JAKARTA.radarinformasi.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Kanwil Ditjenpas Sumut) sukses mencuri perhatian pengunjung dalam ajang Indonesian Prison Product and Art Festival (IPPAFest) 2025 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Senin (21/4/2025).
Di bawah kepemimpinan Yudi Suseno, Kanwil Ditjenpas Sumut menghadirkan stan yang memadukan seni hasil pembinaan warga binaan dengan kekayaan budaya lokal secara harmonis. Stan tersebut tampil megah, mengusung unsur budaya dari lima etnis besar di Sumatera Utara: Melayu, Batak Toba, Batak Karo, Batak Angkola, dan Nias. Selasa (22/4)
Ornamen tradisional, motif ulos, serta warna-warna khas budaya daerah menghiasi seluruh bagian stan, menciptakan atmosfer etnik yang hangat dan elegan. Menambah daya tarik, para petugas mengenakan busana adat Batak Angkola lengkap dengan ulos dan mahkota emas—simbol identitas budaya dan kebanggaan daerah. Penampilan ini menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung untuk berinteraksi ataupun mengabadikan momen.
Salah satu karya yang paling mencuri perhatian adalah lukisan digital karikatur 3D Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, bersama cucu kesayangannya, Baby Khei, serta istri tercinta, Ny. Evi Agus Andrianto. Karya tersebut dibuat secara manual menggunakan teknik digital painting melalui Adobe Photoshop, dicetak di atas kanvas premium, dan dibingkai dengan pigura bermotif ganda yang mewah.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam IPPAFest bukan sekadar ajang pameran, melainkan bentuk kontribusi aktif dalam memajukan pembinaan yang berbasis budaya dan nilai-nilai lokal. “Partisipasi kami dalam IPPAFest 2025 adalah bentuk komitmen nyata dalam mendukung pembinaan yang berkelanjutan dan berakar pada budaya. Melalui stan yang mengangkat kekayaan adat Melayu, Batak Toba, Karo, Angkola, hingga Nias, kami ingin menunjukkan bahwa semangat pemasyarakatan tidak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga pelestarian jati diri bangsa,” ujar Yudi.
Lebih lanjut, Yudi menekankan bahwa keterlibatan aktif warga binaan dalam menciptakan karya seni bernilai tinggi merupakan bukti keberhasilan pembinaan yang menonjolkan potensi dan nilai-nilai kemanusiaan. “Kami bangga dapat menampilkan karya unggulan warga binaan, termasuk karikatur 3D Pak Menteri dan keluarga, sebagai simbol bahwa kreativitas dan harapan bisa tumbuh di balik tembok pemasyarakatan. Ini adalah bukti bahwa pembinaan yang humanis mampu melahirkan karya yang menginspirasi,” tutupnya.
Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung hasil karya kreatif warga binaan Sumatera Utara, Stan Kanwil Ditjenpas Sumut dapat dikunjungi di IPPAFest 2025 yang berlangsung dari 21 hingga 23 April 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung pembinaan yang inspiratif, berbudaya, dan penuh semangat perubahan.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Para Pebakat Seni musik putra daerah Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara sangat berterimakasih kepada Pengusaha Cafe Amor yang kerap disapa Pak Kleo karena telah menghidupkan bakat bakat brilian sebagai Seniman musik yang telah lama terbenam. Selasa (22/4)
Kleo mengundang para pebakat musik lokal itu untuk menghibur para tamu yang kerap berkunjung ke Cafe Amor yang berlokasi di silangit jalan Balige. Tidak hanya penampilan para Seniman musik lokal, Kleo juga siap datangkan artis-artis batak yang tenar sekarang untuk mengisi meriahkan ditempat usahanya.
Penampilan para pemuda kreatif di Cafe Amor itu mampu menyedot pengunjung lintas daerah. Dan mereka sangat bersyukur bisa mengembangkan bakatnya atas keberadaan Cafe Amor di kampungnya, bahkan para pemuda kreatif tersebut juga bisa menghasilkan uang dari saweran partamu yang berkunjung dan mereka bisa terbantu untuk kebutuhan sehari-hari tanpa meminta dari orang tuanya masing-masing, terang salah seorang pemain DJ yang kerap di sebut SOJU (Soit Junior).
Sementara itu, Boru Aritonang dan kawan kawan warga Siborongborong juga menyebutkan sangat bersyukur dengan adanya Cafe Amor ini, menurut mereka Cafe Amor ini sangat membantu bagi mereka. Karena mereka bisa bekerja setiap harinya untuk bersih-bersih dengan imbalan yang sesuai. ” Kami bekerja disini sebagai kebersihan 4 orang bang, dan kami sangat terbantu untuk kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga kami. Makanya kami berempat sangat berharap Cafe Amor ini berjalan lancar supaya kami bisa membutuhi anak-anak kami yang masih sekolah”, terang boru Aritonang kepada awak media saat diwawancarai dilokasi Cafe Amor, Senin (21/4/2025).
Di tempat terpisah, pengusaha Cafe Amor Kleo mengatakan bahwa kita tidak boleh selalu berasumsi negatif atas usaha saya ini, saya berani buka usaha ini karena saya sangat miris dengan Pebakat Seniman musik di kampung halaman saya ini tidak berjalan karena saya juga pecinta musik. “Saya juga bisa mempekerjakan putra daerah di tempat usaha saya, dan mereka sangat mengapresiasi nya itulah alasan saya membuka usaha ini”, terangnya.
“Terkait dengan berita berita yang mengatakan adanya peredaran narkoba di tempat usaha saya, saya berani garansi usaha saya bersih dari obat-obatan terlarang, karena semua anak anak muda yang saya pekerjakan di cafe ini selalu standby nemantau para tamu yang datang. Jadi Saya sangat kecewa dengan adanya pemberitaan di tempat usaha saya ini katanya ada peredaran obat terlarang, kalau memang benar biarkan dari aparat kepolisian mengeceknya disini supaya terang benderang,” tutupnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Keren! Itulah kata yang saat ini diberikan kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Syaefudin yang menolak pengadaan mobil dinas baru yang diperuntukkan bagi dirinya senilai 1,1 miliar pada tahun anggaran 2025 ini.
Penolakan pengadaan mobil dinas baru tersebut sebagai komitmen terhadap efisensi anggaran dan prioritas pembangunan yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
“Saya mencoret pengadaan mobil baru untuk bupati dan wakil bupati. Nilainya lebih dari satu miliar. Prioritaskan saja untuk pembangunan yang bisa dinikmati oleh masyarakat demi efisiensi dan tepat sasaran,” kata Lucky Hakim, Senin (21/4/2025).
Lucky menambahkan, dirinya bersama Wabup Syaefudin menolak pengadaan mobil baru tersebut karena ada program pembangunan yang lebih urgen.
Sementara itu berdasarkan data dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Indramayu, rencana pengadaan mobil dinas tersebut menggunakan sistem sewa dengan jenis Hyundai Palisade.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan untuk memperhatikan informasi terkait rencana perbaikan dua jembatan di wilayah Kecamatan Sindang. Proyek renovasi ini akan dimulai pada 21 April 2025.
Dua lokasi yang akan mengalami perbaikan jembatan yakni di kawasan perempatan Puskesmas Rambatan Wetan serta di Desa Terusan, tepatnya di Blok Lebu Cilik atau Cidedel, Kecamatan Sindang. Proyek ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur dan keselamatan jalan di wilayah tersebut.
Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas selama masa pengerjaan, khususnya di jalur Jalan Raya Desa Terusan, Blok Cidedel. Kendaraan roda empat atau lebih yang datang dari arah Kota Indramayu menuju Celeng Lohbener, maupun sebaliknya, untuk sementara tidak dapat melintasi jembatan tersebut.
“Selama proses pembongkaran dan pembangunan gorong-gorong berlangsung, pengendara roda dua maupun roda empat diminta untuk lebih waspada, mengurangi kecepatan, serta mematuhi rambu-rambu pengalihan arus yang telah disiapkan,” ujar pihak kepolisian.
Perbaikan jembatan tersebut direncanakan berlangsung selama 20 hari ke depan, terhitung mulai 21 April 2025. Masyarakat diminta untuk bersabar dan mengikuti arahan demi kelancaran serta keselamatan bersama.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melakukan kontrol keliling di blok hunian warga binaan, Senin (21/04/2025).
Kontrol keliling dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni didampingi pejabat pengawas dan pejabat pelaksana, serta jajaran pengamanan Lapas Indramayu.
Pada kegiatan tersebut, Berthoni berkesempatan menyapa warga binaan di tiap-tiap kamar hunian untuk memastikan mereka dalam keadaan sehat.
Disamping itu, secara persuasif Berthoni juga mengajak warga binaan untuk mentaati tata tertib dan menjaga kondusifitas di dalam Lapas.
“Kami ingin memastikan bahwa Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Indramayu dalam kondisi yang sehat. Saya juga mengajak mereka untuk taat akan tata tertib untuk menjaga kondusifitas di dalam Lapas,” katanya.
Selain meninjau kondisi warga binaan, kontrol keliling ini dilaksanakan untuk menjalin kedekatan dengan warga binaan dalam upaya deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Indramayu Volunteer berhasil membangun 6 unit hunian sementara (huntara) bagi korban bencana angin puting beliung di Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan. Senin (21/4)
Hunian sementara diperuntukan bagi korban yang rumahnya mengalami rusak berat atau roboh diterjang angin puting beliung pada 6 Maret 2025 lalu.
Berdasarkan assesment langsung di lapangan oleh Indramayu Volunteer terdapat 6 rumah yang rusak berat dan roboh sehingga harus dilakukan pendirian hunian sementara karena mereka tidak mempunyai tempat tinggal.
Koordinator Indramayu Volunteer, Trisula Baedi mengatakan, dibangunnya hunian sementara tersebut karena korban sudah tidak mempunyai tempat tinggal karena hancur disapu puting beliung. Sementara di rumah tersebut terdapat anggota keluarga lainnya seperti istri dan anak-anak bahkan lansia.
Hunian sementara tersebut didesain modular dan sementara dengan menggunakan bahan kayu, bambu, GRC, dan asbes tahan cuaca.
“Pendirian huntara ini dilakukan oleh para relawan dan juga gotong royong warga sekitarnya. Lima unit berasal dari donasi relawan Indramayu Volunteer dan satu unit dari program Kwarcab Indramayu,” kata Trisula.
Sementara itu Bupati Indramayu, Lucky Hakim ketika menyalurkan bantuan dari Baznas kepada warga yang terdampak pihaknya memberikan apresiasi kepada Indramayu Volunteer yang telah swadaya dan gotong royong mendirikan hunian sementara.
“Terima kasih banyak kepada para relawan yang telah meringankan penderitaan para korban. Apalagi pada saat itu kejadiannya di bulan ramadan,” kata Lucky Hakim.
Seperti diketahui Indramayu Volunteer merupakan gabungan wadah organisasi/relawan yang bergerak di bidang kemanusiaan dan kebencanaan yang berada di Kabupaten Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menyalurkan bantuan dari Baznas senilai Rp105 Juta bagi korban angin puting beliung Desa Pabean Ilir dan Desa Totoran Kecamatan Pasekan. Senin (21/4)
Penyaluran bantuan diserahkan Sabtu (19/4/2025) dan disambut antusias warga setempat. Bantuan yang diberikan bersumber dari Baznas Kabupaten Indramayu yang diperuntukan bagi warga yang rumahnya rusak berat/roboh masing-masing sebesar Rp15.000.000,00 kepada 6 orang warga Desa Pabean Ilir. Kemudian rusak sedang masing-masing sebesar Rp1.000.000,00 kepada 4 orang warga Desa Totoran.
Sementara bagi warga yang mengalami kerusakan ringan, Baznas juga memberikan bantuan masing-masing sebesar Rp500.000,00 kepada 18 orang warga Desa Totoran. Bantuan juga diberikan kepada korban kebakaran warga Desa Pabean Ilir sebesar Rp2.000.000,00.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, bantuan yang diberikan ini tidak sebanding dengan kerusakan yang dialami. “Mudah-mudahan ini dapat meringankan untuk kembali membangun hunian yang hancur dan rusak karena puting beliung yang terjadi pada tanggal 6 Maret 2025 lalu,” ucapnya.
“Saya prihatin atas musibah yang melanda masyarakat Desa Pabean Ilir dan Totoran ini. Bantuan yang diberikan ini diharapkan bisa kembali membangun rumah yang hancur dan rusak,” kata Lucky Hakim.
Sementara itu Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Indramayu, Aam Susilawati mengatakan, bantuan yang diberikan Baznas ini atas dasar permintaan dari masing-masing pemerintah desa untuk memperbaiki rumah warga yang terkena bencana puting beliung.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa salurkan bersama pa bupati, semoga dapat meringankan para korban,” kata Aam.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com — Komitmen PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) dalam mendukung program Ketahanan Pangan nasional kembali diwujudkan melalui pelaksanaan program Intercrop atau Tumpang Sari antara tanaman Eukaliptus dan tanaman kehidupan berupa jagung bersama masyarakat petani plasma di Desa Aek Raja, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara. Minggu (20/4)
Program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam membantu peningkatan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan pangan lokal. TPL hadir tidak hanya sebagai mitra industri, namun juga sebagai sahabat petani dengan memberikan bantuan berupa benih jagung, pupuk kompos, pengolahan lahan, serta pendampingan teknis kepada petani plasma yang tergabung dalam Perkebunan Kayu Rakyat (PKR).
Mengusung tema “Mendukung Program Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara melalui Tanaman Tumpang Sari bersama Masyarakat Plasma PKR Aek Raja,” kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari unsur pemerintah kecamatan dan desa. Camat Parmonangan, Sudarsono Manalu, yang turut hadir bersama Kepala Desa Aek Raja, Ronal Manalu, menyampaikan apresiasinya kepada TPL atas sinergi yang dibangun bersama masyarakat.
“Kami menyambut baik dukungan TPL ini yang selaras dengan program kerja 100 hari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya dalam sektor ketahanan pangan. Harapan kami, program seperti ini tidak berhenti di Desa Aek Raja saja, namun bisa meluas ke desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Parmonangan. Ini sekaligus membuktikan bahwa tumpang sari dengan Eukaliptus tidak hanya mungkin dilakukan, tapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Sudarsono penuh semangat.
Sementara itu, Dedy Armaya selaku Koordinator Media Relation TPL, Sabtu (19/04/2025) siang, menjelaskan bahwa program Intercrop ini merupakan salah satu bentuk kemitraan berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat yang memberikan manfaat ganda.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil di lapangan memiliki dampak positif langsung bagi petani dan masyarakat sekitar. Selain memperkuat ketahanan pangan, kami juga ingin program ini menjadi bagian dari kolaborasi yang harmonis dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui praktik pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui program Intercrop ini, TPL sekali lagi menegaskan peran aktifnya dalam menciptakan solusi pertanian yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi perusahaan dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di Kabupaten Tapanuli Utara. Ke depan, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil pertanian masyarakat, tetapi juga menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Setelah melakukan pengecekan tanah bersertifikat berlokasi di Siborongborong – Taput, oleh aparat kepolisian bersama petugas BPN (Badan Pertanahan Nasional), Polres Tapanuli Utara, diminta tangkap pelaku aksi brutal penyerobotan tanah dengan cara menebangi kayu pinus dan merusak tanaman yang berada di atas tanah tersebut. Jumat (18/4)
“Kami minta agar para pelaku penyerobot tanah kami ditangkap. Jangan mengulur ulur dengan berbagai dalih. Kapolres Taput AKBP Ernys Sitinjak, sepertinya “mandul” dalam penanganan laporan pengaduan aksi brutal penyerobotan tanah bersertifikat milik saya. Tanah ini warisan nenek moyang kami yang kami kuasai secara turun temurun dan sudah bersertifikat. Namun ada sekelompok orang yang dikomandoi DARWIS HUTABARAT DKK secara barbar menguasai tanah itu dengan mencuri dan menebangi kayu pinus, merusak yang ada diatas tanah tersebut, hingga saat ini belum ditangkap. Sudah kita laporkan. Bahkan hari ini, sudah pengecekan lokasi tanah yang sudah bersertifikat oleh aparat Polres Taput dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Arifin Purba bersama petugas dari BPN (BADAN PERTANAHAN NASIONAL) Kabupaten Tapanuli Utara. Jangan main main dengan hukum. Tidak ada yang kebal hukum. Memangnya siapa rupanya si DARWIS HUTABARAT Dkk ini, sehingga pihak Kepolisian belum menangkapnya. Saya sangat heran dengan Pak Kapolres Taput ini. Saya minta segera tangkap pelaku pelaku brutal penyerobotan tanah milik ini” Penegasan itu, disampaikan DR Capt ANTHON SIHOMBING dalam temu persnya kepada sejumlah Wartawan media cetak/online dan media TV Nasional di Siborongborong, Kamis (17/4), usai aparat Polres Taput bersama BPN Kabupaten Taput melakukan pengecekan tanah bersertifikat milik Anthon Sihombing yang berlokasi di Siborongborong, Tapanuli Utara.
Anthon Sihombing didampingi Pengacaranya Hotbin Simaremare SH dan sejumlah tokoh adat, mengungkapkan, bulan September tahun 2024 lalu, aksi brutal penyerobotan tanah milik kami ini, sudah dilaporkan ke Polres Taput. Dan sudah dipasang Police line. Para pelaku Darwis Hutabarat Dkk (terlapor) sudah pernah dipanggil Polres. Namun sampai sekarang belum ditangkap. Lucunya, police line yang telah dipasang aparat polisi di tanah milik bersertifikat ini juga menghilang. Para pelaku yang sudah kita laporkan ini semakin merajalela mencuri kayu, mendirikan rumah kayu dilokasi tersebut. Bahkan tanah marga Tampubolon sebagai batas tanah saya ikut juga di rusak dan digarap.
Sehingga secara bersama sama pada hari ini, masyarakat marga Tampubolon ikut menyaksikan pengecekan yang dilakukan aparat Polres Taput dan BPN Taput. Kami minta Kapolres Taput segera bertindak tegas. Jika tidak ada lagi keadilan, saya akan bawa kasus ini ke Polda Sumut ataupun ke Mabes Polri dengan menemui Bapak Kapolri. Jadi jangan main main Pak Kapolres Taput. Sekelompok orang yang secara bar bar menyerobot tanah tersebut, sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar. “Jadi segera tangkap mereka,” tegas Anthon Sihombing Juga dikenal sebagai Ketua KTI (Komisi Tinju Indonesia) itu.
Anthon mengungkapkan, tahun 1958 dan tahun 1959 bersama saudaranya sudah ikut menanami pohon pinus ditanah bersertifikat miliknya. Pada tahun 2007, lanjut Anthon, para pelaku Darwis Hutabarat dkk pernah melakukan aksi penyerobotan, namun dilapor oleh ibunya, dan para pelaku dijatuhi hukuman penjara oleh Pengadilan. Dan menjadi terpidana.
“Para mantan terpidana ini juga pelaku ya sekarang dengan cara yang sama yakni secara barbar melakukan penyerobotan, mencuri dan menebangi kayu pinus dilahan saya. Bahkan tadi sewaktu pengecekan dilokasi, para penyerobot meneriaki aparat seolah tidak ada lagi hukum. Mereka menghalanghalangi petugas dengan tidak mengijinkan masuk ke areal tanah bersertifikat milik saya. Ada apa ini. Ini semua karena tidak ada ketegasan aparat Polres Taput dan terkesan lamban” ujarnya.
Anthon menegaskan, jangan memutarbalikkan fakta dengan para pelaku penyerobot mengatakan ada putusan pengadilan. Tanyakan atau lakukan pengecekan ke Pengadilan apakah benar itu. Asli atau tidak. Sungguh miris tadi sewaktu pengecekan dilapangan, aparat Polres Taput tidak bertindak tegas sesuai tugasnya untuk pengecekan dilapangan. Dan sudah menyaksikan aksi aksi mereka seolah kebal hukum. Ini tidak boleh kita biarkan. Siapa rupanya dibelakang Darwis Hutabarat dkk maka kebal hukum. Kan aneh kok marga Hutabarat lebih mengetahui tanah marga Nababan. Ada apa ini. Saya minta Pak Kapolri dan Pak Kapoldasu memberi perlindungan hukum kepada kami”ujar Anthon Sihombing.
Sebelumnya, sesuai laporan pengaduan aksi brutal penyerobotan tanah bersertifikat milik Anthon Sihombing tersebut, tampak sejumlah aparat Polres Taput melakukan dialog dengan Pengacara Hotben Simaremare SH, karena masyarakat Tampubolon yang ikut resah dan tanahnya dikleim berdatangan ke rumah kediaman orangtua Anthon Sihombing di Jln. Sadar Siborongborong. Dengan alot aparat Polisi Polres Taput melakukan pendekatan kepada masyarakat agar jangan beranai ramai ke lokasi. “Masyarakat ini, semuanya yang berkepentingan Pak. Mereka sebagai pemilik tanah yang berbatasan dengan tanah bersetifikat milik klien saya. Jadi tolong jangan dihalangi meteka. Mohon keadilan, sementara para pelaku penyerobot yang di berada di tanah milik klien saya, dibiarkan. Ada apa ini”ujar Pengacara Hotbin Simaremare. Akhirnya dengan kesepakatan dengan pihak aparat Polres dibawah pimpinan langsung Kasat Reskrim Polres Taput, hanya perwakilan ke lokasi.
Namun setelah sampai dilokasi tanah milik Anthon Sihombing, aparat Polisi bersama petugas BPN Taput dihalangi dan tidak diperbolehkan oleh para penyerobot tanah tersebut. Sempat aparat melakukan dialog namun tidak membuahkan hasil, bahkan mereka diteriaki dan disoraki. Dan akhirnya aparat Polres Taput dari sat reskrim bersama petugas BPN melakukan pengecekan tanah milik Anthon Sihombing sesuai dengan sertifikat.
Sementara, Pengacara Hotbin Simaremare selaku kuasa hukum DR CAPT Anthon Sihombing kepada Wartawan mengatakan, Tanah yang kini diserebot sekelompok orang tersebut, sudah di akui negara milik Anthon Sihombing dengan penerbitan sertifikat hak milik. “Kami sudah meminta tanggapan dari Kepala BPN Taput tentang keabsahannya. Intinya sudah dijawab sah secara hukum milik Anthon Sihombing dan tidak ada pemblokiran. Namun tanah tersebut kini dikuasai para terlapor sejak Juli dan Agustus tahun kalu. Polisi dapat dengan jelas melihat alat bukti tentang pasal pengrusakan yang dilakukan secara bersama sama. Tapi satu orang pun tidak ada yang tersangka walau sudah berjalan tujuh (7) bulan laporan kami. Sudah ratusan pohon yang berdiri di tanah itu ditebangi untuk membangun pondok dan rumah semi permanen dilokasi itu. Kenapa belum ada tindakan tegas sampai sekarang”ujarnya.
Hotbin mengharapkan, agar Polres Taput menegakkan hukum lebih maksimal untuk mencegah kerugian yang lebih besar lagi ditengah masyarakat.
“Jika tidak ada tindakan tegas, maka masyarakat hilang kepercayaan dan tidak menjadi preseden buruk kepada aparat Polres Taput. Kami minta keadilan dengan menetapkan para pelaku sebagai tersangka dan menangkapnya, tegasnya.
Ditempat terpisah Kapolres Taput AKBP ERNYS SITINJAK yang dikonfirmasi sejumlah Wartawan di Polsek Siborongborong mengatakan, setelah melakukan pengecekan lokasi tanah bersama BPN, pihaknya segera melakukan gelar perkara ke Polda Sumut untuk dapat menjadi bahan rekomendasi dalam penangan pelaporan tersebut terang Kapolres.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menghadiri kegiatan pemusnahan Barang Bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap di Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu, Kamis (17/04/2025). Jumat (18/4)
Hadirnya Kalapas Indramayu dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi dan dukungan terhadap upaya-upaya pelaksanaan fungsi instansi mitra Lapas (Kejaksaan Negeri Indramayu) untuk menekan angka kriminal di wilayah Kabupaten Indramayu.
Selain Kalapas, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, diantaranya Bupati Indramayu, Lucky Hakim, Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Nanang Badruzzaman, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0616/Indramayu, Letkol Inf Yanuar Setyaga, Kapolres Indramayu, AKBP Ary Setiawan Wibowo, Ketua Pengadilan Negeri Indramayu, Yogi Dulhadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Teguh, serta Kepala Dinas Kesehatan & Pendidikan Kabupaten Indramayu.
“Kami, Lapas Indramayu berkomitmen selalu mendukung upaya dalam menekan angka kriminal di Kabupaten Indramayu. Sesuai arahan Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat agar menjalin sinergi dengan APH dan instansi lainnya agar keberadaan Pemasyarakatan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Berthoni.
Berthoni berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, dapat menjadi peringatan bagi Masyarakat Indramayu untuk tidak melakukan tindak pidana. Ia juga menekankan, pentingnya pemusnahan barang bukti ini untuk segera dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan dalam kesempatan ini antara lain narkotika, obat-obatan, alat komunikasi perjudian, senjata tajam, dan barang bukti lainnya yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.
Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara dibakar, dibelah menggunakan mesin pemotong untuk senjata tajam, dilarutkan dalam air untuk obat-obatan, dan dihancurkan menggunakan palu untuk alat komunikasi.