INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan warga, koordinator kecamatan (Korcam), dan koordinator desa (Kordes) dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Ketua DPC Partai Golkar Indramayu, Minggu (15/3/2026).
Acara yang mengusung tema “Mari Kita Perkuat Silaturahmi, Rasa Syukur dan Keberkahan” ini dihadiri Ketua DPC Partai Golkar Indramayu, Daniel Mutaqien, jajaran pengurus DPC Partai Golkar, para Korcam dan Kordes, kader partai, serta masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antar kader partai dari tingkat kabupaten hingga desa. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa syukur dan keberkahan di bulan Ramadan.
Suasana acara berlangsung penuh keakraban. Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi antara kader partai dan masyarakat, dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan serta doa bersama.
Menjelang waktu Magrib, para peserta bersama-sama melaksanakan buka puasa bersama yang kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antara kader Partai Golkar dan masyarakat semakin erat serta mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Indramayu.
TAPANULISELATAN.radarinformasi.com – Tindak kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini dialami Irvan, seorang kontributor televisi swasta nasional tvOne, yang menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial YS, yang bertugas di Puskesmas Gunung Tua, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta), Jumat sore (13/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di area parkir Rumah Makan Pondok Agung, Desa Aek Suhat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara. Akibat kejadian itu, pria berusia 48 tahun tersebut mengalami luka memar di bagian perut setelah diduga dipukuli berulang kali oleh terduga pelaku.
Korban saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sesaat setelah dirinya masuk ke dalam mobil.
“Saya kaget, ada seorang wanita mengenakan batik ASN lengkap dengan kartu identitas Pemkab Paluta tiba-tiba marah-marah. Saat itu saya sudah berada di dalam mobil, namun pelaku langsung menyerang saya,” ungkap Irvan saat ditemui ketika hendak membuat laporan di Polres Tapanuli Selatan.
Ia menambahkan, pelaku tidak hanya sekali memukul, tetapi berulang kali melayangkan pukulan menggunakan tangan kosong.
“Ada sekitar tiga kali perut saya dipukul, bahkan sempat dicakar. Akibatnya bagian perut saya mengalami luka dan memar,” ujarnya sembari menunjukkan bekas luka di tubuhnya.
Irvan menduga peristiwa yang dialaminya berkaitan dengan upaya konfirmasi yang sebelumnya ia lakukan kepada terduga pelaku sebagai bagian dari tugas jurnalistik.
“Sebelumnya saat saya melakukan konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, pelaku sudah marah-marah dan membalas dengan kata-kata makian,” jelasnya.
Konfirmasi tersebut, lanjut Irvan, berkaitan dengan informasi yang ia himpun mengenai dugaan keterlibatan pelaku sebagai ASN yang diduga menjalankan praktik rentenir dengan sasaran sejumlah kepala desa (kades).
“Informasi yang kami dapat, setiap peminjam dikenakan bunga cukup tinggi dan kabarnya sasarannya adalah para kepala desa. Bahkan disebut-sebut jaminannya berupa SK kepala desa,” ungkapnya.
Merasa menjadi korban penganiayaan, Irvan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Tapanuli Selatan dengan nomor laporan: STTLP/B/94/III/2026/SPKT/Polres Tapanuli Selatan/Polda Sumatera Utara.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tapanuli Selatan, AKP Bontor Sitorus, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.
“Kami sudah menerima laporan dari korban. Kasus kekerasan terhadap wartawan ini menjadi atensi pihak Polres Tapanuli Selatan dan akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.
BOGOR.radarinformasi.com – Seorang dokter umum berinisial DA yang membuka praktik di sebuah klinik di Jalan Nangka, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Ia diduga melakukan tindakan intimidasi terhadap seorang pasiennya dengan mengancam menggunakan senjata tajam.
Peristiwa yang terbilang tidak biasa ini terjadi pada Jumat (13/3/2026). Bukannya memberikan pelayanan medis, oknum dokter tersebut justru diduga hendak membacok pasiennya hanya karena persoalan sepele terkait penggunaan alas kaki berupa sandal.
Kejadian bermula saat korban berinisial PBN datang ke klinik tersebut untuk berobat. Setelah menunggu giliran, korban kemudian dipanggil masuk ke ruang pemeriksaan oleh oknum dokter dengan nada yang dinilai kasar.
“Eh, lepaskan sandal kamu,” ujar korban menirukan ucapan sang dokter. Melihat dokter tersebut masih mengenakan sandal di dalam ruangan, korban sempat menegur dengan nada bercanda.
“Abang juga pakai sandal,” ucap korban. Namun, candaan tersebut justru memicu emosi sang dokter. Dengan nada tinggi dan sikap arogan, dokter itu langsung mengusir korban dari ruang pemeriksaan. “Kamu enggak terima? Ini rumah saya, keluar kamu. Ini rumah saya, yang punya aturan saya, keluar kamu,” ujar dokter tersebut sebagaimana dituturkan korban.
Situasi semakin memanas ketika oknum dokter tersebut mengambil sebilah golok dari dapur dan langsung mengayunkannya ke arah korban. Meski korban telah berusaha meminta maaf, emosi dokter tersebut disebut tidak mereda. Bahkan ia menantang korban untuk melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Ironisnya, peristiwa tersebut terjadi di hadapan putri korban yang masih berusia 10 tahun. Anak tersebut dilaporkan berlari keluar ruangan karena ketakutan dan kini mengalami trauma setelah melihat ayahnya diancam dengan senjata tajam.
Dilaporkan ke Polres Bogor
Merasa keselamatan dirinya terancam, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bogor dengan didampingi kuasa hukumnya, James Sitorus, SH, dari kantor hukum James Sitorus & Partners.
Laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian dengan nomor registrasi: LP/B/626/III/2026/SPKT/Polres Bogor/Polda Jawa Barat.
Kasus ini pun menjadi sorotan publik, mengingat profesi dokter seharusnya menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta etika pelayanan kepada pasien, bukan melakukan tindakan intimidasi.
“Kami berharap laporan klien kami dapat segera diproses oleh pihak Polres Bogor dan pelaku dapat segera diamankan. Hal ini penting agar menjadi efek jera bagi siapa pun yang berprofesi sebagai pelayan masyarakat,” ujar James Sitorus, Sabtu malam (14/3/2026).
Sementara itu, sejumlah wartawan telah berupaya menghubungi oknum dokter yang bersangkutan untuk meminta konfirmasi. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam rangka mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kaina Indonesia Grup menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim. Kegiatan yang mengusung tema “Perkuat Silaturahmi, Membangun Kebersamaan, dan Raih Kebahagiaan Ramadan” ini berlangsung di kompleks Kaina Grup, Halaman PGRI, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sindang, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Rangkaian acara diisi dengan tausiyah keagamaan, doa bersama, penyerahan santunan kepada anak yatim, serta diakhiri dengan buka puasa bersama.
Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan.
Pimpinan Kaina Grup, Teguh Adi Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan sekaligus upaya memperkuat silaturahmi dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami ingin membangun kebersamaan yang lebih erat sekaligus membantu meringankan beban anak-anak yatim di tengah semangat Ramadan,” ujarnya.
Ia menambahkan, bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk berbagi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Acara diawali dengan tausiyah dari penceramah yang menyampaikan pesan tentang pentingnya memperbanyak amal kebaikan, menjaga kesabaran, serta meningkatkan kepedulian sosial selama menjalankan ibadah puasa. Dalam tausiyah tersebut juga disampaikan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, puluhan anak yatim menerima santunan berupa bingkisan dan bantuan uang tunai yang diserahkan langsung oleh pihak Kaina Indonesia Grup bersama para tamu undangan.
Kehadiran unsur Forkopimcam Sindang, termasuk camat dan aparat keamanan setempat, turut menambah suasana kebersamaan. Mereka juga berinteraksi langsung dengan anak-anak yatim dan masyarakat yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang diselenggarakan.
Warga sekitar pun menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digagas Kaina Indonesia Grup tersebut. Mereka menilai kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kaina Indonesia Grup berharap dapat terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya pada momentum Ramadan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat silaturahmi, menumbuhkan semangat berbagi, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
INDRAMAYU – radarinformasi.com Menyambut arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu menyiapkan Posko Terpadu di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Losarang atau yang dikenal sebagai Jembatan Timbang Losarang di jalur Pantura Indramayu.
Posko tersebut akan menjadi pusat pelayanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Pantura menuju arah Jawa Tengah. Selain itu, posko juga akan menjadi titik koordinasi berbagai instansi seperti Kepolisian, Jasa Raharja, BPBD, serta Dinas Perhubungan.
Pengelola UPPKB Losarang, Mardian, menjelaskan bahwa posko terpadu ini juga akan difungsikan sebagai lokasi penghitungan jumlah kendaraan pemudik yang melintas menuju wilayah Jawa Tengah.
“Di posko induk ini nantinya berbagai instansi akan bergabung, mulai dari Kepolisian, Jasa Raharja, BPBD, hingga Dinas Perhubungan,” kata Mardian saat menjelaskan kesiapan posko mudik, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, sejumlah fasilitas juga disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Di antaranya layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pengecekan kendaraan, hingga servis kendaraan tanpa biaya.
Selain itu, pemudik juga dapat memanfaatkan area istirahat yang disediakan di lokasi tersebut. Berbagai fasilitas tambahan seperti layanan pijat, kopi, serta makanan ringan gratis juga disiapkan untuk membantu pemudik melepas lelah setelah perjalanan panjang.
Tak hanya itu, posko juga menyediakan layanan Wifi gratis agar pemudik dapat mengakses internet atau menghubungi keluarga melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp tanpa terkendala kuota internet.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Andri, menyampaikan bahwa secara umum persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026 telah dilakukan dengan matang.
Ia mengatakan, pihaknya bersama Polres Indramayu, Jasa Raharja, serta instansi terkait telah melakukan pengecekan jalur mudik, termasuk memastikan kondisi penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur Pantura.
“Setelah dilakukan pengecekan jalur bersama Polres, Jasa Raharja, dan instansi lainnya, secara umum kesiapan jalur mudik sudah baik. Untuk PJU di jalur nasional penanganannya dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, sementara PJU di jalan provinsi dan kabupaten yang sempat mati juga sudah diperbaiki,” ujar Andri.
Ia menegaskan, secara keseluruhan pihaknya telah siap mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Indramayu.
Adapun kesiapan petugas di lapangan akan dimulai sejak H-7 Lebaran, tepatnya pada Jumat, 13 Maret 2026, dengan mulai diaktifkannya posko untuk mengantisipasi peningkatan arus kendaraan pemudik.
Terkait rencana penutupan putaran balik atau U-turn di jalur Pantura, Andri menyebut pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak Kepolisian. Namun berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, penutupan biasanya mulai diberlakukan sekitar H-4 menjelang Idul Fitri, menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan peningkatan volume kendaraan di jalur arteri Pantura Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui program Operasi Pangan Bersubsidi (OPADI).
Program ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menekan gejolak harga di pasaran dengan menyediakan paket bahan pokok bersubsidi bagi masyarakat. Dalam paket tersebut, warga dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga Rp40.000, yang terdiri dari beras 3 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, serta tepung terigu 1 kilogram.
Kegiatan OPADI yang digelar pada Jum’at (13/3/2026) dilaksanakan di beberapa lokasi, di antaranya halaman Gedung Landraad Indramayu, Kantor Kecamatan Indramayu, serta Kantor Kecamatan Jatibarang. Pelaksanaan kegiatan ini turut dipantau langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
Di sela-sela peninjauan, Lucky Hakim menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat dengan harga yang tetap terjangkau.
Menurutnya, operasi pangan bersubsidi menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus membantu menstabilkan harga di pasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Indramayu akan terus melakukan berbagai upaya strategis guna memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pangan tetap berjalan lancar.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Indramayu, Mardono, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi agar program OPADI dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah bahan pokok dengan harga subsidi yang jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan tersebut, Susi (34), mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pangan bersubsidi tersebut. Ia mengatakan program ini mampu meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus memastikan kebutuhan pokok keluarganya tetap terpenuhi.
BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Megamendung, AKP Desi Triana, S.H., M.H., menggelar kegiatan berbagi rezeki kepada para Supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas) binaan Polsek Megamendung di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan rasa syukur di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini merupakan bagian dari program “Polisi Baik Berbagi” yang terus digalakkan di lingkungan Polres Bogor.
Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana mengatakan, kegiatan berbagi ini menjadi bentuk kepedulian serta upaya mempererat kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya para Supeltas yang selama ini turut membantu tugas kepolisian dalam mengatur lalu lintas di wilayah Puncak dan sekitarnya.
“Kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur kami di bulan suci Ramadan. Atas nama pribadi dan keluarga besar Polsek Megamendung Polres Bogor, kami ingin berbagi kepada rekan-rekan Supeltas yang selama ini turut membantu tugas kepolisian di lapangan,” ujar AKP Desi Triana.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 anggota Supeltas dari Kecamatan Megamendung menerima bantuan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Para Supeltas pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kapolsek Megamendung beserta jajaran.
AKP Desi Triana juga mengapresiasi program “Polisi Baik Berbagi” yang digagas oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si. Menurutnya, kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Melalui kegiatan berbagi ini kita bisa merasakan dan memahami kebutuhan masyarakat. Selain itu, momentum Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan serta menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT,” tambahnya.
Kapolsek Megamendung berharap semangat kebersamaan antara masyarakat, khususnya para Supeltas, dengan kepolisian dapat terus terjalin dengan baik. Ia menilai peran Supeltas sangat membantu dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama di jalur alternatif wilayah Megamendung yang kerap dilalui kendaraan menuju kawasan Puncak.
“Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan dapat membantu menekan potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan lalu lintas di wilayah Megamendung,” tegasnya.
Di kesempatan terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Hamzah, S.H. mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun tindak kriminal lainnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap praktik perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki dasar hukum yang jelas, karena berpotensi masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
“Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan atau mengganggu kamtibmas, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Indramayu memaparkan hasil pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan kegiatan Cipta Kondisi yang digelar sepanjang bulan Ramadan. Hasil operasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, dalam konferensi pers pada Kamis (12/3/2026).
Kapolres menjelaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Operasi yang mengedepankan langkah preventif hingga represif ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat, di antaranya aksi premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras ilegal, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran lalu lintas.
Dalam kegiatan Cipta Kondisi tersebut, Polres Indramayu berhasil mengamankan sedikitnya 76 orang. Dari jumlah tersebut, 15 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan 13 laporan polisi yang saat ini sedang diproses.
Selain itu, capaian signifikan juga diraih oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu yang berhasil mengungkap 29 kasus penyalahgunaan narkotika. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 36 orang tersangka yang terdiri dari pengedar, kurir, hingga pengguna.
Barang bukti yang berhasil disita antara lain 1.490 gram ganja, 178 gram sabu, serta 18.046 butir obat keras terbatas seperti Heksimer, Dextro, dan Tramadol. Petugas juga mengamankan sejumlah telepon genggam, uang tunai jutaan rupiah, serta beberapa unit kendaraan roda dua yang diduga digunakan untuk aktivitas transaksi di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu.
Di sektor lalu lintas, aparat kepolisian juga berhasil menertibkan sekitar 500 unit knalpot yang tidak sesuai standar atau knalpot brong, baik melalui penindakan tilang maupun penyerahan secara sukarela oleh pemilik kendaraan.
Menutup keterangannya, Kapolres turut mengumumkan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang akan dimulai pada 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB.
Dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, pihak kepolisian telah menyiapkan 17 pos pelayanan serta 28 pos pantau yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Indramayu.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS Indramayu di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Indramayu menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Lapangan Apel Mapolres Indramayu. Apel ini menjadi simbol kesiapan personel gabungan dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” Kamis (12/3/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti perwakilan Wakil Bupati Indramayu, Kodim 0616/Indramayu, pimpinan DPRD, serta sejumlah instansi terkait lainnya seperti Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Satpol PP, BPBD, dan mitra kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membacakan amanat Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana sebagai wujud komitmen sinergi lintas sektor dalam pengamanan Lebaran.
Operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus utama operasi ini adalah memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri berjalan aman, tertib, nyaman, dan lancar.
Berdasarkan hasil analisis rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang yakni pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Pengamanan akan difokuskan pada berbagai objek vital, mulai dari masjid dan lokasi salat Idulfitri, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, hingga simpul transportasi seperti terminal, stasiun, dan bandara di berbagai wilayah.
Selain itu, petugas juga akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga tawuran antar kelompok.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, kepolisian juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor-kantor polisi bagi warga yang akan mudik, sehingga dapat meninggalkan rumah dengan rasa lebih aman dan tenang.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang memprediksi kondisi cuaca berawan hingga hujan lebat.
“Personel diminta mengoptimalkan layanan kepolisian 110 agar dapat memberikan respons cepat dan solutif bagi masyarakat,” ujarnya.
Di akhir amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, soliditas dan koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat demi memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan sosial berupa pembagian santunan dan takjil kepada sekitar 100 anak yatim pada bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Rumah Yatim Arrahhimah Abu Hurairah yang berlokasi di Jalan Tanjung Pura, Karanganyar. Selain itu, pembagian takjil kepada masyarakat juga dilakukan di depan kantor DPD IKM Indramayu di Jalan Gatot Subroto, Bumi Asih No.3.Kamis (12/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para anak yatim menerima santunan berupa bantuan tunai serta paket nasi kotak dan takjil yang berisi makanan ringan, air mineral, dan kurma untuk berbuka puasa. Program ini bertujuan membantu meringankan beban keluarga yatim piatu sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan Ramadan.
Ketua DPD IKM Kabupaten Indramayu, Kompol (Purn.) H. Elfian Ali, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat di daerah tempat para perantau Minang menetap.
“Seperti pepatah Minang yang menyatakan di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kami yang merantau di Indramayu memiliki kewajiban untuk berkontribusi bagi masyarakat sekitar, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya.
Menurut Elfian, kegiatan berbagi santunan ini juga menjadi bagian dari program rutin organisasi dalam mempererat hubungan dengan masyarakat Indramayu.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim agar tetap optimis dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam menempuh pendidikan dan menjalankan ibadah selama Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri para pengurus IKM serta tokoh masyarakat setempat. Inisiatif sosial seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan.