Gerakan Tanam Cabai di Indramayu, Upaya Konkret Kendalikan Inflasi dan Ketahanan Pangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu mengambil langkah nyata dalam menekan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peluncuran Gerakan Tanam Cabai. Program ini digagas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Indramayu.

Gerakan tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan lahan pertanian, pekarangan rumah warga, hingga halaman kantor dan sekolah. Inisiatif ini bertujuan mengantisipasi lonjakan harga cabai yang sebelumnya sempat menembus Rp100 ribu per kilogram, sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Indramayu, Jajang Sudrajat, saat memberikan pelatihan menanam cabai kepada siswa SDN Margadadi 5, Kecamatan Indramayu, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan dilakukan secara bergilir di seluruh kecamatan,” Senin (5/1/2026),

“Peserta pelatihan nantinya akan dilibatkan dalam penanaman cabai serentak di berbagai lokasi, mulai dari area perkantoran, halaman sekolah, hingga pekarangan rumah warga,” ujar Jajang.

Ia berharap gerakan tersebut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan cabai secara mandiri, tetapi juga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Menurutnya, penanaman cabai secara masif dapat membantu menstabilkan harga di pasaran.

“Gerakan tanam serentak diharapkan mampu menekan harga cabai agar kembali pada kisaran normal,” katanya.
Jajang juga menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Di tengah keterbatasan lahan pertanian dan kepadatan penduduk, pemanfaatan pekarangan rumah, halaman kantor, dan lembaga pendidikan dinilai sebagai solusi efektif untuk memenuhi kebutuhan cabai di Indramayu.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Indramayu Nomor 500.1.1/2190/Eko tentang sosialisasi gerakan menanam cabai sebagai salah satu strategi menstabilkan dan menurunkan inflasi daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Abdimas Gana LH) Kwarcab Pramuka Indramayu, Kak Baman, menuturkan bahwa keberhasilan gerakan ini juga membutuhkan inovasi pertanian serta kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan peserta didik di semua jenjang pendidikan.

“Pola tanam yang tepat dan inovatif sangat diperlukan untuk menyiasati keterbatasan lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala UPTD SDN Margadadi 5 Indramayu, Ida Faridah, menyambut positif pelaksanaan pelatihan menanam cabai di sekolahnya. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan nilai edukatif sekaligus membentuk kepedulian siswa terhadap ketahanan pangan.

“Kegiatan ini sangat positif bagi peserta didik dan diharapkan bisa berkelanjutan serta diterapkan di sekolah-sekolah lain,” ungkapnya.

(S/Diskom/Andika).

Mantapkan Perdes Perlindungan PMI, Camat Sukra Jalin Sinergi dengan LPK Japanesia

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukra terus memperkuat implementasi Peraturan Desa (Perdes) tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari desa-desa di wilayahnya. Sebagai langkah konkret, Kecamatan Sukra menggandeng Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) Japanesia untuk memantau perkembangan PMI yang bekerja di luar negeri.

Komitmen tersebut ditegaskan Camat Sukra, Sigit Widiyanto, yang akrab disapa Bang Joey, saat melakukan kunjungan ke LPK Japanesia di Desa Karanglayung, Kecamatan Sukra, Selasa (6/1/2026).

Menurut Sigit, keberadaan Perdes Perlindungan PMI merupakan wujud tanggung jawab bersama dalam menciptakan tata kelola perlindungan pekerja migran yang lebih baik. Regulasi tersebut menuntut keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk lembaga pendidikan dan pelatihan kerja.

“Perdes ini harus didukung semua pihak. LPK memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan proses pendidikan dan penempatan pekerja migran ke luar negeri,” tegas Sigit.
Ia menambahkan, LPK diharapkan dapat memberikan laporan secara berkala kepada pemerintah, mulai dari Dinas Tenaga Kerja, kecamatan, hingga pemerintah desa, setiap kali memberangkatkan PMI. 

Pelaporan tersebut dinilai penting untuk memastikan keberadaan dan kondisi PMI tetap terpantau serta mencegah terjadinya loss contact.

“Data yang akurat dan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar pemerintah bisa melakukan pengawasan dan pendampingan secara maksimal terhadap PMI di luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer LPK Japanesia Sukra, Imam, menyambut positif keberadaan Perdes Perlindungan PMI tersebut. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam memberikan laporan periodik terkait PMI yang diberangkatkan melalui lembaganya.

