Perkuat Kompetensi Pranata Humas, ASN Indramayu Ikuti Magang di Diskominfo

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat fungsional Pranata Hubungan Masyarakat (Pranata Humas).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan magang atau praktik kerja sejumlah Pranata Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, yang berlangsung di Aula Diskominfo, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan magang difokuskan pada penguatan kemampuan komunikasi publik, pengelolaan media digital, produksi informasi, serta strategi komunikasi pemerintahan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, magang menjadi ruang pembelajaran bagi Pranata Humas untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas komunikasi publik.

“Magang ini menjadi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kompetensi Pranata Humas, khususnya dalam mengelola komunikasi publik dan media digital agar informasi pemerintahan dapat disampaikan secara efektif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Indramayu, Nurde Christien Juniarsy, mengatakan kegiatan magang merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN sebagaimana mengacu pada Peraturan LAN Nomor 10 Tahun 2018.

“Magang ini salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN. Setelah selesai, peserta akan dievaluasi bersama, termasuk dari sisi teknis dan fungsional,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kabupaten Indramayu atas dukungan dan penerimaan terhadap peserta magang. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kapasitas ASN.

Pranata Humas Punya Peran Strategis

Plt. Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Indramayu, Firman, turut mendorong para peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan dan memahami peran strategis Pranata Humas dalam pemerintahan.

“Pranata Humas memiliki peran sentral dalam membangun komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Manfaatkan kegiatan ini untuk menyerap ilmu dan pengalaman di bidang komunikasi dan informatika,” tuturnya.

Menurutnya, kemampuan komunikasi publik yang baik menjadi bagian penting dalam memastikan informasi pemerintahan dapat diterima masyarakat secara jelas dan tepat.

Salah seorang peserta magang, Yuana Rachma Damayanti, Pranata Humas Ahli Pertama Bapperida Kabupaten Indramayu, mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam memperkuat kompetensinya di bidang kehumasan.

“Magang di Diskominfo memberikan kesempatan bagi kami untuk memperdalam komunikasi publik dan pengelolaan media digital. Pengetahuan yang diperoleh akan kami terapkan untuk mendukung pelayanan informasi di perangkat daerah,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong terwujudnya aparatur kehumasan yang profesional, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi.

Penguatan kapasitas Pranata Humas diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyampaian informasi pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan informasi publik yang semakin efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, Satpol PP Indramayu Razia Miras di Sejumlah Wilayah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Instruksi Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) dan minuman beralkohol (mihol) mulai ditindaklanjuti. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu bersama unsur TNI-Polri menggelar razia di sejumlah wilayah, Sabtu (15/8/2026) malam.

Razia tersebut dilakukan sehari setelah Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pelarangan Mihol.

Aparat gabungan yang terdiri atas unsur kecamatan, Satpol PP, TNI, dan Polri menyasar sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan maupun penyimpanan minuman beralkohol.

Kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah kecamatan. Di antaranya Jatibarang, Lohbener, Sliyeg, hingga Patrol. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif sekaligus mencegah potensi gangguan ketertiban maupun tindak kriminalitas.

Di Kecamatan Jatibarang, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) turut melakukan razia terhadap sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan peredaran miras/mihol.

Penertiban tersebut diharapkan dapat menekan peredaran minuman beralkohol yang berpotensi menimbulkan gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Pengaruh alkohol juga dinilai dapat menyebabkan seseorang kehilangan kendali atau kesadaran sehingga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial. Karena itu, pengawasan dan penindakan terhadap peredaran miras dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga Dukung Razia Miras

Langkah pemerintah daerah tersebut mendapat dukungan dari masyarakat. Asep (35), warga Kecamatan Jatibarang, mengaku mendukung kebijakan Bupati Lucky Hakim dalam memberantas peredaran miras di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, keberadaan miras justru dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan tidak memberikan manfaat bagi lingkungan.

Ia mengaku senang dengan adanya razia karena berharap lingkungan tempat tinggalnya dapat semakin aman, damai, dan nyaman.

“Saya mendukung razia miras. Mudah-mudahan lingkungan semakin aman dan nyaman,” ujarnya.

Asep berharap kegiatan penertiban tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.

Dengan penegakan Perda Nomor 15 Tahun 2006 serta sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, upaya menciptakan Kabupaten Indramayu yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong (REANG) diharapkan semakin dapat dirasakan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Semarak HUT ke-81 RI, Diskominfo Indramayu Gelar Lomba untuk Pererat Kebersamaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar berbagai perlombaan 17 Agustusan di lingkungan instansinya.

Mengusung tema “Digitalisasi Cepat, Silaturahmi Erat, Kominfo Hebat”, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Diskominfo, termasuk tenaga pendukung serta peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh kekompakan. Berbagai perlombaan digelar tidak hanya sebagai hiburan dalam menyambut hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpegawai.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh keluarga besar Diskominfo.

“Ini acara kebersamaan kita semuanya. Karena berkat kebersamaan juga dulu para penjajah terusir dari Indonesia,” ujarnya.

Menurut Suwenda, semangat persatuan yang menjadi salah satu kekuatan dalam perjuangan kemerdekaan juga penting diterapkan dalam lingkungan kerja. Dengan membangun kebersamaan dan persatuan, berbagai persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Ia menegaskan, perlombaan yang digelar bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan menjadi ruang untuk memperkuat kekompakan dan membangun hubungan yang lebih erat di antara seluruh personel Diskominfo.

Antusiasme juga terlihat dari keterlibatan tenaga pendukung dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Andriyana, petugas cleaning service di lingkungan Diskominfo Indramayu, yang mengaku senang dapat ikut serta dalam perlombaan.

“Senang bisa ikut lomba dan dilibatkan dalam kegiatan seperti ini. Jadi bisa berkumpul bersama teman-teman di kantor,” ujarnya.

Beragam perlombaan turut memeriahkan kegiatan, mulai dari cerdas cermat antarbidang hingga volley air. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap perlombaan dalam suasana penuh keceriaan.

Melalui kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Diskominfo Indramayu diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, silaturahmi, dan kolaborasi.

Keluarga besar Diskominfo Indramayu diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas, membangun komunikasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Aplikasi “Imah Aing” Dibuka, Warga Jabar Bisa Usulkan Rumah Tidak Layak Huni

INDRAMAYU.radarinformasi.com  – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat partisipasi masyarakat dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui aplikasi “Imah Aing”, sebuah platform digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan usulan perbaikan rumah secara mandiri dan transparan.

Sosialisasi aplikasi tersebut digelar pada Rabu (12/8/2026) dan diikuti perwakilan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk delegasi Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu.

Perwakilan Diskominfo Jawa Barat, Rahman, menjelaskan bahwa Imah Aing dikembangkan untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pendataan rumah yang membutuhkan perbaikan.

“Imah Aing ini secara overview ditujukan sebagai inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam mendata rumah tidak layak huni yang informasinya langsung dari masyarakat,” jelasnya.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat, termasuk pengurus RT dan RW, dapat menyampaikan usulan bantuan melalui Sapa Warga maupun Hotline Jabar melalui WhatsApp.

Usulan yang masuk selanjutnya melalui mekanisme verifikasi dan penilaian. Sistem Imah Aing dilengkapi dengan scoring otomatis untuk membantu menentukan prioritas penerima bantuan berdasarkan sejumlah variabel.

Penilaian tersebut antara lain mempertimbangkan penyebab kerusakan rumah, kondisi kesejahteraan masyarakat berdasarkan Desil 1–4, kesesuaian tata ruang, hingga tingkat kerawanan bencana di lokasi rumah.

Selain proses verifikasi, aspek perlindungan data pribadi juga menjadi perhatian dalam penerapan aplikasi tersebut. Rahman mengatakan, akses terhadap data telah diatur sehingga pihak tertentu hanya dapat melihat informasi yang telah dimasking dan tidak dapat mengubah usulan yang telah diajukan.

“Kewenangannya hanya bisa melihat data yang sudah dimasking saja, tidak bisa melakukan edit usulan. Edit usulan hanya bisa dilakukan oleh akun yang melakukan pengusulan,” tegasnya.

Program tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat yang mencapai sekitar 46.000 unit pada 2026.

Sementara itu, progres verifikasi dan validasi (verval) data BSPS di Jawa Barat telah mencapai sekitar 68 persen. Pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Indramayu, didorong untuk mempercepat proses verval hingga mencapai 100 persen pada akhir Agustus 2026.

Percepatan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pembangunan fisik rumah penerima bantuan sehingga dapat segera direalisasikan sebelum akhir tahun.

Melalui aplikasi Imah Aing, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap proses pendataan dan penentuan penerima bantuan Rutilahu semakin terbuka, tepat sasaran, serta melibatkan masyarakat secara langsung dalam pembangunan dan peningkatan kualitas hunian.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Semarak HUT RI ke-81, Lomba Karnaval Teluk Pinang Padukan Tradisi dan Kreasi Futuristik

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menggelar lomba Karnaval yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat dari berbagai RW. Setiap RW menampilkan kreativitas masing-masing secara bergiliran sesuai nomor urut yang telah ditetapkan panitia. Senin (17/7/2026)

Beragam konsep ditampilkan dalam karnaval tersebut, mulai dari penampilan bernuansa tradisional yang mengangkat budaya lokal hingga kreasi modern dan futuristik. Kostum, properti, serta berbagai konsep unik disiapkan masing-masing RW untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan.

Kepala Desa Teluk Pinang, Ahmad Rifai, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini bertepatan dengan acara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Desa Teluk Pinang mengadakan acara lomba karnaval yang disambut dengan sangat antusias oleh warga,” ujar Ahmad Rifai.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Rifai juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat. Persiapan karnaval di masing-masing RW bahkan telah dilakukan sejak awal Juli agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih terstruktur dan memiliki konsep yang matang.

“Semua elemen masyarakat kita libatkan. Bahkan semuanya dikoordinasikan oleh paguyuban RT yang bekerja sama dengan ibu-ibu kader. Untuk persiapan karnaval masing-masing RW sudah dimulai dari awal Juli, supaya lebih terstruktur dan terkonsep,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan semakin meriah pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapan saya ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi acaranya dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan sekaligus membangun semangat kebersamaan di lingkungan Desa Teluk Pinang.

Kegiatan Lomba Karnaval turut dihadiri sejumlah perwakilan dari Kecamatan Ciawi, Pendamping Desa Ciawi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Teluk Pinang, Kepala Desa Teluk Pinang, serta masyarakat.

Kemeriahan terlihat ketika rombongan dari setiap RW tampil secara bergiliran sesuai nomor urut. Masing-masing peserta berupaya menampilkan konsep terbaik dengan memadukan unsur budaya, kreativitas, dan semangat kemerdekaan.

Perpaduan antara tradisi dan kreasi modern tersebut menjadi warna tersendiri dalam perayaan HUT RI ke-81 di Desa Teluk Pinang. Karnaval pun tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi menjadi wadah bagi warga untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan kreativitas masyarakat dari setiap RW.

Red

Tegakkan Perda Nomor 15 Tahun 2006, Bupati Lucky Hakim Tegaskan Indramayu Harus Bebas Miras

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memberantas peredaran minuman beralkohol (mihol) dan minuman keras (miras) di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketenteraman dan ketertiban umum sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai dampak penyalahgunaan minuman beralkohol.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat di Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Jum’at (14/8/2026).

“Saya sebagai Bupati Indramayu menegaskan, di Indramayu ini tidak boleh ada beredar minuman beralkohol, minuman keras,” tegas Lucky Hakim.

Menurutnya, komitmen tersebut perlu didukung dengan penegakan aturan yang berlaku, termasuk Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol.

Penegakan aturan diharapkan dapat dilakukan secara konsisten melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, aparat penegak hukum, serta seluruh unsur masyarakat.

Bupati juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap potensi peredaran minuman beralkohol di berbagai wilayah agar ketenteraman dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak negatif penyalahgunaan minuman beralkohol.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pemkab Indramayu Dorong ASN Kuasai Agentic AI untuk Tingkatkan Efisiensi Birokrasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong transformasi digital di lingkungan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pemanfaatan Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI) yang digelar selama dua hari, Selasa–Rabu (11–12 Agustus 2026), di Aula Bank BJB Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu H. Suwenda, Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu M. Zaenal Muttaqien, Direktur Kampus UPI di Cibiru Prof. Dr. Karim Suryadi beserta jajaran, Kepala Bank BJB Kabupaten Indramayu Heru Baharudin, serta sejumlah undangan lainnya.

Mewakili Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu H. Suwenda mengatakan, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan perubahan layanan manual menjadi digital, tetapi juga bagaimana teknologi mampu meningkatkan efisiensi proses kerja birokrasi.

“Transformasi digital bukan sekadar pemindahan layanan analog ke aplikasi digital, melainkan efisiensi proses bisnis birokrasi demi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Ia menjelaskan, Agentic AI memiliki kemampuan yang lebih luas dibandingkan AI generatif yang umumnya digunakan untuk menjawab pertanyaan atau membuat teks.

“Jika Generative AI hanya membantu menjawab pertanyaan atau membuat teks, Agentic AI bertindak sebagai asisten otonom yang mampu mengeksekusi tugas, menganalisis data, merencanakan, dan mengambil keputusan terstruktur,” ujarnya.

Workshop tersebut diikuti sekitar 70 ASN yang merupakan perwakilan dari berbagai perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan platform workflow automation n8n untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan administrasi sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep peralihan dari otomatisasi berbasis aturan atau rule-based menuju Agentic AI. Sistem tidak hanya merespons perintah, tetapi dapat menjalankan sejumlah tahapan pekerjaan secara proaktif berdasarkan tujuan yang telah ditentukan.

Melalui sesi demonstrasi dan praktik langsung (hands-on), peserta mencoba membuat berbagai alur kerja otomatis. Di antaranya pengiriman notifikasi ke grup Telegram berdasarkan data Google Forms, penerusan dokumen dari situs web melalui webhook secara real-time, serta distribusi email secara massal maupun personal berdasarkan data Google Sheets.

Peserta juga mempelajari penerapan AI dalam pencatatan finansial secara otomatis. Model AI digunakan untuk memilah informasi tanggal, jenis, dan nominal transaksi dari pesan teks yang kemudian dicatat ke dalam Google Sheets.

Selain itu, peserta mendapatkan materi mengenai pembuatan AI chatbot layanan publik yang terintegrasi dengan Google Gemini. Sistem tersebut dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan masyarakat sekaligus memberikan informasi mengenai ketersediaan layanan secara dinamis.

Meski pemanfaatan AI dinilai mampu memangkas waktu dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan rutin, aspek pengawasan manusia tetap menjadi perhatian utama.

Dalam workshop tersebut ditekankan prinsip Human in the Loop, yakni AI digunakan sebagai asisten digital untuk membantu pengolahan data dan menyusun rekomendasi, sementara keputusan hukum, kebijakan, serta tanggung jawab akhir dalam pelayanan publik tetap berada pada ASN.

Pemkab Indramayu juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek etika, privasi, dan keamanan data pemerintah dalam setiap pemanfaatan teknologi AI.

Melalui workshop tersebut, Pemkab Indramayu berharap kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi digital semakin meningkat sehingga otomatisasi dapat diterapkan secara tepat guna, mempercepat pekerjaan administratif, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan Rutilahu untuk Warga Bojongsari dan Babadan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyerahkan bantuan rehabilitasi Rutilahu kepada masyarakat di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, dan Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Senin (10/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program bedah rumah yang menyasar masyarakat yang masih menempati hunian dengan kondisi tidak layak.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, program rehabilitasi Rutilahu di Kabupaten Indramayu ditargetkan menyasar sekitar 2.200 unit rumah untuk diperbaiki menjadi hunian yang lebih layak dan aman bagi masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi pembiayaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu, APBD Provinsi Jawa Barat, dan APBN.

“Jadi insyaallah Indramayu ada 2.200 rumah yang tadinya tidak layak huni seperti yang di sini contohnya, itu dibedah menjadi layak,” ujar Lucky Hakim.

Menurutnya, program bedah rumah diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak.

Lucky juga berpesan kepada masyarakat penerima bantuan agar menjaga serta merawat rumah setelah proses rehabilitasi selesai sehingga manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Semoga bermanfaat. Nanti kalau sudah jadi, rumahnya dirawat dengan baik,” pesannya.

Salah seorang penerima bantuan, Oom Komariyah (40), mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas bantuan rehabilitasi rumah yang diterimanya.

“Terima kasih Pak Bupati atas bantuannya. Semoga Pak Bupati beserta jajarannya sehat selalu,” ucapnya.

Melalui program Rutilahu, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengentasan rumah tidak layak huni.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan warga di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Musim Kemarau

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sinergi lintas sektor dan langkah pencegahan sejak dini.

Upaya tersebut terlihat dalam Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Polres Indramayu, Selasa (11/8/2026).

Apel dipimpin Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M. dan diikuti Bupati Indramayu Lucky Hakim, jajaran Forkopimda, instansi lintas sektor, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah sekaligus memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana yang dapat meningkat selama musim kemarau.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan serta Lahan Tahun 2026 melalui Keputusan Bupati Indramayu Nomor 100.3.3.2/Kep.328/BPBD/2026.

Status siaga tersebut berlaku mulai 11 Juni hingga 30 September 2026 dan dapat diperpanjang maupun dicabut dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi hidrometeorologis.

Penetapan status tersebut menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah terhadap berbagai dampak musim kemarau, mulai dari potensi kekurangan air bersih, ancaman terhadap produktivitas pertanian, hingga risiko kebakaran di wilayah lahan kering.

Dengan status siaga tersebut, koordinasi antarpemangku kepentingan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, termasuk dalam menyiapkan personel, sarana dan prasarana, serta langkah penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

Dalam amanatnya, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M. menegaskan bahwa pencegahan dan penanggulangan karhutla merupakan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, karhutla tidak hanya dapat merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi, serta menimbulkan kerugian material.

Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pemetaan wilayah rawan, peningkatan patroli dan monitoring, penguatan deteksi dini, serta komunikasi yang cepat dan efektif antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perusahaan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kapolres juga berharap apel siaga tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Kesiapan personel, sarana prasarana, pola komunikasi, hingga strategi penanganan harus benar-benar dipastikan agar dapat digunakan secara optimal ketika terjadi kebakaran.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama seluruh unsur terkait terus membangun kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi dampak musim kemarau.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta memastikan aktivitas sosial dan ekonomi di Kabupaten Indramayu tetap berjalan dengan aman dan kondusif.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Negara Hadir untuk Rakyat, Bupati Lucky Hakim Resmikan Titik Air Bersih di Desa Cibeber

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah bersama TNI terus memperkuat akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar dan kebutuhan air bersih melalui program nasional bertajuk “Negara Hadir untuk Rakyat.”

Program tersebut diwujudkan melalui Launching 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang dilaksanakan serentak secara nasional. Di Kabupaten Indramayu, kegiatan dipusatkan di Blok Desa RT 10/RW 02, Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, perbankan, BUMN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Dandim 0616/Indramayu serta Bupati Indramayu. Selanjutnya dilakukan pembacaan doa, peresmian sumur bor oleh Bupati Indramayu bersama Dandim, pemotongan pita, video conference bersama Presiden Republik Indonesia, hingga penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih merupakan bagian dari gerakan nasional yang diluncurkan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia.

“Program ini merupakan wujud nyata perhatian Bapak Presiden kepada masyarakat. Negara hadir secara langsung untuk rakyat melalui pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih yang dikerjakan oleh TNI,” ujar Tulus.

Khusus di Kabupaten Indramayu, Kodim 0616/Indramayu telah membangun enam unit Jembatan Garuda yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Sukamelang, Kroya, Tempel Kulon Kecamatan Lelea, Haurgeulis, serta lokasi lainnya.

Selain pembangunan jembatan, Kodim 0616/Indramayu juga telah merealisasikan enam titik sumur bor air bersih, termasuk di Desa Cibeber, Anjatan, Sukamulya, Lelea, dan Jatibarang.

Tulus berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sekaligus dipelihara bersama oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim turut menyaksikan langsung peresmian sumur bor air bersih di Desa Cibeber. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Setelah itu, para tamu undangan mengikuti video conference bersama Presiden Republik Indonesia dalam rangka peluncuran program nasional tersebut.

Kehadiran fasilitas air bersih di Desa Cibeber diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan warga, khususnya dalam memperoleh akses air bersih yang layak.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan semangat gotong royong dalam pembangunan.

Program “Negara Hadir untuk Rakyat” di Kabupaten Indramayu diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga seluruh rangkaian acara selesai.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika