Selly Andriany Serap Aspirasi Guru Madrasah Lewat Kegiatan NGOPI di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, kembali turun ke daerah pemilihannya dengan menggelar kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) bertema “Peran Guru dan Tenaga Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Era Digital”.

Acara tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, dan dihadiri para kader serta masyarakat setempat, Jumat (17/10/25).

Dalam dialog interaktif tersebut, Selly menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan di lembaga-lembaga madrasah, baik di tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, maupun Awaliyah. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara APBD provinsi dan APBN akan membantu mengurangi kesenjangan pendidikan di berbagai daerah.

“Kami terus mendorong agar kesenjangan pendidikan tidak hanya diatasi di tingkat lokal, tetapi juga menjadi perhatian nasional. Saya juga mengajak rekan-rekan di daerah untuk melakukan advokasi dan pendekatan kepada guru-guru madrasah, terutama yang berada di sekolah swasta,” ujar Selly.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga memberikan apresiasi atas dedikasi tinggi para guru madrasah, yang dinilainya memiliki peran besar dalam mencerdaskan generasi bangsa. Ia mengungkapkan, banyak aspirasi yang diterima dari para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah, yang berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Guru-guru madrasah telah memberikan kontribusi besar terhadap dunia pendidikan. Selain soal kesejahteraan, mereka juga membutuhkan dukungan dalam hal sarana dan prasarana. InsyaAllah, kami di DPR RI akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Selly menambahkan bahwa pemerintah perlu memberikan keberpihakan melalui APBN terhadap lembaga-lembaga pendidikan Islam, termasuk Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Ia juga menyampaikan bahwa hasil reses kali ini akan menjadi dasar dalam memperjuangkan peningkatan fasilitas masjid dan mushola, serta percepatan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) yang sangat dinantikan masyarakat.

“Banyak masukan yang kami terima, mulai dari sarana ibadah hingga pencairan PIP untuk madrasah. Semua ini menjadi perhatian kami agar kebutuhan masyarakat Indramayu dapat segera terpenuhi,” tutup Selly Andriany Gantina.

(Andika/Ari).

Diskopdagin Dorong UMKM Perbatasan Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal dan Uji Nutrisi Gratis

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya memperkuat daya saing pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah perbatasan terus digencarkan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu. Salah satu langkah nyatanya yakni dengan menghadirkan layanan sertifikasi halal dan uji nutrisi produk secara gratis bagi para pelaku usaha lokal.

Program ini kembali dilaksanakan di Desa Mekarwaru dan Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, pada Kamis (16/10/2025). Tim Diskopdagin turun langsung ke lapangan melalui sistem jemput bola, memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin mengurus sertifikat halal maupun melakukan uji laboratorium terhadap kandungan gizinya.

Kepala Diskopdagin Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari pelayanan prima yang digagas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu dan daya saing produk masyarakat di wilayah perbatasan.

“Tujuan utama program ini adalah memudahkan pelaku IKM memperoleh label halal pada produknya. Karena halal bukan hanya soal syariat, tetapi juga mencerminkan produk yang bergizi dan higienis,” ujar Ali Fikri.

Ia menambahkan, kehalalan produk perlu dibuktikan secara resmi melalui sertifikat halal yang didukung dengan hasil uji nutrisi untuk memastikan kandungan gizi dan keamanan produk pangan.

Adapun persyaratan bagi pelaku IKM yang ingin mengikuti uji nutrisi gratis, antara lain: memiliki NIB, sertifikat halal, dan PIRT; menyerahkan fotokopi KTP; lokasi produksi berada di Kabupaten Indramayu; produk sudah beredar di pasaran dan beroperasi minimal satu tahun; serta menyerahkan 11 sampel produk untuk diuji di laboratorium.

“Hasil uji nutrisi ini sangat penting karena memberi jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen, mendukung pengembangan produk baru, serta menjadi sarana promosi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Melalui program fasilitasi ini, pemerintah daerah berharap para pelaku UMKM, khususnya di wilayah perbatasan, lebih percaya diri menembus pasar yang lebih luas tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menuju pasar regional dan global.

(Andika/Diskom).

Dorong Kemandirian Petani, Bupati Indramayu Resmikan RMU LANUSA di Kroya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali terlihat dengan diresmikannya Rice Milling Unit (RMU) Lumbung Agraria Nusantara (LANUSA) di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kamis (15/10/2025).

Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn.) Akhmad Wiyagus bersama jajaran pejabat pusat dan daerah, serta perwakilan organisasi petani dari berbagai wilayah Indramayu.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu mengapresiasi langkah kolaboratif Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) bersama organisasi petani dan buruh yang berinisiatif membangun RMU LANUSA sebagai badan usaha bersama berbasis desa.

“Ini bukti bahwa kebangkitan ekonomi bisa dimulai dari desa, dari tangan-tangan petani, dan dari semangat gotong royong masyarakat sendiri,” ujar Bupati.

Kabupaten Indramayu selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi terbesar nasional dengan kontribusi mencapai 16 persen terhadap produksi beras Indonesia. Pemerintah menargetkan wilayah ini mampu mempertahankan surplus gabah kering giling hingga 1,8 juta ton per tahun.

Musim tanam tahun ini mencatat produktivitas mengesankan, yakni rata-rata 7,2 ton per hektare. Namun, Bupati menilai peningkatan produksi harus diikuti dengan sistem pascapanen yang lebih modern agar hasil panen tidak banyak terbuang.

Melalui kehadiran RMU LANUSA, petani diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan gabah, meningkatkan kualitas beras, memperoleh nilai tambah ekonomi, serta memperkuat kemandirian dalam rantai produksi pangan.

Program ini merupakan bagian dari strategi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Reforma Agraria (EKORA) yang digagas KPA. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan ekonomi komunitas serta mendorong kedaulatan pangan rakyat.

Bupati menambahkan, Pemkab Indramayu terus berkomitmen mendukung sektor pertanian. Saat ini terdapat sekitar 750 unit penggilingan padi di wilayahnya, baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak beroperasi. Pemerintah juga telah menyalurkan tujuh unit RMU dan drayer kepada kelompok tani di Kecamatan Kroya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

“Dengan adanya RMU LANUSA, petani kini bisa mengolah gabah secara mandiri tanpa bergantung pada tengkulak. Ini langkah nyata menuju kesejahteraan petani dan buruh tani kita,” tegasnya.

Sebagai penutup acara, dilakukan pelepasan perdana pengiriman beras hasil olahan RMU LANUSA sebanyak 9,6 ton untuk wilayah Jabodetabek menandai langkah awal Indramayu menuju kemandirian pangan desa.

(Andika/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Sambangi Gantar, Fokus Tingkatkan Pelayanan di Wilayah Perbatasan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan, tepatnya di Desa Mekarwaru dan Bantarwaru, Kecamatan Gantar, pada Kamis (16/10/2025).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah nyata Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk memastikan seluruh warga, termasuk yang berada di daerah terluar, dapat menikmati pelayanan yang cepat, mudah, dan merata.

Beragam layanan dihadirkan dalam kegiatan ini, mulai dari administrasi kependudukan (Adminduk), pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui DPMPTSP, hingga layanan dari Diskopdagin serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Bupati Lucky Hakim mengapresiasi antusiasme masyarakat Gantar yang memanfaatkan kesempatan ini. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pelayanan setara antara pusat kota dan wilayah perbatasan.

“Masyarakat di perbatasan juga berhak mendapat kemudahan layanan seperti di kota. Jadi tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke Indramayu hanya untuk mengurus dokumen atau perizinan, meski layanan ini bersifat sementara,” ujar Lucky.

Selain meninjau jalannya pelayanan, Bupati juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur di Kecamatan Gantar, mengingat wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Subang dan Sumedang.

“Letak Gantar sangat strategis sebagai daerah perbatasan. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong perbaikan dan peningkatan infrastruktur agar masyarakatnya semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga membuka peluang investasi di kawasan Gantar, dengan memberikan kemudahan izin usaha bagi industri yang beroperasi di wilayah tersebut.

Salah satu warga, Rendy, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. Ia memanfaatkan layanan terpadu untuk mengurus NIB bagi usaha kuliner kecil yang digelutinya.

“Biasanya harus ke kota kabupaten untuk buat KTP atau izin usaha. Sekarang bisa diurus di sini, prosesnya cepat dan gratis. Terima kasih Pak Bupati,” ujarnya dengan senyum bahagia.

Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Program tersebut juga menjadi implementasi nyata dari visi “Indramayu REANG”, yang menitikberatkan pada pelayanan publik humanis, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

(Andika/Diskom).

Disduk-P3A Indramayu Borong 3 Penghargaan Bergengsi di Ajang Bangga Kencana Jabar 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan taringnya di tingkat Provinsi Jawa Barat. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A), daerah ini sukses menyabet tiga penghargaan prestisius pada ajang Apresiasi Kelompok Bimbingan Konseling Remaja (KBKR) Program Bangga Kencana Jawa Barat 2025.

Gelaran bergengsi yang berlangsung di Grand Sunshine Resort & Convention, Soreang, Bandung, Selasa (14/10/2025), menjadi panggung pembuktian konsistensi Indramayu dalam mendukung program kependudukan dan keluarga berencana di Jawa Barat.

Dalam kompetisi tersebut, Indramayu berhasil menorehkan prestasi ganda, masing-masing sebagai:

Terbaik III Pelayanan Peserta Baru (PB) untuk target 3.001–7.000 akseptor,

Terbaik III PB MKJP dengan target 1.501–3.500 akseptor, serta

Terbaik III Pelayanan KBPP dengan target 551–1.500 akseptor.

Penghargaan diserahkan langsung kepada Kepala Disduk-P3A Indramayu, H. Iman Sulaeman, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan keluarga berencana serta kesehatan reproduksi masyarakat.

Dalam sambutannya, Iman Sulaeman menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan mengapresiasi kerja sama seluruh pihak.

“Ini adalah buah kerja keras bersama. Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelayanan dan memastikan manfaat program KB benar-benar dirasakan masyarakat hingga pelosok desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini bukan sekadar penghargaan, tetapi cerminan komitmen nyata Pemkab Indramayu dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor, Disduk-P3A menargetkan agar Program Bangga Kencana terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

(Andika/Diskom).

Diskopdagin Indramayu Lakukan Sidak ke Pasar Jatibarang, Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Industri (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dan stabilitas harga melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Daerah Jatibarang, Senin (13/10/2025). Sidak ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Diskopdagin, Ali Fikri, dengan tujuan meninjau kondisi pasar, pasokan kebutuhan pokok, serta penataan area parkir.

Dalam kunjungannya, Ali Fikri bersama Kepala Pasar Jatibarang, Samsuri, dan sejumlah perwakilan organisasi pedagang menelusuri area pasar, berdialog dengan para pedagang serta pembeli. Mereka memastikan stok sembako mencukupi, harga tetap stabil, dan penataan kendaraan di area pasar berjalan tertib.

“Ada tiga hal utama yang kami pantau hari ini: ketersediaan stok sembako, kestabilan harga komoditas pertanian, dan ketertiban parkir agar pembeli merasa nyaman,” ujar Ali Fikri usai sidak.

Ia juga menegaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk menjamin keamanan pangan dan mutu komoditas yang beredar di pasar.

“Syukur alhamdulillah, hingga saat ini tidak ditemukan bahan pangan yang tidak layak konsumsi, terutama pada komoditas sayur, buah, daging, dan telur,” jelasnya.

Lebih jauh, Ali menyampaikan bahwa sidak ini juga menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan meningkatkan permintaan bahan pangan di masyarakat.

“Kami sudah menyiapkan strategi koordinasi dengan para pemasok agar stok sembako tetap aman. Jika dibutuhkan, kami akan menugaskan tim untuk meninjau langsung ke daerah pemasok guna memastikan pasokan tetap lancar,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Diskopdagin Indramayu menegaskan komitmennya dalam menjaga kestabilan harga, memastikan pasokan pangan tetap tersedia, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam berbelanja di pasar tradisional.

(Andika/Diskom).

Indramayu Sabet Predikat Duta Dekranasda Jawa Barat Terviral 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kabupaten Indramayu kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam ajang Pemilihan Duta Dekranasda Jawa Barat 2025, wakil Indramayu, Intan Safarina, berhasil menyabet gelar Duta Dekranasda Jawa Barat Terviral 2025.
Penghargaan tersebut diumumkan pada malam puncak yang digelar 12 Oktober 2025 di Graha Manggala Siliwangi, Bandung.

Keberhasilan Intan menjadi bukti nyata kiprah dan semangat Indramayu dalam mengangkat potensi serta mempromosikan produk-produk lokal ke tingkat provinsi.

Capaian ini tak lepas dari peran aktif Dekranasda Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Ida Huryani, yang terus mendorong kolaborasi dengan desainer lokal, komunitas kreatif, serta berbagai media daerah seperti Indramayu Info, Indramayu Update, Wonderful Indramayu, dan Diskominfo Indramayu.

Melalui unggahan di media sosialnya, Intan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan banyak pihak.

“Berkat dukungan semua pihak, gelar Duta Dekranasda Jawa Barat Terviral berhasil diraih untuk Kabupaten Indramayu tercinta,” tulisnya pada Senin (13/10/2025).

Predikat “Terviral” ini tidak hanya mencerminkan popularitas, tetapi juga hasil dari sinergi kuat antara Dekranasda, Diskominfo, komunitas lokal, dan media daerah yang konsisten mengangkat konten promosi daerah di berbagai platform digital. Upaya bersama itu membuat Indramayu menonjol dalam publikasi dan daya tarik digital di tingkat provinsi.

Raihan ini menambah daftar panjang prestasi Kabupaten Indramayu di kancah Jawa Barat, sekaligus menjadi motivasi baru untuk terus memperkuat promosi produk unggulan daerah, mengembangkan ekonomi kreatif, dan melestarikan budaya lokal melalui peran generasi muda.

(Andika/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Dorong Sinergi Pemkab dan BPN Lewat Momen Pisah Sambut Kepala Kantor Pertanahan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pendopo Kabupaten Indramayu menjadi saksi berlangsungnya malam penuh kehangatan dalam acara pisah sambut Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Indramayu, Selasa (14/10/2025). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama Wakil Bupati Syaefudin.

Momen serah terima jabatan itu menandai peralihan tugas dari Ir. Ahmad Syaikhu, M.M. kepada Dwi Hary Januarto, S.H., M.Si. sebagai pimpinan baru Kantor Pertanahan Kabupaten Indramayu. Ahmad Syaikhu kini dipercaya menempati posisi baru sebagai Penata Pertanahan Ahli Madya di Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan kerja sama yang telah dibangun Ahmad Syaikhu selama bertugas di Indramayu.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Ahmad Syaikhu atas dedikasi dan sinerginya yang luar biasa. Semoga sukses di tempat tugas yang baru,” ujar Lucky.

Bupati Lucky juga menyambut hangat pejabat baru, Dwi Hary Januarto, yang resmi memegang tongkat estafet kepemimpinan di BPN Indramayu.

“Selamat datang di Indramayu, Bapak Dwi Hary. Kami yakin sinergi antara BPN dan Pemkab Indramayu akan semakin kuat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Acara yang berlangsung penuh keakraban itu ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama antara jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Kantor Pertanahan.

(Andika/Diskom).

Estafet Kepemimpinan Kodim 0616/Indramayu: Letkol Arm. Tulus Widodo Resmi Gantikan Letkol Inf. Yanuar Setyaga

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pergantian pucuk pimpinan di tubuh Komando Distrik Militer (Kodim) 0616 Indramayu berlangsung khidmat. Acara kenal pamit antara Letkol Inf. Yanuar Setyaga, S.I.P dengan penggantinya, Letkol Arm. Tulus Widodo, S.E., M.Han, digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jum’at (10/10/2025).

Momen ini menjadi simbol estafet kepemimpinan baru di jajaran militer Indramayu yang sarat dengan semangat pengabdian dan komitmen menjaga keamanan wilayah Bumi Wiralodra.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf. Yanuar Setyaga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi yang telah bersinergi selama masa kepemimpinannya. Ia juga berpesan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan untuk mendukung terciptanya stabilitas di daerah.

Sementara itu, Dandim baru, Letkol Arm. Tulus Widodo, berjanji akan meneruskan program positif yang telah dijalankan pendahulunya. Ia menegaskan kesiapannya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang turut hadir, menekankan pentingnya kolaborasi antara Kodim 0616 dan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Ia berharap kepemimpinan baru dapat terus memperkuat solidaritas dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan keamanan serta kesejahteraan masyarakat.

Acara berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan rasa hormat, menandai babak baru perjalanan Kodim 0616/Indramayu dalam menjaga stabilitas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

(Andika/Uncu).

Akademi Pengentasan Kemiskinan Resmi Diluncurkan, Indramayu Jadi Daerah Percontohan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dalam menekan angka kemiskinan kembali menunjukkan langkah nyata. Bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Pemkab Indramayu resmi meluncurkan Akademi Pengentasan Kemiskinan (APK), Senin (13/10/2025), di Aula Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu.

Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk membangun kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi penanggulangan kemiskinan.

Kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dari Ponpes Tahfidzul Qur’an Darul Falah, dilanjutkan sambutan dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Kabupaten Indramayu, Drs. Jajang Sudrajat, yang mewakili Bupati Indramayu.

Dalam sambutannya, Jajang menegaskan bahwa persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan besar di Indramayu. Namun, dengan potensi besar sebagai lumbung pangan nasional dan penghasil ikan tangkap terbesar di Jawa Barat, pihaknya optimistis bahwa angka kemiskinan bisa terus ditekan.

“Kami yakin, dengan program yang tepat dan sinergi semua pihak, pengentasan kemiskinan dapat dilakukan lebih efektif,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada LAN RI dan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) yang telah menunjuk Indramayu sebagai salah satu dari tiga daerah percontohan APK bersama Kabupaten Probolinggo dan Kota Kupang.

“Peluncuran ini harus segera diikuti dengan langkah konkret agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama BP Taskin Brigjen (Purn) Sondi Siswanto, perwakilan Kementerian Sosial RI Lilik Sugianto, dan perwakilan Kementerian PAN-RB Dra. Damayani Tyastianti, MQM, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Puncak acara diisi dengan paparan dari Kepala LAN RI, Dr. Muhammad Taufiq, yang menyebut kemiskinan sebagai masalah multidimensi yang memerlukan sinergi dari berbagai elemen.

“Akademi ini menjadi wadah pembelajaran bersama, melibatkan ASN, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha untuk mencari solusi nyata,” tutur Dr. Taufiq.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini merupakan awal dari perubahan budaya kerja menuju sistem yang lebih adaptif dan berpihak pada pemberdayaan masyarakat.

Peluncuran APK ditandai dengan penekanan layar bersama antara Kepala LAN RI, perwakilan kementerian, dan Pemkab Indramayu, disertai bunyi sirene sebagai simbol dimulainya program di Indramayu.

Acara kemudian ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Problem Discovery, yang menghadirkan peserta akademi, fasilitator, serta perwakilan masyarakat.

Melalui peluncuran Akademi Pengentasan Kemiskinan ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan menuju terwujudnya Indramayu REANG (Religius, Maju, Mandiri, dan Gotong Royong).

(Andika/Diskom).