Laka Laut KM Almujib Ditabrak Tongkang di Perairan Pulau Biawak, Dua Tewas Empat Hilang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan utara Indramayu. Kapal nelayan KM Almujib berukuran sekitar 6 GT dilaporkan tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal tongkang bernomor lambung 3009 di perairan Pulau Rakit/Biawak, Sabtu (28/2/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Almujib bertolak dari Pelabuhan Karangsong sekitar pukul 13.00 WIB untuk melaut mencari ikan. Usai menebar jaring, para awak kapal mematikan mesin dan beristirahat sekitar pukul 22.00 WIB.
Namun nahas, saat para awak terlelap, sebuah kapal tongkang mendekat dan menghantam lambung kiri KM Almujib.
Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah hingga kapal nelayan itu akhirnya tenggelam.
Akibat insiden tersebut, dua nelayan dinyatakan meninggal dunia, yakni Jupri alias Kempot (35) warga Desa Pabean Udik dan Wandi (39) warga Desa Karangsong.
Sementara dua awak lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas, yakni Carudin (48) asal Desa Brondong dan Alfianto Agus Sulistiyo (20) warga Kelurahan Paoman.
Empat awak kapal lainnya hingga kini masih dalam pencarian, masing-masing Ari Wibowo (23), Asep Agustina (24), Mas’ud (38), dan Ono (50).
Tim SAR gabungan dari Polairud, Basarnas, BPBD, serta unsur terkait terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Kondisi KM Almujib sempat ditemukan dalam posisi terbalik dan mengapung tidak jauh dari titik tabrakan sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan laut di perairan utara Indramayu yang dikenal sebagai jalur penangkapan ikan dengan tingkat aktivitas pelayaran yang cukup padat. Proses pencarian korban hilang masih terus berlangsung.
Reporter : Andika
Redaktur : Rizal
