INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ribuan orang di Desa Lobener Lor Kecamatan Jatibarang mendapatkan zakat, infak, dan sadaqah dari pemilik Toko Nur Cahya Indah. Kegiatan ini sebagai sinergitas antara pemerintah dan swasta dalam program Indramayu Berzakat. Senin (10/3)
Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin mengatakan, gerakan Indramayu Berzakat yang merupakan salah satu program unggulan di bawah kepemimpinan Lucky Hakim – Syaefudin merupakan harapan untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan di Kabupaten Indramayu.
Menurut Syaefudin, program Indramayu Berzakat ini selain menyasar para ASN yang terlebih dahulu berpartisipasi juga menyasar para pelaku usaha (swasta) dan masyarakat Kabupaten Indramayu.
“Potensi zakat yang ada di kita sangat besar. Begitu pula dengan dukungan dari swasta dan pengusaha serta para darmawan ini sangat membantu program Indramayu Berzakat. Seperti halnya yang dilakukan pada hari ini, merupakan ikhtiar kita semua dalam mengentaskan kemiskinan di lingkungan tempat tinggalnya,” kata Syaefudin, ketika memberikan sambutan pada acara do’a bersama dan pemberian santunan, Minggu (9/3/2025) di Desa Lobener Lor Kecamatan Jatibarang.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Syaefudin menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Indramayu Lucky Hakim yang tidak bisa hadir secara langsung dan menugaskan dirinya untuk hadir di acara tersebut.
“Pak Lucky Hakim menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini, kemudian berharap dan mendapat doa dari masyarakat untuk menjalankan amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu,” katanya.
Selanjutnya di bawah pemerintahan Lucky Hakim – Syaefudin pihaknya akan terus menjalin sinergitas bersama ulama dan umaro untuk bebarengan beberes Dermayu.
Sementara Ketua Penyelenggara Suharjo Suryanto mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati yang diwakili Wakil Bupati Indramayu dalam kegiatan doa bersama dan pemberian zakat tersebut.
“Terima kasih banyak atas kehadirannya dan semoga penyaluran zakat ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” kata Suharjo.
BOGOR, radarinformasi.com – Kegiatan patroli yang dilakukan Polsek Cileungsi di Ruko Metland Cileungsi pada Sabtu malam, 8 Maret 2025, hingga dini hari, diwarnai perdebatan antara Kapolsek dan seorang wartawan yang hendak meliput kegiatan tersebut. Senin (10/3)
Insiden ini terjadi saat petugas melakukan pendataan serta memberikan himbauan terkait ratusan botol minuman keras (miras) yang diamankan ke Mapolsek Cileungsi. Namun, seorang wartawan bernama Firman mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Kapolsek Cileungsi ketika berusaha meliput kegiatan tersebut.
“Kamu ngapain di sini, hah?” ujar Firman menirukan ucapan Kapolsek saat mereka berdebat di dalam ruko tempat hiburan malam (THM) yang sedang dirazia.
Firman, yang merupakan Pimpinan Redaksi Media Update Cerita Indonesia.id, juga menyebut bahwa Kapolsek menarik lengannya dan mengeluarkannya dari ruko. “Usai bertanya dengan nada kasar, saya ditarik keluar dari ruko, lalu perdebatan berlanjut,” ungkap Firman.
Menurutnya, saat mereka berada di samping motor Kapolsek yang terparkir di pinggir jalan, ia kembali mendapatkan intimidasi berupa pertanyaan dan pernyataan yang dianggap tidak pantas.
“Kamu tahu edarannya, kan? Itu makanya kita datangi ini. Semua kita datangi. Urusan kami apa, urusan kamu apa? Kami sudah mendatangi semuanya, sudah memberikan himbauan. Ini dalam proses, sudah selesai, silakan masuk. Tapi kamu nggak boleh slonong-slonong begitu!” ujar Firman menirukan perkataan Kapolsek.
Atas kejadian ini, Firman menilai Kapolsek tidak memahami profesi wartawan serta Undang-Undang Pers.”Kapolsek ini nggak paham profesi wartawan dan UU Pers. Kok arogannya banget?” tegasnya.
Firman meminta Kapolres Bogor untuk segera mengevaluasi dan mengganti Kapolsek Cileungsi karena dianggap berperilaku arogan serta mengabaikan prinsip Presisi yang digaungkan Polri. “Saya meminta Kapolres Bogor segera mengevaluasi dan mengganti Kapolsek Cileungsi. Oknum seperti ini bisa mencoreng institusi Polri. Saya juga akan melaporkan kejadian ini ke Propam,” pungkasnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kembali menggelar program mudik gratis untuk Lebaran 2025. Inisiatif ini diselenggarakan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman tanpa biaya transportasi. Minggu (9/3)
Pendaftaran Mudik Gratis Jabar 2025
Pendaftaran program ini telah dibuka sejak Sabtu, 8 Maret 2025, pukul 21.00 WIB. Pemprov Jabar menyediakan 1.827 kursi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Sapawarga, yang dapat diunduh di Play Store maupun App Store.
Cara Mendaftar Mudik Gratis Jabar
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini, berikut langkah-langkah pendaftarannya:
• Unduh aplikasi Sapawarga di smartphone. • Login ke dalam aplikasi. • Pilih menu “Mudik Gratis” dan klik “Pesan Tiket”. • Tentukan rute keberangkatan yang diinginkan. • Isi data penumpang, dengan ketentuan satu NIK dapat digunakan untuk maksimal empat orang. • Sistem akan memverifikasi NIK sebelum menampilkan e-ticket.
Setelah mendapatkan e-ticket, peserta wajib melakukan pendaftaran ulang di kantor Dishub. Proses Pendaftaran Ulang
Peserta yang telah mendapatkan e-ticket wajib melakukan registrasi ulang dengan membawa KTP asli. Pendaftaran ulang ini dilakukan di beberapa lokasi berikut:
Bandung: Kantor Dishub Jabar
Yogyakarta: Wisma Kujang
Banten: BPTD Kelas II Banten
Registrasi ulang harus dilakukan paling lambat H-3 sebelum keberangkatan, dengan jadwal pelayanan pukul 08.00 – 16.00 WIB.
Rute Mudik Gratis Jabar 2025
Pemprov Jabar menyediakan berbagai rute perjalanan untuk mudik gratis tahun ini, di antaranya:
Bandung – Yogyakarta (via selatan)
Bandung – Solo (via utara)
Bandung – Pangandaran
Bandung – Semarang
Bandung – Surabaya
Bandung – Malang
Bandung – Lamongan
Bandung – Yogyakarta – Klaten
Bandung – Solo – Sragen
Solo – Wonogiri
Yogyakarta – Bandung
Yogyakarta – Kuningan
Merak – Bandung
Bandung – Sukabumi
Bandung – Cirebon
Program ini bertujuan untuk memberikan akses transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Jangan sampai ketinggalan kesempatan ini!
BOGOR.radarinformasi.com – Kegiatan Bazar Ramadhan Ciawi Fair 2025 resmi dibuka pada Jumat (8/3/2025), di Lapangan Bus Lorena Ciawi Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Acara yang telah memasuki tahun ke-14 sejak pertama kali diselenggarakan pada 2012 ini akan berlangsung hingga 6 April 2025.
Pembukaan Bazar Ramadhan Ciawi dihadiri oleh Forkopimcam Bogor Selatan, diantaranya Camat Bogor Selatan Irman, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Maman Firmansyah, Danramil Kapten Sunari serta Babinsa, Babinmas dan tokoh agama setempat KH Irwan.
Acara dibuka secara resmi dengan pemotongan pita secara simbolis, yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan Bazar Ramadhan Ciawi Fair. Setelah itu, acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Irwan, memohon kelancaran dan keberkahan selama kegiatan berlangsung dan buka bersama.
Camat Bogor Selatan, Irman, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar Ramadhan Ciawi Fair dapat terus menjadi ajang yang mempererat tali silaturahmi masyarakat serta meningkatkan semangat kebersamaan di bulan suci.
“Kegiatan ini bukan sekadar bazar atau hiburan, tetapi juga ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah dan berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.
Sebagai salah satu acara tahunan yang telah berlangsung sejak 2012, Bazar Ramadhan Ciawi Fair telah menjadi tradisi yang dinantikan warga setiap tahunnya. Berbagai kegiatan menarik hadir dalam acara ini, seperti bazar UMKM, permainan anak-anak, hingga hiburan lainnya.
Menurut H. Agus Chandra, S.E., selaku owner dari PT. Buana Citra Promosindo dan Chandra Jaya Fantasi, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan lebaran dengan harga terjangkau sekaligus memberikan hiburan bagi keluarga.
“Kami berharap bazar ini dapat menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat, baik dalam memenuhi kebutuhan Ramadhan maupun sebagai sarana hiburan keluarga. Kami juga mengutamakan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama acara berlangsung,” ujarnya.
Dengan terus berkembangnya acara ini, diharapkan Bazar Ramadhan Ciawi Fair dapat menjadi destinasi utama bagi masyarakat untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan yang positif dan penuh keberkahan, atau sekedar berkumpul dan bergembira bersama keluarga. (Bule)
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Balongan menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) guna menetapkan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun anggaran 2025 serta membahas program ketahanan pangan dan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sabtu 8/3)
Musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (6/3/2025), dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta perwakilan dari kecamatan. Kuwu Balongan, Radi Bin Tjasmad, menegaskan bahwa Musdesus ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Seleksi Ketat untuk Penerima BLT
Dalam musyawarah ini, pemerintah desa bersama ketua RT dan RW melakukan verifikasi langsung di lapangan guna memastikan kondisi ekonomi warga yang akan menerima bantuan. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa warga yang telah meninggal dunia atau mengalami perbaikan ekonomi tidak lagi masuk dalam daftar penerima BLT tahun ini.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diterima oleh mereka yang masih berada dalam kondisi sulit dan membutuhkan,” ujar Radi Bin Tjasmad.
Sementara itu, Sekretaris Camat Balongan, Baman, yang mewakili Camat Opik Hidayat, menyampaikan bahwa dengan adanya perubahan kepemimpinan daerah, terdapat penyesuaian dalam kebijakan bantuan sosial. Evaluasi data penerima dilakukan agar BLT lebih tepat sasaran, sehingga sebagian penerima tahun lalu akan digantikan oleh warga yang lebih membutuhkan.
Mendorong Kemandirian Ekonomi
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Balongan, Imron, menekankan bahwa keputusan dalam Musdesus ini diambil melalui proses musyawarah yang melibatkan berbagai pihak, sehingga transparan dan dapat diterima oleh masyarakat.
Pendamping Kecamatan Balongan, Muzayyin Haris, menambahkan bahwa Musdesus ini juga selaras dengan visi pembangunan daerah serta program Asta Cita Presiden Prabowo. Ia mengingatkan pentingnya menggali potensi ekonomi desa agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.
“Pemerintah desa perlu menggali dan mengembangkan potensi yang ada agar masyarakat dapat mandiri secara ekonomi. Ketika masyarakat memiliki daya saing, mereka tidak lagi bergantung pada bantuan sosial,” ujarnya.
Musdesus ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Dengan keterlibatan berbagai elemen, diharapkan program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak positif bagi warga Desa Balongan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu menggelar serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Indramayu periode 2025-2030 di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu pada Senin (3/3/2025). Acara ini menjadi tonggak awal bagi kepemimpinan baru, seiring dengan berakhirnya masa jabatan Bupati Nina Agustina (2021-2024) dan dimulainya kepemimpinan Bupati Indramayu Lucky Hakim serta Wakil Bupati H. Syaefudin. Sabtu (8/3)
Sebelumnya, pasangan pemimpin baru ini telah resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Dalam sambutannya, Lucky Hakim dan H. Syaefudin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Indramayu atas kepercayaan yang diberikan untuk menakhodai kabupaten ini selama lima tahun ke depan.
Mengusung visi Indramayu Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong (Indramayu Reang), mereka berkomitmen membawa perubahan positif bagi daerah.
Beberapa misi utama yang diusung meliputi :
• Penguatan nilai religius dengan menanamkan toleransi, kerukunan, dan budi pekerti dalam keberagaman.
• Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, berkelanjutan, mandiri, dan berdaya saing.
• Mewujudkan keamanan dan kenyamanan, menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional.
• Menghidupkan semangat gotong royong guna mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Lucky Hakim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Indramayu dengan semangat kebersamaan. “Melalui visi Indramayu Reang, kami berharap dukungan serta partisipasi dari semua pihak dalam mewujudkan program-program pembangunan demi kemajuan Indramayu yang lebih baik,” ujarnya.
Acara sertijab berlangsung khidmat, diawali dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan memori kerja oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu kepada Bupati Lucky Hakim. Prosesi ini disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Indramayu semakin maju, sejahtera, dan harmonis sesuai dengan visi yang telah dicanangkan.
CIREBON.radarinformasi.com– PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS) melalui Rimba Foundation memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia lewat program beasiswa bagi santri Sekolah Tinggi Al Bahjah. Program yang dimulai pada Desember 2024 ini merupakan hasil kolaborasi TMMS dengan Pondok Pesantren Al Bahjah dan telah memberikan beasiswa kepada 20 mahasiswa per bulan agar mereka dapat fokus pada studi tanpa terkendala biaya. Sabtu (8/3)
Rimba Foundation merupakan yayasan yang dibentuk oleh TMMS untuk mengelola dana CSR dari masing-masing entitas anak perusahaan di bawahnya. Para mahasiswa penerima beasiswa program ini menempuh pendidikan di jurusan ekonomi, matematika, dan manajemen pendidikan Islam (MPI) di Sekolah Tinggi Al Bahjah.
Program ini juga diintegrasikan dengan berbagai unit usaha berbasis syariah di bawah naungan Al Bahjah, seperti BMT Al Bahjah, AB Mart, Travel Al Bahjah, dan Al Bahjah Chicken. Manajer BMT Al Bahjah, Mujibullah, menegaskan bahwa program ini bertujuan mencetak ulama yang tidak hanya memahami syariat, tetapi juga memiliki wawasan ekonomi syariah dan ilmu umum.
“Kenapa Buya Yahya menciptakan tiga jurusan ini? Karena tiga jurusan inilah yang sangat relevan dalam mempersiapkan ulama masa depan yang tidak hanya memahami syariat, tetapi juga ekonomi dan ilmu umum. Dengan ini, mereka siap menjadi pemimpin umat yang dapat berdakwah sekaligus mengembangkan ekonomi berbasis Islam,” ujar Mujibullah.
Komitmen TMMS terhadap ESG dan Pemberdayaan Masyarakat
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan dan penyewaan alat berat, TMMS tidak hanya fokus pada ekspansi bisnis, tetapi juga berkomitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun keberlanjutan sosial melalui pendidikan.
CEO TMMS, Herryan Syahputra, menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis harus berjalan seiring dengan pemberdayaan komunitas. “Kami di TMMS percaya bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan harus melibatkan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Melalui beasiswa ini, kami ingin memastikan bahwa santri yang nantinya menjadi pemimpin umat juga memiliki pemahaman ekonomi yang kuat dan dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujar Herryan.
TMMS sebelumnya juga telah aktif dalam sejumlah program sosial, salah satunya pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Konawe Selatan. Selain membangun tempat ibadah, TMMS juga ingin memastikan keberlanjutan dakwah dengan menyiapkan santri sebagai pendakwah dan pemimpin komunitas di daerah pelosok.
Dukungan Buya Yahya: Ekonomi Umat Harus Didorong oleh Bisnis yang Kuat
Pendekatan TMMS dalam pemberdayaan ekonomi umat mendapat apresiasi dari pemimpin Pondok Pesantren Al Bahjah, Buya Yahya. Ia menekankan pentingnya peran perusahaan dalam membantu pertumbuhan ekonomi Islam.
“Baginda Nabi bersabda bahwa orang mukmin yang kuat lebih dicintai Allah karena lebih banyak manfaatnya, termasuk dalam ekonomi. Maka, seorang Muslim sejati harus berpikir untuk maju dalam bisnis dan berdampingan dengan bisnis besar dunia. Selagi di dalam hatinya ada iman dan niat baik, semakin besar bisnisnya, semakin besar pula manfaatnya bagi umat,” ujar Buya Yahya.
Buya juga menekankan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility, CSR) seperti yang dilakukan TMMS harus menjadi contoh bagi perusahaan lain. Menurutnya, pembangunan masjid dan program pendidikan bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga cara memperkuat ekosistem ekonomi berbasis Islam.
“Apa artinya bisnis besar jika tidak bermanfaat bagi umat? Seharusnya semua perusahaan memiliki kontribusi sosial. Bahkan, cita-cita kita harus lebih besar, bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban CSR, tetapi menjadikan bisnis sebagai alat untuk membangun umat yang lebih kuat,” lanjut Buya Yahya.
Membangun Ekosistem Bisnis Syariah untuk Masa Depan
Program beasiswa yang merupakan kerja sama Pondok Pesantren Al Bahjah dan TMMS diharapkan dapat membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan berbasis keislaman. Para santri penerima beasiswa ini nantinya diharapkan dapat mengisi peran strategis, baik di bidang dakwah maupun dalam ekosistem ekonomi syariah.
Kolaborasi ini juga diharapkan membuka peluang bagi dunia usaha untuk lebih aktif dalam mencetak generasi Muslim yang tidak hanya cakap dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kapasitas dalam mengelola bisnis syariah dan ekonomi berbasis komunitas.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kementerian Perindustrian RI melakukan verifikasi lapangan terkait pengajuan Kawasan Industri Losarang Kabupaten Indramayu pada Jumat (7/3/2025). Sabtu (8/3)
Verifikasi dilakukan langsung Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian RI, Winardi, di Kawasan Industri Losarang yang diterima langsung Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Direktur Utama PT. Wiratama Indramayu Perkasa Edward Sofiananda.
Edward Sofiananda mengatakan, PT. Wiratama Indramayu Perkasa merupakan perusahaan yang tengah mengembangkan Kawasan Industri Losarang yang direncanakan berdiri di lahan seluas 1000 hektare. Untuk saat ini proses pembebasan lahan yang telah selesai sekitar 300 hektare.
Edward menambahkan, di atas lahan sekitar 300 hektare tersebut sudah terdapat 20 tenan yang siap untuk bergabung dan mendirikan pabriknya. “Kami mengusulkan Kementerian Perindustrian agar kawasan yang kita bangun ini menjadi Kawasan Industri Losarang,” kata Edward.
Sementara itu Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pihaknya siap melakukan percepatan untuk kemudahan investasi di Kabupaten Indramayu. Keberadaan Kawasan Industri Losarang diharapkan menjadi kebangkitan perekonomian di Kabupaten Indramayu.
Terkait dengan kesiapan tenaga kerja, pihaknya meminta semua pihak menyiapkan berbagai skema mulai dari pelatihan melalui BLK, sekolah kejuruan, hingga lainnya. “Kita ingin bahwa kehadiran industri di Indramayu ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Indramayu,” kata Lucky.
Sementara Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian RI, Winardi, saat ini tengah berlangsung proses akhir penentuan akhir kawasan industri. Sebelumnya Kementerian Perindustrian telah menerima berbagai dokumen persyaratan bahwa di Kabupaten Indramayu akan dibangun Kawasan Industri Losarang.
Setelah menerima dokumen maka pihaknya harus melakukan verifikasi lapangan secara langsung. “Kami datang ke sini untuk melakukan verifikasi lapangan secara langsung,” katanya.
Winardi menambahkan, setelah ditetapkan harus sebagai Kawasan Industri, maka perusahaan harus memenuhi ketersediaan infrastruktur dasar, air, limbah, kantor pengelola, listrik, dan sarana logistik lainnya.
“Saat ini ada 166 Kawasan Industri di Indonesia. Jika selesai ditetapkan Kawasan Industri Losarang bisa jadi ke 167. Daerah yang memiliki Kawasan Industri ini cepat sekali mengalami perkembangan,” kata Winardi.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin tak ingin melepaskan momen bulan suci Ramadan 1446 Hijriyah untuk bersilaturahmi dengan umat Islam di Kabupaten Indramayu. Sabtu (8/3)
Wilayah eks Kawedanan Haurgeulis menjadi tujuan pertama Safari Ramadan. Lokasi kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Haurgeulis.
Pada kesempatan itu Wabup Syaefudin mendistribusikan berbagai bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu senilai Rp349.750.000, yang disalurkan untuk wilayah eks Kawedanan Haurgeulis.
Bantuan yang disalurkan diantaranya :
• Sembako Rp69.000.000 • Guru ngaji Rp23.000.000 • Marbot masjid Rp23.000.000 • Imam masjid Rp23.000.000 • Operasional UPZ Rp5.000.000 • Bantuan siswa siswi miskin Rp179.000.000 • Operasional Kecamatan Rp10.000.000 • Alat bantu disabilitas Rp17.750.000
Wakil Bupati Syaefudin mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan kepedulian Pemkab Indramayu kepada berbagai lapisan masyarakat. Terutama untuk pengembangan pendidikan dan keagamaan sebagai upaya mendukung visi Indramayu REANG, Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong.
“Bantuan dari Baznas Indramayu ini semoga bermanfaat bagi penerimanya,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga berpesan kepada umat muslim untuk terus gelorakan syiar Islam dalam mewujudkan masyarakat yang religius. “Tingkatkan keimanan dan ketagwaan serta manfaatkan momen bulan penuh berkah ini dengan perbanyak amal berbagai kepedulian dengan sesama,” katanya.
Usai menyalurkan bantuan, Wabup Syaefudin berkesempatan untuk berbuka puasa bersama dan salat magrib berjamaah.
Sementara itu, ketua Baznas Indramayu, Aspuri memberikan apresiasi dan dukungan kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wabup Syaefudin. Dengan program percepatan dalam Visinya yaitu Indramayu Berzakat. “Semoga program Indramayu Berzakat dapat memberikan pemahaman akan pentingnya manfaat berzakat dan meningkatkan potensi pengumpulan zakat, infak dan sedekah sehingga masyarakat Indramayu menjadi sejahtera,” terangnya.
Aspuri mengajak kepada masyarakat yang memiliki harta dan sudah berkewajiban berzakat untuk menunaikan zakatnya melalui Baznas Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (6/3/2025) malam. Bencana ini mengakibatkan puluhan rumah rusak, bahkan beberapa di antaranya rata dengan tanah. Jumat (7/3)
Berdasarkan data pemerintah kecamatan, sebanyak 91 rumah warga terdampak. Desa Pabean Ilir menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, dengan 61 rumah rusak, sementara 30 rumah lainnya berada di Desa Totoran.
Evakuasi dan Pemulihan Pascabencana
Sebanyak tujuh warga kehilangan rumah mereka akibat amukan angin yang merobohkan bangunan hingga rata dengan tanah. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan relawan dikerahkan pada Jumat (7/3/2025) untuk membantu evakuasi dan pemulihan pascabencana.
Dengan menggunakan peralatan seperti gergaji mesin, petugas menyingkirkan pohon tumbang serta membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana, mengatakan bahwa evakuasi sudah dimulai sejak Kamis malam. “Pak Kapolres langsung menurunkan anggota setelah mendapat laporan angin puting beliung,” ujarnya.
Hingga kini, proses evakuasi masih berlanjut mengingat banyaknya rumah yang mengalami kerusakan parah. Sebanyak 30 personel Polri diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu para korban. Polres Indramayu juga mengerahkan tim kedokteran dan kesehatan untuk menangani warga yang mengalami luka maupun trauma.
Korban Luka dan Trauma
Sedikitnya lima orang mengalami luka-luka, sementara beberapa warga, terutama lansia, mengalami trauma akibat peristiwa ini. “Ibu-ibu yang sudah sepuh kemungkinan terkejut sehingga mengalami trauma,” kata Edi.
Sementara itu, Camat Pasekan, Dedeh Nurjanah, menyatakan bahwa pemerintah kecamatan bergerak cepat dalam penanganan pascabencana. Saat ini, fokus utama adalah penanggulangan dan pemulihan. Pihaknya juga berencana mendirikan posko darurat sebagai tempat sementara bagi warga yang kehilangan rumah. “Sekarang masih dalam tahap pembangunan, kami terus berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan para korban,” ujar Dedeh.
Pemerintah dan aparat setempat terus berupaya memulihkan kondisi pasca-bencana agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.