DPRD Indramayu Bahas Alih Status RSUD M.A. Sentot Patrol dalam Rapat Paripurna

INDRAMAYU.radarinformasi.com– DPRD Kabupaten Indramayu kembali menggelar Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD, dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) 5 terkait rencana alih status pengelolaan RSUD M.A. Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” Senin (18/5/2026).

Selain itu, dalam rapat paripurna tersebut juga dilakukan persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda).

Ketua Pansus 5 DPRD Kabupaten Indramayu, Abdul Rojak, menjelaskan bahwa RSUD M.A. Sentot Patrol memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan di wilayah barat Kabupaten Indramayu dan kawasan Pantura.

Namun demikian, rumah sakit tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana, alat kesehatan, penguatan sumber daya manusia, hingga dukungan pembiayaan operasional yang lebih besar dan berkelanjutan.

Abdul Rojak mengungkapkan, selama periode 2023 hingga 2025 terjadi penurunan jumlah kunjungan pasien dan pendapatan rumah sakit. Bahkan pada tahun 2025 jumlah pasien tercatat mengalami penurunan sekitar 14 persen.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting perlunya peningkatan kapasitas layanan kesehatan agar RSUD M.A. Sentot Patrol dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, modern, dan menjangkau masyarakat lebih luas.

“Dengan dikelolanya RSUD M.A. Sentot oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan, ketersediaan tenaga medis spesialis, fasilitas kesehatan, termasuk dukungan pembiayaan dapat semakin meningkat,” ujarnya.

Pansus 5 juga menegaskan bahwa proses alih status bukan sekadar perpindahan aset daerah, melainkan bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain itu, Pansus 5 memberikan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya percepatan peningkatan status RSUD M.A. Sentot Patrol menuju rumah sakit tipe A, kepastian status kepegawaian bagi tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit, serta jaminan pelayanan kesehatan yang tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Proses pengalihan aset harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk kejelasan skema pembiayaan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Indramayu,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Indramayu atas persetujuan yang diberikan dalam rapat tersebut.

Menurut Lucky, persetujuan tersebut menjadi bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam mengoptimalkan pengelolaan aset daerah serta mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menyatakan kesiapan menerima hibah aset RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol.

Pada akhir rapat paripurna, dilakukan penandatanganan persetujuan bersama Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda) antara pihak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Gercep, Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan Rehab Rumah Korban Kebakaran di Tukdana

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bergerak cepat meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah bagi korban kebakaran di Blok Sukarame, Desa Lajer, Kecamatan Tukdana, Selasa (19/5/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada dua kepala keluarga terdampak melalui Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kabupaten Indramayu. Masing-masing korban menerima bantuan sebesar Rp20 juta untuk membantu proses pembangunan kembali rumah yang hangus terbakar.

Dalam kunjungannya, Lucky Hakim menyampaikan rasa prihatin dan empati kepada warga yang tertimpa musibah. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan rumah yang terbakar dapat segera dibangun kembali.

Bupati juga meminta agar proses pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat sekitar dengan koordinasi pemerintah desa setempat.

“Saya doakan semoga Allah menggantikan dengan yang lebih baik. Silakan dibangun, materialnya sudah tersedia di sini,” ujar Lucky Hakim.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang dapat dipicu gangguan instalasi listrik maupun kelalaian penggunaan perangkat elektronik di rumah.

“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kadang-kadang charger ponsel dibiarkan tetap terpasang. Kualitas kabel yang kurang baik bisa memicu panas dan menyebabkan kebakaran,” katanya.

Diketahui, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Senin sore, 4 Mei 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Kebakaran menghanguskan dua rumah milik Rudini dan Nurinih yang berada di Blok Sukarame RT 011 RW 006 Desa Lajer, Kecamatan Tukdana.

Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik atau arus pendek pada instalasi listrik salah satu rumah warga.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap bantuan stimulan yang diberikan dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah warga yang terdampak musibah kebakaran.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pelatihan Vokasi Nasional APBN Batch 2 Resmi Dibuka, Kesempatan Emas Tingkatkan Skill Gratis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Program Pelatihan Vokasi Nasional yang bersumber dari APBN Batch 2 Tahun 2026 resmi dibuka. Program pelatihan gratis ini merupakan kolaborasi Kementerian Ketenagakerjaan bersama UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar siap memasuki dunia kerja.

Pelatihan ini ditujukan bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang berusia minimal 18 tahun. Masyarakat yang memenuhi syarat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Dalam pelaksanaan Batch 2 tahun 2026, terdapat tiga kejuruan pelatihan yang dibuka, masing-masing dengan kuota terbatas sebanyak 16 peserta per kelas, yaitu:

1.Fillet Welder FCAW 2F/PB (Kualifikasi 2) dengan durasi 160 jam pelajaran selama 16 hari.

2.Menjahit Pakaian Sesuai Style dengan durasi 260 jam pelajaran selama 26 hari.

3.Membuat Roti dan Kue dengan durasi 140 jam pelajaran selama 14 hari.

Adapun jadwal pelaksanaan program dimulai dari pendaftaran pada 19 Mei hingga 9 Juni 2026. Peserta juga diwajibkan mengisi asesmen “Siap Latih” paling lambat 9 Juni 2026 pukul 23.59 WIB. Sementara pelatihan akan dimulai pada 22 Juni 2026 dengan waktu belajar 10 jam pelajaran per hari (45 menit per JP), setiap Senin hingga Jum’at pukul 07.45–16.00 WIB.

Masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman https://skillhub.kemnaker.go.id.
Selama proses seleksi berlangsung, peserta diimbau untuk terus memantau informasi terbaru melalui media sosial Instagram BLK Indramayu.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal serta mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran melalui peningkatan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri.

Sumber BLK Indramayu

Andika

Gerak Cepat, Pemkab Indramayu Fasilitasi Pemulangan Lansia Telantar dari Lamongan ke Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial (Dinsos) menunjukkan komitmen dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat. Dinsos memfasilitasi proses reunifikasi seorang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dengan keluarganya, Minggu (17/5/2026).

Lansia berinisial H (52), warga Kecamatan Gantar, sebelumnya ditemukan dalam kondisi telantar di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, oleh warga setempat selama beberapa hari. Setelah mendapat informasi tersebut, Dinsos Indramayu segera melakukan koordinasi lintas daerah untuk menelusuri keluarga serta menyiapkan proses pemulangan.

Proses reunifikasi dilakukan dengan melibatkan keluarga yang menjemput langsung dari Cikarang, sehingga yang bersangkutan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dengan aman dan layak.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim untuk memastikan setiap warga memperoleh perhatian, perlindungan, serta layanan sosial, khususnya bagi masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Indramayu, Ade Suhayati, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. Ia meminta warga segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan masyarakat yang membutuhkan pertolongan sosial agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Senada dengan itu, Sekretaris Dinsos Indramayu, Sidik Tri, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan keluarga, Kecamatan Gantar, serta Kuwu Desa Baleraja dalam proses penjemputan dan pemulangan.

“Kami bersama Kecamatan Gantar dan Pemerintah Desa Baleraja turut memberikan bantuan akomodasi penjemputan Bapak H,” ujarnya.

Salah satu anak dari H menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas perhatian dan bantuan yang diberikan hingga ayahnya dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

Sumber Diskominfo Indramayu


Andika

Pemkab Indramayu Uji Coba Aplikasi Sistem Informasi Kerja Sama Daerah untuk Dorong Investasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mempercepat digitalisasi pelayanan publik melalui uji coba aplikasi Sistem Informasi Kerja Sama Daerah. Pembahasan, evaluasi, dan simulasi penggunaan aplikasi tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu dan diikuti perangkat daerah terkait sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola kerja sama daerah. Pengembangan sistem ini sejalan dengan Permendagri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah.

Aplikasi tersebut dirancang untuk mengatasi kendala administratif yang selama ini kerap muncul, seperti sulitnya pencarian dokumen fisik serta kurangnya sinkronisasi data antarinstansi terkait status persetujuan pimpinan.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Ade Suhayati, menekankan pentingnya aspek keamanan data dan pengelolaan hak akses dalam aplikasi. Ia juga mengusulkan agar identitas daerah dimasukkan ke dalam nama aplikasi agar lebih mencerminkan semangat pembangunan Indramayu REANG.

“Sistem ini merupakan wujud kolaborasi Indramayu REANG untuk mendorong ekonomi kerakyatan dan pembangunan berbasis gotong royong. Penamaan aplikasi masih dikaji agar identitas Indramayu semakin kuat,” ujarnya.

Pada sesi pemaparan teknis, Sub Koordinator Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Aan Kunaefi, menjelaskan bahwa aplikasi ini akan menjadi platform terintegrasi bagi seluruh dokumen kerja sama daerah. Melalui sistem tersebut, calon mitra dapat mengunduh template, mengunggah naskah kesepakatan, serta memantau proses pengajuan secara real-time.

Efisiensi birokrasi dan kemudahan akses ini diharapkan mampu mempercepat masuknya investasi dan memperluas kemitraan strategis di Kabupaten Indramayu. Masukan dari rapat koordinasi akan digunakan untuk menyempurnakan sistem sebelum diluncurkan secara resmi sebagai wadah kolaborasi utama pemerintah daerah dengan para mitra.

Sumber Diskominfo Indramayu


Andika

Libur Panjang Nasional Bawa Berkah bagi Wisata Pantai Bali 2 Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Momentum libur bersama membawa berkah bagi pengelola Pantai Bali 2 Indramayu. Objek wisata yang berada di Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu dipadati wisatawan dari berbagai daerah.
Pengelola Pantai Bali 2 Indramayu, Akso, mengatakan kepada awak media bahwa rangkaian libur panjang nasional memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pengunjung di lokasi wisata tersebut, Minggu (17/5/2026).

“Momentum minggu ini memang bertepatan dengan rentetan libur bersama. Bagi kami sebagai pengelola objek wisata, Pantai Bali 2 Indramayu menjadi ramai pengunjung,” ujar Akso kepada awak media.

Menurutnya, meningkatnya jumlah wisatawan turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku ekonomi kreatif yang berjualan di kawasan wisata.

“Untuk pelaku ekonomi kreatif khusus pedagang ada sekitar 25 orang. Sedangkan permainan anak dan permainan air ada kurang lebih 20 wahana,” katanya.

Selain menyediakan area pantai, pengelola juga menghadirkan berbagai fasilitas hiburan keluarga dan wahana permainan air untuk menarik minat wisatawan. Harga tiket masuk pun dinilai masih terjangkau, yakni Rp12 ribu pada hari biasa dan Rp15 ribu saat akhir pekan.

Akso berharap masyarakat dapat memilih destinasi wisata yang dekat, aman, dan nyaman tanpa harus bepergian jauh keluar kota.

“Harapannya masyarakat tidak perlu jauh-jauh berwisata ke luar daerah. Cari saja tempat wisata yang dekat, nyaman, dan aman,” tuturnya kepada awak media.

Ia menambahkan, promosi melalui media sosial seperti TikTok dan YouTube turut memengaruhi meningkatnya rasa penasaran masyarakat untuk datang langsung ke Pantai Bali 2 Indramayu. Bahkan, sejumlah wisatawan disebut datang dari luar daerah seperti Wonosobo dan Semarang.

Sementara itu, salah seorang pengunjung asal Semarang, Budi Santoso, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk menikmati suasana pantai saat libur bersama.

“Kami mengetahui Pantai Bali 2 Indramayu dari media sosial seperti TikTok dan YouTube. Setelah datang langsung ternyata tempatnya ramai dan cocok untuk wisata keluarga,” ungkap Budi Santoso kepada awak media.

Menurutnya, Pantai Bali 2 Indramayu memiliki suasana yang nyaman dengan harga tiket yang relatif terjangkau bagi wisatawan.

“Anak-anak juga senang karena banyak permainan. Semoga fasilitasnya semakin lengkap dan kebersihannya tetap terjaga,” katanya.

Reporter : Andika

Polsek Megamendung Dukung Program Ketahanan Pangan melalui Panen Raya Jagung Hibrid

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Megamendung Polres Bogor bersama Muspika Kecamatan Megamendung melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Hibrida Tahun 2026 secara serentak melalui live streaming bersama Presiden RI dan Kapolri, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan berlangsung di Kampung Sukamaju RT 04/06, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Panen raya ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Ketahanan Pangan guna meningkatkan swasembada pangan nasional.

Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana, S.H., M.H., bersama Kepala Desa Sukamaju H. Alex Purnama Johan, S.IP., memanfaatkan lahan pertanian seluas sekitar satu hektare untuk penanaman jagung hibrida yang dikelola bersama kelompok tani setempat.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas antara pemerintah, kepolisian, dan petani. Jagung hibrida diperkirakan dapat dipanen dalam waktu sekitar 120 hari dan hasilnya akan disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Turut hadir unsur Muspika Kecamatan Megamendung, perwakilan pemerintah desa, kelompok tani, dan warga sekitar. Meski diguyur hujan, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga selesai pukul 16.00 WIB.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat, Pemkab Indramayu Genjot Penurunan Stunting Lewat Program INEY Fase II

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengakselerasi upaya penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor dalam program Investing in Nutrition and Early Years (INEY) Fase II. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Pemaparan Hasil Analisis Situasi dan Advokasi Lintas Sektor di Aula Bapperida Indramayu, Selasa (12/5/2026).

Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Indramayu, Titing Mulyani, menyampaikan bahwa penanganan stunting di Indramayu menunjukkan tren positif. Meski demikian, intervensi spesifik tetap memerlukan pengawasan dan konsistensi pelaksanaan di semua tingkatan.

Menurutnya, keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak dapat bertumpu pada sektor kesehatan saja. Keterlibatan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, hingga dunia usaha menjadi kunci agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran.

Hal serupa disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Indramayu, Tati Suhartati. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi program antarinstansi, mengingat hasil analisis situasi telah memetakan wilayah prioritas yang membutuhkan perhatian khusus agar pemanfaatan sumber daya lebih efektif.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga P3APPKB Indramayu, Hj. Warcitem, menyoroti pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi keluarga berisiko tinggi stunting, khususnya sejak masa pranikah hingga kehamilan.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Ketua TPPS dari Kecamatan Kedokan Bunder dan Kecamatan Kertasmaya yang ditetapkan sebagai wilayah pendampingan tahun 2026. Penetapan ini didasarkan pada kompleksitas persoalan kesehatan yang ditemukan, seperti kasus ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) serta tantangan cakupan imunisasi dasar.

Dukungan teknis juga diberikan oleh akademisi Eyet Hidayat dari Poltekkes Tasikmalaya yang berkomitmen memberikan asistensi teknis agar intervensi gizi di lapangan berjalan sesuai standar. Penelaah Kebijakan Kesehatan Juwanda menambahkan, penguatan sistem surveilans gizi dan pemanfaatan teknologi pemantauan kesehatan remaja serta ibu hamil akan menjadi kunci pemantauan status gizi secara real-time.

Melalui sinergi yang solid, Pemkab Indramayu optimistis mampu melahirkan generasi yang lebih sehat dan tangguh. Program INEY Fase II yang didukung hibah Bank Dunia diharapkan menjadi pendorong perubahan perilaku masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan hingga ke pelosok daerah.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Penataan Rute Baru CFN, Pemkab Indramayu Ajak Pedagang dan Wahana Permainan Pindah Lokasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau pedagang kaki lima (PKL), pelaku UMKM, serta pengelola wahana permainan yang selama ini beraktivitas di area Alun-Alun Indramayu dan sepanjang Jalan Letjen S. Parman untuk menempati lokasi baru dalam pelaksanaan Car Free Night (CFN) rute terbaru.

Imbauan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi evaluasi CFN yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, bersama sejumlah perangkat daerah di ruang rapat Sekda, Selasa (12/5/2026).

Penataan ini dilakukan guna mengembalikan fungsi Alun-Alun Indramayu sebagai ruang terbuka publik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Dalam skema baru, pedagang dan wahana permainan diarahkan menempati jalur yang telah disiapkan, yakni Jalan RA Kartini, Jalan Jenderal Ahmad Yani, kawasan Pasar Mambo, hingga Perempatan Waiki.

Ahmad Syadali menegaskan, kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung, khususnya keluarga dan anak-anak yang memanfaatkan ruang publik tersebut.

“Masyarakat membutuhkan ruang yang nyaman saat berada di alun-alun tanpa terganggu aktivitas wahana permainan,” ujarnya.

Ia menambahkan, relokasi bukan dimaksudkan untuk membatasi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan menata lokasi usaha agar lebih rapi sekaligus tetap memberikan ruang bagi pedagang untuk berjualan selama CFN berlangsung.

“Pengalihan rute ini diharapkan mampu menciptakan pusat keramaian yang lebih teratur sekaligus menggerakkan perekonomian lokal di sepanjang jalur CFN,” katanya.

Selain penataan pedagang, rapat juga membahas penyediaan kantung parkir kendaraan roda dua dan roda empat bagi pengunjung. Langkah tersebut diambil untuk mengurai kemacetan serta menata arus lalu lintas pada jalur yang ditutup selama kegiatan berlangsung.

Melalui kebijakan ini, Pemkab Indramayu mengajak seluruh pelaku UMKM dan pengelola wahana permainan mendukung proses penataan dengan berpindah ke lokasi yang telah ditetapkan, demi keselamatan pengunjung sekaligus optimalisasi fungsi alun-alun sebagai ruang publik masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Perkuat Komitmen Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan di Jawa Barat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Masalah Persampahan di Jawa Barat yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bale Pakuan, Bandung, Senin (11/5/2026).

Rakor tersebut menjadi bagian dari agenda strategis kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup yang menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor, mulai dari akademisi, aktivis mahasiswa, hingga tokoh budaya, dalam merumuskan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya pengelolaan sampah dari tingkat hulu. Ia meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mulai memperkuat sistem pemilahan sampah di lingkungan rumah tangga, desa, hingga kecamatan guna mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, turut meninjau langsung peralatan pengolah sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) di kawasan Gedung Sate, Bandung.

“Kami di Indramayu sepakat bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan membuangnya ke TPA. Sesuai arahan Pak Gubernur, kunci utamanya ada pada pemilahan sampah dari hulu,” ujar Lucky Hakim.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kecamatan, agar sampah dapat diolah kembali dan memiliki nilai guna ekonomis.

Salah satu fokus pembahasan dalam rakor tersebut adalah pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik maupun RDF sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara untuk kebutuhan industri.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menilai pengembangan teknologi tersebut menjadi peluang besar untuk memperkuat kerja sama dengan sektor swasta maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Sementara itu, Kepala DLH Indramayu, Dedi Agus Permadi, menegaskan kesiapan daerahnya untuk membuka ruang kolaborasi dengan investor yang tertarik mengembangkan inovasi pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.

“Indramayu memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan berbasis sampah. Dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lingkungan, kami optimistis pengelolaan sampah di Indramayu dapat lebih modern sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” katanya.

Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat gerakan lingkungan berbasis kolaborasi masyarakat demi mewujudkan Jawa Barat yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sumber DiskomInfo Indramayu

Andika