Diskominfo Indramayu Gelar Upacara Hari Pahlawan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar upacara resmi di halaman kantor setempat. Seluruh jajaran mulai dari staf pelaksana, kepala bidang, kasubag, hingga pejabat fungsional turut hadir dalam kegiatan tersebut. Upacara dipimpin oleh Sekretaris Diskominfo, Erni Heriningsih.

Pelaksanaan upacara tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Sosial Nomor S-816/MS/PB.06.00/10/2025 tentang pedoman peringatan Hari Pahlawan tahun 2025.

Dalam amanatnya, Erni membacakan pesan Menteri Sosial RI. Ia menekankan bahwa kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia bukan hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang penuh keberanian, ketulusan, dan semangat kebersamaan.

“Ada tiga nilai penting yang dapat kita teladani dari para pahlawan. Pertama, kesabaran dalam berjuang. Kedua, semangat menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Ketiga, visi jauh ke depan demi generasi penerus,” ujarnya.

Erni juga menegaskan bahwa bentuk perjuangan masa kini bukan lagi dengan senjata, tetapi melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semangatnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari kemajuan zaman. Api perjuangan tidak boleh padam,” tutupnya.

(Andika/Sbr/Diskom).

Desa Arahan Kidul Gelar Bimtek untuk 63 Anggota KPPS Jelang Pemilihan Kuwu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang pemilihan Kuwu, Desa Arahan Kidul menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi 63 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas selama proses pemilihan.

Bimtek yang dilaksanakan pada Sabtu (15/11/2025) di Balai Desa setempat menghadirkan narasumber berkompeten. Materi yang diberikan mencakup prosedur pemungutan dan penghitungan suara, hingga penanganan kendala yang mungkin muncul di lapangan.

Ketua Panitia Pemilihan Kuwu, Nasir, menekankan pentingnya netralitas bagi seluruh anggota KPPS. “Saya ingatkan kepada seluruh anggota KPPS untuk menjaga sikap netral dan tidak memihak calon manapun. Hal ini krusial demi terselenggaranya pemilihan Kuwu yang adil dan demokratis,” ujarnya.

Nasir juga menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar setiap anggota KPPS dapat bertugas secara transparan, profesional, dan sesuai aturan. Desa Arahan Kidul sendiri memiliki tiga calon Kuwu, yakni Supardi, Dulyanto, dan Eroh.

Selama bimtek, peserta diajak berdiskusi interaktif serta melakukan simulasi penghitungan suara agar lebih memahami teknis pencoblosan. Dengan persiapan matang dan komitmen menjaga netralitas, panitia optimistis pemilihan Kuwu berjalan lancar dan demokratis.

Acara diakhiri dengan pembagian materi cetak dan penyerahan perlengkapan kerja bagi anggota KPPS sebagai bekal menjalankan tugas di lapangan.

(Andika/Sbr/Uncu)

Kadis PUPR Kembali Bungkam: Sorotan Menguat Usai Temuan Retakan di Proyek Irigasi Caringin

BOGOR.radarinformasi.com – Sorotan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor kembali menguat setelah Kepala Dinas PUPR, Suryanto, tak memberikan respons atas temuan keretakan di proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi D.I. Ciderum, Kecamatan Caringin. Sikap bungkam ini menambah panjang daftar persoalan PUPR yang tak kunjung mendapat klarifikasi dari sang kadis.

Proyek bernilai Rp429.180.000 tersebut menuai kritik setelah awak media menemukan keretakan pada Tembok Penahan Tanah (TPT), padahal pembangunan masih berjalan. Selain itu, tidak ditemukannya Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar teknis di lokasi memperkuat dugaan minimnya transparansi dalam pelaksanaan proyek.

Sayangnya, upaya konfirmasi kepada Kadis PUPR Suryanto justru lagi-lagi tak membuahkan hasil. Sejumlah awak media yang menghubunginya berulang kali tidak pernah mendapatkan jawaban. Bahkan beberapa jurnalis mengaku nomor mereka diblokir setelah mencoba meminta penjelasan. Fenomena bungkam ini bukan pertama kali terjadi, sebab dalam sejumlah persoalan PUPR sebelumnya, Suryanto juga diketahui kerap tidak memberikan tanggapan meski masalah menyangkut kepentingan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor utama, Rizal, belum menyampaikan keterangan resmi. Masyarakat menilai diamnya Kadis PUPR hanya memperburuk persepsi publik terhadap transparansi dan pengawasan proyek di Kabupaten Bogor. Warga pun mendesak agar pemerintah daerah mengambil langkah tegas dan memastikan setiap persoalan PUPR mendapat penanganan terbuka, bukan dibiarkan tanpa penjelasan.

Dewi

Polemik Proyek Irigasi di Caringin: Pembangunan Belum Rampung Namun Sudah Ada Keretakan

BOGOR.radarinformasi.com – Proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi D.I. Ciderum di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kembali menuai kritik tajam setelah awak media menemukan sejumlah kejanggalan saat melakukan kontrol sosial di lokasi pekerjaan. Salah satu temuan yang paling mencolok adalah Tembok Penahan Tanah (TPT) yang sudah mengalami keretakan, padahal proyek tersebut masih berjalan dan belum memasuki tahap penyelesaian. Senin (17/11/2025)

Proyek dengan anggaran Rp429.180.000 ini dikerjakan oleh PT Joskrindo Hutama Sinergy dengan pengawasan PT Gumilang Sajati, dan memiliki waktu pengerjaan 90 hari kalender. Namun, fakta di lapangan menimbulkan tanda tanya besar mengenai kualitas konstruksi dan transparansi proyek.

Awak media tidak hanya menemukan retakan pada TPT, tetapi juga mencatat tidak adanya Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar perencanaan (rancangan teknis) yang biasanya dipasang untuk memastikan keterbukaan informasi publik. Ketidakhadiran dokumen-dokumen tersebut memperkuat dugaan minimnya transparansi dan potensi pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Ketika dikonfirmasi, salah satu pelaksana proyek, Asep, memberikan pengakuan mengejutkan. Ia menjelaskan bahwa keretakan terjadi karena TPT tersebut merupakan pekerjaan pemborong lama dan bagian yang dikerjakan saat ini hanyalah sambungan dari konstruksi sebelumnya.

“TPT itu kan pemborong lama yang buat, ini sambungan. Jadi kami hanya memperbarui bagian yang kurang, bukan dibongkar dan dibuat baru,” ujar Asep dengan terbata-bata.

Selain retakan, awak media juga menemukan genangan air di sekitar pondasi awal yang dikhawatirkan dapat melemahkan struktur bangunan. Pemasangan pondasi pada kondisi tanah basah sangat berisiko menyebabkan retakan dini serta mengurangi kekuatan konstruksi secara keseluruhan.

Fakta-fakta tersebut menimbulkan pertanyaan serius: mengapa proyek dengan nilai hampir setengah miliar rupiah justru hanya melakukan tambal-sulam, bukan rehabilitasi total? Padahal tujuan rehabilitasi adalah memperbaiki keseluruhan struktur agar kembali berfungsi maksimal, bukan memperbarui bagian tertentu saja.

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat bahwa proyek dilakukan dengan pola asal jadi, tanpa memastikan standar teknis terpenuhi dan tanpa dokumentasi perencanaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini diterbitkan, Rizal(pihak kontraktor) belum memberikan keterangan resmi terkait rangkaian temuan tersebut meskipun awak media sudah mencoba untuk berkomunikasi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar potensi kerugian anggaran dan kegagalan konstruksi dapat dicegah.

Dewi

Indramayu Siap Kawal Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Nasional 3 Juta Rumah

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendukung agenda nasional penyediaan tiga juta hunian bagi masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin melalui keikutsertaan Pemkab Indramayu dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III serta Evaluasi Program 3 Juta Rumah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting di Indramayu Command Center (ICC).

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, itu melibatkan seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Dari Indramayu hadir Kepala Bagian Perekonomian Setda, Iing Kuswara, bersama Imam Mahdi dari DKPP serta Sutrisno dari Bappeda Litbang.

