INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan petani dan mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 1605/Sukagumiwang, Sertu Kandeg Irwanto, turun langsung ke lapangan memantau kegiatan panen padi milik warga di Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/6/2025).
Bertempat di sawah milik Didi, Sertu Kandeg melakukan monitoring serta pendampingan agar hasil panen petani disalurkan melalui jalur resmi, yakni ke mitra Bulog dengan harga pembelian sebesar Rp6.500 per kilogram.
“Kami ingin memastikan petani tidak hanya mendapatkan hasil panen yang baik, tapi juga menjualnya dengan harga yang menguntungkan lewat jalur mitra resmi. Ini bagian dari dukungan terhadap program pemerintah pusat,” ujar Sertu Kandeg.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga membandingkan harga pembelian dari tengkulak dengan harga mitra Bulog agar petani memiliki pertimbangan yang rasional dalam menjual hasil panennya.
Ia menambahkan, secara umum aktivitas panen berlangsung lancar dan kondisi pertanian di wilayah tersebut masih cukup produktif. Babinsa berharap situasi tetap aman dan kondusif hingga seluruh proses panen selesai.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2025, PT PLN Nusantara Power UP Indramayu menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan menanam 1.400 pohon serta membersihkan kawasan pesisir dan sekitar pembangkit listrik, Jumat (13/6/2025).
Kegiatan bertajuk Coastal & Power Plant Clean Up ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian alam dan menekan penggunaan sampah plastik yang kian mengkhawatirkan.
Senior Manager PLN Nusantara Power UP Indramayu, Fu’ad Arifin, menjelaskan bahwa aksi kolaboratif ini melibatkan seluruh karyawan dan masyarakat sekitar. Ribuan pohon yang ditanam terdiri dari tanaman buah, pohon peneduh, dan tanaman hias, disebar di lingkungan PLTU Indramayu dan sekitarnya.
Tak hanya itu, di wilayah desa penyangga juga ditanam 9.500 bibit mangrove dan 250 pohon cemara laut guna memperkuat ekosistem pesisir yang rentan terhadap abrasi.
“Aksi bersih-bersih pantai ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Ini bagian dari tekad kami dalam mengurangi sampah plastik yang sulit terurai dan menjadi ancaman serius bagi lingkungan,” ungkap Fu’ad.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus menguatkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak termasuk LSM dalam mengolah sampah menjadi barang bernilai guna.
Fu’ad juga mengajak seluruh insan PLN untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga bumi dari polusi plastik dan kerusakan lingkungan. Menurutnya, partisipasi aktif seluruh power people sangat penting dalam menciptakan masa depan yang lebih bersih dan hijau.
Lewat aksi ini, PLN Nusantara Power UP Indramayu ingin menunjukkan kepemimpinan dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait kelestarian alam dan ketahanan ekosistem.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1605/Sukagumiwang, Sertu Duloh, menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga dan perangkat Desa Cadangpinggan, Kecamatan Sukagumiwang. Kegiatan berlangsung di wilayah Blok Gorong-gorong, Desa Cadangpinggan, Sabtu (14/6/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah Desa Cadangpinggan, Ketua RT 07 Blok Weringin, serta sejumlah warga setempat. Momen ini dimanfaatkan Babinsa untuk mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Tujuan utama Komsos ini adalah untuk membangun hubungan harmonis dengan warga dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa,” ujar Sertu Duloh di sela-sela kegiatan.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan pentingnya komunikasi yang baik antara masyarakat dengan unsur aparat keamanan seperti TNI-Polri maupun pemerintah desa dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di lingkungan.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi juga bagian penting dari proses pembangunan di tingkat desa.
“Melalui Komsos ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI semakin meningkat, serta peran Babinsa dalam mendukung pembangunan desa bisa lebih optimal,” pungkasnya.
INDRAMAYU.radarInformasi.com – Guna mempererat sinergi antara TNI dan pemerintah desa, Babinsa Desa Pondoh dari Koramil 1609/Juntinyuat, Serka Nurjaya, menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) bersama aparat Pemerintah Desa Pondoh. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pondoh ini menyoroti isu ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas), khususnya seiring diterbitkannya aturan jam malam bagi pelajar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Sabtu (14/6/2025).
Dalam diskusi tersebut, dibahas Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 51/PA.03/Disdik yang mengatur pembatasan aktivitas pelajar di luar rumah pada pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. Aturan ini diberlakukan untuk mencegah pelajar berkeliaran tanpa pengawasan, kecuali dalam rangka kegiatan pendidikan, keagamaan, atau kebutuhan ekonomi yang mendesak dan tetap harus didampingi orang tua.
Serka Nurjaya menegaskan, kehadirannya dalam kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk komitmen TNI dalam menjaga harmoni dan keamanan lingkungan bersama unsur pemerintah desa.
“Komsos ini menjadi wadah memperkuat silaturahmi sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap situasi kamtibmas, terutama menjelang malam hari,” ujar Serka Nurjaya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemprov Jabar dalam menerapkan aturan jam malam tersebut. Menurutnya, kebijakan itu bertujuan membentuk generasi muda yang berkualitas melalui konsep Panca Waluya yakni generasi yang sehat, baik, benar, cerdas, dan terampil.
“Melalui pembatasan jam malam, diharapkan pelajar dapat terhindar dari berbagai potensi negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga tawuran,” imbuhnya.
Serka Nurjaya menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi membentuk karakter generasi penerus bangsa. “Dengan menjaga waktu istirahat dan tidak berkeliaran di malam hari, pelajar bisa tumbuh lebih tertib dan berprestasi,” pungkasnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam mendukung program-program strategis pemerintah pusat dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk pengurangan timbulan sampah serta pengendalian polusi udara akibat emisi gas buang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Kabupaten Indramayu, Jumat (13/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan berbagai langkah konkret, di antaranya melalui program sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga, serta optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, Pemkab juga tengah mendorong pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), yakni pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.
“Kami terus mengedukasi masyarakat untuk tidak membakar sampah secara sembarangan karena asap dari pembakaran terbuka sangat berkontribusi terhadap pencemaran udara,” ungkap Lucky.
Lebih lanjut, Lucky menyatakan kesiapan Pemkab Indramayu dalam mengimplementasikan seluruh program nasional yang tertuang dalam visi besar pembangunan nasional, termasuk dalam *Asta Cita* Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Walaupun fokus utama kami di Indramayu adalah penguatan sektor ketahanan pangan, namun aspek perlindungan lingkungan hidup tetap menjadi perhatian penting. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegasnya.
Untuk menekan pencemaran udara di kawasan perkotaan, Pemkab Indramayu juga berencana menggelar program Car Free Day (CFD) secara rutin di pusat kota. Program ini diharapkan dapat menekan polusi udara, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan penggunaan transportasi ramah lingkungan.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa kualitas udara di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, menunjukkan trend penurunan yang cukup mengkhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh tingginya emisi gas buang dari kendaraan bermotor, aktivitas industri, dan pembakaran sampah terbuka.
“Data menunjukkan bahwa salah satu sumber utama pencemaran udara berasal dari sektor industri, di mana terdapat sekitar 4.000 cerobong asap di kawasan industri yang harus kami awasi secara ketat. Pembakaran sampah secara ilegal (illegal burning) juga menyumbang sekitar 14% pencemaran udara, sementara kegiatan konstruksi berkontribusi sebesar 13%,” jelas Hanif saat melakukan peninjauan ke Pertamina RU VI Balongan, Indramayu.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Lingkungan Hidup terus mendorong Pertamina dan penyedia bahan bakar lainnya untuk memproduksi BBM dengan kandungan sulfur rendah yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, KLH (KLH) juga meminta dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, sektor swasta, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menekan laju pencemaran udara melalui kebijakan dan tindakan yang lebih ramah lingkungan.
Menteri Hanif juga menegaskan bahwa setiap pihak memiliki tanggung jawab hukum dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
“Kami ingatkan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, terdapat konsekuensi hukum bagi siapa pun yang lalai atau melanggar ketentuan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan upaya pelestarian lingkungan di Indonesia dapat berjalan optimal dan berkelanjutan demi generasi masa depan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial melalui program “Babadan Berzakat”. Pada tahun 2025 ini, Pemerintah Desa Babadan menyalurkan zakat pertanian (maal) dari para petani lokal, sebagai wujud nyata rasa syukur dan tanggung jawab sosial masyarakat agraris terhadap sesama. Kuwu Desa Babadan, Sugeng Sari Kuswanto, menjelaskan program ini merupakan inisiatif lama yang akhirnya dapat terwujud tahun ini. Terinspirasi dari mayoritas masyarakat Babadan yang bermata pencaharian sebagai petani pedagang dan nelayan, Sugeng ingin menunjukkan zakat bisa menjadi jalan untuk saling membantu dan membangun desa dari hasil bumi sendiri. “Terdapat sekitar 150 hektare lahan sawah di Babadan, dengan hasil panen mencapai 900 ton per musim. Jika dihitung dengan harga Rp6.500/kg, nilai perputaran ekonomi bisa mencapai Rp5 miliar dalam satu musim. Tetapi, manfaatnya belum dirasakan secara merata oleh masyarakat. Dari situlah gagasan zakat pertanian ini muncul,” ungkapnya. Tahun ini, total zakat yang terkumpul berupa beras sebanyak 317,5 kilogram dan uang tunai sebesar Rp13.160.000. Selain itu, terdapat juga sumbangan dalam bentuk gabah hasil denda atas pelanggaran aturan panen, yaitu larangan bertani pada hari Jumat dan pembatasan waktu panen antara pukul 06.00 hingga 18.00. Denda maksimal sebesar 3 kuintal gabah ini masuk ke Pendapatan Asli Desa (PAD) dan kemudian disalurkan kepada masyarakat kurang mampu.
Secara total, zakat pertanian tahun ini mencapai 18 kuintal 17 kilogram, ditambah 60 kilogram dari hasil denda panen. Sebanyak 175 penerima manfaat tercatat dalam distribusi zakat kali ini, masing-masing mendapatkan 5 kilogram beras. Pemdes Babadan juga menyisihkan dana untuk anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu sebanyak 44 orang, masing-masing menerima Rp100.000. Sisa kas sebesar Rp2,2 juta akan dimanfaatkan untuk kebutuhan sosial berikutnya. “Dengan zakat ini, kami ingin mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial. Dari petani Babadan, hasilnya kembali untuk masyarakat Babadan,” ujar Sugeng. Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan salam dari Bupati Indramayu Lucky Hakim dan memberikan apresiasi tinggi terhadap program “Babadan Berzakat”. “Program ini sangat baik. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Ini bukan hanya bermanfaat secara sosial, tetapi juga memiliki nilai ibadah yang tinggi. Saya harap ini bisa diterapkan juga di desa-desa lain di Indramayu,” ucapnya. Wabup menambahkan, Pemerintah Kabupaten Indramayu memiliki visi besar melalui program REANG, yang salah satunya adalah “Indramayu Berzakat”. Menurutnya, zakat bisa menjadi alternatif mandiri untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, jika dikelola secara transparan dan profesional. “Transparansi dan keterbukaan sangat dibutuhkan agar kita bisa terhubung dengan masyarakat. Saya bangga dan mendukung penuh kegiatan ini agar bisa berkelanjutan. Harapan saya, petani Babadan makin subur, pertaniannya makmur, dan solidaritas sosial tetap terjaga,” tambahnya. Acara ditutup dengan penyaluran zakat secara simbolis oleh Wakil Bupati Indramayu kepada perwakilan anak-anak yatim piatu, serta pembagian zakat beras kepada para lansia, didampingi oleh Camat Sindang dan Kuwu Babadan. Momentum ini menjadi bukti nyata zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kekuatan sosial dalam membangun desa yang mandiri dan berkeadilan.
BOGOR.radarinformasi.com — Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menerima Brevet Kehormatan “Setia Waspada” dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitasnya dalam mendukung tugas-tugas pengamanan VVIP di wilayah Kabupaten Bogor. Jumat (13/6)
Upacara penganugerahan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 13 Juni 2025, bertempat di Gedung Pelangi, Markas Komando Paspampres, Jakarta. Brevet ini merupakan simbol penghormatan dan kepercayaan dari Paspampres atas sinergi yang kuat antara Polres Bogor dengan institusi pengamanan VVIP, khususnya dalam setiap pelaksanaan pengamanan Presiden, Wakil Presiden, serta tamu negara lainnya di wilayah hukum Polres Bogor.
Selain Kapolres Bogor, penghargaan serupa juga diberikan kepada sejumlah pejabat utama Polres Bogor, yaitu:
Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhila, S.H., S.I.K.
Kabag Ops Polres Bogor AKP Nur Istiono, S.I.K., M.H.
Kasat Resnarkoba AKP Bagus Azi Lesmana Putra, S.I.K., M.M., M.Si.
Kasat Reskrim AKP Teguh Kumara, S.T.K., S.I.K.
Penganugerahan Brevet “Setia Waspada” ini menjadi wujud apresiasi atas komitmen Polres Bogor dalam menjunjung tinggi profesionalisme dan memperkuat sinergitas antarinstansi demi menjaga stabilitas keamanan nasional, khususnya dalam mendukung tugas-tugas pengamanan VVIP.
“Brevet kehormatan ini bukan sekadar simbol, tetapi merupakan bukti kepercayaan atas kesetiaan dan kesiapsiagaan kami dalam menjalankan tugas negara. Kami akan terus menjaga kepercayaan ini dengan meningkatkan profesionalisme serta memperkuat kolaborasi lintas sektor,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro usai menerima brevet.
Dengan diterimanya brevet tersebut, diharapkan sinergi antara Paspampres dan Polres Bogor semakin solid, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus berkontribusi secara maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi kepentingan bangsa dan negara.
BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana, S.H., M.H. bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Dramaga melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil operasi gabungan Tiga Pilar di wilayah hukum Dramaga. Kegiatan ini digelar pada Kamis, 12 Juni 2025, dan turut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, bertempat di halaman Kantor Kecamatan Dramaga, Jl. R. Soewandana No. 74, Kabupaten Bogor. Jumat (13/6)
Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Semarak Hari Jadi Bogor ke-543 tingkat Kecamatan Dramaga. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 1.500 botol miras oplosan jenis Ciu dan Arak Bali, serta 4 jeriken berisi masing-masing 40 liter. Proses pemusnahan dilakukan dengan cara digilas menggunakan mesin road stone mini.
Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar seluruh personel Bhabinkamtibmas aktif menjaga keamanan dan ketertiban bersama masyarakat dan instansi terkait.
“Menjaga keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas polisi. Kami terus bersinergi dengan masyarakat, Koramil, Forkopimcam, dan Forkopindes untuk memastikan wilayah Dramaga tetap aman dan kondusif,” tegas IPTU Desi.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penertiban terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas selama masa jabatannya sebagai Kapolsek Dramaga, demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi seluruh warga.
Kegiatan ini juga menjadi simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan menunjukkan bahwa Polri hadir untuk masyarakat.
Di kesempatan terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang mengganggu kamtibmas, termasuk dugaan tindak kriminal atau perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tanpa legalitas hukum.
“Praktik semacam itu termasuk dalam kategori Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Masyarakat bisa mengadukan ke Call Center Polri (021) 110 yang aktif 24 jam atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587,” ujarnya.
BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Kecamatan EXPO dalam rangkaian Hari Jadi Bogor ke-543 tahun. Acara ini digelar pada Kamis, 12 Juni 2025, bertempat di Kantor Kecamatan Dramaga dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor serta unsur Forkopimcam Kecamatan Dramaga.
EXPO ini merupakan bagian dari perayaan tingkat kecamatan yang bertujuan mempererat rasa persatuan dan kesatuan antarwarga, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan peran masyarakat dalam mendukung program nasional seperti ketahanan pangan dan pengembangan UMKM.
Kadis Disperindag Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita program Presiden dan Wakil Presiden RI, di antaranya mendorong pertumbuhan UMKM rumah tangga baik secara individu maupun organisasi, guna meningkatkan kemakmuran masyarakat desa.
“Peringatan Hari Jadi Bogor tidak boleh hanya menjadi seremonial semata. Ini harus menjadi momentum untuk menggali kreativitas, meningkatkan keterampilan, serta mengelola potensi lokal, khususnya di bidang pangan, agar memiliki nilai jual dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan budaya Sunda melalui pendidikan dan kegiatan kreatif, sehingga nilai-nilai luhur sejarah Bogor dapat terus hidup dan menginspirasi generasi mendatang.
Sementara itu, Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana menyampaikan bahwa sesuai arahan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., seluruh personel Bhabinkamtibmas diminta terus bersinergi dengan masyarakat dan pihak terkait seperti Koramil, Forkopimcam, dan Forkopindes dalam menjaga keamanan wilayah.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas polisi. Kami akan terus melakukan upaya penertiban dan pengamanan agar wilayah Kecamatan Dramaga tetap kondusif,” tegas IPTU Desi.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan wujud nyata dari prinsip Polri untuk Masyarakat, guna memberikan rasa aman dan nyaman.
Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan gangguan kamtibmas, tindak kriminal, maupun dugaan perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki legalitas hukum, karena hal itu dapat dikategorikan sebagai tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Laporan dan aduan masyarakat dapat disampaikan melalui Call Center (021) 110 yang aktif 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.
BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan acara Kenal Pamit Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jawa Barat, yang berlangsung secara khidmat di Aula Mapolda Jabar pada Kamis, (12/06/2025) Kegiatan ini menjadi momen penting dalam rangka regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi di lingkungan Polda Jawa Barat. Jumat (13/6)
Dalam kegiatan tersebut, Brigjen Pol. Harry Haryadi B. secara resmi melepas jabatannya sebagai Karo SDM Polda Jabar. Prosesi serah terima jabatan dilakukan dengan penuh rasa hormat, dihadiri oleh para pejabat utama Polda Jabar, para Kapolres jajaran, serta tamu undangan dari berbagai satuan kerja kepolisian di wilayah Jawa Barat.
Kapolres Bogor, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian Brigjen Pol. Harry Haryadi B. selama menjabat sebagai Karo SDM. Beliau menilai bahwa sosok Brigjen Pol. Harry Haryadi telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan personel dan penguatan sumber daya manusia di lingkungan Polda Jabar.
Tidak hanya itu, AKBP Rio Wahyu Anggoro juga mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru yang akan mengemban tugas sebagai Karo SDM Polda Jabar. Ia berharap ke depan sinergi dan komunikasi antar satuan kerja, khususnya antara Polres Bogor dan Biro SDM Polda Jabar, dapat semakin solid dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian yang profesional dan humanis.
Kehadiran Kapolres Bogor dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Polres Bogor terhadap penguatan institusi Polri melalui hubungan kerja yang harmonis dan suportif di tingkat kewilayahan. Momen serah terima jabatan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kelanjutan kinerja organisasi, sekaligus memperkuat soliditas dan loyalitas dalam tubuh Kepolisian Daerah Jawa Barat.