Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat Pantau Pembersihan Drainase

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Dalam rangka menjaga kenyamanan dan kelancaran lalu lintas di Kota Kuala Tungkal, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, bersama Sekretaris Daerah Hermansyah, meninjau langsung proses pembersihan drainase yang berada di sekitar Taman PKK, Jalan Sultan Thaha/Pahlawan, Kuala Tungkal, pada Kamis (9/1/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan agar air dapat mengalir dengan lancar dan mencegah terjadinya genangan akibat hujan deras, terutama saat musim hujan, maupun air pasang rob, yaitu kondisi di mana air laut naik dan menggenangi daratan.

Pembersihan drainase ini melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Para petugas saling bahu-membahu membersihkan saluran air yang tersumbat serta memperbaiki infrastruktur drainase untuk mengoptimalkan fungsi saluran air di kawasan tersebut.

Bupati Anwar Sadat dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pembersihan drainase ini sangat penting untuk menghindari genangan air yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat hujan deras atau air pasang rob.

“Kami juga ingin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Salah satunya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menyebabkan drainase tersumbat,” ucap Bupati Anwar Sadat.

Lebih lanjut, Bupati Anwar Sadat juga mengimbau agar warga dapat menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan demi terciptanya Kota Kuala Tungkal yang bersih, indah, dan nyaman bagi semua.

“Mari kita jaga bersama kebersihan dan keindahan kota ini agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan kota yang nyaman dan bebas dari masalah lingkungan,” tambahnya.

Kegiatan pembersihan drainase ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk menjaga kebersihan dan kelancaran aliran air di Kota Kuala Tungkal. Dengan dilakukannya pembersihan drainase ini, diharapkan kawasan Jalan Sultan Thaha/Pahlawan dan sekitarnya tidak lagi mengalami masalah banjir atau genangan air yang sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

Reporter : Dani
Redaktur : Rizal

Peluncuran Dapur Sehat di Indramayu, Dandim Yanuar Umumkan Ekspansi Program

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Program Dapur Sehat di Indramayu Akan diperluas dengan penambahan tiga titik baru di Kecamatan Karang Ampel, Kandanghaur, dan Jatibarang. Hal ini disampaikan oleh Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Yanuar Setyaga, S.I.P., Dandim 0616, pada acara peluncuran Dapur Sehat di Jalan Letnan Sutejo, Kelurahan Margadadi, Indramayu, pada Kamis (09/01/2025).

Letkol Yanuar mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama ibu hamil dan menyusui. 

Tahun 2025, Dapur Sehat akan menargetkan produksi 4.000 makanan per titik, dengan fokus pada peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. 

Sebelumnya, sekitar 3.000 makanan telah berhasil disiapkan sebagai uji coba.

Dapur Sehat ini merupakan bagian dari perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah. 

Meskipun menghadapi beberapa tantangan teknis, Dandim Yanuar menegaskan bahwa pihaknya akan terus berusaha untuk memastikan kelancaran operasional dapur tersebut.

Program ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah dan Polres Indramayu. 

Dandim Yanuar mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dan memastikan pelaksanaan Dapur Sehat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, turut hadir dalam acara ini dan memberikan dukungan penuh terhadap ekspansi program Dapur Sehat di Indramayu. 

Diharapkan, dengan adanya program ini, Indramayu dapat menjadi contoh daerah yang meningkatkan kesejahteraan melalui ketahanan pangan yang lebih baik.

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

Bupati Nina Agustina Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Kecamatan Arahan. Bantuan tersebut diberikan melalui Dinas Sosial kepada Solihin, warga Blok Cabang RT 20 RW 04 Desa Arahan Lor, Rabu (08/01/2025).

Penyerahan bantuan langsung dilakukan di lokasi kejadian, disaksikan oleh Camat Arahan Yus Rusmadi, Kapolsek Arahan beserta jajarannya, serta Kuwu dan perangkat Desa Arahan Lor.

Camat Arahan, Yus Rusmadi, menjelaskan pihaknya segera melakukan koordinasi setelah menerima laporan adanya kebakaran yang menimpa salah satu warga di Kecamatan Arahan. 

“Kami langsung bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Pemerintah Desa Arahan Lor untuk memastikan percepatan bantuan kepada korban,” ujarnya.

Kebakaran yang terjadi di Desa Arahan Lor mengakibatkan kerugian material pada rumah Solihin. Langkah cepat pemerintah setempat mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Bupati Nina Agustina menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan mereka.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Desa Pabean Ilir

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial kepada warga Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, yang terdampak musibah angin puting beliung. Angin kencang yang terjadi pada dini hari tersebut merusak 23 rumah di Blok Tegur, Rabu (08/01/2025).

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, melalui program I-Ceta, memberikan bantuan berupa obat-obatan, terpal, kebutuhan pokok, tikar, dan berbagai kebutuhan mendesak lainnya. 

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Plt Dinas Sosial Indramayu, Endang, kepada Kepala Desa Pabean Ilir, H. Sondari, untuk didistribusikan langsung kepada warga yang terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Yitno, salah satu penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Indramayu atas kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah. 

“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Hj. Nina Agustina yang telah memberikan bantuan ini,” ujarnya.

Kegiatan penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh jajaran Kecamatan Pasekan dan perangkat Desa Pabean Ilir. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak, dimulai dengan penanganan sementara menggunakan terpal.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi langkah awal untuk pemulihan pascabencana di Desa Pabean Ilir.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Gerak Cepat Tangani Puting Beliung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Meningkatnya curah hujan yang terjadi selama periode Natal dan Tahun Baru telah mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, longsor, badai petir, serta gelombang pasang yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia.

Baru-baru ini, hujan lebat dan angin puting beliung menerjang puluhan rumah di Blok Tegur RT 16, 17, dan 18, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, pada Rabu (8/1/2025) dini hari.

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, melalui Camat Pasekan, Dedeh Nurjanah Fitria, menyampaikan bahwa curah hujan yang tinggi disertai angin kencang tersebut mengakibatkan 23 rumah rusak, dengan rincian 10 rumah rusak berat, 13 rumah rusak ringan dan sedang, serta 7 pohon tumbang.

Walaupun demikian, Dedeh menyebutkan bahwa bencana yang mengakibatkan rusaknya rumah sejumlah warga tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Saat ini, Pemerintah Kecamatan Pasekan bersama pihakpihak terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, dan instansi lainnya, terus melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi. Mereka juga melakukan pemotongan pohon tumbang yang menghalangi jalan, membersihkan puingpuing, memastikan aliran listrik aman, serta memberikan imbauan kepada warga yang terdampak.

Selain itu, kebutuhan mendesak seperti logistik bahan makanan dan keperluan lainnya yang diperlukan oleh warga terdampak sedang diprioritaskan untuk segera disalurkan. “Kami sudah melaporkan terkait kejadian puting beliung yang menimpa warga di Kecamatan Pasekan pada dini hari tadi kepada Ibu Bupati Indramayu,” ucapnya.

Mendengar kabar tersebut, Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, segera menugaskan stakeholder terkait, termasuk pihak kecamatan, untuk bergerak cepat melakukan langkah penanggulangan serta mengecek kondisi warga terdampak sekaligus menyuplai kebutuhan mereka.

Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi, terutama pada musim penghujan seperti sekarang.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga, terutama yang tinggal di sekitar pohon besar, untuk melakukan pemangkasan cabang-cabang pohon yang rentan tumbang. Hal ini penting guna mengurangi risiko bahaya yang dapat ditimbulkan oleh angin kencang atau hujan lebat,” ujarnya.

la juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Selalu ikuti informasi cuaca dari sumber yang terpercaya dan pastikan lingkungan sekitar aman untuk mengurangi potensi kerugian dan bencana,” tutupnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Muncul Gerakan Bayar Media Minta Takedown Berita Negatif PLN, Ketum IWO: Kalau Bersih, Kenapa Harus Risih

JAKARTA.radarinformasi.com – Manajemen PT PLN (Persero) di bawah kepemimpinan Darmawan Prasodjo alias Darmo, sepertinya terus melakukan berbagai cara menutupi kebobrokannya. Bersama kroni-kroninya, Darmo kabarnya berupaya secara maksimal menyelamatkan diri dari sorotan kasus dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang kini mendera. Rabu (8/1)

Indikasi itu terendus, menyusul munculnya gerakan dari oknum eksternal yang mendekati media di sejumlah daerah. Dengan iming-iming sejumlah uang. Timbal baliknya, oknum-oknum tersebut meminta pemberitaan negatif menyangkut PLN untuk dihapus (takedown).

Informasi di lapangan menyebutkan, fokus dari gerakan itu terkait berita soal PT Sahitya Amartya Konsultama (SAK) sebagai vendor ‘anak emas’ dan meminta Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Darmawan Prasodjo terkait isu perjalanan dinas fiktif ke Australia.

Ketua Umum PP Ikatan Wartawan Online (IWO) Teuku Yudhistira yang terus menyoroti berbagai kasus di PLN mengatakan, isunya mobilisasi gerakan itu dilakukan oleh rekanan yang selama ini memiliki kontrak kerjasama dengan PLN.

“Sejak awal kami sudah mendapat informasi tersebut, karena rekan-rekan kita pengurus IWO baik di Provinsi dan Kabupaten Kota, memang ada dihubungi sejumlah pihak yang mengaku mendapat arahan dari manajemen PLN dan informasinya yang hire wartawan juga,” tegas Yudhistira di Jakarta, Rabu (8/1/2025).

Kata Yudhis, bagi sebuah koorporasi, menjaga citra tentu sangat wajar dilakukan, apalagi dalam rangka menyelamatkan wajah, sekaligus meredam citra negatif lewat siaran berita yang bisa saja bergulir ke ranah hukum.

“Yang jelas, ini cara-cara lama. Apalagi kita tau bagaimana karakter Darmawan Prasodjo yang selalu berusaha tampil perfeksionis. Pencitraan yang dibangunnya selama menjabat lewat berbagai framing keberhasilan memimpin PLN dan ratusan atau mungkin lebih dari seribu penghargaan diduga berbayar yang diperolehnya bisa hancur karena ternyata kebobrokan dan dugaan KKN di dalam PLN terungkap ke publik lewat sorotan pemberitaan media,” ungkapnya.

Namun di sisi lain, sambung Yudhis, permintaan take down berita negatif khususnya terkait PT SAK ‘anak emas’ PLN dan permintaan pencopotan Darmawan Prasodjo sebagai Dirut PLN, semakin memperkuat indikasi bahwa semua yang ditemukan pihaknya adalah fakta.

“Pertanyaannya, kalau Darmo dan kroni-kroninya memang bersih, kenapa risih?. Lantas kenapa berita-berita itu minta di take down. Ada Apa? Atau Apa ada?,” ucapnya.

Atas permintaan itu pula, lanjut Yudhis, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari jajarannya di daerah, bahwa ada pihak-pihak sengaja menggelontorkan anggaran besar.

“Kami masih telusuri, permintaan take down berita itu kebijakan siapa? Anggarannya dari mana? Kalau dari PLN jelas itu uang negara. Karena yang kami dengar ada juga media nasional yang menurunkan berita soal Darmo ke Australia. Kabarnya nominal kompensasinya sampai puluhan atau ratusan juta gitu. Sedangkan untuk media daerah, kami dengar suapnya antara 1 hingga 2 juta rupiah per-media. Ini jelas bagian dari gratifikasi,” bebernya.

Lebih jauh Ketua Umum Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera) ini menyampaikan, begitu berita tentang PT SAK mencuat, berdasarkan pantauan langsung tim IWO di Kantor PLN Pusat, Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, manajemen perusahaan vendor tersebut terlihat kasak kusuk mendatangi Kantor PLN.

“Kita tidak dapat informasi pasti apa yang dibahas di Kantor PLN. Tapi yang jelas perusahaan vendor itu sangat terganggu dan mulai menyusun skema lewat pemufakatan agar mereka bisa lolos dari kejahatan korporasi tersebut,” sebutnya.

Leo Manurung sebagai salah satu Manager Sub Sidang di Divisi Komunikasi ketika dikonfirmasi melalui saluran telepon, berkilah dan tak mengakui adanya perintah soal pembayaran terhadap media untuk take down berita. Namun yang bersangkutan tak mampu menjawab saat disinggung siapa pihak yang berbaik hati membayar sejumlah media untuk menghapus berita negatif tentang PLN tersebut.

“Benar yang bersangkutan mengaku tidak tahu menahu soal permintaan takedown itu. Ya itukan haknya mau jawab apa. Tapi logikanya tidak mungkin kan ada relawan yang mau bantu PLN untuk membayarkan biaya takedown itu ke media,” ucap Yudhis.

Sementara, terkait masalah ini, Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Direktur HC Yusuf Didi Setiarto, Sekper Alois Wisnuhardana dan EVP Komunikasi Gregorius Adi Putranto yang dikonfirmasi Selasa (7/1/2025), lagi-lagi kompak bungkam meski pesan konfirmasi yang dikirim melalui pesan singkat WhatsApp terkait masalah ini, sudah mereka baca.

Red

Pj. Gubernur Samsudin Dukung Pembangunan Gedung Pertunjukan

BANDARLAMPUNG.radarinformasi.com – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mendukung dibangunnya gedung pertunjukan untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata dan budaya di Provinsi Lampung. Rabu (8/1)

Hal tersebut disampaikan Samsudin saat menerima kunjungan Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung dan Konduktor Betik Youth Singers, di Ruang Kerja Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Selasa, 7 Januari 2025.

Disebutkan Samsudin, rencana pembangunan gedung pertunjukan ini memang sudah direncanakan. Namun, terkendala pada biaya pembangunan. Sehingga, dia menjamin, bahwa pemerintah siap memberikan lahan yang akan dibangun gerdung pertunjukan di Kota Baru.

“Kalau lahan berapa pun luasnya kita ada, lokasinya di Kota Baru (Lampung Selatan, red). Kalau nanti ada dana masuk (CSR, red) siap. Barulah menyesuaikan lahan tempat rencana akan dibangun,” ucap Samsudin.

“Nanti kita akan lakukan MoU dan kita awasi bersama. Kita fokus dulu untuk membangun gedung budayanya dulu. Yang penting efektif dan efisien serta bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Samsudin.

Dalam kesempatan yang sama, Pendiri dan Konduktor Betik Youth Singers Rayza Aldira menuturkan, gedung pertunjukan yang ada di Lampung masih kurang layak.

Untuk itu, dirinya memiliki gagasan untuk membangun gedung pertunjukan yang memenuhi standar, sehingga dapat digunakan untuk mengundang tamu-tamu penting saat ada pertunjukan.

Ia juga menilai bahwa ekonomi masyarakat Lampung  dan daya beli masyarakat sudah cukup baik, sehingga perlu dilakukan rencana pembangunan gedung pertunjukan yang memenuhi standar.

Terkait dana, dirinya juga akan membicarakan dengan pihak sponsor untuk mendukung rencana pembangunan gedung pertunjukan. Tentunya Ia berharap adanya dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

Hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Ketua IWO Lampung Aprohan Saputra dan jajaran IWO Lampung,  Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Saefulloh, dan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan.

Selain gedung pertunjukan, Aprohan Saputra menilai pemerintah melalui Legislatif juga perlu merancang peraturan daerah (perda) atau atau peraturan gubernur (pergub) yang mengatur tentang hari sadar wisata, sebagai langkah strategis dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata Lampung.

“Hari Sadar Wisata dapat dimanfaatkan untuk kampanye besar-besaran yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah dalam memperkenalkan destinasi unggulan di Lampung,” ujar Aprohan.

Salah satu kegiatan menarik yang dapat diadakan dalam rangka Hari Sadar Wisata adalah pemberian diskon untuk berbagai layanan dan produk yang berkaitan dengan pariwisata.

“Diskon ini terkait tiket wisata, harga hotel, restoran, kafe, penyedia transfortasi, dan sebagainya, sehingga mendorong banyak wisatawan dari luar Lampung menikmati destinasi Lampung, secara luas,” tandasnya.

Red

Aksi Unjuk Rasa di Ciawi: Warga bersama Mahasiswa Desak Kepala Desa Mundur dan Transparansi Keuangan Desa

BOGOR.radarinformasi.com – Puluhan warga Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, bersama mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bogor, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Ciawi pada Selasa, 7 Desember 2025. Aksi yang berlangsung sejak pagi hari ini merupakan bentuk protes atas dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Bojong Murni, Muhamad Kusnadi alias Madun. Selain meminta Madun mundur dari jabatannya, massa juga mendesak pihak kecamatan untuk membuka Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun anggaran 2023 guna diperiksa transparansinya.

“Kami meminta pihak kecamatan untuk menyerahkan LPJ tahun 2023. Jangan disembunyikan, harus terbuka! Masyarakat berhak tahu bagaimana uang desa dikelola,” seru Ismail, perwakilan mahasiswa, dalam orasinya di hadapan massa.

Aksi ini mendapat perhatian luas, terutama karena masalah dugaan penyalahgunaan dana desa yang disebut-sebut telah menghambat pembangunan di Desa Bojong Murni. Para peserta aksi mengusung spanduk bertuliskan tuntutan transparansi dan penegakan hukum, serta meneriakkan yel-yel meminta keadilan.

Dugaan Korupsi Menghambat Pembangunan Desa

Dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Madun memunculkan ketidakpuasan warga terhadap pengelolaan keuangan desa. Beberapa warga mengaku kecewa karena sejumlah proyek pembangunan desa tidak berjalan sesuai rencana, seperti perbaikan jalan desa yang mangkrak dan fasilitas umum yang tidak kunjung dibangun.

“Sudah dua tahun lebih kami menunggu janji perbaikan jalan, tapi tidak pernah ada realisasi. Uang desa habis entah ke mana,” ungkap salah seorang warga yang turut hadir dalam aksi.

Ismail, sebagai perwakilan mahasiswa, menyoroti lemahnya fungsi pengawasan dari pihak kecamatan terhadap pengelolaan dana desa. Menurutnya, kecamatan memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap desa mengelola anggaran secara transparan dan sesuai aturan.

“Ada fungsi pengawasan dan pembinaan dari kecamatan. Tapi sekarang pertanyaannya, apakah pengawasan ini benar-benar dijalankan? Jika iya, mengapa kasus ini bisa terjadi?” kata Ismail dalam pidatonya.

Tanggapan Camat dan Imbauan Kapolsek

Camat Ciawi, Rosidin, yang ditemui seusai aksi, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyerahkan LPJ tahun anggaran 2023 untuk diperiksa. Namun, ia juga meminta masyarakat dan mahasiswa untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Kita harus menghormati proses hukum. Dugaan korupsi ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Cibinong. Saat ini, Kades Bojong Murni sedang diperiksa, dan kita tunggu hasilnya,” ujar Rosidin.

Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, yang turut hadir mengamankan jalannya aksi, mengimbau para peserta untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan anarkis. Ia menegaskan bahwa proses hukum sedang berjalan, sehingga unjuk rasa harus dilakukan secara damai.

“Tolong semua tetap tertib. Proses hukum sedang berjalan, dan kita harus menghormatinya. Jika ada tuntutan, sampaikan secara baik-baik dan tidak melanggar hukum,” kata Kompol Agus.

Aksi Berakhir Damai dengan Pernyataan Sikap

Aksi unjuk rasa ini berlangsung damai hingga sore hari, diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap oleh perwakilan warga dan mahasiswa. Mereka menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum terkait dugaan korupsi yang merugikan masyarakat Desa Bojong Murni.

“Kami akan tetap mengawal kasus ini sampai tuntas. Jika tidak ada keadilan, kami akan datang lagi dengan massa yang lebih besar,” pungkas Ismail sebelum membubarkan massa aksi.

Aksi ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan yang ketat terhadap pengelolaan dana desa agar tidak disalahgunakan dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Rizal

PT PJBP dan LP3M Serahkan Bantuan Mesin Kapal untuk Nelayan dan Petani Juntinyuat Indramayu Lewat Program CSR

INDRAMAYU.radarinformasi.com – PT Prima Jaya Bangun Persada (PJBP) bersama Lembaga Pemberdayaan Penguatan dan Pengembangan Masyarakat (LP3M) memberikan bantuan 10 unit mesin kapal kepada nelayan di Desa Lombang dan Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan meningkatkan produktivitas nelayan dan mendukung perekonomian masyarakat,” Selasa (07/01/2025).

Ketua LP3M, Ghopur, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu nelayan meningkatkan hasil tangkapan mereka sehingga berdampak pada peningkatan penghasilan. “Dengan bantuan mesin disel ini, kami berharap nelayan bisa lebih produktif dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Ghopur dalam pidatonya.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Sekretariat Desa Lombang, disaksikan oleh sejumlah pihak, termasuk Kuwu Desa Lombang, H. Pandi, perwakilan PT PJBP, Ramdhan A., serta tamu undangan lainnya. 

Dalam sambutannya, H. Pandi mengapresiasi langkah PT PJBP dalam membantu masyarakat. “Terima kasih atas bantuan ini. Semoga bermanfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya nelayan di desa kami,” ucapnya.

Salah satu penerima bantuan, Karnita (47), mengungkapkan rasa syukurnya. “Mesin kapal ini sangat kami butuhkan untuk menunjang pekerjaan mencari nafkah.  “Terima kasih kepada PT PJBP dan LP3M atas perhatian yang diberikan kepada kami,” katanya. 

Hal serupa disampaikan Dartam, nelayan Desa Lombang, yang berharap bantuan ini dapat meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan keluarga.

Ramdhan A, perwakilan PT PJBP, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk menciptakan hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar lokasi operasi. “Melalui program CSR, kami berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup dan mengentaskan kemiskinan,” jelasnya.

Program CSR ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-05/MBU/04/2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN, serta berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Acara penyerahan bantuan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Kasi Trantib Ipan Sugianto, S.H., M.H., Bripka Annas S., Pelda H. Cukim, perwakilan PT Polytama Propindo, serta 12 media online dari berbagai perusahaan. 

Langkah ini diharapkan dapat menjadi model kerja sama untuk mendukung perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kecamatan Juntinyuat.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polsek Sukaraja Tangani Penemuan Granat di Desa Cikeas

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah granat jenis nanas ditemukan di dalam lemari dapur sebuah rumah di Kampung Babakan Tumas RT 05/RW 04, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (3/1/2025) pukul 07.00 WIB. Granat yang terbungkus plastik putih tersebut diduga masih aktif dan dalam kondisi dilakban. Selasa (7/1)

Granat tersebut pertama kali ditemukan oleh Wira Pradesa, warga Kampung Cijulang RT 02/L RW 04, Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Berdasarkan keterangan Wira, granat itu diduga merupakan milik almarhum ayahnya yang pernah bertugas sebagai anggota TNI aktif di Koramil Sukaraja.

Kapolsek Sukaraja, Kompol Hida Tjahjono, SH, menyatakan bahwa sesuai prosedur yang berlaku, granat tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian. Selanjutnya, granat akan dimusnahkan oleh tim penjinak bom (Jibom) dari Mako Brimob Kelapa Dua.

“Granat tersebut telah kami serahkan kepada tim Jibom untuk dilakukan disposal atau pemusnahan di lokasi yang telah ditentukan, yaitu di Kampung Sukaraja RT 03/RW 05, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja,” ujar Kompol Hida.

Proses disposal dilaksanakan untuk memastikan keamanan warga sekitar dari potensi bahaya. Hingga saat ini, Polsek Sukaraja terus mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule