Tiga Kapal Nelayan Terbakar di Karangsong, Pengisian Solar dan Legalitas BBM Jadi Sorotan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pasca kebakaran yang menghanguskan tiga kapal nelayan di kawasan Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di lokasi kejadian menjadi sorotan,” Sabtu (8/8/2026).

Kebakaran terjadi saat aktivitas pengisian BBM berlangsung. Salah satu kapal yang disebut sedang dalam proses pengisian adalah KM Bintang Samudra Q milik Hj. Yuni. Kegiatan pengisian BBM tersebut diduga dilakukan oleh PT PBP Trans Group.

Api kemudian membesar dan menjalar ke kapal lain yang berada di sekitar lokasi. Tiga kapal nelayan dilaporkan hangus terbakar dan mengalami kerusakan berat.

Pasca kejadian, perhatian tidak hanya tertuju pada penyebab munculnya api, tetapi juga pada prosedur keselamatan dalam kegiatan pengisian BBM serta legalitas solar yang digunakan.

Dugaan Pelanggaran Prosedur Disorot

Forum Peduli Indramayu melalui sambungan WhatsApp Masdi menyoroti penggunaan peralatan dalam proses pengisian BBM yang diduga tidak sesuai dengan standar keselamatan.

Menurut Masdi, proses pemompaan BBM semestinya memperhatikan penggunaan peralatan yang sesuai standar serta meminimalkan potensi munculnya percikan api.

“Secara umum kegiatan itu memang tidak memenuhi syarat,” ujar Masdi.

Ia menduga sumber percikan api bukan berasal dari kapal nelayan, melainkan dari peralatan seperti booster atau Alkon yang digunakan pihak pemasok BBM.

Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan teknis dan penyelidikan aparat berwenang.

Masdi juga mempertanyakan keberadaan perangkat keselamatan, termasuk alat pemadam api ringan (APAR), serta pengawasan dari pihak terkait ketika aktivitas pengisian BBM berlangsung.

“Minimal harus disediakan APAR di sekitar kegiatan,” ucapnya.

Pengawasan di Pelabuhan Dipertanyakan

Selain persoalan teknis, Forum Peduli Indramayu juga mempertanyakan pengawasan terhadap aktivitas pengisian BBM di kawasan Pelabuhan Karangsong.

Masdi menyebut adanya dugaan bahwa sejumlah pihak yang seharusnya melakukan pengawasan tidak berada di lokasi ketika kegiatan berlangsung.

Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian karena aktivitas pengisian BBM di kawasan yang dipenuhi kapal nelayan memiliki risiko keselamatan cukup tinggi.

Aparat Diminta Telusuri Dokumen BBM

Untuk memastikan dugaan tersebut, pihak berwenang perlu memeriksa siapa saja yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan, apakah kegiatan pengisian BBM telah dilaporkan atau mendapatkan persetujuan, serta apakah seluruh prosedur keselamatan telah dipenuhi.

Harga dan Asal Solar Dipertanyakan

Selain persoalan keselamatan, legalitas solar yang digunakan juga menjadi sorotan.

Masdi mengaku memperoleh informasi bahwa solar yang digunakan berasal dari sejumlah wilayah di luar Indramayu. Ia juga mempertanyakan harga BBM yang disebut berada di kisaran Rp12.000 per liter.

Menurutnya, informasi tersebut perlu diperiksa karena terdapat perbedaan dengan harga solar industri dari sejumlah perusahaan yang disebut berada di kisaran kawasan Karangsong Group Prabu Mas dan PT. Indah Raya Sentosa dengan harga  Rp13.000 per liter.

Sedangkan harga solar industri (Biodiesel B40 non-subsidi) untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya (termasuk Jawa/Wilayah 1) berada di kisaran Rp22.450 hingga Rp25.850 per liter

“Kalau berbicara BBM solar industri di Karangsong, perlu diperiksa sumber dan legalitasnya,” ujar Masdi.