“Alhamdulillah, kami mendukung penuh Perdes ini. Dengan sistem pelaporan yang terintegrasi, pemerintah dan LPK bisa saling bertukar informasi sehingga keberadaan PMI dapat terus termonitor,” kata Imam.

Dengan kolaborasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Sukra berharap perlindungan terhadap PMI dapat berjalan lebih optimal serta memberikan rasa aman bagi pekerja migran dan keluarganya di daerah asal.

(S/Diskom/Andika)

Angka Kematian Ibu Nol, Kecamatan Sukra Torehkan Prestasi Kesehatan Tahun 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, mencatat pencapaian gemilang di bidang kesehatan ibu dan anak. Sepanjang tahun 2025, wilayah ini berhasil menekan angka kematian ibu bersalin (AKI) hingga nol kasus atau zero AKI.

Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah kecamatan, Puskesmas Sukra, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader PKK dan Posyandu, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Camat Sukra, Sigit Widiyanto, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam upaya pencegahan kematian ibu bersalin. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif yang dilakukan secara konsisten.

“Alhamdulillah, sepanjang 2025 Kecamatan Sukra mampu mencatatkan nol angka kematian ibu bersalin. Ini adalah capaian luar biasa berkat sinergi dan kepedulian semua pihak,” ujar Sigit, Jumat (2/1/2026).

Ia menegaskan, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi faktor kunci keberhasilan. Tanpa dukungan dan pemahaman masyarakat, hasil optimal sulit tercapai.

Meski demikian, Sigit mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat semua pihak terlena. Ia menilai masih terdapat tantangan lain yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya terkait angka kematian bayi (AKB).

“Ke depan, selain mempertahankan nol kematian ibu bersalin, kami juga akan fokus menekan angka kematian bayi. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” tegasnya.

Menurut Sigit, keberhasilan zero AKI tidak terlepas dari penguatan layanan kesehatan dasar, pendampingan intensif terhadap ibu hamil, serta respon cepat terhadap kehamilan berisiko tinggi yang dilakukan secara berkesinambungan oleh tenaga kesehatan dan kader di lapangan.

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Sukra, dr. Rossy Damayanti. Ia menyebut capaian tersebut sebagai buah dari strategi promotif dan preventif yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun 2025.

“Sepanjang 2025, kami memberikan pelayanan kesehatan kepada 561 ibu hamil di seluruh desa di Kecamatan Sukra. Fokus kami pada skrining kehamilan, pendampingan risiko tinggi, persalinan aman, serta koordinasi lintas sektor hingga tingkat desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran bidan, kader kesehatan, serta dukungan keluarga menjadi elemen penting dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi. Pada tahun 2026, Puskesmas Sukra berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh.

“Target kami bukan hanya mempertahankan nol kematian ibu bersalin, tetapi juga meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Penurunan angka kematian bayi tetap menjadi prioritas,” tegas dr. Rossy.

Dengan capaian tersebut, Kecamatan Sukra diharapkan dapat menjadi role model bagi wilayah lain dalam upaya menekan angka kematian ibu bersalin serta mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

(S/Diskom/Andika)

Sidak Pasca Libur Nataru, BKPSDM Temukan Satu ASN Mangkir Kerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan ini menyasar Sekretariat Daerah, Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), hingga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat,” Jumat (2/1/2026).

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris BKPSDM Citra Sukma Pertiwi bersama Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Ono Harsono. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Bapenda Indramayu yang tidak masuk kerja tanpa keterangan.

“Ditemukan satu ASN yang tidak hadir tanpa izin, tidak ada surat sakit maupun keterangan lainnya. Itu kami kategorikan sebagai bolos kerja,” ujar Ono Harsono.

Ono menjelaskan, sidak diawali dari lingkungan Sekretariat Daerah, dilanjutkan ke Bapenda, dan berakhir di Diskominfo Indramayu. ASN yang kedapatan mangkir tersebut akan dicatat sebagai bahan evaluasi BKPSDM.

Ia menyayangkan masih adanya ASN yang tidak disiplin, terlebih pada hari kerja meskipun berada di masa yang kerap disebut sebagai “hari kejepit”. Menurutnya, kondisi tersebut tetap tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak masuk kerja.

Selain satu ASN yang bolos, BKPSDM juga mencatat ketidakhadiran tiga ASN lainnya, masing-masing dua orang di Sekretariat Daerah dan satu orang di Bapenda. Namun, ketidakhadiran tersebut disertai dengan pengajuan cuti resmi.

