleksi dan mengingatkan untuk menjaga integritas bekerja dengan jujur dan disiplin serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat karena merupakan representasi dari pemerintah dan negara.
Usai mengikuti Apel, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni mengatakan Lapas Indramayu dibawah kepemimpinannya komitmen terhadap upaya-upaya peningkatan pelayanan publik, baik terhadap masyarakat maupun warga binaan.
“Peningkatan layanan publik yang kami selenggarakan merupakan komitmen kami. Dengan SDM yang berintegritas dan profesional kami berusaha mewujudkan layanan yang prima di Lapas Indramayu serta memberikan manfaat yang luas untuk masyarakat,” tutupnya.