Perhutani Bogor Dikunjungi DPRD Provinsi Banten

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor tepatnya di Kantor BKPH Bogor mendapat kunjungan kerja Komisi II Bidang Perekonomian, Kehutanan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten pada Senin 29 Juli 2024.

Kunker tersebut diterima langsung oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Bogor Denih Sutisna beserta segenap jajaran BKPH Bogor. Sementara dari DPRD Provinsi Banten hadir Ketua Komisi II Iip Makmur, Wakil Ketua Komisi II Yoyon Sujana, Sekretaris Oong Syahroni beserta 12 orang Anggota Komisi dan 3 staf pendamping Kesekretariatan Dewan.

Pada kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor Denih Sutisna menyampaikan menyambut baik serta apresiasi terkait kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Banten ke BKPH Bogor dan pihaknya cukup familiar karena sebelumnya Rombongan Anggota DPRD sudah pernah berkunjung ke Kantor KPH Bogor dan ke wilayah BKPH di KPH Bogor.

“Untuk kunjungan ke BKPH Bogor ini merupakan kali pertama, kami berharap ini merupakan bagian dari sinergi yang bersifat membangun dalam rangka penguatan pada perencanaan dan perlindungan hutan yang lestari, yang berkelanjutan secara ekonomi dan ekologi dimana dalam pengelolaannya turut melibatkan peran masyarakat desa sekitar hutan yang tentunya berimplikasi pada kegiatan kehutanan,” tuturnya.

Sementara itu, Iip Makmur menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan serta penyambutan dari Perhutani BKPH Bogor serta menjelaskan pandangannya dan tujuan dari Kunker ke Perhutani BKPH Bogor, KPH Bogor yaitu dalam rangka membahas terkait perencanaan dan perlindungan hutan serta peran Perhutani terhadap masyarakat yang bersentuhan langsung dengan hutan yang berada di wilayah kelolanya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Polsek Leuwiliang Lakukan Olah TKP dan Penyelidikan Terkait Pencurian di Desa Leuwimekar

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Senin, 29 Juli 2024, sekitar pukul 10.30 WIB, terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Kampung Mekarsari, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kejadian ini dilaporkan oleh, DF setelah menerima informasi dari mertuanya, NH. Senin (29/7/24)

Kapolsek Leuwiliang, Kompol Agus Supriyanto, S.H., M.H, menjelaskan bahwa menurut laporan, kejadian bermula ketika NH dan istri pelapor meninggalkan rumah untuk menjemput anak mereka di sekolah. “Saat kembali, mereka melihat sebuah sepeda motor terparkir di depan rumah. Menyadari ada yang tidak beres, NH segera masuk ke dalam rumah dan menemukan dua orang laki-laki tidak dikenal sedang mencoba membuka lemari di dalam kamar,” tuturnya

NH yang kaget pun berteriak “maling,” sehingga kedua pelaku panik dan mengejar sambil mengacungkan senjata tajam jenis golok. Beruntung, NH berhasil melarikan diri setelah melakukan upaya pencurian tersebut.

Anggota piket Polsek Leuwiliang segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan. “Kami telah melakukan olah TKP dan melaporkan kejadian ini kepada pimpinan untuk langkah lebih lanjut,” ujar Kompol Agus Supriyanto.

Pelapor, DF (40), adalah seorang wiraswasta yang tinggal di Kampung Wiraswasta, Desa Leuwimekar. Saksi-saksi yang dimintai keterangan NH (59) dan A (58), keduanya tinggal di lokasi yang sama dengan pelapor.

Kerugian materi akibat kejadian ini masih dalam pengecekan oleh korban. Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku yang masih dalam pelarian.

Kapolsek Leuwiliang, Kompol Agus Supriyanto menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. “Masyarakat dapat melaporkan ke pihak kepolisian terdekat atau melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah binaan,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Polsek Leuwiliang masih mengumpulkan bukti- bukti untuk mengetahui identitas pelaku dan berkomitmen akan terus melakukan patroli berkala secara intensif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Koramil 0621-11/Ciawi Adakan Danramil Cup II Mini Soccer U-12 : Dalam Rangka HUT RI Ke-79 dan Mencari Bibit Pemain Muda

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-79 se-wilayah Kecamatan Caringin dan Ciawi, Koramil 0621-11/Ciawi menggelar acara pembukaan Danramil Cup Mini Soccer U-12 di lapangan desa Bendungan pada Senin, 29 Juli 2024 sekitar pukul 08.30 WIB.

Rentetan acara dimulai dengan upacara resmi yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Acara ini diadakan karena sepak bola Indonesia sedang dalam kondisi yang maju.

“Danramil 0621- Ciawi mengadakan Danramil Cup ke 2 dalam Rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, meneruskan perjuangan para pejuang yang telah mendahului kita,” ucap Mayor Arm M. Sutrisna dalam sambutannya.

Setelah Apel, acara dilanjutkan dengan pembacaan janji atlet yang diwakili oleh salah satu pemain mini soccer. Selain itu, janji wasit juga dibacakan untuk menegaskan komitmen terhadap sportivitas dan keadilan dalam pertandingan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain Camat Ciawi, Camat Caringin yang diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam), Kapolsek Ciawi yang diwakili oleh Kanit, Kepala KUA, Ketua MUI Ciawi dan Caringin, serta pimpinan asosiasi kepala desa Kecamatan Caringin. Turut hadir juga Direktur Bank Dana Mandiri Bersama (DMB), perwakilan dari Prima Ettawa Milk dan para panitia penyelenggara Danramil Cup Mini Soccer.

Selain dihadiri oleh para pejabat dan tokoh masyarakat, acara ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai sponsor, termasuk Prima Ettawa Milk, Bank Dana Mandiri, serta beberapa perusahaan yang berada di Kecamatan Caringin.

Peserta dalam Danramil Cup Mini Soccer U-12 ini terdiri dari siswa-siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Ciawi dan Caringin. Mereka berkompetisi untuk memperebutkan gelar juara dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang olahraga sepak bola.

Danramil Cup Mini Soccer U-12 ini diadakan sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan sepak bola usia dini di wilayah tersebut, sekaligus memberikan kesempatan bagi para pemain muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka dalam olahraga sepak bola.

Pertandingan pertama resmi dibuka dengan penendang bola pertama secara simbolis yang dilakukan oleh beberapa perwakilan tamu dan tokoh masyarakat setempat. Lalu dilanjutkan dengan pertandingan antar tim SD di Kecamatan Caringin – Ciawi.

Reporter : Rizal
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Menjadi Lokasi Praktik Kehutanan Mahasiswa UNB

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor menjadi lokasi praktik umum Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa (UNB) tepatnya di dipetak 16 RPH Gobang BKPH Jasinga Leuwiliang, administratif Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor, pada Sabtu (27/07). Minggu (28/7/24)

Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jasinga Leuwiliang mewakili Administratur/KKPH Bogor menerima kunjungan kegiatan Praktek Umum Mahasiswa Fakultas Kehutanan UNB sekaligus memberikan ucapan selamat datang dan arahan terkait kondisi umum BKPH Jasinga Leuwiliang serta kegiatan pengelolaan yg dilaksanakannya antara lain kegiatan pengelolaan produksi getah pinus, pengelolaan wisata serta perlindungan dan pengamanan hutan.

Dalam kesempatan tersebut Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma didampingi KRPH Gobang Robil Amsur, Mandor Sadap Budiman, Mandor Wisata Sujadi M. Nur dan Mandor Polter Ujang.

Sementara dari UNB, hadir Wakil Rektor II UNB Tun Susdiyanti yang menyampaikan bahwa tujuan dari Praktik Umum adalah memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat, mengamati, mengenali kegiatan dan permasalahan pengelolaan hutan serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap pengelolaan hutan secara menyeluruh.

Selanjutnya Dosen Pembimbing Kustin Bintani Meiganati menyampaikan bahwa kegiatan Praktik Umum Kehutanan meliputi materi Perencanaan Hutan, Pembinaan Hutan, Teknologi Hasil Hutan, Konservasi Sumberdaya Hutan, Perhutanan Sosial melalui kegiatan pengamatan langsung lapangan.

Keduanya hadir dalam rangka supervisi dari Universitas terkait pelaksanaan praktik umum yang sudah dijadwalkan dari tanggal 13 -28 Juli 2024.

Reporter : Maulana

Redaktur : Dewi

Puluhan Pemuda Tebing Tinggi Hadiri Gelar Pembekalan Politik Dan Nasehat Agama Dari Tim Milenial H.Hairan-Amin

Tanjab Barat.radarinformasi.com – Dalam upaya memperkuat basis dukungan dan meningkatkan partisipasi politik di kalangan generasi muda, tim milenial, “PAHAM” Pasukan Hairan-Amin pendukung pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) H.Hairan-Amin Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), menggelar acara pembekalan politik dan nasehat agama pada Sabtu (27/07/24). Minggu (28/7/24)

Acara yang dihadiri oleh puluhan pemuda ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme di Tebing Tinggi. Acara pembekalan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan mendalam mengenai dinamika politik serta nilai-nilai agama yang dapat menjadi panduan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi politik, sejumlah pembicara dari tim sukses menjelaskan pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi serta bagaimana generasi muda dapat berkontribusi secara positif dalam pembangunan daerah.

Ketua Tim Milenial H.Hairan-Amin Kecamatan Tebing Tinggi, Sandi Ariyanda Saputra, ST, mengatakan, bahwa acara tidak hanya fokus pada aspek politik, acara ini juga menyertakan sesi nasehat agama yang dibawakan oleh Al Ustadz Muhammad Hafidz dan Al Ustadz  Supangat.

“Pesan-pesan moral dan etika yang disampaikan diharapkan dapat membentuk karakter milenial yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas yang tinggi,” tutur Ariyanda.

“Kami ingin membekali generasi muda dengan pengetahuan yang komprehensif, baik dari segi politik maupun agama. Dengan demikian, mereka dapat menjadi pemimpin masa depan yang bijaksana dan beretika,” ujar Ketua timses milenial pasangan Hairan-Amin.

Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber, membahas isu-isu terkini, dan mencari solusi bersama untuk tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Interaksi ini diharapkan dapat membangun semangat kolaboratif di antara milenial  kecamatan Tebing Tinggi.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari tokoh masyarakat, yang melihatnya sebagai langkah progresif dalam menciptakan generasi muda yang peduli dan siap berkontribusi untuk daerahnya.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan milenial Tebing Tinggi dapat menjadi agen perubahan yang positif, membawa harapan baru bagi masa depan daerah sesuai dengan visi-misi H. Hairan-Amin.

Reporter : Dani
Redaktur : Dewi

Mandor Proyek Cikembar-Cikembang : U-ditch Di Pasang Terbalik Itu Tidak Salah yang Salah Itu Kalau Tidak Dipasang

SUKABUMI.radarinformasi.com- Pemasangan U-ditch di Jalan Provinsi Cikembar-Cikembang, yang dikerjakan oleh PT. Purna Graha Abadi dan bertindak sebagai Konsultan Pengawas PT. Secon Dwitunggal Putra dan PT. Laksana Disain Daya Cipta ( KSO), dengan masa pelaksanaan 120 (Seratus dua puluh) hari kalender kini menjadi buah bibir di masyarakat, pasalnya U-ditch dengan sengaja dipasang secara terbalik, Minggu (28/07/24).

Saat radarinformasi.com mendatangi lokasi, terlihat pemasangan U-dith didepan sebuah ruko terpasang terbalik, dan hal ini tentunya tidak sesuai dengan petunjuk teknis.

Ditemui di lokasi kegiatan, Mandor proyek Erick mengatakan, terkait U-ditch yang dipasang terbalik tersebut tidak masalah, yang masalah bila tidak dipasang.

“Tidak masalah terbalik, yang jadi masalah bila Udith tidak dipasang (dikerjakan),” ujar Erik tanpa beban, Sabtu, 27 Juli 2024.

Sementara itu, pernyataan Erik berbanding terbalik dengan penjelasan pelaksana dari penyedia jasa Aris.

Menurut Aris, pengerjaan U-ditch terbalik memang tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hanya saja kita mengerjakan itu untuk kepentingan warga yang memiliki ruko tersebut agar kegiatannya tidak terganggu dengan adanya proyek ini. Dan dalam pengerjaannya Udith memang tidak menggunakan tutup, karena nanti akan dicor beton.

“Siap salah, memang tidak sesuai RAB, hanya untuk kepentingan warga saja, urgent lah. Namun bila memang jadi masalah nanti akan kita bongkar,” ungkap Aris melalui sambungan telepon.

Sangat disayangkan, pembangunan yang menelan anggaran hampir mencapai 4 milyar tersebut berkesan dikerjakan asal-asalan tanpa memperhitungkan kualitasnya.

Reporter : Dewi

Polsek Leuwiliang Olah TKP Percobaan Pencurian Kendaraan Roda Dua

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Jumat, 26 Juli 2024, sekitar pukul 18.00 WIB, terjadi percobaan pencurian kendaraan roda dua di depan Kantor PNM Mekar, Kampung Setu Tonggoh, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Leuwiliang, Kompol Agus Supriyanto, S.H., M.H, menjelaskan bahwa pada hari tersebut, pihak piket reskrim menerima kiriman bukti video melalui WhatsApp yang menunjukkan dugaan tindak pidana percobaan pencurian sepeda motor.

Saat korban sedang berada di dalam Kantor PNM Mekar, ia melihat sepeda motornya didorong mundur oleh seseorang yang tidak dikenal. mengetahui hal tersebut, Korban, S (24), kemudian berteriak. Pelaku yang panik melarikan diri dengan sepeda motor lain tanpa membawa sepeda motor milik korban.

Pihak kepolisian mash berusaha mengungkap identitas dan keberadaan pelaku dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi disekitar lokasi kejadian. “Jika pelaku berhasil ditangkap, ia akan dikenakan proses hukum pidana sesuai pasal 363 KUHP,” ucap Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kondusih. Pihak Kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat apabila mempunyai informasi terkait pelaku untuk segera melapor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang Lakukan Investigasi dan Evakuasi Kecelakaan Kerja Tertimbun Tanah

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 19.00 WIB, warga melaporkan kecelakaan kerja di mana seorang pekerja tertimbun tanah di Galian Tanah, Kampung Nagrek, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Parung Panjang, Kompol Dr. Suharto, S.H., M.H, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima informasi via telepon dari warga yang melaporkan adanya korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja tertimbun tanah. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk mengamankan tempat tersebut.

Setibanya di lokasi, anggota Polsek Parung Panjang menemukan jenazah seorang laki-laki yang meninggal dunia akibat tertimpa tanah di area galian tersebut. Identitas korban diketahui sebagai Surya Cecep (48), diketahui berprofesi sebagai sopir dan berdomisili di Kampung Pasir Beureum, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang.

Pihak kepolisian juga mendatangi rumah duka dan mengumpulkan keterangan dari para saksi, yaitu S (52), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kampung Pasir Beureum, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang dan AI (37), seorang buruh harian lepas yang berdomisili di GPP Blok A.II/F No. 31, Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang.

Menurut keterangan saksi, korban merupakan sopir truk yang mengangkut material tanah. Pada saat kejadian, korban sedang berteduh sambil menunggu giliran mengangkut tanah. Tanpa disadari, lokasi tempat korban berteduh longsor dan menimpa dirinya.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja tertimpa tanah. Proses pengamanan berlangsung aman dan kondusif. Sementara itu, jenazah telah dimakamkan oleh pihak keluarga sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, situasi tetap terkendali dan tidak ada korban lain dalam kecelakaan tersebut. Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan takdir.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibungbulang Investigasi Terkait Ditemukannya Jasad Diduga Bunuh Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, ditemukan oleh warga seorang pria meninggal dunia yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di Kp. Cikudamulya, RT 01 RW 05, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi, S.Sos, M.H, menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, saksi J mendapat kabar bahwa saudara misannya, Eka Pibriana, meninggal dengan cara gantung diri. Saksi J kemudian mendatangi lokasi kejadian di Kampung Cikudamulya, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan. Korban telah meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon cengkeh di pinggir jalan. Sepeda motor milik korban masih berada di lokasi kejadian dan helm masih terdapat di spion.

Pada saat itu, warga sudah banyak berkumpul di lokasi, termasuk adik ipar saksi yang bernama K. Korban kemudian diturunkan oleh saksi J dan pihak keluarga lainnya, lalu dibawa ke rumahnya. Setelah menerima informasi, anggota Polsek melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Hasil sementara di TKP menunjukkan tidak ada tanda-tanda keributan atau kekerasan.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pada celana dalam korban terdapat bekas air mani dan pada lubang anus ada bekas kotoran. Pada leher korban terdapat luka jeratan tali,” ungkap Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi.

Ketika jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit, pihak keluarga merasa keberatan untuk dilakukan autopsi dan menganggap bahwa kejadian ini adalah musibah. Pihak keluarga kemudian menuangkan hal ini dalam surat pernyataan yang diketahui oleh pihak pemerintah desa dan mengurus pemakaman korban.

Identitas jasad tersebut diketahui adalah seorang laki-laki bernama Eka Pibriana (31) seorang karyawan swasta yang berdomisili di Kampung Muara 2, RT 03 RW 02, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.

Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi TKP mengamankan barang bukti yakni, Tali tambang warna hijau muda yang dipakai untuk gantung diri, baju korban berupa jaket dan celana yang dipakai korban saat gantung diri dan sepeda motor dengan nomor polisi F 4226 IM.

Sampai berita ini diturunkan, jasad Korban telah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga, yang menerima peristiwa ini sebagai musibah dan takdir. Situasi disekitar lokasi kejadian sudah kembali kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang Amankan Seorang Remaja yang Diduga Gengster

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Minggu, 28 Juli 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, di Jl. Sudamanik, Kp. Cilangkap, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, telah diamankan seorang remaja yang diduga terlibat tawuran di wilayah hukum Polsek Parung Panjang. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Parung Panjang, Kompol Dr. Suharto, S.H., M.H, menjelaskan bahwa pada Minggu, 28 Juli 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, di Jalan Sudamanik, Kampung Cilangkap, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, seorang remaja yang diduga anggota gengster telah diamankan.

Sekitar pukul 02.45 WIB, petugas jaga mendapatkan informasi dari Resmob bahwa akan terjadi tawuran di wilayah Parungpanjang, tepatnya di Desa Lumpang. Piket SPKT dan Piket Binmas segera bergerak ke lokasi tersebut. Saat anggota Polsek tiba di lokasi, para gengster yang sedang tawuran membubarkan diri secara terpisah.

Dengan bantuan warga, pihak Kepolisian berhasil mengamankan salah satu motor yang terjatuh dan menyerahkannya kepada anggota Polsek Parungpanjang. Anggota Polsek kemudian membawa pelaku yang mengalami luka lecet akibat terjatuh dari sepeda motor ke Puskesmas Parungpanjang untuk mendapatkan perawatan medis.

Hasil pemeriksaan pihak Kepolisian Polsek Parung Panjang menunjukkan bahwa pelaku remaja yang diamankan berinisial A (17), adalah anggota gengster yang berdomisili di Kampung Cibungur, Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor

Pihak Kepolisian meminta keterangan dari saksi di lokasi TKP, yaitu Ahyar (53) yang merupakan Linmas Desa  Lumpang. Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian antara lain 1 unit sepeda motor Honda Beat warna merah muda dengan nopol F 4988 FHC dan 1 buah handphone diduga milik pelaku yang kabur.

Sampai berita ini diturunkan, pelaku telah diamankan di Polsek Parung Panjang untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule