Pertanian Indramayu Jadi Sorotan Visitasi Kepemimpinan Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sektor pertanian yang menjadi tulang punggung Kabupaten Indramayu kembali mendapat perhatian nasional. Sebanyak 18 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 26 Tahun 2025 melaksanakan kegiatan visitasi di Ruang Ki Tinggil, Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Senin (15/9/2025).

Visitasi yang mengambil lokus di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian itu difokuskan untuk mengkaji tantangan serta peluang pengembangan pertanian daerah. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang bagi peserta untuk merumuskan terobosan inovatif yang dapat meningkatkan kinerja organisasi.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim melalui Wakil Bupati Syaefudin, menyampaikan rasa terima kasih kepada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Pusat Pendidikan Administrasi, atas kepercayaan menjadikan Indramayu sebagai tujuan kunjungan lapangan.

“Ini sebuah kehormatan bagi Indramayu karena dipilih sebagai lokasi studi lapangan. Semoga kami bisa menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Syaefudin.

Ia menegaskan, keberhasilan pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan lahirnya sosok pemimpin perubahan yang mampu menghadirkan inovasi di mana pun ditempatkan.

“Melalui studi lapangan ini, peserta diharapkan dapat membaca dinamika lingkungan eksternal maupun internal, serta menawarkan solusi kreatif untuk meningkatkan kinerja organisasi,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Syaefudin menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian agenda. Menurutnya, hasil dari visitasi ini diharapkan mampu memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan produktivitas pertanian dan keberlanjutan usaha tani.

Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung para petani. “Dengan mekanisme penyaluran subsidi dan pembiayaan yang transparan serta akuntabel, kelompok tani akan semakin berdaya dalam mengelola dan memanfaatkan bantuan,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wabup berharap kegiatan tersebut bukan hanya memperkaya kompetensi peserta, tetapi juga memperkuat sinergi antar pihak untuk mewujudkan Indramayu yang lebih maju dan kompetitif.

(Diskom/Andika).

Viral Ojol dan Pemilik Mobil Brio, Polres Bogor Fasilitasi Mediasi Berakhir Damai

BOGOR.radarinformasi.com– Polres Bogor bersama Polsek Cibinong bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya video viral terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) oleh pemilik mobil Honda Brio. Untuk meredam keresahan publik sekaligus meluruskan informasi, Polres Bogor memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak pada Jumat (12/9/2025).

Mediasi berlangsung di Ruang Kapolsek Cibinong pukul 15.30 WIB dengan menghadirkan kedua pihak, yakni Madsil selaku pengemudi ojol dan Deny selaku pemilik mobil Brio. Kegiatan dipimpin Kanit Intelkam Polsek Cibinong, Iptu Suradji, didampingi Kanit II Sat Intelkam Polres Bogor, Ipda M. Ramadhan A.R.I.Z., S.Tr.K., M.Si. Turut hadir pula Bhabinkamtibmas Polsek Cibinong, Bripka Efendi, sebagai penengah.

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat berdamai dan tidak membawa persoalan ke ranah hukum. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Bogor dan Polsek Cibinong yang telah memfasilitasi sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Polres Bogor menegaskan, dalam perkara ini pihaknya hanya berperan sebagai fasilitator.

“Kami menghadirkan kedua belah pihak agar masalah dapat diselesaikan secara damai sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat,” ungkap perwakilan Polres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

27 Pati Polri Naik Pangkat

JAKARTA.radarinformasi.com – Upacara kenaikan pangkat perwira tinggi (Pati) Polri digelar di Rupattama Mabes Polri. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 27 personel resmi mendapatkan kenaikan pangkat.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri pejabat utama Mabes Polri serta perwakilan keluarga dari para Pati yang menerima kenaikan pangkat.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan juga amanah berupa kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar.

“Kenaikan pangkat bagi 27 Pati Polri hari ini merupakan wujud apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, serta kinerja yang telah ditunjukkan. Tentunya dengan pangkat baru, tanggung jawab semakin besar. Kami berharap seluruh Pati Polri dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Jumat (12/9/2025).

Berikut daftar Pati Polri yang melaksanakan Korps Rapor:

2 personel naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Pol, yakni:

Komjen Pol Karyoto, S.I.K. (Kabaharkam Polri)

Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. (Kepala BNN)

7 personel naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) Pol, antara lain Kapolda Kalimantan Utara, Kapolda Banten, Kapolda Aceh, serta pejabat utama di Divhubinter dan Lemdiklat Polri.

18 personel naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol, yang terdiri atas Wakapolda, pejabat utama Mabes Polri, Kapusjarah, dosen kepolisian, serta pejabat di BNPT dan BIN.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pepabri & FKPPI Rayakan HUT Bersama di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Persatuan Purnawirawan TNI-Polri (Pepabri) Indramayu menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 sekaligus HUT FKPPI, Sabtu (13/9/2025). Meski momentum lahirnya Pepabri jatuh pada 12 September, pelaksanaan kegiatan dipindahkan sehari setelahnya karena bertepatan dengan hari Jum’at.

Ketua Pepabri Indramayu, Kasmari, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Perjuangan Membangun Masa Depan Bangsa.” Menurutnya, semangat pengabdian anggota Pepabri tidak berhenti meski telah purna tugas. Ia mencontohkan kiprah nyata melalui kegiatan normalisasi saluran irigasi di Desa Benda, Karangampel, yang kini mengairi sekitar 200 hektare sawah milik petani.

Rangkaian acara dimulai dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, diikuti jajaran Pepabri bersama FKPPI. Sementara itu, Ketua FKPPI Indramayu, Agus Suprihartono, menegaskan tema organisasinya “Bersatu dalam Kebhinekaan Menguatkan Ketahanan Nasional untuk Membangun Negeri” sejalan dengan visi daerah Indramayu Reang.

Agus menambahkan, momentum peringatan tahunan ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga refleksi untuk meneguhkan peran organisasi dalam mendukung program pembangunan daerah serta memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.

Reporter : Andika

Lucky Hakim–Syaefudin Rotasi 325 Pejabat, Dorong Penyegaran Birokrasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi melaksanakan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan bagi 325 pejabat di lingkungan Pemkab, Jum’at (12/9/2025). Prosesi pengangkatan dan pengambilan sumpah berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, dipimpin langsung Bupati Indramayu, Lucky Hakim, didampingi Wakil Bupati Syaefudin.

Pelantikan ini menjadi yang pertama setelah keduanya dilantik pada 20 Februari 2025. Dari total pejabat yang dikukuhkan, terdiri atas 142 pejabat administrator, 148 pejabat pengawas, 34 pejabat fungsional, dan satu CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky menegaskan pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan mewujudkan visi “Indramayu Reang” (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, Gotong Royong). Ia menekankan bahwa seluruh proses mutasi dilakukan secara objektif dan akuntabel, sesuai rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui aplikasi I-MUT, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2024.

“Jabatan adalah amanah dan bentuk pengabdian. Saya harap seluruh pejabat melaksanakan tugas dengan integritas, akuntabilitas, profesionalisme, serta berpegang pada nilai ASN BerAKHLAK dan budaya kerja gotong royong,” tegas Lucky.

Bupati juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, terutama transformasi digital dalam pelayanan publik. Ia mendorong pejabat baru untuk memperkuat koordinasi, berinovasi, dan memastikan masyarakat merasakan layanan cepat, tepat, dan transparan.

Selain pelantikan pejabat, dalam kesempatan itu juga dikukuhkan Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Indramayu serta Staf Khusus Bupati sebagai bagian dari strategi mempercepat kinerja pembangunan daerah.

(Diskom/Andika).

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Putri Apriani di Indramayu Nyaris Ricuh

Indramayu.radarinformasi.com- Rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Putri Apriani berlangsung tegang di halaman belakang Mapolres Indramayu, Jum’at (12/9/2025). Suasana memanas ketika keluarga korban berusaha menyerang tersangka, Alvian Sinaga, saat digiring keluar dari lokasi reka ulang.

Dalam wawancara kepada awak media, Toni selaku kuasa hukum keluarga korban menjelaskan bahwa rekonstruksi ini menjadi momen penting untuk membuka fakta hukum yang sebenarnya. Ia menilai setiap detail kejadian harus ditampilkan secara transparan agar keluarga korban mendapatkan keadilan penuh.

Peristiwa tragis ini terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.30 WIB di kosan Rifda 4, No.9 Desa Singajaya Blok Ceblok, Indramayu. Tersangka, yang diketahui bertugas di Unit Tipikor Polres Indramayu, diduga membekap korban dengan bantal lalu mencekik hingga meninggal dunia. Aksi itu dilakukan setelah tersangka menghabiskan uang Rp32 juta milik keluarga korban yang sedianya digunakan untuk keperluan menggadaikan sawah. Uang tersebut, menurut keterangan, dipakai untuk kepentingan pribadi, termasuk trading.

Kuasa hukum keluarga korban, Toni, menyayangkan jalannya rekonstruksi. Ia menilai keluarga korban tidak diberi akses menyaksikan langsung proses tersebut, padahal tidak ada aturan yang melarang.

“Seharusnya keluarga korban bisa ikut menyaksikan. Kalau dilarang, ini justru menimbulkan kecurigaan. Saya pun hanya diizinkan berada di dalam tanpa boleh melihat langsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Toni menegaskan hasil rekonstruksi menguatkan dugaan adanya unsur kesengajaan. Menurutnya, tersangka merencanakan pembunuhan setelah putus asa karena tidak mampu mengembalikan uang korban.

“Setelah bangun tidur sekitar pukul 03.30, barulah dia memutuskan menghabisi Putri agar tidak lagi ditagih soal uang itu,” jelasnya.

Keluarga korban mendesak agar penyidik menerapkan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Mereka bahkan mengancam akan melakukan aksi demonstrasi jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

“Selama ini saya masih menahan keluarga untuk tidak turun ke Mapolres Indramayu. Tapi jika Pasal 340 tidak diterapkan, saya tidak bisa lagi menahan mereka,” tegas Tamsin, paman korban.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik. Pihak keluarga berharap kepolisian segera memberikan penjelasan resmi terkait hasil rekonstruksi dan proses hukum yang akan dijalani tersangka, agar penanganan perkara berjalan transparan dan tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat.

Reporter : Andika

SKK Migas–Pertamina EP Bangun Infrastruktur Pertanian di Indramayu, Dorong Produktivitas 114 Hektare Sawah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat ketahanan pangan daerah. Kali ini, dukungan datang dari SKK Migas dan Pertamina EP yang membangun sejumlah infrastruktur pertanian di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu mengerek indeks pertanaman dari IP 1 menjadi IP 3 di lahan seluas 114 hektare.

Peresmian serta serah terima infrastruktur berlangsung Kamis (11/9/2025), diterima langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bhayu Setta, menyebut kolaborasi ini sebagai momentum bersejarah. “Terima kasih atas kerja sama semua pihak. Semoga program ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Adapun infrastruktur yang dihadirkan meliputi lima sumur bor lengkap dengan rumah pompa, tiga jalan usaha tani baru, pelebaran dan perbaikan dua jalan usaha tani, serta peningkatan saluran irigasi termasuk pembangunan dua jaringan irigasi tersier. Dengan dukungan tersebut, petani di Jatisura tetap bisa berproduksi meski di musim kemarau.

Tak hanya itu, SKK Migas–Pertamina EP juga menyerahkan dua traktor, alat rotari, sprayer elektrik, benih padi, hingga pupuk. Perusahaan berkomitmen mendampingi kelompok tani selama dua tahun agar produksi pertanian terus meningkat di Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Direktur Utama Pertamina EP Regional 2, Rachmat Hidajat, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk kontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan energi. “Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat swasembada pangan sekaligus energi nasional,” katanya.

Dukungan turut hadir dari akademisi. Wakil Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Rija Sudirja, menilai program ini sebagai tindak lanjut kajian alih fungsi lahan LP2B. Dari kewajiban mengganti 86 hektare, yang disiapkan justru lebih besar, yakni 114 hektare.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pertanian, Luqhtul Hakim, menegaskan Indramayu merupakan daerah dengan LP2B terluas di Jawa Barat sekaligus penyumbang produksi padi terbesar di provinsi. “Indramayu menempati peringkat pertama di Jawa Barat, di atas Karawang. Program ini relevan untuk menjaga swasembada pangan nasional,” jelasnya.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasi atas terwujudnya sinergi lintas sektor ini. “Petani harus sejahtera. Indramayu harus tetap menjadi benteng ketahanan pangan sekaligus energi. Sawah harus subur, energi lancar, dan petani semakin cerdas,” tegasnya.

Serangkaian acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima infrastruktur, bantuan sarana produksi, serta prasasti peresmian oleh Bupati Indramayu bersama jajaran SKK Migas–Pertamina EP.

Waryatno, salah satu petani Jatisura, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. “Sumur bor sangat membantu kami, terutama di musim kemarau. Semoga fasilitas ini tetap terawat dan memberi manfaat jangka panjang,” ungkapnya.

Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana pemerintah daerah, perusahaan, akademisi, dan masyarakat petani dapat bergandeng tangan untuk menjaga kedaulatan pangan sekaligus mendukung kemandirian energi.

(Diskom/Andika).

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Lampung Barat, Polisi Evakuasi Warga Hingga Tengah Malam

LAMPUNG.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Suoh sejak Rabu sore (10/9/2025) memicu banjir bandang dan longsor. Sungai Way Haru meluap membawa lumpur serta batang kayu besar hingga menghantam permukiman warga di Dusun Gunung Sari, Pekon Banding Agung.

Dalam waktu singkat, lima rumah hanyut terbawa arus dan 80 rumah lainnya mengalami kerusakan parah. Puluhan sepeda motor serta satu unit mobil Avanza terendam, sebagian tertimpa pohon tumbang. Kerugian sementara ditaksir mencapai setengah miliar rupiah.

Proses evakuasi berlangsung dramatis pada Rabu malam. Petugas gabungan dari Polsek Bandar Negeri Suoh, BPBD, Babinsa, aparat kecamatan, serta warga setempat mengevakuasi penduduk yang rumahnya terendam. Dalam kondisi gelap gulita dan arus deras, mereka menyeberangi banjir untuk menyelamatkan warga yang masih bertahan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun menegaskan aparat bergerak cepat.
“Begitu laporan masuk, tim segera diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir bandang dan longsor,” ujarnya.

Meski bencana menimbulkan kerugian besar, tidak ada korban jiwa. Namun, trauma mendalam menyelimuti warga yang menyaksikan harta benda mereka hanyut terbawa arus.

Hingga Kamis dini hari, banjir mulai surut dan warga telah dipindahkan ke lokasi aman. Meski begitu, ancaman hujan lebat masih membayangi. Debit air di Sungai Way Semangka terus meningkat sehingga wilayah Pekon Tugu Ratu dan Banding Agung berstatus siaga.

“Kami meminta masyarakat tetap waspada karena curah hujan masih tinggi. Debit air sungai-sungai besar belum sepenuhnya stabil,” kata Yuyun.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak kembali ke rumah sebelum kondisi benar-benar aman. “Fokus utama kami adalah keselamatan warga. Jangan memaksakan diri pulang jika lokasi masih berisiko diterjang banjir susulan,” tegasnya.

Selain evakuasi, aparat bersama pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan darurat. Yuyun mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam pemulihan pasca-bencana. “Kami mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk saling bergandengan tangan membantu korban. Kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar mereka segera bangkit,” ungkapnya.

Polisi bersama tim gabungan tetap siaga di lapangan untuk memantau situasi dan memberikan rasa aman bagi warga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polisi Tangkap Komplotan Pembobol Sekolah di Sumedang, Lima Pelaku dan Satu Penadah Diringkus

SUMEDANG.radarinformasi.com – Kepolisian Resor (Polres) Sumedang berhasil membongkar komplotan spesialis pembobol sekolah yang beraksi di sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Sumedang. Dalam operasi ini, lima pelaku utama pencurian serta satu penadah berhasil ditangkap.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran kepolisian. “Polres Sumedang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menargetkan sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Sumedang,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K. dalam konferensi pers di Mapolres Sumedang menyebutkan identitas kelima pelaku pencurian, yakni ART (36), NFS (25), FF (19), BK (27), dan A (24). Selain itu, polisi juga menangkap DKW (38) yang berperan sebagai penadah.
“Sementara dua penadah lainnya yang dikenal dengan sebutan Ajo dan Bokep masih berstatus DPO,” jelasnya.

Komplotan tersebut diketahui membobol empat sekolah pada 3 September 2025, yaitu MTsN 1 Sumedang, Yayasan Al-Islam Sumedang, SMK Pembangunan Indonesia Sumedang, dan SMK Pemuda Sumedang. Modus operandi para pelaku adalah merusak pintu dan jendela, kemudian membawa kabur barang elektronik seperti laptop, proyektor, dan komputer menggunakan mobil rental Daihatsu Xenia.

Hasil curian kemudian dijual kepada penadah untuk direcah dan diperdagangkan kembali. Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia, linggis, obeng, kunci Y, tang, gembok, tas, serta puluhan barang elektronik hasil curian yang sebagian besar telah direcah.

Atas perbuatannya, para tersangka pencurian dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. Sedangkan tersangka penadah dikenakan Pasal 480 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman hingga empat tahun penjara.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Website dan Media Sosial Perangkat Daerah Dituntut Lebih Profesional dan Responsif

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Website serta media sosial milik perangkat daerah kini dituntut dikelola secara profesional, informatif, dan responsif. Hal ini dinilai penting demi menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, sekaligus terpercaya.

Penegasan tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Atang Suwandi, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website dan Media Sosial Perangkat Daerah, Kamis (11/9/2025).

Atang menuturkan, perkembangan teknologi dan akses internet telah mengubah pola masyarakat dalam mencari informasi. “Website dan media sosial kini bukan hanya wadah berbagi informasi, melainkan juga mencerminkan citra pemerintah daerah di mata publik,” ujarnya.

Menurutnya, tata kelola informasi yang profesional akan memperkuat kinerja organisasi sekaligus membuat pemerintah lebih adaptif terhadap dinamika sosial. Media sosial juga dinilai memiliki peran strategis sebagai sarana komunikasi publik maupun komunikasi strategis pemerintah daerah.

“Jika dimanfaatkan dengan tepat, media sosial perangkat daerah bisa menjadi inovasi dalam tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat,” tegas Atang.

Dalam bimtek tersebut, Diskominfo Indramayu menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Fauziah Ismi Desiana. Ia memaparkan berbagai strategi pengelolaan website dan media sosial, termasuk tantangan yang kerap dihadapi para admin.

Fauziah menyarankan agar pengelola media sosial perangkat daerah mampu mengaitkan isu-isu terkini dengan program pemerintah. “Konten yang relevan akan lebih menarik perhatian masyarakat. Bahkan untuk rilis kegiatan pimpinan, admin perlu mengemasnya secara sederhana namun tetap informatif,” jelasnya.

Selain itu, materi tentang pembuatan konten menarik juga disampaikan oleh pengelola media sosial Diskominfo Indramayu, Deni Sanjaya. Ia menekankan pentingnya konten media sosial merujuk pada berita yang telah dipublikasikan melalui website resmi.

Deni berharap peserta bimtek dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dengan segera mengunggah setiap kegiatan perangkat daerah. “Semakin cepat informasi dipublikasikan, semakin optimal pula pelayanan informasi publik yang bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(Diskom/Andika).