Ia juga menyebut adanya informasi mengenai keterbatasan kuota BBM serta dugaan perbedaan harga yang cukup signifikan.

Namun demikian, informasi mengenai asal BBM, harga, kuota, maupun dugaan penyalahgunaan tersebut masih perlu diverifikasi melalui dokumen resmi dan keterangan dari instansi yang berwenang.

Aparat Diminta Telusuri Dokumen BBM

Untuk memastikan legalitas solar yang digunakan, aparat penegak hukum dinilai perlu menelusuri dokumen pengadaan dan penyaluran BBM.

Pemeriksaan dapat mencakup asal BBM, pemasok, dokumen pembelian, surat jalan, dokumen pengangkutan, volume BBM, hingga pihak yang melakukan pengisian ke kapal.

Jika ditemukan ketidaksesuaian antara dokumen dengan kegiatan di lapangan, hal tersebut dapat menjadi bahan bagi aparat untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Namun, solar tidak dapat disebut ilegal hanya berdasarkan harga atau dugaan yang berkembang di masyarakat. Status legalitas BBM harus dipastikan melalui pemeriksaan dokumen dan keterangan resmi dari instansi yang memiliki kewenangan.

Pihak PBP Nyatakan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab

Sementara itu, Pengurus PT PBP Trans Group lewat WhatsApp Sutrisno menyatakan pihaknya akan tetap kooperatif dalam proses penyelesaian persoalan tersebut.

Menurut Sutrisno, dirinya bersama pimpinan perusahaan tidak akan menghindari persoalan yang terjadi dan akan mengikuti proses sesuai ketentuan.

“Saya dan big bos tidak akan mundur sebelum permasalahan ini selesai. Artinya mundur itu dalam arti pulang, jadi kami akan selalu kooperatif,” ujar Sutrisno.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab terhadap persoalan kerugian yang dialami pemilik kapal yang terbakar, sesuai hasil proses dan pembahasan lebih lanjut.

“Pemilik BBM pengisian di kapal nelayan akan kooperatif dan bertanggung jawab atas kerugian semua pemilik kapal nelayan yang hangus. Tidak mundur atau lepas tanggung jawab,” katanya.

Namun, Sutrisno menegaskan bahwa pihak PBP tidak mengetahui adanya dampak atau percikan api yang berasal dari aktivitas pihaknya.

“Kalau dari PBP tidak ada dampak muncul percikan api dari PBP. Intinya saya akan kooperatif. Apa yang menjadi acuan biar selesai urusannya, itu saja,” ucapnya.

Tiga Kapal Hangus, Pertanggungjawaban Harus Jelas

Terbakarnya tiga kapal nelayan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit. Karena itu, penyelidikan diharapkan tidak berhenti pada penentuan titik awal munculnya api.

Aparat perlu mengungkap secara terang bagaimana proses pengisian BBM berlangsung, peralatan apa yang digunakan, siapa operatornya, siapa yang melakukan pengawasan, serta apa penyebab pasti munculnya kebakaran.

Jika hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur yang memiliki hubungan dengan terjadinya kebakaran, pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum.

Masyarakat juga menunggu penjelasan dari pihak penyedia BBM, pengelola atau pihak terkait di Pelabuhan Karangsong, serta instansi berwenang mengenai legalitas BBM dan prosedur pengisian yang dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran dan status legalitas BBM yang digunakan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

(Andika/Tim)

Rakha Sandy dan Permata Alya Terpilih sebagai Duta Baca Kabupaten Indramayu 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu sukses menggelar Gala Final Pemilihan Duta Baca Kabupaten Indramayu 2026 di Sam’s Studio Indramayu, Selasa (4/8/2026).

Gala final yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam melahirkan generasi muda yang mampu menjadi penggerak budaya literasi di tengah masyarakat.

Berdasarkan hasil penilaian akhir, Rakha Sandy Ardhianta dari SMAN 1 Indramayu berhasil meraih Juara 1 kategori putra. Sementara Permata Alya Ayu Sita dari Politeknik Negeri Indramayu terpilih sebagai Juara 1 kategori putri.

Kepala DPA Kabupaten Indramayu, Dr. Achmad Sudalim Gymnasthiar, menegaskan bahwa Duta Baca terpilih tidak boleh hanya menjadi simbol seremonial. Mereka harus mampu mengambil peran aktif dalam menggerakkan budaya membaca di berbagai lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Sudalim juga menyampaikan pesan dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, kepada para Duta Baca terpilih.

“Duta Baca harus mampu menjadi representasi gerakan literasi di tengah masyarakat dan menginspirasi generasi muda untuk semakin dekat dengan budaya membaca,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca (P3KM), Hj. Eti Herawati.

Menurutnya, ajang Pemilihan Duta Baca tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan wawasan, gagasan, serta komitmen para finalis sebelum mereka terjun langsung ke tengah masyarakat.

Para Duta Baca terpilih nantinya akan menjadi salah satu ikon perpustakaan daerah. Mereka memiliki tugas untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mengampanyekan pentingnya budaya literasi melalui berbagai media yang dekat dengan generasi muda.

Pemanfaatan media sosial juga menjadi salah satu strategi untuk memperluas jangkauan pesan literasi, khususnya kepada kalangan milenial dan Generasi Z.

Melalui agenda tahunan tersebut, DPA Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menjadi teladan sekaligus motor penggerak budaya literasi di Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Penulis: Andika

Perkuat Data Pembangunan, Pemkab Indramayu Canangkan Program Desa Cinta Statistik 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kualitas data hingga tingkat desa sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang digagas Badan Pusat Statistik (BPS). Program ini mendorong pemerintah desa memiliki kemampuan mengelola data secara mandiri, akurat, dan berkualitas sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan.

Pencanangan Desa Cantik Kabupaten Indramayu Tahun 2026 berlangsung di Balai Desa Dermayu, Kecamatan Sindang. Dalam pencanangan tersebut, tiga desa ditetapkan sebagai lokus pembinaan, yakni Desa Dermayu, Desa Terusan, dan Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang,” Kamis (6/8/2026).

Program Desa Cantik menjadi langkah strategis dalam meningkatkan penyelenggaraan statistik sektoral di tingkat desa. Melalui pembinaan dan pendampingan, pemerintah desa diarahkan mampu menghasilkan serta mengelola data yang dapat dimanfaatkan untuk penyusunan kebijakan berbasis bukti dan evaluasi pembangunan.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keberadaan desa yang memiliki data berkualitas merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Suatu kehormatan bagi kami Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan hadirnya program Desa Cinta Statistik. Desa harus menjadi desa yang cerdas dengan memiliki data yang cukup, desa yang kuat dengan perangkat, masyarakat, serta seluruh elemen yang saling mendukung,” ujarnya.

Syaefudin juga mengapresiasi tiga desa yang menjadi lokus program Desa Cantik dan berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPS, serta pemerintah desa dapat terus diperkuat.

Menurutnya, data yang tersedia hingga tingkat desa akan membantu pemerintah dalam menentukan arah pembangunan agar program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Semangat kolaborasi pentahelix ini selaras dengan visi Indramayu REANG, sehingga data yang dimiliki desa dapat dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan dan mewujudkan Indramayu yang semakin baik,” tambahnya.

Senada, Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Idah Nuryani, turut memberikan apresiasi terhadap program Desa Cantik. Ia menilai penguatan tata kelola data di tingkat desa memiliki peran penting dalam menciptakan pembangunan yang lebih terarah.

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan atas terselenggaranya Desa Cantik. Terima kasih pula kepada pemerintah desa yang menjadi lokus pelaksanaan program ini. Semoga program ini dapat menjadi contoh dalam mewujudkan tata kelola desa yang semakin baik,” ungkapnya.

Idah menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan data yang akurat. Salah satunya melalui peran kader Dasawisma yang memiliki kedekatan langsung dengan keluarga di lingkungan masyarakat.

“Kader Dasawisma memiliki peran strategis karena berada paling dekat dengan keluarga. Melalui kolaborasi bersama BPS dan seluruh perangkat desa, sistem pendataan akan semakin terintegrasi sehingga menghasilkan data yang lebih akurat dan berkualitas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Januarto Wibowo, menjelaskan bahwa program Desa Cantik diarahkan untuk membangun budaya sadar data di tingkat desa.

Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan statistik menjadi bagian penting agar data tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga dapat digunakan dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan.

“Melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi yaitu konsep Kampus Berdampak, Desa Cantik diharapkan mampu memperkuat literasi data, pendampingan, serta pemanfaatan data desa agar semakin optimal dalam mendukung pembangunan berbasis bukti,” tuturnya.

Dengan penguatan kapasitas aparatur dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, program Desa Cantik diharapkan mampu menciptakan tata kelola data yang lebih baik di tingkat desa.

Data yang akurat dan berkualitas pada akhirnya menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang lebih tepat sasaran, transparan, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Polsek Haurgeulis Amankan Open Turnamen Sepak Bola Kuwu Cup ke-7 di Desa Sidadadi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Personel Polsek Haurgeulis Polres Indramayu Polda Jawa Barat melaksanakan pengamanan Open Turnamen Sepak Bola Kuwu Cup ke-7 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Persada, Desa Sidadadi, Kecamatan Haurgeulis, Kamis (6/8/2026).

Turnamen yang diikuti 32 tim dari berbagai daerah tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar, personel kepolisian hadir langsung melakukan pengamanan sejak pertandingan dimulai pada pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Kehadiran personel Polsek Haurgeulis bertujuan memberikan rasa aman kepada para pemain, panitia, maupun penonton yang memadati area lapangan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya pertandingan.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga mengimbau seluruh peserta dan suporter agar menjunjung tinggi sportivitas, menjaga ketertiban, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan.

Polres Indramayu berharap seluruh rangkaian Open Turnamen Sepak Bola Kuwu Cup ke-7 dapat menjadi ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat olahraga, serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif menjaga situasi kamtibmas. Apabila menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS Indramayu melalui WhatsApp 0819-9970-0110 atau menghubungi Call Center Polri 110 yang siap melayani selama 24 jam.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Kebakaran Saat Pengisian Solar Industri di Karangsong, Tiga Kapal Nelayan Hangus, Polisi Diminta Usut Tuntas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kebakaran hebat terjadi saat proses pengisian bahan bakar minyak (BBM) solar industri ke kapal nelayan di kawasan Pelabuhan Perikanan Karangsong, Kabupaten Indramayu. Insiden tersebut menghanguskan tiga kapal nelayan, satu unit mobil Mitsubishi Pajero, dan sebuah warung, serta memicu perhatian terhadap penerapan standar keselamatan kerja dalam proses distribusi BBM, Kamis (6/8/2026).

Berdasarkan keterangan Nahkoda KM Bintang Samudra, Makani, peristiwa terjadi ketika mobil tangki milik PT PBP Trans Group sedang melakukan pengisian solar industri ke salah satu kapal nelayan milik Hj. Yuni. Menurutnya, saat proses pengisian hampir selesai, api tiba-tiba muncul di sekitar pompa pengisian.

“Selama proses pengisian tidak ada anak buah kapal yang merokok. Tiba-tiba muncul api di sekitar pompa,” ujar Makani.

Ia menjelaskan, para awak kapal sempat berupaya mencegah kobaran api membesar dengan mengangkat penampungan BBM (tangki penguin) untuk dijatuhkan ke laut. Petugas juga menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di mobil tangki.

Api sempat berhasil dikendalikan, namun beberapa saat kemudian kembali membesar. Kobaran api dengan cepat merambat ke sejumlah kapal dan bangunan di sekitar lokasi, terlebih saat itu angin bertiup cukup kencang.

Akibat kejadian tersebut, tiga kapal nelayan yang terbakar masing-masing adalah KM Mandala milik H. Kodori, KM Nurhidayah Utama milik KPL Mina Sumitra, serta satu kapal nelayan milik Hj. Waryati. Selain itu, satu unit mobil Mitsubishi Pajero milik Hj. Yuni dan sebuah warung di sekitar lokasi turut hangus dilalap api.

Makani mengaku sempat pingsan akibat kepanikan saat kebakaran berlangsung sebelum akhirnya meminta bantuan kepada warga untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Korwil Indramayu, Mutadi, A.Md.Kom, mengatakan insiden itu perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak, khususnya terkait penerapan standar keselamatan kerja, pengawasan, serta mekanisme distribusi BBM solar industri.

Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar seluruh prosedur operasional dan aspek keselamatan dilaksanakan secara optimal guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.

“Kami meminta Polres Indramayu melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa ini,” tegas Mutadi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT PBP Trans Group maupun Polres Indramayu mengenai penyebab pasti kebakaran. Aparat kepolisian diharapkan dapat mengusut tuntas insiden tersebut sehingga kronologi dan penyebab kebakaran dapat diketahui secara jelas berdasarkan hasil penyelidikan.

Reporter : Andika

Pelayanan Cepat dan Ramah, Puskesmas Patrol Tuai Apresiasi Masyarakat

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Puskesmas Patrol, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, mendapat apresiasi dari masyarakat atas pelayanan kesehatan yang dinilai cepat, ramah, dan profesional. Komitmen memberikan pelayanan prima tersebut dirasakan langsung oleh sejumlah warga yang memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas tersebut.

Salah satunya disampaikan Tahrudin, warga Desa Sukahaji, yang mendampingi istrinya menjalani pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Patrol. Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan maupun dokter,” pada Selasa (28/7/2026).

“Saya senang dengan pelayanan di Puskesmas Patrol. Selain cepat, juga ramah dan santun,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Wastini, warga Desa Patrol Lor, yang membawa anaknya untuk menjalani tindakan pencabutan gigi. Menurutnya, pelayanan yang diterima sangat memuaskan.

“Berobat di Puskesmas Patrol sangat memuaskan, pelayanannya luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Alan, warga Desa Bugel, juga mengaku tidak mengalami kendala saat mengurus surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk keperluan operasi. Ia mengatakan seluruh proses berjalan dengan mudah dan tetap diawali pemeriksaan medis oleh petugas.

“Alhamdulillah proses permintaan surat rujukan untuk operasi sudah saya dapatkan. Tidak ada kendala, bahkan dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas,” ungkap Alan.

Menanggapi apresiasi tersebut, Kepala Puskesmas Patrol, dr. Hj. Siti Rokayah, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Puskesmas Patrol tetap mengedepankan komunikasi yang santun serta terus berusaha membuat pasien merasa nyaman ketika berobat di tempat kami,” ujarnya.

Ia berharap pelayanan yang cepat, humanis, dan berkualitas dapat terus dipertahankan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Puskesmas Patrol semakin meningkat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Kapolres Indramayu Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Penguatan Kamtibmas dan Penegakan Hukum

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kapolres Indramayu Polda Jawa Barat AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si. terus memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kapolres Indramayu melaksanakan kunjungan silaturahmi Kamtibmas ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu pada Rabu (5/8/2026).

Dalam kunjungan itu, AKBP Prianggo P.M. didampingi Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar, S.T.K., S.I.K., Kasat Narkoba AKP Boby Bimantara, S.Tr.K., S.I.K., M.H., serta Kasi Humas AKP Tarno, S.H. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu Niko, S.H., M.H. beserta jajaran.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan kelembagaan, silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Polres Indramayu dengan Kejaksaan Negeri Indramayu dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M. menegaskan bahwa sinergitas antarpenegak hukum merupakan salah satu kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan wilayah sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan berbagai persoalan hukum maupun potensi gangguan Kamtibmas dapat ditangani secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kejari Indramayu menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap hubungan baik yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Indramayu.

Polres Indramayu juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan situasi darurat atau potensi gangguan Kamtibmas, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS Indramayu melalui WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Sumber: Humas Polres Indramayu
Andika

Polsek Sliyeg Edukasi Calon Pekerja Migran Indonesia Agar Terhindar dari TPPO

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya meningkatkan kesadaran hukum dan keamanan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus dilakukan jajaran Polres Indramayu. Melalui kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) Kamtibmas, Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana, S.H. bersama Bhabinkamtibmas Desa Tugu AIPDA Johan H.D. memberikan edukasi kepada peserta pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Han Gang, Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Rabu (5/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para calon PMI diimbau agar selalu menempuh jalur penempatan resmi yang memenuhi persyaratan administrasi, tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi tanpa legalitas yang jelas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan berbagai modus penipuan penyaluran tenaga kerja ilegal.

Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana menegaskan bahwa pemahaman mengenai prosedur penempatan kerja yang benar sangat penting agar masyarakat, khususnya calon PMI, tidak menjadi korban jaringan perekrutan ilegal yang dapat merugikan bahkan membahayakan keselamatan mereka.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut, diharapkan para peserta memiliki bekal pengetahuan yang cukup sehingga mampu mengenali berbagai modus kejahatan, memahami hak dan kewajibannya sebagai calon pekerja migran, serta berani melaporkan apabila menemukan dugaan tindak pidana perdagangan orang maupun penempatan tenaga kerja secara ilegal.

Polres Indramayu juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah praktik TPPO dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Apabila mengetahui adanya dugaan penempatan tenaga kerja ilegal atau situasi yang mencurigakan, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS Indramayu melalui WhatsApp di nomor 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

30 Finalis Nok Nang Dermayu 2026 Resmi Dikukuhkan, Siap Promosikan Pariwisata dan Budaya Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tahapan awal pemilihan Duta Pariwisata Kabupaten Indramayu resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara) menggelar Pinton Anggon (Sashing Ceremony) Paguyuban Nok Nang Dermayu 2026, Minggu (2/8/2026).

Prosesi penyematan selempang tersebut diberikan kepada 30 finalis yang terdiri dari 15 pasang Nok dan Nang Dermayu setelah berhasil lolos dari rangkaian seleksi audisi tahap I dan tahap II.

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya masa karantina dan pembekalan bagi para finalis sebelum tampil pada malam Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Ketua Pelaksana Pasanggiri Nok Nang Dermayu 2026, Joe Afgan, mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang telah berhasil melewati setiap tahapan seleksi hingga mencapai babak final.

“Nok Nang Dermayu merupakan role model bagi generasi muda Kabupaten Indramayu. Selamat kepada seluruh finalis yang telah berhasil melalui proses seleksi dan resmi menjadi Finalis Nok Nang Dermayu 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menegaskan bahwa para finalis memiliki peran strategis sebagai representasi generasi muda sekaligus duta daerah.

“Nok Nang Dermayu harus menjadi panutan bagi anak-anak muda Indramayu. Mereka adalah duta yang memiliki tanggung jawab memperkenalkan berbagai potensi daerah, baik di bidang pariwisata, kebudayaan, maupun ekonomi kreatif,” katanya.

Ketua Paguyuban Nok Nang Dermayu, Wanto Prihanto, menjelaskan bahwa Sashing Ceremony merupakan awal dari rangkaian pembinaan yang akan dijalani seluruh finalis selama masa karantina.

Menurutnya, para finalis akan mendapatkan berbagai materi dan pelatihan intensif, mulai dari pengembangan karakter, wawasan kepariwisataan, kebudayaan, public speaking, etika, hingga kepemimpinan sebagai bekal menuju malam puncak pemilihan.

Berikut daftar 15 pasang Finalis Nok Nang Dermayu 2026:

Finalis Nang

1. Celvin Maulana – Kecamatan Sliyeg
2. Bima Cahyo – Kecamatan Indramayu
3. Ajji Syahuqi – Kecamatan Widasari
4. Revanza – Kecamatan Balongan
5. M. Tokid – Kecamatan Pasekan
6. Ilham R. Amir – Kecamatan Indramayu
7. Ahmad Shaoqi – Kecamatan Lelea
8. Naufal Hanif – Kecamatan Sindang
9. Insan Fadilah – Kecamatan Indramayu
10. M. Syarif Tohir – Kecamatan Arahan
11. Cahyo Guntur – Kecamatan Jatibarang
12. Waqi Syafiq – Kecamatan Indramayu
13. Arjuna Megantara – Kecamatan Indramayu
14. Fajar Septiadi – Kecamatan Indramayu
15. Rakha Javier – Kecamatan Indramayu (lolos melalui voting tertinggi)

Finalis Nok

1. Chika Putri – Kecamatan Indramayu
2. Agita Safira – Kecamatan Indramayu
3. Melly Aprilia – Kecamatan Juntinyuat
4. Putri Tiara – Kecamatan Indramayu
5. Nadia Rukhatun – Kecamatan Lohbener
6. Rindu Ariesti – Kecamatan Anjatan
7. Gita Lestari – Kecamatan Tukdana
8. Karmila Nur – Kecamatan Indramayu
9. Duta Nursyabila – Kecamatan Indramayu
10. Chantika Audy – Kecamatan Gantar
11. Lidyanti – Kecamatan Krangkeng
12. Pebi Indrianti – Kecamatan Indramayu
13. Filda Rufahnia – Kecamatan Jatibarang
14. Dini Riszki – Kecamatan Pasekan
15. Nurhidayah – Kecamatan Sindang (lolos melalui voting tertinggi)

Melalui ajang Pasanggiri Nok Nang Dermayu 2026, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap para finalis tidak hanya memiliki penampilan yang menarik, tetapi juga berkarakter, berwawasan luas, serta mampu menjadi duta yang aktif mempromosikan potensi pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal Kabupaten Indramayu di tingkat regional maupun nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Program Pencegahan HIV/AIDS, TB, dan Malaria

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Program Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP-ATM) sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Kemitraan Program PP-ATM dalam Dokumen Perencanaan Daerah Lintas Sektor Tahun 2026 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indramayu, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha, lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dalam mendukung keberhasilan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, tuberkulosis (TB), dan malaria.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Kabupaten Indramayu yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), Suhartati, menegaskan bahwa keberhasilan program PP-ATM tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Program PP-ATM membutuhkan sinergi semua pihak. Kami berharap dukungan tidak hanya berasal dari APBD, tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan berbagai pemangku kepentingan sehingga upaya pencegahan serta penanggulangan penyakit dapat berjalan secara sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya.

Suhartati menjelaskan, Kabupaten Indramayu telah berhasil mencapai status eliminasi malaria. Capaian tersebut menjadi modal penting yang harus dipertahankan, sementara penguatan program saat ini difokuskan pada pengendalian tuberkulosis dan HIV/AIDS melalui kerja sama lintas sektor.

Koordinator Program RSSH Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Provinsi Jawa Barat, Uus Sukmara, mengatakan penanggulangan HIV/AIDS, TB, dan malaria memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor pembangunan sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan program ini membutuhkan komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah dan mitra terkait agar upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, TB, dan malaria dapat terus berjalan secara optimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Dian Larasati, menjelaskan bahwa penguatan program PP-ATM dilakukan melalui berbagai strategi, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan penyakit secara terpadu.

“Indramayu akan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, tuberkulosis, serta mempertahankan eliminasi malaria melalui kerja sama lintas sektor dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Melalui forum kemitraan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap kolaborasi lintas sektor semakin kuat sehingga pelaksanaan Program PP-ATM dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat menuju terwujudnya Indramayu REANG.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika