JAKARTA.radarinformasi.com – Polri menegaskan komitmennya mendukung pencapaian Asta Cita pemerintah melalui peran yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek strategis yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti ketahanan pangan.
Melalui Satgas Pangan, Polri ikut memastikan distribusi komoditas vital, termasuk jagung, berjalan lancar serta terbebas dari praktik kecurangan, penimbunan, maupun spekulasi harga. Kehadiran aparat di lapangan menjadi jaminan keamanan bagi petani, pelaku usaha, hingga konsumen, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional.
“Pelaku usaha memiliki jaminan bahwa jalur distribusi lebih tertata. Sementara masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil,” jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin (18/8/2025).
Dengan demikian, pengawasan distribusi pangan tidak hanya soal penegakan hukum tetapi juga bagian dari sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pencapaian tujuan Asta Cita.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan visi Asta Cita sebagai pedoman arah kebijakan pembangunan nasional. Sebab itu, diperlukan sinergisitas serta kolaborasi seluruh elemen bangsa.
“Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri” ujar Kapolri.
BOGOR.radarinformasi.com – Jajaran Polsek Cileungsi Polres Bogor berhasil menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mengamankan seorang pelaku berinisial S (42), warga Trimurjo, Kabupaten Bogor.
Kejadian bermula pada Minggu (10/8) sekitar pukul 08.30 WIB, ketika korban berinisial R (43) mendapati sepeda motor Honda Beat miliknya hilang di area parkir Metropolitan Mall Cileungsi, Perumahan Metland Transyogi. Atas laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Cileungsi langsung melakukan olah TKP serta penyelidikan.
Berdasarkan rekaman CCTV parkiran, polisi berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Setelah dilakukan pengembangan, pada Sabtu (16/8) sekitar pukul 15.30 WIB, petugas mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku di kawasan Metland Cileungsi.
Dipimpin Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, SH, bersama Kanit Reskrim IPTU Ari Badau Dwi Haryanto, tim kemudian melakukan pengintaian. Saat pelaku terlihat berada di area parkir Fresh Market Citra Indah, petugas langsung melakukan penangkapan.
Dalam penggeledahan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain, 1 unit sepeda motor Honda Beat, kunci letter T beserta 2 anak kunci, plat nomor palsu, kartu Tap Cash, kartu parkir RSUD Cileungsi serta sepasang sepatu, serta topi hitam yang digunakan pelaku saat beraksi.
Kini pelaku telah diamankan di Mapolsek Cileungsi untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, SH menyampaikan apresiasi atas kerja sama tim dan peran masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus ini. “Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, gunakan kunci ganda, dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” ujarnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah nahkoda Lucky Hakim dan Syaefudin terus menggeber berbagai terobosan untuk menekan angka kemiskinan. Teranyar, Pemkab menggandeng Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia (BP TASKIN) melalui penandatanganan kerja sama strategis, Rabu (20/8/2025), di Jakarta.
Kerja sama tersebut menggunakan Skema Semi Closed-Loop Supply Chain (SCLSC) yang digagas BP TASKIN dalam Rencana Induk 2025–2029. Melalui skema ini, BP TASKIN akan mendorong pemberdayaan masyarakat miskin dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, sehingga terbangun ekosistem ekonomi lokal yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Kepala BP TASKIN Budiman Sudjatmiko menuturkan, industrialisasi pertanian merupakan salah satu implementasi Skema SCLSC yang fokus pada modernisasi sektor pertanian lewat penerapan teknologi, inovasi, dan mekanisasi, termasuk pengelolaan rantai pasok terpadu dari hulu ke hilir. Skema ini diyakini akan meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing para pelaku usaha tani sekaligus menopang ekosistem ekonomi rakyat.
“Kemiskinan adalah permasalahan struktural yang memerlukan pendekatan lintas sektor secara sistemik dan berkelanjutan. Kolaborasi ini adalah jalan baru menuju transformasi ekonomi masyarakat akar rumput,” tegas Budiman.
Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, skema SCLSC mengintegrasikan kekuatan lokal mulai dari petani, UMKM, koperasi, hingga dukungan pemerintah dan swasta agar bisa bergerak serentak dalam satu sistem berkelanjutan, tak hanya pada produksi, namun juga pada pengolahan dan distribusi hingga ke pasar.
Lucky menyebut, Indramayu memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian, hortikultura, perikanan, hingga UMKM berbasis bahan baku lokal. Namun, selama ini pelaku usaha kecil berjalan sendiri-sendiri tanpa ekosistem yang terintegrasi. “Dengan hadirnya skema ini, kita ingin membangun jejaring kuat agar keuntungan bisa dinikmati sampai lapisan terbawah, terutama masyarakat miskin,” tandasnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu secara resmi menyampaikan Nota Penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Rabu (20/8/2025). Dalam agenda tersebut, disampaikan bahwa struktur APBD 2025 mengalami peningkatan dari Rp3,75 triliun menjadi Rp3,91 triliun atau naik 4,19 persen.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang mewakili Bupati Lucky Hakim, menjelaskan perubahan tersebut mencakup pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah. Ia menerangkan, dokumen perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun perubahan rencana kerja serta anggaran, sekaligus sebagai landasan pengajuan perubahan APBD 2025.
Pada sisi pendapatan daerah, yang semula direncanakan sebesar Rp3,68 triliun naik menjadi Rp3,75 triliun atau bertambah 1,91 persen. Sementara itu, belanja daerah yang semula ditetapkan Rp3,75 triliun disesuaikan menjadi Rp3,91 triliun, meningkat 4,19 persen. Kenaikan tersebut meliputi belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, serta transfer ke pemerintah desa.
Adapun pada pos pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp70 miliar naik menjadi Rp156,65 miliar. Lompatan ini dihasilkan dari proyeksi SiLPA tahun 2024, yang setelah diaudit BPK RI menunjukkan peningkatan Rp86,65 miliar. Sementara itu, untuk pos pengeluaran pembiayaan tetap tidak dianggarkan (nol rupiah).
“Dengan demikian, total volume perubahan APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2025 bertambah dari Rp3,75 triliun menjadi Rp3,91 triliun atau naik 4,19 persen,” pungkas Syaefudin.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana semarak menyelimuti Kirab Budaya Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Barat, Selasa (19/8/2025), saat rombongan bergerak dari Gedung Merdeka menuju Gedung Sate. Tampil mencuri perhatian, Bupati Indramayu Lucky Hakim menunggang kuda dengan penuh semangat menempuh rute sejauh 3,5 kilometer di jantung Kota Bandung.
Sejak iring-iringan dilepas, masyarakat yang berjajar di sepanjang jalan tampak antusias. Teriakan semangat, lambaian tangan, hingga ponsel yang diarahkan untuk mengabadikan momen, menjadi warna tersendiri. Antusiasme tersebut mencerminkan hangatnya sambutan warga terhadap partisipasi kabupaten/kota dalam memeriahkan hari lahir Jawa Barat.
Menurut Lucky Hakim, keikutsertaan Indramayu memiliki makna mendalam. “Kirab Budaya ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kekompakan kita dalam menjaga warisan budaya. Kehadiran Indramayu adalah simbol semangat kebersamaan,” tuturnya.
Rangkaian Kirab makin meriah dengan iringan musik tradisional, atraksi seni daerah, hingga kostum etnik nan mencolok dari para peserta. Derap langkah kuda Bupati berpadu harmonis dengan tari-tarian khas yang ditampilkan sepanjang perjalanan, mencerminkan kekayaan budaya Nusantara, khususnya Jawa Barat.
Kirab Budaya merupakan bagian agenda utama HUT Jawa Barat, tak hanya sebagai parade seni — tapi juga ajang silaturahmi budaya dan memperkuat kebhinnekaan. Sesampainya di pelataran Gedung Sate, tepuk tangan meriah kembali mengiringi langkah Bupati menutup perjalanan budaya tersebut.
“Semoga semangat gotong royong dan persatuan ini terus kita jaga. Budaya adalah kekuatan Jawa Barat,” pungkasnya.
Kontingen Indramayu sendiri turut menyuguhkan beragam seni tradisi seperti tari Topeng, berokan, dan gadis Ngarot, yang sukses memperkaya gelaran budaya tahunan ini.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Ajang Grand Final Duta Baca Kabupaten Indramayu 2025 resmi digelar pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Aula Hotel Trisula, Jl. DI Panjaitan No. 77, Karanganyar, Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya menumbuhkan minat baca dan literasi di kalangan generasi muda Indramayu.
Dalam grand final tersebut, pasangan Tofik Turahman dan Bintang Ramadinda berhasil menyabet gelar Juara 1 Duta Baca Kabupaten Indramayu 2025. Posisi Juara 2 diraih oleh Fahri dan Aura Agya Mugni, sementara Juara 3 dimenangkan oleh Muhamad Irfan dan Aisyah.
Bintang Ramadinda, saat wawancara kepada awak media, mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang menempuh studi di Fakultas Teknik Perminyakan, mengaku tidak menyangka bisa meraih gelar juara.
“Sejak awal saya melalui tahap administrasi hingga karantina selama 12 hari, banyak sekali ilmu yang saya peroleh di luar bangku sekolah formal. Saya berharap dapat menginspirasi masyarakat Indramayu untuk lebih giat menanamkan nilai-nilai literasi,” ujarnya kepada awak media.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, dr. Achmad Sudalim Gymnasthiar, S.Pd., M.Pd, saat wawancara kepada awak media, menegaskan bahwa pemilihan duta baca merupakan langkah strategis untuk meningkatkan budaya literasi di daerah.
“Dengan adanya duta baca, kami berharap lahir figur-figur muda yang menjadi teladan membaca dan mampu mendorong masyarakat lebih cinta literasi. Proses seleksi ini cukup ketat, dari 60 peserta disaring menjadi 50, lalu dipilih 20 besar hingga akhirnya terpilih tiga besar berdasarkan etika, kecerdasan, motivasi, dan keterampilan komunikasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, duta baca Indramayu sebelumnya telah berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Jawa Barat. Pihaknya berharap pada 2025 ini, duta baca Indramayu kembali mampu meraih prestasi yang membanggakan.
Kegiatan Grand Final Duta Baca Kabupaten Indramayu 2025 menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan literasi.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sebanyak 35 jamaah umroh yang tergabung dalam Arofah Amanah Travel, secara resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Momen pelepasan yang berlangsung di Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (18/8/2025) itu penuh haru, doa, serta rasa syukur dari para jamaah dan keluarga yang mengantar.
Direktur Arofah Amanah Travel, Hj. Iroh Rohayani Amd.Keb, mengungkapkan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh jamaah. Menurutnya, keberangkatan perdana ini menjadi tonggak komitmen Arofah Amanah Travel dalam memberikan layanan ibadah terbaik bagi masyarakat.
“Terima kasih atas kepercayaan jamaah kepada kami. Insya Allah, kami akan berupaya memberikan pelayanan terbaik agar ibadah umroh berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Ia pun berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan khusyuk serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menyandang predikat umroh yang mabrur.
Suasana haru semakin terasa saat para jamaah berpamitan. Sulaeman (50), salah satu jamaah, menyampaikan rasa syukur telah diberi kesempatan berangkat tahun ini.
“Alhamdulillah, senang sekali bisa berangkat umroh bersama keluarga besar Arofah Amanah Travel. Mohon doanya agar perjalanan kami lancar dan ibadah kami diterima Allah SWT,” tuturnya sambil menahan haru.
Jamaah lainnya, Sarniti (47) asal Indramayu, berharap perjalanan ke Tanah Suci membawa keberkahan bagi keluarga.
“Saya ingin beribadah sebaik mungkin, berdoa untuk keluarga di rumah, dan semoga kami semua pulang dengan selamat,” ujarnya singkat.
Keberangkatan tersebut sekaligus menandai komitmen Arofah Amanah Travel dalam mendampingi jamaah mulai dari persiapan, perjalanan, hingga pelaksanaan ibadah umroh guna memastikan kenyamanan dan ketenangan beribadah bagi setiap peserta.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung menggelar upacara penyerahan Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa bagi narapidana serta pengurangan masa pidana bagi anak binaan, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).
Kegiatan ini dipusatkan di Lapas Kelas IIB Siborongborong dengan Inspektur Upacara Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., Dandim 0210 Tapanuli Utara Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara Donny K. Ritonga, S.H., M.H. (diwakili Jaksa Pratama Gindo Basthian Purba, S.H.), Kepala Lapas Siborongborong Herry H. Simatupang, Kepala Rutan Tarutung Evan Yudha Putra Sembiring, serta jajaran pegawai pemasyarakatan dan perwakilan warga binaan.
Upacara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI tentang pemberian remisi tahun 2025 oleh Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIB Siborongborong, Dorhem Siallagan. Selanjutnya, Bupati Tapanuli Utara menyerahkan remisi secara simbolis kepada narapidana dan anak binaan.
Bupati Jonius Hutabarat dalam sambutannya menyampaikan pesan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., bahwa peringatan Hari Kemerdekaan merupakan milik seluruh rakyat, termasuk warga binaan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan penghargaan berupa remisi dan pengurangan masa pidana kepada mereka yang telah menunjukkan disiplin, dedikasi, serta prestasi selama mengikuti program pembinaan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pemberian remisi bukanlah hadiah semata, melainkan bentuk apresiasi atas kesungguhan warga binaan mengikuti program pembinaan dengan baik dan terukur,” ucap Bupati membacakan amanat Menteri.
Adapun narapidana dan anak binaan Rutan Tarutung yang memperoleh remisi terdiri atas 70 orang penerima Remisi Umum (RU) I, 10 orang RU II, serta 76 orang penerima Remisi Dasawarsa (RD). Dari jumlah tersebut, 10 orang dinyatakan bebas pada hari itu juga dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, menegaskan bahwa pemberian remisi merupakan perwujudan perlindungan hak asasi manusia sekaligus sarana hukum untuk mendukung tujuan sistem pemasyarakatan. “Remisi diberikan kepada mereka yang berkelakuan baik, mengikuti program pembinaan, telah menjalani masa pidana minimal enam bulan, dan memenuhi syarat lainnya,” jelasnya.
Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, berharap remisi ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang berakhlak mulia dan berguna bagi bangsa.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Rumah Sakit Umum (RSU) MM Indramayu menggelar perayaan satu dekade perjalanan pelayanan kepada masyarakat, Senin (18/8/2025). Acara yang berlangsung di Aula RSU MM Indramayu, Jl. Letjen Suprapto No. 292, Kepandean, Kecamatan Indramayu, dihadiri jajaran manajemen, tenaga medis, serta para tamu undangan.
Ketua Panitia, Herudin, mengungkapkan bahwa perjalanan 10 tahun rumah sakit ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun berkat kerja sama dan semangat seluruh tenaga medis serta staf, RSU MM masih mampu eksis dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Perjalanan kita selama 10 tahun penuh dengan kendala, tetapi alhamdulillah bisa kita lewati. Harapannya, semangat ini terus berlanjut menuju dekade selanjutnya,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Herudin menjelaskan, RSU MM Indramayu tengah bersiap meningkatkan status dari rumah sakit tipe D ke tipe C. Dengan peningkatan ini, kapasitas tempat tidur yang sebelumnya sekitar 100 akan bertambah menjadi 150. Langkah tersebut diharapkan mampu menampung lebih banyak pasien serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.
“Dengan naik kelas ke tipe C, otomatis kita bisa menampung lebih banyak pasien dan meringankan biaya masyarakat. Ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tambahnya.
Selain itu, rumah sakit juga tengah menghadapi masa transisi dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Meskipun diakui ada sejumlah kendala, pihak manajemen optimistis dapat melewatinya bersama-sama.
“Jujur, ada kesulitan dalam peralihan, tapi berkat kebersamaan dan kerja keras teman-teman, RSU MM masih bisa bertahan. Ke depan, kita akan terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indramayu,” tegas Herudin.
Perayaan satu dekade ini menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan baru bagi RSU MM Indramayu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
PURWOKERTO.radarinformasi.com – Mahasiswa sebagai agen perubahan harus berani mengambil peran, bukan hanya mengkritik tetapi juga menggerakkan, tidak sekadar berpikir melainkan bertindak. Sebab, di tangan mahasiswa arah masa depan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan bermartabat akan ditentukan.
Pesan itu disampaikan Mayjen TNI (Purn) Fulad, mahasiswa S3 Ilmu Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), saat memberikan kuliah umum bertajuk “Peran Strategis Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dalam Membangun Kesadaran Bela Negara dan Ketahanan Pangan Nasional”. Acara tersebut diikuti lebih dari 1.000 mahasiswa baru program D-3 dan S1 Fakultas Pertanian (Faperta) Unsoed Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Purwokerto, Jumat (15/8/2025).
Selain Fulad, kuliah umum juga menghadirkan pembicara Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.P., Ph.D., dengan Dr. Agus Riyanto, S.P., M.Si., Ketua Jurusan Agroteknologi Faperta Unsoed, bertindak sebagai moderator. Hadir pula Dekan Faperta Prof. Dr. Ir. Sakhidin, M.P., beserta jajaran dosen.
Bela Negara dan Ketahanan Pangan
Dalam paparannya, Fulad menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas militer, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk mahasiswa. Hal ini sesuai amanat Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002.
Peran mahasiswa, menurutnya, antara lain menjaga nilai Pancasila, menangkal radikalisme, melawan hoaks, serta berkontribusi pada pembangunan sosial. Ia juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari bela negara, sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2012.
“Mahasiswa bisa mengambil peran melalui pengembangan pertanian urban, riset teknologi pertanian presisi, hingga promosi pangan lokal agar bangsa tidak bergantung pada impor,” tegas Fulad yang pernah bertugas sebagai Military Adviser Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the UN di New York (2017–2019).
Inspirasi dan Tantangan
Fulad mencontohkan sejumlah gerakan kampus, seperti “Kampus Tangguh Pangan” UGM, “Komunitas Agropreneur” IPB, dan “Gerakan Sadar Pangan Lokal” Universitas Brawijaya. Mahasiswa Unsoed, katanya, didorong melakukan hal serupa melalui inovasi dan kolaborasi lintas disiplin.
Ia mengingatkan, tantangan yang dihadapi meliputi apatisme terhadap isu bela negara, rendahnya minat di sektor pangan, kesenjangan informasi, serta ketergantungan impor. Solusi yang ditawarkan antara lain pendidikan karakter berbasis Pancasila, inovasi pertanian digital, literasi media, dan kampanye konsumsi pangan lokal.
“Masa muda adalah fase penentu karakter dan pola pikir. Ini momentum tepat untuk menanamkan semangat perubahan. Pemuda adalah penentu masa depan bangsa, jangan sia-siakan kesempatan ini,” ujar Fulad.
Ia mencontohkan mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi yang berhasil mengelola kebun organik untuk mendukung kantin murah, membantu masyarakat sekitar, mengembangkan bisnis sosial berbasis pangan lokal, hingga melakukan kampanye konsumsi pangan nusantara melalui media sosial.
Dukungan Polda Jabar
Menanggapi pernyataan Fulad, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mendukung pentingnya literasi kebangsaan bagi generasi muda.
“Mahasiswa sebagai mitra strategis yang bersama-sama belajar dengan Mayjen TNI (Purn) Fulad harus berani mengambil peran, tidak hanya berpikir tetapi juga bertindak,” tegas Hendra, Sabtu (16/8/2025).
Di akhir kuliah umum, Fulad menegaskan kembali bahwa kesadaran bela negara dan ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan medan juang baru yang membutuhkan dedikasi, inovasi, dan kolaborasi.