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya kontribusi pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Hingga kini, realisasi nasional baru mencapai 451.516 unit atau 15,05 persen dari total target. Dari jumlah tersebut, 156 daerah telah menerapkan kebijakan PBG dan pembebasan BPHTB, sementara 20 daerah memberi insentif PBG nol rupiah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain sektor perumahan, Rakor juga menyoroti kondisi perekonomian nasional dan inflasi. Target inflasi tahun 2025 ditetapkan sebesar 2,5 ± 1 persen. Di wilayah Ciayumajakuning, inflasi Kota Cirebon yang mencakup Kabupaten Indramayu mencapai 2,90 persen pada Oktober 2025, lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat namun masih di bawah inflasi nasional 2,86 persen.

Sementara itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Indramayu pada minggu pertama November tercatat -0,69 persen. Sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, beras, dan udang basah menjadi penyumbang perubahan harga. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan daerah dalam menjaga kestabilan bahan pangan melalui kerja aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Secara nasional, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan III masih dipimpin wilayah Jawa dengan 5,17 persen. Namun, pertumbuhan tertinggi dicapai wilayah Sulawesi dengan 5,84 persen, didorong sektor hilirisasi tambang di Maluku Utara yang melonjak hingga 39,10 persen year on year.

Mengikuti tren nasional, Indramayu terus memperkuat sektor unggulan seperti pertanian dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui strategi pengendalian inflasi serta dukungan nyata untuk PSN 3 Juta Rumah, daerah ini berharap pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan.

Kabag Perekonomian Setda Indramayu, Iing Kuswara, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Indramayu siap berkontribusi dalam penyediaan hunian bagi masyarakat serta pengendalian inflasi. Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk menjaga daya beli dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah terukur dan strategi adaptif tersebut, Pemkab Indramayu menargetkan menjadi daerah yang semakin tangguh secara ekonomi, responsif terhadap kebijakan nasional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Security Kilang Pertamina Balongan Salurkan Santunan untuk 50 Anak Yatim

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Momentum Jum’at Berkah kembali menjadi wadah kepedulian sosial bagi Kilang Pertamina Balongan. bagian Security-HSSE PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim dari wilayah sekitar operasional perusahaan,” Jum’at (14/11/2025).

Kegiatan berbagi ini merupakan agenda rutin yang digelar Kilang Balongan sebagai bentuk tanggung jawab sosial serta kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kaum dhuafa, lansia, dan anak yatim.

Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan secara simbolis kepada 13 anak yatim oleh Manager HSSE RU VI, Mochamad Arifin, didampingi para section head fungsi HSSE. Seluruh penerima berasal dari Desa Majakerta, Desa Sukaurip Blok Wismajati, serta Desa Balongan Blok Kesambi.

Mereka menerima bantuan berupa uang tunai dan paket bingkisan berisi makanan ringan.

Arifin menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bentuk dukungan materi, tetapi juga perhatian moral untuk menumbuhkan semangat belajar bagi para anak yatim.

“Doa anak yatim memiliki keistimewaan dan menjadi sumber keberkahan. Kami berharap mereka turut mendoakan agar kilang dapat beroperasi dengan aman, lancar, serta seluruh pekerja diberikan keselamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kelancaran operasional kilang sangat berpengaruh terhadap pasokan BBM nasional dan stabilitas perekonomian.

Santunan ini juga merupakan arahan VP HSSE PT KPI untuk memperkuat kedekatan perusahaan dengan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Ini adalah bentuk silaturahmi sekaligus komitmen perusahaan untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Semoga bantuan yang disalurkan membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan keberkahan bagi pekerja maupun operasional kilang,” tuturnya.

(Andika/Hms).

Akses Jalan ke Kilang Balongan Ditutup, Arus Kendaraan Dialihkan ke Sukaurip–Sukareja

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi menyetujui penutupan akses jalan di depan Kilang Balongan. Sebagai gantinya, arus lalu lintas dialihkan menuju jalur Sukaurip–Sukareja.

Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi bersama manajemen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan pada Rabu (12/11/2025).

Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli menyampaikan bahwa jalur alternatif sepanjang 2,4 kilometer telah selesai diperlebar dan ditingkatkan kualitasnya sehingga siap dilalui publik.

“Target kami, 31 Desember 2025 semua pekerjaan buffer zone tahap pertama rampung. Mulai 1 Januari 2026, kendaraan dari Indramayu menuju Cirebon maupun sebaliknya wajib melalui Sukaurip–Sukareja,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, tahap penyelesaian akhir seperti pemasangan rambu lalu lintas dan perapian bahu jalan masih berlangsung. PT KPI juga tengah berkoordinasi dengan Forkopimcam Balongan serta menyiapkan agenda sosialisasi kepada masyarakat.

Zulkifli menambahkan, pihaknya juga tengah melengkapi dokumen lingkungan seperti AMDAL, Andalalin, hingga UKL–UPL sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surahman yang hadir mewakili Bupati Lucky Hakim menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan buffer zone tersebut.

Aep menilai kawasan tersebut harus steril dari aktivitas publik demi mengantisipasi potensi keadaan darurat di area industri strategis tersebut.

“Kami berharap jalur Sukaurip–Sukareja dapat dimanfaatkan maksimal dan masyarakat tetap aman,” ujarnya.

Pemkab Indramayu juga memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Indramayu yang turut mengawal aspek hukum dalam proses pembangunan buffer zone agar tidak menimbulkan persoalan ke depan.

“Kolaborasi ini harus terus berjalan. Kami berharap Kilang Balongan segera memenuhi seluruh persyaratan demi keselamatan warga, khususnya dengan meningkatnya volume kendaraan di jalur baru,” tutup Aep.

(Andika/Sbr/Hms).

Bupati Lucky Hakim Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Keceriaan tampak di wajah para pengayuh becak di Kabupaten Indramayu saat menerima bantuan becak listrik. Bantuan tersebut merupakan program kemanusiaan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Kamis (13/11/2025).

Program ini lahir dari inisiatif pribadi Presiden Prabowo sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil, terutama mereka yang bekerja di sektor informal. Becak listrik diberikan secara khusus kepada pengayuh becak lanjut usia yang masih bekerja untuk menafkahi keluarga.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sujatmiko menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pengurangan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua Umum YGSN, Letjen TNI (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, S.E., M.M. Ia menuturkan bahwa program becak listrik tidak hanya berorientasi pada jumlah unit yang disalurkan, tetapi lebih pada nilai kemanusiaan, penghormatan, dan dukungan terhadap para pekerja yang tetap produktif di usia senja.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia berharap para penerima menjaga dan memanfaatkan becak listrik secara maksimal sebagai alat mencari nafkah maupun sarana penunjang wisata lokal.

“Bantuan ini adalah peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jadikan sebagai pemicu semangat dalam membangun Indramayu dan Indonesia,” ujar Bupati Lucky.

Ia menambahkan bahwa kehadiran becak listrik bukan hanya solusi transportasi ramah lingkungan, tetapi juga simbol inspiratif bagi generasi muda agar meneladani kegigihan dan etos kerja para pengayuh becak senior.

Program ini ditargetkan menyalurkan 10.000 unit hingga tahun 2025, dan akan dilanjutkan dengan penyediaan tambahan 20.000 unit pada tahun 2026.

(Andika/Sbr/Diskom)

Gincu-Ayu 2025: Ajang Inovasi Wujudkan Pemerintahan Kreatif di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Gelaran perdana Gincu-Ayu 2025 menjadi momentum baru bagi Kabupaten Indramayu dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kreativitas lintas sektor, mulai dari pelajar hingga pelaku UMKM.

Acara puncak yang digelar pada Kamis (13/11/2025) oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) ini menjadi ajang penghargaan bagi para inovator dari seluruh penjuru Indramayu.

Kepala Bappeda Litbang, Iin Indrayani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gincu-Ayu bukan sekadar kompetisi, melainkan strategi untuk membangun budaya inovasi yang berkelanjutan.

“Inovasi menjadi pilar penting untuk menghadirkan pemerintahan yang cepat, tepat, dan mudah diakses masyarakat, serta mendorong ekonomi lokal tumbuh lebih progresif,” ujarnya.

Iin menambahkan, penyelenggaraan Gincu-Ayu bertujuan mencetak sumber daya manusia yang kreatif sekaligus menghadirkan solusi nyata atas persoalan daerah melalui ide-ide baru yang aplikatif dan bernilai tambah.

Penjurian kompetisi berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025. Tahun ini tercatat 141 inovasi terdaftar, terdiri dari 34 gagasan dari perangkat daerah, 44 inovasi UPTD, 33 dari sekolah, serta 30 inovasi UMKM. Total hadiah yang diperebutkan mencapai lebih dari Rp. 100 juta, dengan rincian Rp. 42 juta untuk kategori perangkat daerah dan UPTD, Rp. 44 juta untuk UMKM, serta Rp. 28,5 juta bagi pelajar dan mahasiswa.

Apresiasi juga datang dari Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi BP2D Jawa Barat, Arif Dhany Sutadian, yang menyebut Gincu-Ayu sebagai langkah strategis membangun daerah yang adaptif dan unggul.

“Gincu-Ayu bukan hanya agenda kompetisi, tetapi ruang kolaborasi untuk melahirkan inovasi yang memberi dampak luas. Ini bisa menjadi rujukan daerah lain dalam memperkuat daya saing,” katanya.

Dengan terlaksananya Gincu-Ayu 2025, Indramayu diharapkan semakin siap melangkah sebagai daerah inovatif, berdaya saing, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Daftar Juara Gincu Ayu 2025 Resmi Diumumkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Gelaran Gincu Ayu 2025 telah menghasilkan sejumlah pemenang dari berbagai kategori, mulai dari OPD, puskesmas, UMKM hingga pelajar dan mahasiswa.

Pada kategori Perangkat Daerah dan UPTD untuk inovasi implementasi, Dinas Kesehatan keluar sebagai juara pertama berkat program Jaminan Kesehatan Masyarakat Indramayu (JAMKES AYU). Posisi kedua ditempati BKPSDM melalui aplikasi AYO LARI, dan juara ketiga diraih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lewat inovasi Edukasi PKRS bagi Remaja.

Untuk kategori implementasi inovasi Puskesmas/RSUD, RSUD Indramayu berhasil menempati peringkat teratas melalui inovasi SIMAS AYU. Diikuti UPTD Puskesmas Gantar dengan program NGORKESS ASIK sebagai juara kedua, dan Puskesmas Karangampel dengan inovasi SI TUMANG sebagai juara ketiga.

Pada kategori inisiasi inovasi perangkat daerah, Dinas PUPR meraih posisi pertama dengan program GENERASI PETARUNG. Sementara Diskominfo menempati peringkat kedua melalui aplikasi Wong Reang Apps, dan Bappeda Litbang di posisi ketiga dengan inovasi NAPASKU.

Sementara itu, kategori inisiasi inovasi Puskesmas/RSUD dimenangkan oleh Puskesmas Kertasemaya lewat inovasi KERTASAKTI. Posisi kedua diraih Puskesmas Kiajaran Wetan melalui inovasi GIAS, dan ketiga oleh Puskesmas Tugu dengan inovasi GELADI.

Pada kategori UMKM, untuk subkategori olahan mangga, produk Nastar Mangga Mimide milik Cartinih dipilih sebagai juara pertama. Sedangkan untuk olahan ikan, pemenangnya adalah Rosidah dengan produk Kerupuk Kulit Ikan Fugu.

Kategori pelajar dan mahasiswa juga melahirkan inovator muda. Tingkat SMP dimenangkan oleh Array Nafeeza dari SMPN 1 Balongan dengan inovasi Budidaya Ikan Gurame pada Galon Berbasis IoT. Untuk tingkat SMA/SMK, Raisya C. N. dari SMAN 1 Sindang meraih juara melalui inovasi Jaring Air Hijau (JAH). Sementara di tingkat perguruan tinggi, Rohayati dari Polindra memenangkan kompetisi berkat inovasi Pembersih Kandang Berbasis IoT.

Selain kategori utama, RSUD Indramayu juga dinobatkan sebagai unit kerja paling inovatif. Penghargaan pamong inovasi terbaik diberikan kepada Rizal Fahlevi (RSUD Indramayu), Heru Susanto (Diskominfo), dan Anari Yusmi (Puskesmas Gantar).

Untuk kategori favorit pilihan publik, pemenangnya adalah Si Manis Unggul (SMPN Unggulan), Pie Mangga Azza (Dewi Nur Asrini Wilujeng), dan Abon Ikan (Dian Nopi Hardiyani).

(Andika/Sbr/Diskom).