Ono menambahkan, meskipun sistem absensi ASN saat ini telah terintegrasi secara daring, sidak lapangan tetap diperlukan guna meminimalkan potensi manipulasi kehadiran.

“Kadang ada ASN yang tercatat absen, tetapi tidak berada di kantor. Kalau memang sedang dinas luar tentu tidak masalah, namun itu tetap harus jelas dan sesuai aturan,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan sidak di Diskominfo, BKPSDM berencana melanjutkan pemeriksaan ke kantor pemerintahan lainnya, termasuk kecamatan dan kelurahan. Ia berharap tidak ditemukan lagi ASN yang mangkir dari kewajibannya.

“Bagi ASN yang terbukti bolos, sudah disiapkan sanksi administratif berupa pengurangan tunjangan kinerja, bahkan sanksi lain sesuai ketentuan PP Nomor 94,” tegas Ono.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Indramayu, Erni Heriningsih, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan sidak tersebut. Ia memastikan seluruh pegawai di lingkungan Diskominfo hadir pada hari pertama kerja.

“Di Diskominfo alhamdulillah hadir semua. Bahkan ada satu ASN yang memang menjalankan tugas sesuai tupoksinya untuk kegiatan peliputan sidak BKPSDM di kantor-kantor pemerintahan,” pungkas Erni.

(S.Diskom/Andika)

Peringati HUT ke-6, Perumdam Tirta Darma Ayu Perkuat Sinergi dengan Kodim 0616 Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perumdam Tirta Darma Ayu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 dengan menggelar acara puncak di halaman Kodim 0616 Indramayu, Jalan Gatot Subroto No. 1, Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kamis (8/1/2026). 

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian acara yang telah berlangsung selama kurang lebih dua pekan.

Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nuroan, menjelaskan bahwa pemilihan Kodim 0616 Indramayu sebagai lokasi pelaksanaan merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergitas antarlembaga, khususnya antara Perumdam dan Kodim.
“Peringatan HUT ke-6 ini merupakan wujud sinergitas Perumdam Tirta Darma Ayu dengan Kodim 0616 Indramayu,” ujar Nuroan dalam sambutannya.

Selain itu, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk melanjutkan dan memperkuat kerja sama antara Perumdam dan Kodim 0616 Indramayu. Kerja sama tersebut rencananya akan terus ditingkatkan, terutama menjelang bulan suci Ramadan, melalui berbagai program sosial dan kemasyarakatan.

Peringatan HUT ke-6 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sejak setengah bulan sebelumnya. Berbagai agenda digelar secara bertahap, mulai dari pembukaan kegiatan, pelibatan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), hingga penilaian oleh dewan juri profesional.

Dalam rangkaian tersebut, Perumdam Tirta Darma Ayu memberikan ruang bagi pelaku UKM untuk menampilkan kreativitas dan inovasi produk. Penilaian dilakukan oleh juri profesional dari tingkat nasional, unsur internal, serta perwakilan pemerintah guna menjamin objektivitas.

Berdasarkan laporan panitia, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 hingga 50 peserta yang berasal dari wilayah 3. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat terhadap kegiatan yang mendorong pengembangan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan yang sama, Nuroan juga menginisiasi pendekatan budaya dengan mengangkat kopi sebagai simbol ketenangan, kebersamaan, serta bagian dari sejarah dan budaya yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

Melalui peringatan HUT ke-6 ini, Perumdam Tirta Darma Ayu berharap sinergi dengan Kodim serta berbagai pihak terkait dapat terus terjalin dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Jamin Keamanan Ibadah Natal, Tim Jibom Gegana Brimob Sterilisasi Sejumlah Gereja di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Guna menjamin pelaksanaan ibadah Natal berlangsung aman dan kondusif, Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Barat melakukan sterilisasi di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kabupaten Indramayu, Rabu (24/12/2025).

Langkah sterilisasi ini merupakan bagian dari skema pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025 yang digelar Polri untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru, khususnya di wilayah hukum Polres Indramayu.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubden Jibom Sat Brimob Polda Jabar, IPTU Irfa Herfian, SH, dengan pendampingan Karendal Ops Res Indramayu, Kompol Eko Susilo, S.H., M.H.

Adapun rumah ibadah yang menjadi sasaran sterilisasi meliputi Gereja Santo Mikail, Gereja GKI Indramayu, Gereja Pantekosta, Gereja Bethel Indonesia (GBI), Gereja GKI Jatibarang, Gereja Santo Yusup, hingga Gereja Filadelfia.

Pemeriksaan dilakukan secara detail dan menyeluruh, mencakup bagian dalam gereja hingga area sekitar lokasi. Petugas memastikan tidak ada barang mencurigakan yang berpotensi membahayakan keselamatan jemaat.

Dari hasil sterilisasi tersebut, aparat tidak menemukan benda berbahaya maupun indikasi adanya bahan peledak di seluruh lokasi yang diperiksa.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah menjadi prioritas utama kepolisian selama rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Sterilisasi dan pengamanan ini adalah bentuk komitmen kami agar umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan,” kata AKP Tarno.

Ia menambahkan, kehadiran aparat kepolisian tidak hanya sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat.

AKP Tarno turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga toleransi, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama, terutama di momen hari besar keagamaan.

Selain itu, Polres Indramayu mengimbau masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama libur akhir tahun.

“Jika menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp di nomor 0819-9970-0110 atau melalui call center 110,” tutupnya.

(Andika/S/Humas).

Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Terima Kunjungan Lapangan Tim Kemenkeu dan PT. SMI Terkait Penanganan Pascabencana

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si , bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, didampingi jajaran OPD terkait, menerima Kunjungan Lapangan Tim Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) ke Kabupaten Tapanuli Utara bertempat di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis, (18/12/2025).
‎
‎Tim Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang hadir berasal dari Direktorat Jenderal Keuangan dan Perimbangan (DJKP), yakni Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah Adriyanto, Direktur Dana Transfer Umum Purwanto, beserta jajaran. Sementara itu, dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) turut hadir Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek Faris Pranawa, Kepala Divisi Umum dan Pengadaan Cipto Adi Utomo, beserta jajaran.
‎
‎Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan peninjauan lapangan terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara, sekaligus membahas dukungan kebijakan fiskal dan skema pembiayaan untuk percepatan pemulihan pascabencana.
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kehadiran Kementerian Keuangan RI dan PT SMI di tengah situasi kebencanaan yang dihadapi daerah. Menurut Bupati, kehadiran pemerintah pusat dan BUMN tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung daerah dan masyarakat terdampak bencana.
‎
‎“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen penuh untuk melaksanakan penanganan darurat, pemulihan, rehabilitasi, serta rekonstruksi pascabencana secara terencana, terukur, dan terkoordinasi,” ujar Bupati.

‎Pada kesempatan tersebut, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) turut memberikan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai sebesar Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah). Bupati Tapanuli Utara menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut, yang telah ditransfer ke rekening donasi penanganan bencana Kabupaten Tapanuli Utara pada tanggal 18 Desember 2025. Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
‎
‎Selain itu, Bupati juga menjelaskan kondisi terkini dampak bencana, meliputi kerusakan infrastruktur, penanganan pengungsi, pemulihan layanan dasar, serta rencana pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak berat.
‎
‎Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menyampaikan harapan dukungan Kementerian Keuangan RI dan PT SMI terkait restrukturisasi perpanjangan jangka waktu (tenor) Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2020, guna menjaga keberlanjutan fiskal daerah di tengah upaya percepatan pemulihan pascabencana.
‎
‎Melalui kunjungan lapangan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana, serta memastikan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tapanuli Utara dapat kembali berjalan secara optimal.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

‎Program Airports Ramah Difabel Bawa Harapan Baru bagi Difabel Tapanuli Utara

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program InJourney Airports Ramah Difabel Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh PT. Angkasa Pura Indonesia di Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Siborongborong, Rabu 17 Desember 2025.
‎
‎Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, S.T., M.Eng., didampingi Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat bersama jajaran PT. Angkasa Pura Indonesia dan unsur pemerintah daerah.
‎
‎Dalam sambutan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., yang disampaikan oleh Wakil Bupati, disampaikan apresiasi atas komitmen PT Angkasa Pura Indonesia dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai sangat penting dalam mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
‎
‎“Kehadiran bantuan sosial ini menunjukkan bahwa semangat kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa dan daerah. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap warga negara agar dapat hidup mandiri dan bermartabat,” demikian disampaikan Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan.

‎Dalam kegiatan itu diserahkan bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas, masing-masing 14 unit untuk Kabupaten Toba dan 6 unit untuk Kabupaten Tapanuli Utara. Selain itu, sebanyak 30 siswa SD Negeri Silangit dan SD Negeri Pariksabungan menerima bantuan kacamata baca.
‎
‎PT. Angkasa Pura Indonesia melalui General Manager PT. Angkasa Pura II Indonesia Bandara Sisingamangaraja XII Herdanu Novanto juga menyerahkan bantuan pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di tiga titik wilayah Tarutung senilai Rp100 juta untuk mendukung pengelolaan lingkungan dan kebersihan permukiman.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

TP. PKK ‎Tapanuli Utara Raih Dua Juara Pertama pada Jambore Kader Posyandu Provinsi Sumatera Utara 2025

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Penetapan Desa Terbaik Pelaksana Program Kesehatan dalam rangkaian Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 yang digelar di UPT Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Medan. Rabu (17/12/2025).
‎
‎Dari 3 kategori yang diperlombakan, Kabupaten Tapanuli Utara berhasil meraih Juara I pada dua kategori, yakni Kategori Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diraih oleh Desa Aek Nauli IV, Kecamatan Sipahutar, serta Kategori Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) yang diraih oleh Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung.
‎
‎Pengumuman pemenang disampaikan dalam acara yang dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hery Falona Ambarita. Dalam sambutannya, ia berharap para pemenang lomba dapat menjadi promotor dan teladan perilaku kesehatan di tengah masyarakat, khususnya di tingkat desa.
‎
‎“Para pemenang diharapkan menjadi role model bagi desa-desa lain yang belum terpilih, serta mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dilaksanakannya seremoni penyerahan hadiah secara resmi, mengingat masih adanya daerah kabupaten/kota yang terdampak bencana.

Secara terpisah, ‎Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian yang diraih desa-desa di Kabupaten Tapanuli Utara. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari kader posyandu, pemerintah desa, hingga masyarakat.
‎
‎“Ini menjadi penyemangat bagi seluruh pengurus dan kader TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, ada kebanggaan atas prestasi yang diraih. Kiranya semangat juara ini dapat terus berkesinambungan untuk membina desa dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Tapanuli Utara. Kita berkomitmen siap mendukung seluruh progam pemerintah pusat hingga daerah,” ungkapnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Camat, Kepala Desa dan ketua tp pkk desa, Kecamatan dan Kabupaten serta mewakili dinas PMD dan Dinas Kesehatan.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

‎Pemkab Tapanuli Utara Gelar Temu Pers, Perkuat Transparansi dan Kemitraan dengan Media

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran, S.Si., M.Si., memimpin Temu Pers bersama wartawan dari berbagai media bertempat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini menjadi wadah penyampaian informasi sekaligus ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi, masukan, dan kritik konstruktif dari insan pers demi kemajuan daerah.
‎
‎Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendrik Taruna Surbakti, serta Kepala Pelaksana BPBD Bonggas Pasaribu.
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terhadap keterbukaan informasi publik. Ia meminta rekan-rekan pers untuk terus berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis dalam memperoleh data dan informasi yang akurat. Bupati juga menyampaikan bahwa masih terdapat berbagai hal yang perlu disempurnakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
‎
‎“Pada tahun pertama kepemimpinan ini, kami fokus membangun fondasi, terutama pembenahan sistem internal pemerintahan. Kinerja yang ada tentu belum sepenuhnya signifikan, namun kami terus berproses dan berbenah,” ujar Bupati.

Bupati JTP Hutabarat berharap pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat berbasis fakta, objektif, dan berimbang. Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran sangat mempengaruhi pelaksanaan pembangunan pada tahun berjalan dan berpotensi berlanjut hingga tahun depan.
‎
‎“Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tetap berupaya maksimal menjalankan program-program prioritas meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” tegasnya.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana alam di Tapanuli Utara. Saat ini, pemerintah telah memasuki tahap II tanggap bencana, dengan fokus pada pembukaan akses jalan dan pemulihan jaringan listrik. Seluruh wilayah terdampak telah menerima bantuan pangan, dan pemerintah juga memprioritaskan pembangunan hunian sementara serta hunian tetap yang dalam waktu dekat direncanakan akan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking).
‎
‎Bupati menambahkan, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana yang merupakan warga Kabupaten Tapanuli Utara tercatat sebanyak 23 orang, dan seluruh keluarga korban telah menerima santunan dari pemerintah.
‎
‎Menutup pertemuan, Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sangat mengharapkan kemitraan yang harmonis dan berkelanjutan dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara transparan dan bertanggung jawab.
‎
‎Para perwakilan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tapanuli Utara, Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Tapanuli Utara, serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal