RSU MM Indramayu Rayakan Satu Dekade, Siap Naik Kelas ke Tipe C

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Rumah Sakit Umum (RSU) MM Indramayu menggelar perayaan satu dekade perjalanan pelayanan kepada masyarakat, Senin (18/8/2025). Acara yang berlangsung di Aula RSU MM Indramayu, Jl. Letjen Suprapto No. 292, Kepandean, Kecamatan Indramayu, dihadiri jajaran manajemen, tenaga medis, serta para tamu undangan.

Ketua Panitia, Herudin, mengungkapkan bahwa perjalanan 10 tahun rumah sakit ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun berkat kerja sama dan semangat seluruh tenaga medis serta staf, RSU MM masih mampu eksis dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Perjalanan kita selama 10 tahun penuh dengan kendala, tetapi alhamdulillah bisa kita lewati. Harapannya, semangat ini terus berlanjut menuju dekade selanjutnya,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Herudin menjelaskan, RSU MM Indramayu tengah bersiap meningkatkan status dari rumah sakit tipe D ke tipe C. Dengan peningkatan ini, kapasitas tempat tidur yang sebelumnya sekitar 100 akan bertambah menjadi 150. Langkah tersebut diharapkan mampu menampung lebih banyak pasien serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.

“Dengan naik kelas ke tipe C, otomatis kita bisa menampung lebih banyak pasien dan meringankan biaya masyarakat. Ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tambahnya.

Selain itu, rumah sakit juga tengah menghadapi masa transisi dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Meskipun diakui ada sejumlah kendala, pihak manajemen optimistis dapat melewatinya bersama-sama.

“Jujur, ada kesulitan dalam peralihan, tapi berkat kebersamaan dan kerja keras teman-teman, RSU MM masih bisa bertahan. Ke depan, kita akan terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indramayu,” tegas Herudin.

Perayaan satu dekade ini menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan baru bagi RSU MM Indramayu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Reporter  : Andika

Mayjen TNI (Purn) Fulad Ajak Mahasiswa Faperta Unsoed Jadi Agen Perubahan

PURWOKERTO.radarinformasi.com – Mahasiswa sebagai agen perubahan harus berani mengambil peran, bukan hanya mengkritik tetapi juga menggerakkan, tidak sekadar berpikir melainkan bertindak. Sebab, di tangan mahasiswa arah masa depan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan bermartabat akan ditentukan.

Pesan itu disampaikan Mayjen TNI (Purn) Fulad, mahasiswa S3 Ilmu Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), saat memberikan kuliah umum bertajuk “Peran Strategis Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dalam Membangun Kesadaran Bela Negara dan Ketahanan Pangan Nasional”. Acara tersebut diikuti lebih dari 1.000 mahasiswa baru program D-3 dan S1 Fakultas Pertanian (Faperta) Unsoed Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Purwokerto, Jumat (15/8/2025).

Selain Fulad, kuliah umum juga menghadirkan pembicara Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.P., Ph.D., dengan Dr. Agus Riyanto, S.P., M.Si., Ketua Jurusan Agroteknologi Faperta Unsoed, bertindak sebagai moderator. Hadir pula Dekan Faperta Prof. Dr. Ir. Sakhidin, M.P., beserta jajaran dosen.

Bela Negara dan Ketahanan Pangan

Dalam paparannya, Fulad menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas militer, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk mahasiswa. Hal ini sesuai amanat Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002.

Peran mahasiswa, menurutnya, antara lain menjaga nilai Pancasila, menangkal radikalisme, melawan hoaks, serta berkontribusi pada pembangunan sosial. Ia juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari bela negara, sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2012.

“Mahasiswa bisa mengambil peran melalui pengembangan pertanian urban, riset teknologi pertanian presisi, hingga promosi pangan lokal agar bangsa tidak bergantung pada impor,” tegas Fulad yang pernah bertugas sebagai Military Adviser Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the UN di New York (2017–2019).

Inspirasi dan Tantangan

Fulad mencontohkan sejumlah gerakan kampus, seperti “Kampus Tangguh Pangan” UGM, “Komunitas Agropreneur” IPB, dan “Gerakan Sadar Pangan Lokal” Universitas Brawijaya. Mahasiswa Unsoed, katanya, didorong melakukan hal serupa melalui inovasi dan kolaborasi lintas disiplin.

Ia mengingatkan, tantangan yang dihadapi meliputi apatisme terhadap isu bela negara, rendahnya minat di sektor pangan, kesenjangan informasi, serta ketergantungan impor. Solusi yang ditawarkan antara lain pendidikan karakter berbasis Pancasila, inovasi pertanian digital, literasi media, dan kampanye konsumsi pangan lokal.

“Masa muda adalah fase penentu karakter dan pola pikir. Ini momentum tepat untuk menanamkan semangat perubahan. Pemuda adalah penentu masa depan bangsa, jangan sia-siakan kesempatan ini,” ujar Fulad.

Ia mencontohkan mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi yang berhasil mengelola kebun organik untuk mendukung kantin murah, membantu masyarakat sekitar, mengembangkan bisnis sosial berbasis pangan lokal, hingga melakukan kampanye konsumsi pangan nusantara melalui media sosial.

Dukungan Polda Jabar

Menanggapi pernyataan Fulad, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mendukung pentingnya literasi kebangsaan bagi generasi muda.

“Mahasiswa sebagai mitra strategis yang bersama-sama belajar dengan Mayjen TNI (Purn) Fulad harus berani mengambil peran, tidak hanya berpikir tetapi juga bertindak,” tegas Hendra, Sabtu (16/8/2025).

Di akhir kuliah umum, Fulad menegaskan kembali bahwa kesadaran bela negara dan ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan medan juang baru yang membutuhkan dedikasi, inovasi, dan kolaborasi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan: Pentingnya Edukasi Hukum di Era Demokrasi dan Digital

PURWOKERTO.radarinformasi.com – Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya edukasi hukum di era demokrasi dan digital, terutama terkait pemberitaan dan opini publik di media sosial.

Mewakili rekan-rekan Mitra Strategis TNI-Polri yang sedang menempuh studi S3 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Hendra menyayangkan pemberitaan kasus dugaan di lingkungan Unsoed yang langsung tersebar luas ke publik.

Menurutnya, seharusnya persoalan tersebut ditangani terlebih dahulu melalui mekanisme internal kampus karena sifatnya masih privat. “Di sinilah pentingnya edukasi hukum di era demokrasi dan digital. Kita harus berhati-hati agar tidak menggiring opini publik terhadap suatu kasus yang masih dugaan, karena bisa menimbulkan penghukuman publik. Dampaknya bukan hanya pada individu, tetapi juga pada institusi Unsoed yang seharusnya kita jaga bersama nama baiknya,” ujar Hendra, Sabtu (16/8/2025).

Hendra menambahkan, karena proses penyelesaian internal tengah berlangsung sesuai ketentuan, sebaiknya semua pihak mempercayakan hasilnya pada mekanisme kampus secara arif, adil, dan bijaksana. Ia menilai, penyebaran opini publik justru berpotensi menimbulkan polemik, konflik, permusuhan, hingga trauma bagi pihak-pihak terkait.

Unsur Pencemaran Nama Baik

Dalam keterangannya, Hendra juga menjelaskan unsur-unsur pencemaran nama baik, yakni:

1. Kesengajaan, adanya niat mencemarkan nama baik orang lain.

2. Menyerang kehormatan, yaitu tindakan merendahkan reputasi atau martabat seseorang.

3. Tuduhan atau fitnah, menuduhkan perbuatan yang tidak benar.

4. Penyiaran ke publik, menyebarluaskan tuduhan agar diketahui umum.

Pencemaran nama baik melalui media sosial, lanjut Hendra, dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE, Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 27A. Selain itu, ancaman pidana juga diatur dalam Pasal 45A ayat (1), dengan hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.

Sementara menurut KUHP baru Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 433, pencemaran nama baik dapat dikenai pidana 9 bulan penjara atau denda maksimal Rp10 juta. Jika dilakukan melalui tulisan atau gambar di ruang publik, ancamannya meningkat menjadi 1 tahun 6 bulan penjara atau denda maksimal Rp50 juta.

“Artinya, penyebaran informasi yang tidak benar atau merugikan orang lain di media sosial bisa berimplikasi hukum yang sangat serius,” tegas Hendra.

Jaga Marwah Unsoed

Hendra mengimbau civitas akademika dan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi kasus yang muncul di publik. Ia menekankan pentingnya membangun komitmen bersama menjaga nama baik Unsoed dengan menyerahkan proses penyelesaian sepenuhnya melalui mekanisme internal kampus.

“Unsoed harus kita rawat bersama. Jangan sampai nama baik institusi tercoreng karena opini publik yang belum tentu benar,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Komjen Dedi Prasetyo Resmi Dilantik Jadi Wakapolri

JAKARTA.radarinformasi.com – Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) dalam upacara di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/8/2025).

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menjelaskan, sebelum dilantik menjadi Wakapolri, Dedi menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Jabatan tersebut telah diserahkannya langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Pada pagi hari ini telah dilaksanakan pelantikan Bapak Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri. Sebelumnya beliau menjabat Irwasum Polri, dan jabatan itu hari ini telah diserahkan kepada Bapak Kapolri,” ujar Sandi usai pelantikan.

Menurut Sandi, jabatan Wakapolri sempat kosong cukup lama karena berbagai pertimbangan, hingga akhirnya dipercayakan kepada Dedi. “Hari ini beliau resmi dikukuhkan menjadi Wakapolri,” tegasnya.

Sandi juga menyampaikan bahwa rangkaian serah terima jabatan pejabat Polri lainnya, termasuk sejumlah Kapolda, akan digelar pada Selasa (19/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Dedi menegaskan kesiapannya mendukung penuh Kapolri, terutama dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program Asta Cita.

“Pak Wakapolri sudah menyatakan kesiapan untuk all out mendukung Bapak Kapolri dalam menjalankan tugas, khususnya menindaklanjuti arahan Presiden dalam program Asta Cita agar segera dapat terealisasi di masyarakat secara maksimal,” kata Sandi.

Sebelum menjabat Wakapolri, Dedi memiliki rekam jejak panjang di tubuh Polri. Ia pernah menjabat Asisten Kapolri Bidang SDM, Kadiv Humas Polri, hingga Kapolda Kalimantan Tengah. Ia juga tercatat sebagai perwira tinggi Polri penerima penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena menjadi satu-satunya jenderal Polri yang menulis buku terbanyak.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Gelar Perlombaan HUT RI ke-80, Hadirkan Layanan SIM Keliling dan Cek Kesehatan Gratis

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, Polres Bogor menggelar berbagai perlombaan dan kegiatan kebersamaan pada Sabtu (16/8/2025) pagi di Lapangan Panahan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Senin (18/7)

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh seluruh personel Polres Bogor, jajaran Polsek, serta Bhayangkari. Hadir pula Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kasi, dan para Kapolsek.

Acara diawali dengan senam bersama dan makan gratis, kemudian dilanjutkan perlombaan tradisional khas peringatan HUT RI, seperti balap karung, tarik tambang, bakiak, egrang, dan balap kelereng. Suasana penuh keakraban tercipta dengan semangat kebersamaan tinggi antara anggota Polri dan keluarga besar Polres Bogor.

Tidak hanya diikuti anggota Polres, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat sekitar. Warga mendapat kesempatan memanfaatkan layanan publik yang disediakan, di antaranya Layanan SIM Keliling untuk mempermudah perpanjangan Surat Izin Mengemudi serta Cek Kesehatan Gratis dari Sidokkes Polres Bogor.

Selain itu, Polres Bogor juga menyalurkan paket sembako bagi masyarakat serta memberikan hadiah kepada para pemenang perlombaan.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT RI, tetapi juga sebagai bentuk nyata kebersamaan Polri dengan masyarakat.

“Kami ingin momentum HUT Kemerdekaan ini tidak hanya diisi dengan perlombaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui layanan SIM keliling, cek kesehatan gratis, hingga pembagian sembako,” ujar Kapolres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Khidmat, Wabup Syaefudin Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI Tingkat Kabupaten Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana senja yang syahdu menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Indramayu. Upacara Penurunan Bendera Merah Putih tingkat kabupaten yang digelar di Alun-alun Indramayu, Minggu (17/8/2025), berlangsung penuh khidmat.

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin memimpin jalannya upacara sebagai inspektur, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Prosesi sakral ini diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, serta berbagai tamu undangan lainnya. Penurunan Sang Merah Putih menjadi simbol penghormatan atas perjuangan para pahlawan, sekaligus pengingat tentang arti penting kemerdekaan.

Ketika Sang Saka mulai diturunkan dari puncak tiang, suasana hening menyelimuti lapangan. Seluruh peserta memberikan penghormatan penuh, menyaksikan momen haru yang sarat makna dalam semangat menjaga persatuan bangsa.

Dalam amanatnya, Wabup Syaefudin mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai energi baru dalam membangun Indramayu.

“Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini lahir dari perjuangan para pahlawan. Menjadi tugas kita untuk mengisinya dengan kerja nyata sesuai peran masing-masing. Mari kita rawat persatuan, perkuat kebersamaan, dan wujudkan Indramayu REANG: Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong,” ungkapnya.

Momentum ini, lanjut Wabup, harus menjadi komitmen bersama untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan menjadikan Indramayu sebagai daerah yang berkontribusi bagi kejayaan bangsa dan negara.

Reporter  : Andika

Lepas Predator, Bupati Lucky Hakim Tempuh Cara Unik Berantas Tikus Sawah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam aksi tak biasa, Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali melepas ratusan ular ke areal pesawahan sebagai upaya alami memberantas hama tikus yang kerap merugikan petani. Tak hanya ular, pelepasan kali ini turut melibatkan biawak serta burung hantu sebagai bagian dari strategi pemulihan ekosistem pemangsa alami.

Kegiatan tersebut digelar usai Upacara Puncak HUT ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025, Minggu (17/8/2025), di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat. Hadir menyaksikan para petani setempat yang menyambut hangat langkah tersebut.

Lucky Hakim menerangkan, populasi tikus terus meningkat lantaran berkurangnya predator alami seperti ular yang selama ini sering diburu atau dibunuh masyarakat karena dianggap berbahaya. 

Ketidakseimbangan rantai makanan tersebut menyebabkan tikus merajalela di area persawahan.

“Ini ikhtiar kita mengembalikan keseimbangan ekosistem. Ular, biawak dan burung hantu yang dilepas hari ini aman bagi petani dan diharapkan menjadi pemangsa alami tikus,” ujarnya.

Lebih jauh, Lucky menjelaskan langkah tersebut juga sebagai tindak lanjut dari harapan Gubernur Jawa Barat yang mendorong pelepasan burung hantu untuk mengendalikan hama di sawah.

Sementara itu, Haryono, salah satu petani Juntinyuat, mengaku sangat mengapresiasi inisiatif tersebut. Baginya, perhatian pemerintah daerah seperti ini baru pertama kali dirasakan.

“Baru kali ini ada pemimpin yang begini peduli. Mudah-mudahan tikusnya habis, petani bisa makmur,” tuturnya penuh harap.

Reporter   : Andika

Refleksi HUT ke-80 RI, Lucky Hakim Ajak Warga Indramayu Terus Berkarya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu di Alun-alun Indramayu, Minggu (17/8/2025). Bupati Indramayu Lucky Hakim memimpin langsung prosesi sebagai Inspektur Upacara.

Mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara dihadiri Forkopimda, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat. Teks Pancasila dibacakan Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, naskah UUD 1945 oleh Dandim 0616 Indramayu Letkol Inf. Yanuar Setyaga, dan Proklamasi Kemerdekaan oleh Wakil Ketua DPRD Indramayu H. Sirojudin.

Dalam amanatnya, Lucky Hakim menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus dijadikan momentum refleksi sekaligus penguat komitmen dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja-kerja nyata.

“Perayaan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tapi refleksi rasa terima kasih terhadap pahlawan serta wujud tanggung jawab kita melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Ia turut memaparkan capaian pembangunan Indramayu sepanjang tahun 2025, di antaranya realisasi investasi sebesar Rp1,58 triliun, penerbitan lebih dari 10.000 izin usaha, peningkatan luas tanam pertanian hingga 243.000 hektare, serta respons pengaduan publik melalui program Wong Reang Wadul yang mencapai penyelesaian lebih dari 90 persen.

Selain itu, Indramayu juga meraih predikat Kabupaten/Kota Layak Anak kategori Pratama, menyelenggarakan layanan kesehatan gratis untuk 92.611 warga, dan melakukan pembangunan infrastruktur jalan di lebih dari 400 titik. Berbagai inovasi, seperti program Car Free Day dan Car Free Night, juga terus dikembangkan guna mendukung UMKM sekaligus menekan polusi.

“Kami berkomitmen membangun Indramayu secara berkesinambungan, tidak hanya untuk hari ini tapi juga masa depan,” tambahnya.

Sebagai puncak seremoni, masyarakat diimbau menghentikan aktivitas pada pukul 10.17–10.20 WIB untuk mengikuti detik-detik Proklamasi sambil menghormati pengibaran Sang Merah Putih dan lantunan lagu Indonesia Raya secara serentak dari Istana Negara.

“Dirgahayu Republik Indonesia. Teruslah berkarya, jayalah bangsaku, merdeka!” pekik Bupati Lucky Hakim.

Reporter  : Andika

Momentum Hari Kemerdekaan, Balongan Indah 2 Dipadati Wisatawan – Harga Tetap Bersahabat

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Libur nasional dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Pantai Balongan Indah 2 di desa balongan kecamatan balongan Kabupaten Indramayu menjadi destinasi favorit, terlihat dari padatnya jumlah wisatawan yang datang sejak pagi hari.

Berkibarnya bendera merah putih dan nuansa dekorasi bertema kemerdekaan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Mereka datang untuk menikmati panorama laut, bersantai di tepi pantai, berswafoto di spot-spot instagramable, hingga menikmati kuliner khas pesisir seperti seafood bakar dan es kelapa muda.

Sekretaris pengelola Balongan Indah 2, Hasan, menyampaikan rasa syukur atas tingginya minat wisatawan pada momentum kemerdekaan ini. “Alhamdulillah, pengunjung ramai sejak pagi. Kami tetap menjaga harga tiket masuk agar tetap terjangkau supaya semua kalangan bisa menikmati keindahan pantai Balongan Indah 2,” ujarnya, Minggu (17/08/2025).

Fasilitas lengkap yang tersedia, mulai dari gazebo, tempat bilas, warung UMKM, taman bermain anak, hingga akses jalan yang baik, menjadi alasan pengunjung betah berlama-lama. Tak sedikit wisatawan yang datang dari luar daerah seperti Cirebon, Subang, bahkan Majalengka.

Peningkatan kunjungan wisata saat momentum kemerdekaan ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Indramayu karena dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal. Dengan semangat kemerdekaan yang kental serta pesona pantai yang menawan, Balongan Indah 2 hadir sebagai destinasi liburan yang murah meriah namun tetap berkesan bagi masyarakat.

Reporter  : Andika

Semarak HUT ke-80 RI, Warga Balongan Meriahkan Lomba di Wisata Balongan Dua

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, masyarakat Balongan menggelar berbagai perlombaan tradisional yang berlangsung semarak di kawasan parkiran Wisata Motor Bali Dua, Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Sabtu (16/8/2025) pukul 19.30 WIB.

Sejak malam, ratusan warga antusias mengikuti beragam lomba khas tujuhbelasan seperti ambil uang dalam tepung, tiup balon hingga meledak, es lapel sarung, hingga joged jeruk punggung. Gelak tawa dan sorak-sorai menjadi gambaran kebersamaan serta kegembiraan warga dalam memeriahkan momentum kemerdekaan.

Sekretaris panitia pelaksana, Hasan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ajang memperkuat rasa persatuan dan nasionalisme masyarakat Balongan.

“Peringatan kemerdekaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai media mempererat persaudaraan dan semangat gotong royong. Semoga kegiatan seperti ini terus terlaksana dan memberi dampak positif bagi lingkungan. Terima kasih kepada awak media yang selalu memberikan dukungan pemberitaan,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi pemenang lomba serta hiburan musik rakyat. Warga berharap semarak peringatan kemerdekaan di Wisata Bali Dua dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sekaligus menarik minat wisatawan berkunjung ke Desa Balongan.

Reporter  : Andika