KPU Indramayu Sosialisasikan Pendidikan Pemilih kepada Siswa SMKS Islam Terisi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMKS Islam Terisi, Kabupaten Indramayu, dan diikuti oleh para siswa,” pada Senin (10/8/2025).

Sosialisasi menjadi bagian dari upaya KPU Kabupaten Indramayu memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai kepemiluan, pentingnya partisipasi masyarakat, serta peran pemilih dalam kehidupan demokrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Indramayu, Munawaroh, menyampaikan materi mengenai pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Para siswa diberikan pemahaman agar nantinya dapat menggunakan hak pilih secara bijak serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang dapat memengaruhi pilihan politik secara tidak tepat.

Melalui pendidikan pemilih di lingkungan sekolah, KPU Kabupaten Indramayu berharap kesadaran demokrasi dapat ditanamkan sejak dini. Generasi muda diharapkan mampu menjadi pemilih yang aktif, cerdas, kritis, serta bertanggung jawab dalam menentukan masa depan bangsa.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen KPU Kabupaten Indramayu dalam memperluas pendidikan demokrasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda sebagai calon pemilih yang akan memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi Indonesia.

Sumber Facebook KPU Indramayu

Andika

Samsat Keliling Hadir di Sejumlah Wilayah Indramayu, Berikut Jadwal dan Lokasinya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, layanan Samsat Keliling hadir di sejumlah lokasi di Kabupaten Indramayu.

Pelayanan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sehingga wajib pajak tidak harus selalu datang ke kantor Samsat. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan.

Berdasarkan jadwal pelayanan, Samsat Keliling beroperasi setiap hari dengan waktu dan lokasi yang berbeda.

Pada Senin, pelayanan berlangsung pukul 08.00–14.00 WIB di Balai Desa Tukdana, depan Terminal Kota, sekitar Jembatan Bangkir, serta Balai Desa Tugu Lelea.

Selasa, layanan tersedia pukul 08.00–14.00 WIB di Balai Desa Larangan, Balai Desa Arahan Lor, Balai Desa Pabean Udik, dan Balai Desa Kedokanbunder.

Selanjutnya, Rabu pelayanan berlangsung di sekitar Pasar Kertasemaya, depan BJB Juntinyuat, Alun-Alun Indramayu, serta Balai Desa Bondan, Kecamatan Sukagumiwang, dengan jam pelayanan 08.00–14.00 WIB.

Pada Kamis, Samsat Keliling hadir di Kantor Kecamatan Losarang, Perempatan Karangturi (Indomaret), Alfamart Lobener, serta Desa Cemara, Kecamatan Cantigi. Pelayanan berlangsung pukul 08.00–14.00 WIB.

Sementara Jum’at, masyarakat dapat mengakses layanan di Balai Desa Tegalwirangrong, sekitar Pertigaan Tugu KB Singaraja, Balai Desa Pabean Ilir, dan Desa Juntikebon. Jam pelayanan 08.00–14.00 WIB.

Untuk Sabtu, pelayanan berlangsung lebih singkat, yakni pukul 08.00–12.00 WIB, dengan lokasi di Pasar Bangkir, depan Mess Samsat Indramayu, sekitar Jembatan Pecuk, serta sekitar Desa Celeng–Lohbener.

Sedangkan pada Minggu, Samsat Keliling melayani masyarakat mulai pukul 06.00–11.00 WIB di Alun-Alun Indramayu dan depan Bank BJB Jatibarang.

Jadwal Kantor Induk dan Outlet Samsat

Selain Samsat Keliling, pelayanan juga tersedia di Kantor Induk dan Outlet Samsat.

Pelayanan pada Senin hingga Jum’at berlangsung pukul 08.00–14.30 WIB, sedangkan pada Sabtu pelayanan dibuka mulai pukul 08.00–12.00 WIB.

Dengan adanya berbagai titik pelayanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memilih lokasi yang paling mudah dijangkau sesuai jadwal yang tersedia.

Masyarakat juga diimbau memperhatikan jam operasional dan datang lebih awal untuk menghindari antrean serta memastikan pelayanan dapat diterima sesuai waktu yang telah ditentukan.

Sumber Instagram Samsat Indramayu

Andika

Pendaftaran SMK Go Global Batch I Dibuka, Pelatihan Caregiver dan Bahasa Mandarin di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kesempatan bagi masyarakat Indramayu untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menuju peluang kerja ke luar negeri kembali terbuka melalui program SMK Go Global Batch I.

Program yang bekerja sama dengan BP3MI Jawa Barat tersebut menyediakan pelatihan dan sertifikasi Caregiver serta Bahasa Mandarin yang dilaksanakan di UPTD BLK Indramayu.

Pendaftaran program dibuka selama dua hari, yakni 12–13 Agustus 2026, dengan lokasi pendaftaran dan pelaksanaan kegiatan di UPTD BLK Indramayu, Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 1.

Adapun peserta yang dapat mengikuti program ini merupakan perempuan dengan usia minimal 18 tahun. Peserta juga diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen persyaratan.

Persyaratan tersebut meliputi fotokopi KTP dan KK, BPJS Kesehatan, surat keterangan sehat, surat pernyataan kesanggupan mengikuti pelatihan, surat pernyataan berminat bekerja ke luar negeri, surat izin orang tua, fotokopi ijazah terakhir, serta memiliki Kartu Kuning (AK-1).

Sementara dokumen keterampilan atau kemampuan bahasa dapat dilampirkan sebagai dokumen tambahan atau opsional.

Calon peserta juga dapat memperoleh template dokumen melalui bit.ly/berkas-caregiver2026, sedangkan proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui bit.ly/pendaftaran-caregiver2026.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan, memperoleh sertifikasi, serta mempersiapkan diri menghadapi peluang kerja di luar negeri secara lebih kompeten dan profesional.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor 0896-9823-0800 atau mendatangi langsung UPTD BLK Indramayu.

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menuju peluang kerja global.

Sumber BLK Indramayu

Andika

Bupati Indramayu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Tersana

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran dengan menyalurkan bantuan kepada Ibu Sariah, korban kebakaran rumah di Blok Bantar RT 013 RW 003, Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, Rabu (12/8/2026).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Indramayu sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban korban pascakebakaran.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan, S.STP., diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, S.E., M.A.P., yang turut mendampingi proses pemberian bantuan kepada korban.

Musibah kebakaran terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat kejadian, penghuni rumah sedang berada di luar untuk membantu kegiatan hajatan warga atau ngobeng, sehingga tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari bagian atap rumah. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan.

Mengetahui kejadian tersebut, Pemerintah Desa Tersana segera berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Warga sekitar juga turut bergotong royong membantu memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia sembari menunggu petugas tiba.

Berkat respons cepat dan kerja sama berbagai pihak, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

“Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Pemerintah Desa Tersana, serta Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, penanganan pascabencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan korban sekaligus memberikan dukungan moral selama menjalani proses pemulihan.

Selain itu, pemerintah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh korsleting listrik. Pemeriksaan instalasi secara berkala serta penggunaan peralatan listrik sesuai standar dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Tidak hanya bantuan material, pendampingan dan perhatian juga diberikan agar warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Kwarran Sukagumiwang Buka Pesta Siaga 2026 dan Lepas Kontingen Jambore Nasional XII

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kwartir Ranting (Kwarran) Sukagumiwang resmi membuka Pesta Siaga Tahun 2026 sekaligus melepas kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Aula PGRI Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-65. Momentum ini sekaligus menjadi upaya memperkuat pembinaan karakter generasi muda serta memberikan dukungan kepada peserta didik yang akan mewakili daerah dalam ajang kepramukaan tingkat nasional.

Acara dihadiri jajaran pengurus Kwartir Ranting Sukagumiwang, pembina Pramuka, kepala sekolah, guru pendamping, peserta didik, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Sekretaris Kecamatan Sukagumiwang, Yayan Tefianty, S.E., hadir mewakili Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan, S.STP., sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya, Yayan menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Gerakan Pramuka di Kecamatan Sukagumiwang yang terus berperan dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, Pesta Siaga bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, dan semangat kebangsaan sejak usia dini.

Ia menegaskan, pendidikan kepramukaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembinaan kepramukaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Selain pembukaan Pesta Siaga, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Kecamatan Sukagumiwang yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Pelepasan tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus doa agar seluruh peserta mampu mengikuti kegiatan dengan baik serta membawa nama baik Kecamatan Sukagumiwang di tingkat nasional.

Ketua Kwartir Ranting Sukagumiwang menyampaikan bahwa para anggota kontingen telah menjalani berbagai tahapan seleksi dan pembinaan sebelum diberangkatkan.

Persiapan dilakukan dengan membekali peserta berbagai keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, kerja sama tim, serta penguatan karakter agar mampu mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional secara optimal.

Keikutsertaan dalam Jambore Nasional, menurutnya, tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan, mempererat persaudaraan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia, bertukar pengalaman, serta meningkatkan kemampuan kepemimpinan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut berjalan tertib dan lancar. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara dengan dukungan para pembina, kepala sekolah, guru pendamping, serta perwakilan gugus depan dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Sinergi antara Kwartir Ranting, pemerintah kecamatan, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan kepramukaan di Kecamatan Sukagumiwang.

Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.

Melalui momentum HUT Pramuka ke-65, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap semangat kepramukaan semakin tumbuh di kalangan generasi muda.

Pesta Siaga diharapkan menjadi sarana pembinaan yang menyenangkan dan edukatif bagi Pramuka Siaga. Sementara itu, keikutsertaan kontingen Sukagumiwang dalam Jambore Nasional XII diharapkan menjadi pengalaman berharga untuk membentuk kader-kader Pramuka yang unggul, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pemcam Sukagumiwang Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Korban Kebakaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang bergerak cepat memastikan hak administrasi kependudukan korban kebakaran tetap terpenuhi. Langkah tersebut dilakukan dengan menyerahkan dokumen kependudukan kepada korban kebakaran rumah di Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, Senin (10/8/2026).

Penyerahan dilakukan melalui Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Kecamatan Sukagumiwang, Dudy Riswandi, didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Juniri. Dokumen berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) diserahkan kepada Ibu Sariah selaku korban kebakaran.

Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan, S.STP, mengatakan pelayanan administrasi bagi masyarakat terdampak bencana perlu dilakukan secara cepat agar korban tetap dapat mengakses berbagai layanan publik maupun mengurus proses pengajuan bantuan.

Musibah kebakaran terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di rumah milik Ibu Sariah yang berada di Blok Bantar RT 013 RW 003, Desa Tersana.

Saat kejadian, penghuni rumah sedang berada di luar untuk membantu kegiatan hajatan warga atau ngobeng. Berdasarkan hasil asesmen, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian atap rumah.

Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan melalap bangunan. Pemerintah Desa Tersana kemudian berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, sementara warga sekitar turut membantu proses pemadaman.

Berkat penanganan bersama, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga di sekitar lokasi.

Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, satu kepala keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terpaksa mengungsi akibat rumah mengalami kerusakan berat.

Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.

Selain membantu proses evakuasi dan pemadaman, pemerintah bersama instansi terkait juga melakukan asesmen serta memfasilitasi pelaporan untuk pengajuan bantuan bagi korban.

Penyerahan KK dan KTP menjadi salah satu bentuk respons cepat Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap sinergi antara pemerintah, petugas penanggulangan bencana, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk mempercepat proses pemulihan serta meringankan beban korban.

Dengan dukungan tersebut, korban diharapkan dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Bupati Lucky Hakim Buka Pelatihan Bahasa Jepang bagi Calon Pekerja Migran Indramayu

INDRAMAYU, radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat sebagai bekal menghadapi peluang kerja di luar negeri. Salah satunya melalui pelatihan bahasa Jepang bagi ratusan calon pekerja migran.

Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Senin (10/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan peserta sebelum mengikuti seleksi program pemagangan luar negeri melalui kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan dengan International Manpower Development Organization (IM Japan).

Turut hadir Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, Ketua Umum DPP Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Seluruh Indonesia (ALPA Indonesia) Rawin serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi kolaborasi antara ALPA Indonesia dan Disnaker Kabupaten Indramayu yang telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri mengikuti program pemagangan ke luar negeri.

Menurut Lucky, para peserta telah melewati sejumlah tahapan seleksi dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti pelatihan. Karena itu, ia meminta kesempatan tersebut dimanfaatkan secara maksimal.

“Terus belajar, tingkatkan kemampuan, dan jaga kedisiplinan serta etos kerja,” pesan Lucky.

Selain kemampuan bahasa Jepang, Bupati juga mengingatkan peserta agar membangun kedisiplinan, menjaga sikap, meningkatkan ketahanan fisik, serta memiliki etos kerja yang baik.

Lucky menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui berbagai program pelatihan. Pemkab juga berupaya memperluas kerja sama dan akses informasi terkait kesempatan kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ALPA Indonesia Rawin menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan pembekalan bagi peserta sebelum mengikuti seleksi program pemagangan yang akan dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi.

Sebelum mengikuti pelatihan, para peserta telah melalui sejumlah tahapan seleksi, mulai dari tes matematika dasar, psikologi, kesamaptaan tubuh, hingga wawancara.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi bahasa Jepang, matematika dasar, kedisiplinan, serta ketahanan fisik. Pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta menghadapi tahapan seleksi di BBPVP Bekasi.

Rawin mengatakan, ALPA Indonesia turut mendukung kebutuhan pelatihan, mulai dari alat tulis, modul, seragam, hingga penyediaan instruktur.

Ia menambahkan, Disnaker Kabupaten Indramayu sebelumnya telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Ketenagakerjaan agar pelaksanaan seleksi program pemagangan dapat dilakukan di Indramayu.

Namun, karena agenda seleksi tahun 2026 telah tersusun, rencana pelaksanaan seleksi di Indramayu kemungkinan baru dapat direalisasikan pada tahun berikutnya.

Ke depan, Rawin berharap kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat terus diperkuat, khususnya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar masyarakat lebih siap mengikuti program pemagangan dan memiliki bekal yang memadai sebelum bekerja di luar negeri.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan secara simbolis kit pelatihan kepada peserta oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pemkab Indramayu Finalisasi Kesepakatan Bersama dengan UIN SGD Bandung

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah.

Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Pembahasan Kesepakatan Bersama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Indramayu, Kamis (6/8/2026).

Rapat dipimpin Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Ade Suhayati, dengan agenda utama membahas sekaligus memfinalisasi draf Kesepakatan Bersama terkait pendidikan, penelitian, pengembangan, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi daerah di Kabupaten Indramayu.

Ade Suhayati mengatakan, Kesepakatan Bersama tersebut menjadi tahapan penting sebelum kerja sama ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis dengan masing-masing perangkat daerah.

“Kesepakatan Bersama ini menjadi pintu atau gerbang awal untuk melangkah ke Perjanjian Kerja Sama yang lebih spesifik dengan perangkat daerah di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Menurut Ade, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan UIN Sunan Gunung Djati Bandung sekaligus sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat agar perguruan tinggi dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, perwakilan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pemerintah, termasuk pemerintah daerah, merupakan bagian dari upaya mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Maksud kerja sama ini tak lepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami dituntut untuk memberikan dampak langsung dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menyambut positif rencana kemitraan tersebut. Kerja sama tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar, tetapi juga berpotensi diwujudkan melalui sejumlah program konkret.

Beberapa di antaranya meliputi penyiapan penyelia halal, pendampingan psikologis, hingga layanan konsultasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam rapat tersebut, Pemkab Indramayu bersama UIN SGD Bandung juga melakukan sejumlah penyempurnaan terhadap draf dokumen kerja sama, mulai dari judul, ruang lingkup kerja sama, hingga pengaturan mengenai pembiayaan yang nantinya akan dijabarkan secara lebih rinci dalam dokumen PKS.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama disepakati akan dilaksanakan secara desk-to-desk mulai Jum’at (7/8/2026). Langkah tersebut menjadi penanda awal terjalinnya kemitraan strategis antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak diharapkan dapat menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Kekeringan Ganggu Pasokan Air Bersih, Bupati Lucky Tinjau Intake 200 Lohbener

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kekeringan yang melanda Kabupaten Indramayu berdampak terhadap ketersediaan air baku dan mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan.

Menghadapi kondisi tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama kepala perangkat daerah terkait dan jajaran direksi Perumdam Tirta Darma Ayu meninjau langsung kondisi Intake 200 Lohbener, Senin (10/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengambil langkah darurat dengan melakukan pengerukan sedimen di area Intake 200 Lohbener menggunakan alat berat. Selain itu, perbaikan bendungan karet juga dilakukan untuk menahan laju aliran air menuju laut sehingga ketersediaan air baku dapat dipertahankan.

Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, menjelaskan bahwa posisi pengambilan air baku di Kabupaten Indramayu berada di bagian hilir Sungai Cimanuk. Kondisi tersebut membuat ketersediaan air di wilayah Indramayu sangat bergantung pada debit air dari daerah hulu.

“Posisi Indramayu berada di bagian hilir atau paling ujung. Jadi, air yang sampai ke Indramayu merupakan aliran yang sudah melewati daerah-daerah di bagian hulu. Ketika debit air menurun, wilayah hilir tentu menjadi yang paling terdampak,” jelas Nurpan.

Menurutnya, terganggunya pasokan air baku saat ini dipengaruhi oleh mengeringnya dua sarana pengambilan air utama, yakni Intake Plumbon dan Intake Bojong.

“Kami sampaikan bahwa ada pengeringan air di dua intake. Yang pertama adalah Intake Plumbon, yang kedua Intake Bojong,” ungkapnya.

Sebagai langkah darurat, Perumdam Tirta Darma Ayu kemudian mengalihkan pengambilan air baku ke Intake 200 yang berada di Desa Lohbener.

“Kami memohon maaf atas kelangkaan air ini. Saat ini kami mengambil opsi lain dengan mengambil air baku dari Intake 200 di Desa Lohbener,” jelas Nurpan.

Sementara itu, Direktur Teknik Perumdam Tirta Darma Ayu, Jojo Sutarjo, mengungkapkan kondisi Intake Bojong saat ini cukup kritis. Bahkan, posisi pipa pengambilan air berada sekitar 1,2 meter di atas permukaan air.

“Kondisinya memang kering, pipa kita sudah 1,2 meter di atas permukaan air sehingga menunggu pengisian,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indramayu atas terganggunya pasokan air bersih dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi akibat sumber air yang mengalami kekeringan ekstrem. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga turut berpengaruh terhadap sektor pertanian.

“Saya sebagai Bupati memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indramayu atas masalah ini, khususnya tentang air yang mati beberapa hari karena memang sumber airnya kering,” ujarnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan sedimen di Intake 200 Lohbener.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air baku menuju instalasi pengolahan sehingga distribusi air bersih kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal.

“Sekarang akan dilakukan pengerukan di Intake 200 Lohbener. Insyaallah dalam waktu satu-dua hari ini akan mulai lancar kembali,” tegas Lucky.

Selain pengerukan, pemerintah juga melakukan perbaikan bendungan karet untuk menahan aliran air agar tidak langsung mengalir menuju laut.

Lucky berharap kombinasi pengerukan sedimen dan perbaikan bendungan karet dapat membantu menjaga ketersediaan air baku selama musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

“Mudah-mudahan dengan adanya perbaikan bendungan karet dan pendalaman pada area intake, dua bulan ke depan kita masih bisa bertahan,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Perumdam Tirta Darma Ayu terus melakukan langkah teknis dan koordinasi untuk menjaga ketersediaan air baku sekaligus mempercepat pemulihan distribusi air bersih kepada masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat terpenuhi di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Penulis: Andika

Tiga Kapal Nelayan Terbakar di Karangsong, Pengisian Solar dan Legalitas BBM Jadi Sorotan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pasca kebakaran yang menghanguskan tiga kapal nelayan di kawasan Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di lokasi kejadian menjadi sorotan,” Sabtu (8/8/2026).

Kebakaran terjadi saat aktivitas pengisian BBM berlangsung. Salah satu kapal yang disebut sedang dalam proses pengisian adalah KM Bintang Samudra Q milik Hj. Yuni. Kegiatan pengisian BBM tersebut diduga dilakukan oleh PT PBP Trans Group.

Api kemudian membesar dan menjalar ke kapal lain yang berada di sekitar lokasi. Tiga kapal nelayan dilaporkan hangus terbakar dan mengalami kerusakan berat.

Pasca kejadian, perhatian tidak hanya tertuju pada penyebab munculnya api, tetapi juga pada prosedur keselamatan dalam kegiatan pengisian BBM serta legalitas solar yang digunakan.

Dugaan Pelanggaran Prosedur Disorot

Forum Peduli Indramayu melalui sambungan WhatsApp Masdi menyoroti penggunaan peralatan dalam proses pengisian BBM yang diduga tidak sesuai dengan standar keselamatan.

Menurut Masdi, proses pemompaan BBM semestinya memperhatikan penggunaan peralatan yang sesuai standar serta meminimalkan potensi munculnya percikan api.

“Secara umum kegiatan itu memang tidak memenuhi syarat,” ujar Masdi.

Ia menduga sumber percikan api bukan berasal dari kapal nelayan, melainkan dari peralatan seperti booster atau Alkon yang digunakan pihak pemasok BBM.

Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan teknis dan penyelidikan aparat berwenang.

Masdi juga mempertanyakan keberadaan perangkat keselamatan, termasuk alat pemadam api ringan (APAR), serta pengawasan dari pihak terkait ketika aktivitas pengisian BBM berlangsung.

“Minimal harus disediakan APAR di sekitar kegiatan,” ucapnya.

Pengawasan di Pelabuhan Dipertanyakan

Selain persoalan teknis, Forum Peduli Indramayu juga mempertanyakan pengawasan terhadap aktivitas pengisian BBM di kawasan Pelabuhan Karangsong.

Masdi menyebut adanya dugaan bahwa sejumlah pihak yang seharusnya melakukan pengawasan tidak berada di lokasi ketika kegiatan berlangsung.

Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian karena aktivitas pengisian BBM di kawasan yang dipenuhi kapal nelayan memiliki risiko keselamatan cukup tinggi.

Aparat Diminta Telusuri Dokumen BBM

Untuk memastikan dugaan tersebut, pihak berwenang perlu memeriksa siapa saja yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan, apakah kegiatan pengisian BBM telah dilaporkan atau mendapatkan persetujuan, serta apakah seluruh prosedur keselamatan telah dipenuhi.

Harga dan Asal Solar Dipertanyakan

Selain persoalan keselamatan, legalitas solar yang digunakan juga menjadi sorotan.

Masdi mengaku memperoleh informasi bahwa solar yang digunakan berasal dari sejumlah wilayah di luar Indramayu. Ia juga mempertanyakan harga BBM yang disebut berada di kisaran Rp12.000 per liter.

Menurutnya, informasi tersebut perlu diperiksa karena terdapat perbedaan dengan harga solar industri dari sejumlah perusahaan yang disebut berada di kisaran kawasan Karangsong Group Prabu Mas dan PT. Indah Raya Sentosa dengan harga  Rp13.000 per liter.

Sedangkan harga solar industri (Biodiesel B40 non-subsidi) untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya (termasuk Jawa/Wilayah 1) berada di kisaran Rp22.450 hingga Rp25.850 per liter

“Kalau berbicara BBM solar industri di Karangsong, perlu diperiksa sumber dan legalitasnya,” ujar Masdi.

Ia juga menyebut adanya informasi mengenai keterbatasan kuota BBM serta dugaan perbedaan harga yang cukup signifikan.

Namun demikian, informasi mengenai asal BBM, harga, kuota, maupun dugaan penyalahgunaan tersebut masih perlu diverifikasi melalui dokumen resmi dan keterangan dari instansi yang berwenang.

Aparat Diminta Telusuri Dokumen BBM

Untuk memastikan legalitas solar yang digunakan, aparat penegak hukum dinilai perlu menelusuri dokumen pengadaan dan penyaluran BBM.

Pemeriksaan dapat mencakup asal BBM, pemasok, dokumen pembelian, surat jalan, dokumen pengangkutan, volume BBM, hingga pihak yang melakukan pengisian ke kapal.

Jika ditemukan ketidaksesuaian antara dokumen dengan kegiatan di lapangan, hal tersebut dapat menjadi bahan bagi aparat untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Namun, solar tidak dapat disebut ilegal hanya berdasarkan harga atau dugaan yang berkembang di masyarakat. Status legalitas BBM harus dipastikan melalui pemeriksaan dokumen dan keterangan resmi dari instansi yang memiliki kewenangan.

Pihak PBP Nyatakan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab

Sementara itu, Pengurus PT PBP Trans Group lewat WhatsApp Sutrisno menyatakan pihaknya akan tetap kooperatif dalam proses penyelesaian persoalan tersebut.

Menurut Sutrisno, dirinya bersama pimpinan perusahaan tidak akan menghindari persoalan yang terjadi dan akan mengikuti proses sesuai ketentuan.

“Saya dan big bos tidak akan mundur sebelum permasalahan ini selesai. Artinya mundur itu dalam arti pulang, jadi kami akan selalu kooperatif,” ujar Sutrisno.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab terhadap persoalan kerugian yang dialami pemilik kapal yang terbakar, sesuai hasil proses dan pembahasan lebih lanjut.

“Pemilik BBM pengisian di kapal nelayan akan kooperatif dan bertanggung jawab atas kerugian semua pemilik kapal nelayan yang hangus. Tidak mundur atau lepas tanggung jawab,” katanya.

Namun, Sutrisno menegaskan bahwa pihak PBP tidak mengetahui adanya dampak atau percikan api yang berasal dari aktivitas pihaknya.

“Kalau dari PBP tidak ada dampak muncul percikan api dari PBP. Intinya saya akan kooperatif. Apa yang menjadi acuan biar selesai urusannya, itu saja,” ucapnya.

Tiga Kapal Hangus, Pertanggungjawaban Harus Jelas

Terbakarnya tiga kapal nelayan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit. Karena itu, penyelidikan diharapkan tidak berhenti pada penentuan titik awal munculnya api.

Aparat perlu mengungkap secara terang bagaimana proses pengisian BBM berlangsung, peralatan apa yang digunakan, siapa operatornya, siapa yang melakukan pengawasan, serta apa penyebab pasti munculnya kebakaran.

Jika hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur yang memiliki hubungan dengan terjadinya kebakaran, pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum.

Masyarakat juga menunggu penjelasan dari pihak penyedia BBM, pengelola atau pihak terkait di Pelabuhan Karangsong, serta instansi berwenang mengenai legalitas BBM dan prosedur pengisian yang dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran dan status legalitas BBM yang digunakan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

(Andika/Tim)