Kapolsek Citeureup Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Kecamatan Citeureup

BOGOR.radarinformasi.com — Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Kapolsek Citeureup AKP Ari Nugroho, S.I.K., M.Si. menghadiri kegiatan upacara yang dilaksanakan secara serentak di halaman Kantor Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin (2/6/2025) pukul 07.30 WIB.

Upacara Hari Lahir Pancasila yang dipimpin langsung oleh Camat Citeureup, Bapak Edi Suwito, A.P., M.Si., tersebut diikuti oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari Forkopimcam, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Citeureup, kepala Puskesmas Citeureup, Tajur, dan Leuwinutug, Kepala MUI Kecamatan Citeureup, Kepala KUA Kecamatan Citeureup, serta tamu undangan lainnya.

Dalam susunan upacara, acara diawali dengan komandan upacara memasuki lapangan upacara dan dilanjutkan dengan penghormatan kepada inspektur upacara. Setelah laporan komandan upacara, dilaksanakan pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta.

Acara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh inspektur upacara, pembacaan naskah Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta, pembacaan naskah pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta amanat dari inspektur upacara yang membacakan pidato dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.

Kegiatan upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Andhika Bayangkari, laporan komandan upacara, penghormatan kepada inspektur upacara, hingga inspektur upacara meninggalkan lapangan upacara. Upacara dinyatakan selesai pada pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Citeureup, AKP Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan upacara Hari Lahir Pancasila ini merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Upacara Hari Lahir Pancasila ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Citeureup,” tutur AKP Ari Nugroho.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif berkat sinergi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat setempat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

‎Lumbung Pangan Nasional, Kabupaten Indramayu Jadi Prioritas Program Irigasi BBWS Citarum

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menggelar kegiatan Sosialisasi Mekanisme Desk Pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2025 Tahap II. Senin (2/6)
‎
‎Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Citarum, Lantai 1, Kantor BBWS Citarum, Jalan Inspeksi Durian STA 5600, Soekarno-Hatta, Bandung pada Senin (2/6/2025).
‎
‎Sosialisasi dipimpin oleh Kepala BBWS Citarum, Mochammad Dian Al Ma’ruf, dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin daerah, di antaranya Wakil Bupati Bandung Barat, Wakil Bupati Sumedang, dan Wakil Bupati Indramayu serta para kepala dinas terkait dari kabupaten yang bersangkutan.
‎
‎Dalam sambutannya, Kepala BBWS Citarum menyampaikan, kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari tahap I yang sebelumnya telah dilaksanakan untuk 14 provinsi dalam program fisik yang dilaksanakan dari Mei hingga November 2025. 
‎
‎”Fokus kita saat ini adalah tahapan perencanaan, yang masih menunggu penetapan resmi dari Bappenas. Kriteria utama yang menjadi prioritas adalah swasembada pangan dan ketahanan pangan. Pertemuan ini sangat penting untuk kita lakukan, dan kami sangat mengapresiasi kehadiran semua pihak,” ujar Dian. 
‎
‎Dian juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan tujuan nasional tersebut, sebagai persiapan menuju pelaksanaan fisik program pada tahun 2026.
‎
‎Dari Tim Verifikasi Pusat BBWS Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Rahmat menjelaskan, setelah proses konstruksi selesai, aset akan diserahkan kembali kepada pemerintah daerah masing-masing untuk dilakukan pemeliharaan secara mandiri.
‎
‎Sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan program antara lain kesiapan infrastruktur irigasi, ketersediaan air dan lahan, kesiapan petani, serta kondisi kerawanan banjir di wilayah yang menjadi sasaran program.
‎
‎Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, dalam pernyataannya menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada Kabupaten Indramayu untuk turut serta dalam kegiatan ini. 
‎
‎”Air merupakan kebutuhan mendasar. Kami berharap melalui sosialisasi ini, pemerintah makin dekat dengan masyarakat. Mengatur air terlihat mudah, namun pelaksanaannya sangat kompleks. Kami sangat berharap agar program ini mendapatkan perhatian khusus demi keberhasilan swasembada pangan,” katanya.
‎
‎Wabup juga menambahkan, sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sistem pengairan yang baik sangat penting bagi masyarakat Indramayu, terutama bagi petani yang kerap menghadapi permasalahan seperti kekurangan air, pupuk, dan gabah. 
‎
‎Sementara itu, Susan dari Tim Verifikasi Pusat menyampaikan, berdasarkan usulan terakhir dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air ke Bappenas, terdapat 13 kabupaten/kota yang telah masuk ke dalam daftar lokasi prioritas, termasuk Kabupaten Indramayu. 
‎
‎”Tahun 2025 menjadi tahun penting dalam pengusulan kegiatan yang direncanakan untuk pelaksanaan tahun 2026,” ujarnya.
‎
‎Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin koordinasi, terutama antara BBWS, pemerintah daerah, dan kementerian teknis terkait. Evaluasi dan penyusunan ulang usulan kegiatan akan terus dilakukan demi memastikan keberhasilan pelaksanaan Inpres No. 2 Tahun 2025 dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Lucky Hakim Terima Masukan DPRD Tentang Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda RPJMD Kabupaten Indramayu 2025-2029

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD, Senin (2/6/2025). Rapat ini dilaksanakan dalam rangka penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Penjelasan Bupati mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indramayu Tahun 2025–2029.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Amroni, dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Aep Surahman, para kepala perangkat daerah, serta anggota DPRD dari seluruh fraksi.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD menyampaikan bahwa Nota Penjelasan Bupati terkait Raperda RPJMD telah disampaikan kepada DPRD pada 24 Mei 2025 dan telah dibahas oleh fraksi-fraksi pada 28 Mei 2025. Rapat Paripurna hari ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut untuk mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap dokumen tersebut.

Adapun fraksi-fraksi yang menyampaikan pemandangan umum yakn Fraksi Golkar, melalui juru bicara Romdoni, Fraksi PKB, melalui juru bicara Sadar, Fraksi PDI Perjuangan, melalui juru bicara Anggi Nofiah, Fraksi Gerindra, melalui juru bicara Fressha Rezkana, Fraksi Demokrat–NasDem, melalui juru bicara Diyanto, dan Fraksi PKS–Perindo, melalui juru bicara Carwan.

Pemandangan umum yang disampaikan masing-masing fraksi selanjutnya diserahkan kepada pimpinan rapat untuk diteruskan kepada Bupati Indramayu guna mendapatkan jawaban dan penjelasan lebih lanjut secara tertulis.

Dalam keterangannya usai menghadiri rapat paripurna, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan pandangan dan masukan terhadap Raperda RPJMD Tahun 2025–2029. Menurutnya, masukan yang disampaikan mencerminkan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam membangun Kabupaten Indramayu secara berkesinambungan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPRD Kabupaten Indramayu atas pandangan, saran, dan masukan yang bersifat membangun. Semua hal yang disampaikan akan kami pelajari dan tindak lanjuti secara serius, serta akan kami jawab secara tertulis sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan visi pembangunan daerah. Bupati berharap kolaborasi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat guna melahirkan kebijakan dan regulasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan fondasi penting dalam proses pembangunan. Harapan kami, semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga, sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar membawa manfaat dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu,” tambahnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tiga Tahun Mengidap Penyakit Langka, Jeritan Sunyi Orang Tua di Indramayu Menanti Uluran Tangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Di sebuah gang sempit di wilayah Karangampel, Indramayu, harapan dan kesedihan bergulat dalam diam. Selama lebih dari tiga tahun, sepasang suami istri, Nursiti (35) dan Asandi, hidup dalam kecemasan mendalam. Anak kedua mereka menderita kondisi langka: sindaktili dan polidaktili kompleks penyakit bawaan yang menyatukan jari-jari dan menumbuhkan jari tambahan secara abnormal, memengaruhi jaringan lunak dan tulang secara signifikan.

“Sudah tiga tahun anak saya mengalami ini,” lirih Nursiti, saat ditemui Minggu (1/6). Matanya menyimpan letih, tapi masih menyisakan harapan. Ia mengaku ingin membawa anaknya berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung. Namun, keterbatasan biaya menjadi tembok tinggi yang belum mampu mereka lewati. “Bukan cuma biaya rumah sakit, tapi juga ongkos transportasi yang berat bagi kami,” tuturnya.

Asandi, sang suami, hanya bisa mengangguk pasrah. Sebagai buruh serabutan, penghasilannya tak cukup untuk menopang kebutuhan keluarga, apalagi untuk biaya medis yang terbilang mahal. “Saya sudah pasrah. Hanya bisa berharap ada keajaiban,” katanya perlahan.

Meski dililit keterbatasan, pasangan ini enggan menyerah sepenuhnya. “Kami masih menanti keajaiban dari orang-orang baik hati yang mau membantu,” tambah Nursiti, suaranya menggetar oleh harap.

Penyakit yang dialami buah hati mereka memang tidak tergolong mematikan. Namun, dampaknya sangat besar terhadap tumbuh kembang dan kualitas hidup anak. Satu-satunya jalan adalah operasi rekonstruksi, yang sayangnya, tak bisa mereka jangkau sendiri.

Kisah ini bukan sekadar derita satu keluarga, melainkan potret nyata ketimpangan akses kesehatan yang masih terjadi. Di tengah kesibukan dunia, suara lirih dari gang sempit Karangampel ini mengetuk nurani kita semua.

Apakah akan ada tangan-tangan yang terulur untuk mereka? Bagi keluarga ini, bantuan sekecil apa pun bisa menjadi cahaya dalam gelap, membuka jalan menuju masa depan yang lebih layak bagi sang buah hati yang kini terkurung dalam tubuh yang tak sempurna.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Lapas Indramayu : Hari Lahir Pancasila Jadi Momen Mengenang dan menghargai Jasa Perjuangan Pendiri Bangsa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6). Upacara yang dipimpin langsung oleh Kalapas Indramayu ini dihadiri seluruh jajaran dan perwakilan warga binaan Lapas Indramayu.

Dengan mengusung tema nasional “Memperkuat Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, upacara berlangsung dengan penuh khidmat.

Kalapas Indramayu, Fery Berthoni mengatakan hari lahir Pancasila memberikan makna untuk mengenang dan menghargai jasa perjuangan para pendiri Bangsa dalam merumuskan dasar negara yang merdeka dan berdaulat.

“Hari ini bukan sebuah seremoni semata. Namun momen untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur Bangsa,” ucap Berthoni.

Dalam upacara peringatan ini, Berthoni membacakan sambutan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam sambutannya, ia mengajak kepada seluruh peserta upacara untuk membumikan Pancasila dan menjadikannya sebagai jiwa dalam setiap denyut pembangunan.

“Pancasila tidak hanya dihafalkan. Tapi juga dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata. Masa depan bangsa ini ada di tangan kita. Mari kita bergotong royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai Pancasila dalam aspek kehidupan. Mari kita wujudkan Indonesia Raya,” tutup Berthoni.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Kobarkan Semangat Pancasila, Rutan Kelas IIB Tarutung Laksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung laksanakan upacara bendera dalam rangka peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang berlangsung di lapangan serba guna Rutan Kelas IIB Tarutung dengan mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, Senin (02/06).

Upacara di hadiri oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, James Bond Naibaho dan seluruh pegawai serta perwakilan warga binaan pemasyarakatan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Kasubsi Pengelolaan, Mian Halomoan Ronald Simarmata dengan amanat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, yang menegaskan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila sebagai fondasi dalam mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” kata Mian Simarmata.

Oleh karena itu, melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Mian Simarmata mengajak para peserta upacara untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital.

Lebih lanjut, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Mian Simarmata juga menyoroti pentingnya peran semua elemen bangsa dalam pembinaan ideologi Pancasila yang bertujuan agar Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” terang Mian.

Dengan dilaksanakannya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Rutan Tarutung menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan memupuk rasa persatuan demi mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Indramayu Bahas Pemikiran Bung Karno dan Evaluasi Pemda

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Memperingati Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu mengadakan upacara bendera, pemotongan tumpeng, dan sarasehan politik di kantor partai yang berlokasi di Jalan Pahlawan No. 33, Kelurahan Lemah Mekar pada Minggu, (01/06/2025). Kegiatan ini diikuti kader dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari instruksi nasional partai.

Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., dalam wawancaranya kepada awak media  menyebutkan bahwa momen 1 Juni bukan hanya seremonial, tetapi juga ruang refleksi terhadap arah kebijakan pemerintah daerah saat ini.

“Pancasila lahir pada 1 Juni, dan ini harus jadi pengingat bahwa semua kebijakan harus berpihak pada rakyat. Maka dari itu, kami hadir sebagai mitra kritis dan strategis pemerintah,” ucapnya.

Sirojudin mengungkapkan bahwa DPC PDI Perjuangan telah menggelar diskusi dengan tokoh masyarakat untuk membedah pemikiran Bung Karno, khususnya dalam kaitannya dengan evaluasi 100 hari kerja Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Ia menyoroti sejumlah persoalan, salah satunya perubahan nama fasilitas publik yang dinilainya mencederai warisan kepemimpinan sebelumnya.

“Contohnya tol yang dulunya bernama Indrajati, sekarang jadi Kertahayu. Alun-alun Swangi juga dirubah. Kami tidak anti perubahan, tapi harus ada penghargaan terhadap pemimpin yang sudah berjasa,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menanggapi dinamika pembahasan beberapa rancangan peraturan daerah (raperda) seperti Raperda Pemerintahan Desa, Raperda Persampahan, dan Raperda Pajak Daerah. PDI Perjuangan menolak usulan kenaikan pajak daerah hingga 0,5% yang dinilai memberatkan masyarakat.

“Bukan soal angkanya, tapi dampaknya. Kalau dikalkulasikan, beban masyarakat bisa sangat besar. Kami minta eksekutif mempertimbangkan ulang,” ujar Sirojudin.

Terkait perannya di DPRD, ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan, yang memiliki 12 kursi, tidak mengambil posisi oposisi secara formal. Namun, mereka tetap berfungsi sebagai pengawas dan penyeimbang kebijakan.

“Kami bukan oposisi dalam sistem demokrasi Indonesia. Tapi sebagai mitra kritis, kami akan mengingatkan pemerintah jika ada hal yang tidak berpihak pada rakyat,” tegasnya.
Dengan sikap tersebut, Sirojudin berharap ke depan tidak ada lagi kebijakan yang sekadar simbolik atau ‘gimik’, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat bawah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Senam Jantung Sehat Meriahkan Hari Lansia Nasional ke-29 di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-29 tahun 2025, puluhan warga lanjut usia mengikuti kegiatan Senam Jantung Sehat yang digelar di Alun-alun Jl. Mayjen Sutoyo, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Minggu (1/6/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat usia lanjut, terutama dalam menjaga kebugaran dan mencegah penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi dan gangguan jantung.

Dalam sesi wawancara dengan awak media, Drs. H.R. Cece Dahlani, Dp.M.Pd, selaku pengurus PGRI Kabupaten Indramayu, menyampaikan pentingnya aktivitas fisik bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk memperingati Hari Lansia, tapi juga sebagai ajakan agar masyarakat tetap aktif dan sehat. Kalau saat muda bisa bermain bola atau basket, maka ketika sudah memasuki usia lanjut, senam, jalan kaki, bersepeda, atau berenang adalah pilihan yang tepat,” ujar Cecep.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa rutin dilaksanakan di Indramayu setiap hari Selasa, Sabtu, dan Minggu, dan terbuka untuk umum.

“Kami harap bukan hanya pensiunan atau pegawai yang ikut, tetapi semua masyarakat usia 50 tahun ke atas bisa bergabung. Ini bentuk ikhtiar menjaga kesehatan bersama,” tambahnya.

Selain senam, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah sebagai bentuk deteksi dini masalah kesehatan pada lansia.

Acara berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Kegiatan ini pun diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga kesehatan warga lansia di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Lucky Hakim Bantu Keluarga Sopiah Pindah dari Tanah Kuburan ke Rumah Layak Huni

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melakukan kunjungan langsung ke keluarga Ganda, dalam rangka menindaklanjuti persoalan viral yang menimpa keluarga Sopiah pada Minggu (01/06/2025) Sebelumnya, keluarga ini tinggal di atas tanah makam di Kelurahan Lemahmekar, Indramayu, selama bertahun-tahun.

Masalah tersebut sempat menjadi sorotan publik, bahkan sudah ditinjau oleh kepala daerah sebelumnya, namun tidak kunjung terselesaikan. Bupati Lucky menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi keluarga Sopiah dan menegaskan komitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara tuntas.

“Saya tanya langsung ke anaknya. Kalau ada pilihan untuk pindah ke tempat yang lebih layak, mereka mau. Masalahnya, selama ini tidak ada biaya,” ujar Lucky Hakim di lokasi kunjungan.

Kini, keluarga Sopiah telah dipindahkan ke rumah kontrakan yang berlokasi di Perumahan Griya Bahari Indah, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu. Biaya kontrakan ditanggung pemerintah selama satu tahun ke depan. Tidak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan pekerjaan bagi Sopiah dan memberikan bantuan pendidikan untuk adik-adiknya.

“Sopiah ini pekerja keras, dia pernah jadi kuli dan memelihara lele. Sekarang kita bantu dulu, nanti dia harus bisa mandiri. Bahkan sudah ada perusahaan daerah yang siap menampungnya bekerja,” tambah Lucky.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir sejumlah pihak terkait, seperti Direktur Perusahaan Daerah, Camat Indramayu, Satpol PP,  lurah, serta aktivis sosial seperti Mbak Winny dan beberapa yayasan yang turut memberikan pendampingan.

Bupati juga menyerahkan alat komunikasi untuk mempermudah koordinasi dan menjamin bahwa bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan secara optimal.

Lebih jauh, Lucky berharap keluarga Sopiah bisa bangkit dan menjadi contoh warga lain yang sukses setelah mendapat bantuan. Ia optimistis dalam lima tahun ke depan, keluarga ini akan hidup lebih layak dan mandiri.

“Saya yakin, ke depan Sopiah ini bisa membantu orang lain karena dia bukan tipe orang yang malas. Justru dengan dibantu sekarang, ia bisa jadi inspirasi,” ucapnya.

Menutup kunjungannya, Lucky juga menyampaikan harapan besar agar tidak ada lagi warga Indramayu yang tinggal di atas tanah kuburan. Ia menyatakan bahwa Pemkab Indramayu tengah bekerja keras membuka lebih banyak lapangan kerja agar kesejahteraan masyarakat meningkat secara merata.

Sementara itu, Bapak Ganda, kepala keluarga, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Lucky Hakim atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Indramayu Gelar Upacara dan Diskusi Kebangsaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni, DPC PDI Perjuangan Indramayu menggelar upacara bendera dan diskusi kebangsaan, yang dilaksanakan di halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Minggu (1/6/2025).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan Indramayu, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, Ketua Sekretaris Bendahara Badan dan Sayap PDI Perjuangan, serta PAC se Kabupaten Indramayu, dengan mengangkat tema “Setialah Pada Sumbermu” dan subtema “Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber Kepada Kekuatan Rakyat, Tetap Apinya Semangat Rakyat”.

Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H.Sirojudin S.P., M.Si, dalam sambutannya menegaskan, hari lahir Pancasila bukan hanya sekadar peringatan seremonial, tetapi juga momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

Dikatakannya, bahwa refleksi ini penting agar tidak melupakan jati diri bangsa dan terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi Kebangsaan dengan tema “Menggali Pemikiran Bung Karno Relevansi dan Konteks Kritis 100 Hari Indramayu Reang”. Diskusi ini menghadirkan KH Adlan Daie yang merupakan Pemerhati Politik, H. Edi Fauzi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, H. Sirojudin yang juga Wakil Ketua DPRD Indramayu, dengan moderator Nanang Qosim Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu.

Diskusi ini menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai nasionalisme serta pemahaman terhadap tantangan implementasi Pancasila di era modern.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh kader PDI Perjuangan dan masyarakat luas untuk terus menjaga, mengamalkan dan menghidupkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.

Selain itu, seluruh kader PDI Perjuangan Indramayu juga diminta untuk berada di akar rumput, yang mendengar dan melihat langsung kondisi rakyat Indramayu dalam menyikapi realisasi program pemerintahan Lucky Syaefuddin.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu juga sebagai kepanjangan partai di parlemen diharapkan bisa menjadi penyambung aspirasi kader dan rakyat Indramayu untuk terus menyuarakan kepada eksekutif, baik permasalahan sosial dan fasilitas umum di Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal