Kapolres Indramayu Tinjau Perbatasan Sewo, Pastikan Jalur Pantura Siap Sambut Mudik 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menyongsong arus mudik Lebaran 2026, jajaran Polres Indramayu melakukan pengecekan langsung di titik pembatas wilayah Jalur Pantura. Fokus peninjauan dipusatkan di Jembatan Sewo, perbatasan Kabupaten Indramayu dengan Subang, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan pengamanan bagi para pemudik,”l Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Indramayu, AKBP Fajar Gumilang, didampingi Wakapolres Kompol Tahir, Kasat Lantas Undang, Kabag Ops Kompol Eko, Kasat Samapta AKP Wawan, Kasi Propam AKP Agustian, serta Kapolsek Sukra Iptu Andi Supriyatna bersama sejumlah personel.

Dalam peninjauan itu, Kapolres menyoroti potensi gangguan keselamatan di kawasan Jembatan Sewo, terutama terkait kebiasaan melempar uang receh kepada penyapu koin.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar tidak melemparkan uang receh di Jembatan Sewo. 

Tindakan tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan dan menghambat arus lalu lintas,” tegas AKBP Fajar.

Selain mengevaluasi kondisi jalur utama Pantura, rombongan juga memeriksa kesiapan posko terpadu di sekitar lokasi. 

Pemeriksaan mencakup kelengkapan fasilitas, kesiapan personel, hingga mekanisme pengaturan lalu lintas yang akan diterapkan saat puncak arus mudik.

Untuk menghadapi lonjakan kendaraan pada musim mudik tahun ini, Polres Indramayu menyiapkan sekitar 20 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di titik-titik strategis sepanjang jalur mudik.

Posko tersebut disiapkan sebagai pusat layanan informasi, pengamanan, sekaligus tempat istirahat bagi pemudik sebelum melanjutkan perjalanan.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk melakukan patroli dan pemantauan secara intensif, baik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran, demi menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Indramayu tetap kondusif.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dinas Ketahanan Pangan Indramayu Gelar Gerakan Pasar Murah, Warga Jatibarang Antusias

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, digelar Gerakan Pasar Murah di depan Kantor Kecamatan Jatibarang, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Perum Bulog Kantor Cabang Indramayu, Pabrik Gula Jatitujuh, serta pelaku UMKM setempat. 

Beragam komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya Beras Setra Ramos Rp73.000/5 kg, Beras Medium Rp63.000/5 kg, Beras Premium Rp68.000/5 kg, tepung terigu Rp8.500/kg, daging ayam Rp36.000/ekor, telur ayam Rp28.000/kg, gula pasir Rp16.000/kg, Minyak Goreng Kita Rp29.000/2 liter, Minyak Goreng Rose Brand Rp17.000/liter, serta aneka buah dan sayuran.

Gerakan Pasar Murah ini bertujuan menstabilkan harga, mengendalikan inflasi, sekaligus membantu daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok seperti beras, gula, telur, daging, minyak goreng, hingga hasil hortikultura.

Puluhan warga Kecamatan Jatibarang tampak antusias dan rela mengantre demi mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Jatibarang, H. Mardono, M.Si., serta dihadiri Sekretaris Kecamatan Supendi, Kasi Kesos Amin, perwakilan Bulog Indramayu, dan unsur Muspika Jatibarang lainnya.

Camat Jatibarang H. Mardono menyampaikan apresiasi kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim atas terselenggaranya program tersebut. 

Ia berharap Gerakan Pasar Murah dapat meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan ketika harga kebutuhan cenderung meningkat.

“Semoga gerakan ini benar-benar membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Andi, perwakilan penjualan dari Bulog Indramayu, menuturkan bahwa kegiatan ini menyasar masyarakat agar tetap bisa memenuhi kebutuhan sembako dengan harga murah dan terjangkau.

Sementara itu, Citra, warga Desa Sleman Sliyeg, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, harga kebutuhan pokok selama Ramadan cukup tinggi.

“Alhamdulillah, saya bisa membeli minyak goreng dan gula pasir dengan harga lebih murah dibanding di pasar,” tuturnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Pemkab Indramayu Perkuat Stabilitas Harga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjadi fokus utama pemerintah pusat dan daerah. Untuk memastikan inflasi tetap terkendali, Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia.

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dan dilaksanakan secara daring pada Selasa (3/3/2026). Pemerintah Kabupaten Indramayu mengikuti kegiatan tersebut dari Indramayu Command Center (ICC).

Dalam arahannya, Tomsi menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di tengah dinamika pasar dan tekanan faktor eksternal. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain tren kenaikan harga emas dunia, harga BBM non-subsidi, penetapan 1 Ramadan, curah hujan, serta tarif listrik.

“Saya berharap kabupaten/kota dapat sigap dalam mengendalikan pergerakan harga kebutuhan pokok,” tegas Tomsi.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti, menegaskan komitmen Pemkab Indramayu dalam mendukung kebijakan pengendalian inflasi yang sejalan dengan program nasional.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Indramayu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 2026. Selain itu, pemantauan harga pasar dilakukan secara berkala oleh dinas terkait, serta diperkuat melalui koordinasi lintas sektor bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat,” ujar Asep.

Selain pengendalian inflasi, rakor tersebut juga membahas evaluasi Program 3 Juta Rumah serta sosialisasi kebijakan Jaminan Produk Halal, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan implementasi kebijakan pusat dan daerah agar berjalan efektif di lapangan.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

KDMP Sendang Karangampel Gelar RAT 2025, Susun Kepengurusan Baru

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Koperasi Desa Merah Putih Sendang Karangampel (KDMP) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Aula Lantai 2 Balai Desa Sendang, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Selasa (3/3/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri 40 peserta yang terdiri dari unsur pengurus, pengawas, dan anggota koperasi.
Ketua KDMP, Rudiyanto, dalam pembukaan sidang menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja selama tahun buku 2025. 

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan RAT mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 22 ayat (1), yang menyatakan Rapat Anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi.

Adapun laporan yang dipaparkan mencakup pertanggungjawaban kegiatan dan usaha koperasi sepanjang 2025, laporan pengawas, serta evaluasi kinerja pengurus dan pembahasan perubahan susunan kepengurusan.

Dalam forum tersebut, dibahas pula restrukturisasi kepengurusan menyusul pengunduran diri sejumlah pengurus, yakni Annisa (Wakil Ketua Bidang Anggota), Nurul Fajriyah (Bendahara), dan Rudiyanto (Ketua). 

Sementara itu, Komarudin (Wakil Ketua Bidang Usaha) dan Muhammad Taufiq (Sekretaris) tetap melanjutkan tugasnya.

Berdasarkan hasil musyawarah anggota, susunan pengurus KDMP Sendang Karangampel tahun 2026 
ditetapkan sebagai berikut:

1.Muhammad Taufiq (Ketua)

2.Sunarto (Wakil Ketua Bidang   
   Anggota)

3.Komarudin (Wakil Ketua Bidang 
   Usaha)

3.Naufali Favian Shidqi (Sekretaris)

4.Rasita (Bendahara)

Menutup rangkaian RAT, Rudiyanto berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan energi dan semangat baru dalam memajukan koperasi.

“Harapan setelah RAT adanya penyegaran dan semangat baru bagi pengurus koperasi yang baru,” ujarnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Sidang Kedelapan Kasus Kematian Putri Apriyani, PN Indramayu Hadirkan Ahli Forensik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan terhadap Putri Apriyani kembali digelar di Pengadilan Negeri Indramayu .Pada agenda persidangan kedelapan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi ahli forensik untuk memaparkan hasil kajian medis terkait penyebab kematian korban, Selasa (3/3/2026).

Ahli forensik yang dihadirkan JPU, dr. Andri Nur Rochman, di hadapan majelis hakim menjelaskan bahwa korban meninggal dunia akibat kehabisan napas atau kekurangan oksigen. 

Menurutnya, kondisi tersebut dapat terjadi karena adanya tindakan seperti pembekapan yang menghambat suplai oksigen.

Kuasa hukum keluarga korban, Toni RM, menyatakan keterangan ahli dinilai selaras dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terdakwa, Alvian Sinaga, saat proses penyidikan di kepolisian. 

Ia menilai terdapat kesesuaian antara dugaan perbuatan terdakwa dan penyebab kematian korban sebagaimana dijelaskan ahli.

Selain itu, lanjut Toni, ahli juga menerangkan bahwa tidak ditemukan trauma khas akibat kekurangan oksigen lantaran kondisi tubuh korban telah dibakar. 

Ia menyebut, tindakan pembakaran tersebut diduga sebagai upaya menghilangkan barang bukti.

Toni RM menilai perbuatan tersebut mengindikasikan unsur kesengajaan dan perencanaan. 

Menurutnya, perbuatan menghilangkan barang bukti dapat memperkuat dugaan adanya unsur pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam ketentuan pidana, dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati sesuai pasal sesuai pasal 340 KUHP, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Sidang perkara ini akan kembali dilanjutkan pada pekan mendatang dengan agenda pemeriksaan lanjutan sesuai jadwal yang telah ditetapkan majelis hakim.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Jelang SE 2026 dan Peluncuran Wong REANG Apps, BPS–Diskominfo Indramayu Matangkan Persiapan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menyongsong Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) sekaligus peluncuran Wong REANG Apps, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu menjalin koordinasi intensif bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu. Rapat persiapan digelar di Kantor Diskominfo Indramayu, Senin (2/3/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, serta Kepala BPS Indramayu, Dudi Barmana, berikut jajaran masing-masing instansi. 

Agenda pembahasan mencakup kesiapan teknis pelaksanaan, strategi publikasi dan sosialisasi, hingga dukungan infrastruktur informasi untuk memastikan dua agenda besar tersebut berjalan optimal.

Sesuai rencana, pencanangan SE 2026 dan launching Wong REANG Apps akan diresmikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, pada Selasa (3/3/2026). 

Momentum ini menjadi titik awal pendataan menyeluruh terhadap aktivitas ekonomi di daerah sekaligus penguatan arah pembangunan berbasis data.

Dudi Barmana menjelaskan, SE 2026 merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun untuk memetakan seluruh aktivitas usaha di luar sektor pertanian. 

Data yang dikumpulkan meliputi jumlah dan karakteristik pelaku usaha, skala bisnis, penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan teknologi digital, hingga potensi ekonomi wilayah. 

Informasi tersebut nantinya menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan strategis dan meningkatkan daya saing daerah.

Di sisi lain, Suwenda memaparkan bahwa Wong REANG Apps hadir sebagai inovasi layanan digital terintegrasi. 

Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi resmi pemerintah, program pembangunan, kanal pengaduan, serta berbagai layanan publik dalam satu platform. 

Kehadiran aplikasi tersebut juga diharapkan mendorong literasi digital serta mempercepat penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang transparan dan responsif.

“SE 2026 menghadirkan data krusial untuk perencanaan pembangunan, sementara Wong REANG Apps menjadi jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. 

Keduanya saling melengkapi dalam mewujudkan Indramayu yang maju dan berbasis data,” ujar Suwenda.

Dengan sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Indramayu optimistis pencanangan SE 2026 dan peluncuran Wong REANG Apps dapat terlaksana lancar serta memberi dampak signifikan terhadap penguatan ekonomi dan transformasi digital layanan publik menuju Indramayu REANG.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Banjir Rezeki, Pasar Sandang Jatibarang Diserbu Pembeli

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Memasuki awal Ramadan, geliat ekonomi mulai terasa di sejumlah pusat perbelanjaan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Salah satu yang paling ramai diserbu warga yakni Pasar Sandang Jatibarang yang berlokasi di kawasan Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Jatibarang.

Pasar yang dikenal sebagai Pasar Minggonan ini hanya digelar setiap Rabu dan Minggu. 

Meski demikian, antusiasme pembeli tak pernah surut, terutama menjelang Lebaran. 

Beragam jenis pakaian ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari busana muslim, baju koko, gamis, hingga pakaian anak-anak dan pakaian tidur.

Tak heran jika pasar ini menjadi primadona warga yang berburu baju Lebaran dengan kualitas baik namun harga bersahabat. 

Bahkan, pembeli tak hanya datang dari wilayah Indramayu, tetapi juga dari luar daerah seperti Kabupaten Subang dan Kabupaten Majalengka.

Salah satunya Neni, warga Kecamatan Jatitujuh, Majalengka. Ia datang bersama anak dan adiknya menggunakan sepeda motor untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.

“Saya biasanya belanja di minggu awal dan akhir Ramadan. Selain untuk keluarga, saya juga beli buat oleh-oleh sanak saudara,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, pilihan pakaian di Pasar Sandang sangat beragam dan harganya relatif murah sehingga sudah menjadi langganan setiap tahun.

Hal serupa disampaikan Ito, warga Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu. 

Ia mengaku sudah tiga tahun terakhir rutin membeli kebutuhan pakaian Lebaran di pasar tersebut.

“Selain kualitasnya bagus, harganya juga terjangkau untuk wong cilik. Lebih baik beli di sini karena lebih hemat,” katanya.

Ito menyiapkan anggaran belanja sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu setiap kali datang. 

Dengan nominal tersebut, ia bisa membawa pulang beberapa potong pakaian, mulai dari celana, baju muslim, hingga pakaian anak.

Ia menambahkan, harga pakaian di Pasar Sandang Jatibarang bahkan bisa lebih murah hingga 50 persen dibandingkan pasar modern.

Variasi model dan pilihan pedagang yang beragam menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Ramainya aktivitas jual beli di pasar ini menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang, sekaligus menandakan meningkatnya daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Penyuluhan UU ITE di Dermayu, Warga Diingatkan Bijak Gunakan WhatsApp

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Dermayu menggelar penyuluhan hukum terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Aula Balai Desa Dermayu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang batasan hukum dalam penggunaan media sosial dan aplikasi perpesanan, Selasa (3/3/2026).

Hadir sebagai narasumber, dr. Ismayana, S.H., M.H., yang memaparkan sejumlah ketentuan penting dalam UU ITE. Turut hadir Kuwu Desa Dermayu, Wasjudin, beserta perangkat desa dan warga setempat.

Dalam materinya, dr. Ismayana menegaskan bahwa penggunaan media sosial dan aplikasi percakapan seperti WhatsApp harus dilakukan secara bijak dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, pencemaran nama baik, hingga ancaman melalui pesan digital dapat berujung pada proses hukum.

“Banyak yang belum sadar, sekadar meneruskan pesan, foto, atau video tanpa memastikan kebenarannya bisa berdampak pidana. Jejak digital tidak bisa dihapus begitu saja dan dapat menjadi alat bukti di pengadilan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pelanggaran terhadap UU ITE dapat dikenai sanksi pidana penjara maupun denda dalam jumlah besar. Karena itu, masyarakat diminta lebih selektif sebelum membagikan informasi, baik di grup maupun percakapan pribadi.

Sementara itu, Wasjudin mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi hukum penting agar warga tidak terjerat persoalan hukum akibat kurangnya pemahaman dalam bermedia sosial.

“Kami berharap warga semakin cerdas dan menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif serta membangun,” katanya.

Penyuluhan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Warga tampak antusias mengangkat berbagai persoalan yang kerap terjadi, khususnya terkait penyebaran informasi di platform digital.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Dermayu berharap tercipta lingkungan digital yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Laka Laut KM Almujib Ditabrak Tongkang di Perairan Pulau Biawak, Dua Tewas Empat Hilang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan utara Indramayu. Kapal nelayan KM Almujib berukuran sekitar 6 GT dilaporkan tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal tongkang bernomor lambung 3009 di perairan Pulau Rakit/Biawak, Sabtu (28/2/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Almujib bertolak dari Pelabuhan Karangsong sekitar pukul 13.00 WIB untuk melaut mencari ikan. Usai menebar jaring, para awak kapal mematikan mesin dan beristirahat sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun nahas, saat para awak terlelap, sebuah kapal tongkang mendekat dan menghantam lambung kiri KM Almujib. 

Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah hingga kapal nelayan itu akhirnya tenggelam.

Akibat insiden tersebut, dua nelayan dinyatakan meninggal dunia, yakni Jupri alias Kempot (35) warga Desa Pabean Udik dan Wandi (39) warga Desa Karangsong. 

Sementara dua awak lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas, yakni Carudin (48) asal Desa Brondong dan Alfianto Agus Sulistiyo (20) warga Kelurahan Paoman.

Empat awak kapal lainnya hingga kini masih dalam pencarian, masing-masing Ari Wibowo (23), Asep Agustina (24), Mas’ud (38), dan Ono (50). 

Tim SAR gabungan dari Polairud, Basarnas, BPBD, serta unsur terkait terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi KM Almujib sempat ditemukan dalam posisi terbalik dan mengapung tidak jauh dari titik tabrakan sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan laut di perairan utara Indramayu yang dikenal sebagai jalur penangkapan ikan dengan tingkat aktivitas pelayaran yang cukup padat. Proses pencarian korban hilang masih terus berlangsung.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Wabup Syaefudin Hadiri Bazar Ramadan 2026 di Jengkok, 200 Paket Sembako Dibagikan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menghadiri kegiatan Bazar Ramadan 2026 yang digelar di Desa Jengkok, Kecamatan Kertasemaya. Kehadirannya didampingi jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kertasemaya serta Pemerintah Desa Jengkok,” Senin (2/3/2026).

Dalam sambutannya, Syaefudin mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan bazar yang dinilai mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. 

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai langkah strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah, unsur kecamatan, dan desa menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis 200 paket sembako kepada warga penerima manfaat. 

Salah seorang warga Blok Secang, Desa Jengkok, Kusniah, mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar Ramadan tersebut, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah meningkatnya harga bahan pokok.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap momentum Ramadan dapat semakin mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat. 

Selain itu, kegiatan sosial semacam ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung terwujudnya Indramayu REANG yang lebih maju dan sejahtera.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika