Korban Gantung Diri Diduga Depresi, Polsek Caringin Olah TKP

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah tragedi mengenaskan seorang pria (35 th) ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri dirumahnya Kp. Legoknyenang di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, pada Rabu 8 Mei 2024.

Kapolsek Caringin AKP Ketut Laswardjana, SH, MM., menjelaskan Korban bernama Dae (35 th) ditemukan tergantung di dalam kamarnya pada pukul 08.30 WIB oleh seorang saksi Siti Nurlaela (18 th). Menurut keterangan dari saksi, kejadian tersebut bermula sebelumnya korban duduk di depan teras rumah sekitar pukul 07.00 WIB, kemudian akhirnya naik ke plafon untuk mengikat tambang dan masuk ke dalam kamar lalu pintu kamar dikunci dari dalam. 

Saksi yang menemukan korban dalam keadaan tergantung segera memberitahu pihak berwenang. Kepolisian dari Polsek Caringin, termasuk Kanit Reskrim dan Bhabinmas Desa Pancawati, segera tiba di lokasi kejadian. Keluarga korban meminta agar tidak dilakukan visum dan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

“Dari hasil keterangan para saksi-saksi kepada pihak Kepolisian Polsek Caringin bahwa pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Meski permintaan keluarga adalah untuk tidak dilakukan autopsi jenazah dan menerima kejadian ini sebagai musibah, akan tetapi pihak kepolisian akan terus menginvestigasi penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur kejahatan di balik kematian korban ini”, terang AKP Ketut.

“Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya kesehatan mental dan dukungan sosial bagi individu yang mungkin mengalami kesulitan psikologis. Masyarakat diimbau untuk selalu peduli dan memberikan perhatian lebih terhadap orang-orang di sekitar untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa yang akan datang”, harapnya Kapolsek.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Perhutani Bogor Upayakan Peningkatan Produksi dan Mutu Getah Pinus

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan monitoring dan evaluasi di lapangan guna peningkatan produksi mutu getah pinus, pada Rabu (08/05) berlokasi di sadapan RPH Cipayung, BKPH Bogor, Cisarua, Bogor.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Sub Seksi Produksi Sri Retnoningsih, Penguji Getah Tingkat II Isnanto Budiman beserta Staf Penguji, penyadap getah pinus dan para Mandor Sadap lingkup RPH Cipayung BKPH Bogor. 

Pada kesempatan tersebut Sri Retnoningsih mewakili Administratur/KKPH Bogor menjelaskan bahwa giat yang dilakukannya sebagai upaya peningkatan produksi getah pinus tahun 2024 dengan produksi terlampau dan mutu yang baik dengan cara memonitoring dan evaluasi kegiatan serta pemberdayaan tenaga kerja lokal maupun non lokal dalam proses penyadapan getah pinus. 

“Diharapkan kegiatan produksi dapat diefektifkan dengan pengoptimalan berbagai sumber daya yang ada”, tuturnya.

Redaktur   :  Maulana

Redaktur   :  Dewi

Tingkatkan Tugas Pokok dan Fungsi Pegawai, Rutan Kelas IIB Tarutung Gelar Rapat Dinas

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com- Dalam rangka meningkatkan kinerja, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara gelar kegiatan Rapat Dinas Internal dengan tema “Penguatan Tugas Pokok dan Fungsi Pegawai” yang diikuti oleh Pegawai Rutan Kelas IIB Tarutung, Rabu (08/05/2024).

Bertempat di Aula Rutan Kelas IIB Tarutung, Rapat tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Ismet Sitorus dan diikuti oleh Pejabat Struktural serta Pegawai Rutan Kelas IIB Tarutung.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, sekaligus memberikan paparan terkait capaian dan evaluasi kinerja Rutan Kelas IIB Tarutung hingga memasuki pertengahan Triwulan kedua di Tahun 2024 ini. Dalam paparannya Ismet Sitorus menyampaikan bahwa banyak kinerja yang telah dicapai baik.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pegawai Rutan Kelas IIB Tarutung yang telah berkontribusi untuk kemajuan Rutan ini, Mari kita bersama-sama bekerja dengan ikhlas, tanggung jawab, dan berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas,” ujar Ismet Sitorus.

Lanjut Ismet Sitorus menghimbau kepada seluruh pegawai terkhusus kepada jajaran pengamanan untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu lakukan deteksi dini.

“Ingat tiga kunci pemasyarakatan, kita harus lakukan Deteksi Dini gangguan Keamanan dan ketertiban, berantas peredaran narkotika, dan Sinergi dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait, satu kata, satu tujuan, untuk Pemasyarakatan Maju,” tegasnya.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Nekat Kangkangi Aturan KCD, SMA 9 Kota Bogor Pungut Biaya Perpisahan Hingga Puluhan Juta

BOGOR.radarinformasi.com- Setiap kali menjelang berakhirnya tahun ajaran, pihak sekolah selalu dihimbau agar tidak memungut uang perpisahan yang memberatkan para Walimurid, karena kegiatan perpisahan bukanlah rangkaian dari kegiatan belajar-mengajar di sekolah, sehingga pihak sekolah ataupun Komite tidak boleh memfasilitasi menarik pungutan uang kepada peserta didik maupun orangtua/wali, Selasa (07/04/24).

Namun sangat disayangkan maladministrasi tersebut masih berjalan hingga saat ini, salahsatunya di SMAN 9 Kota Bogor, dimana setiap siswa diminta untuk membayar uang perpisahan sebesar Rp.850.000,00 dan uang buku tahunan sebesar Rp.350.000.00/Siswa.

Padahal seperti yang kita ketahui kegiatan maladministrasi tersebut bertentangan dengan Pasal 181 huruf d PP No. 17 Tahun 2010, dimana dalam pasal tersebut menyatakan pendidik dan tenaga kependidikan, baik perorangan maupun kolektif, dilarang melakukan pungutan kepada peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Saat dikonfirmasi Rahmat Indratna selaku Humas SMA 9 Kota Bogor mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail, karena Ia tidak dilibatkan dalam rapat ataupun hal lain terkait adanya uang perpisahan sebesar Rp 850.000.00 dan uang buku tahunan sebesar Rp 350.000.00.

“Saya tidak tau karena saya tidak dilibatkan dalam rapat uang perpisahan ataupun uang buku tahunan tersebut, saya hanya sekedar tau tapi tidak sampai detail”.

“Untuk lebih jelasnya nanti ketua panitia perpisahan dan Kepala Sekolah yang lebih tau dan memang dari KCD juga sudah ada himbauan larangan memungut uang perpisahan”, ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Perpisahan saat dikonfirmasi via telpon mengatakan, “Mohon maaf saya sedang sibuk, untuk masalah uang perpisahan sudah kita rapatkan dengan perwakilan Korlas lalu disampaikan kepada orangtua siswa, mengenai himbauan dari KCD memang sudah kita terima tapi kan kepanitiaan juga sudah terbentuk, tolong jangan sudutkan saya dengan pertanyaan yang sulit, saya bukan tidak mengindahkan himbauan dari KCD akan tetapi kan kepanitiaan sudah terbentuk.

Sangat disayangkan hingga berita ini ditayangkan pihak Kepala Sekolah belum dapat dihubungi.

Reporter : Dewi

H. Hairan Kembalikan Berkas Calon Kepala Daerah ke DPC-PPP Kabupaten Tanjab Barat

TANJAB BARAT.radarinformasi.com-  H. Hairan, SH didampingi Pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), dan Ketua Partai Ummat kabupaten Tanjab Barat,Tomy Erlangga mengembalikan berkas Calon Kepala Daerah (Cakada) kepada DPC-PPP Kabupaten Tanjab Barat, Selasa sore (07/05/24).

Kedatangan rombongan H. Hairan disambut langsung Ketua DPC PPP Umar Dani dan didampingi para pengurus serta panitia penjaringan DPC PPP.

Dalam sambutannya mewakili Ketua DPC PPP,  Wakil Ketua PPP, Erham, S.Ag mengucapkan selamat datang kepada Bapak H. Hairan dan rombongan di Kantor Sekretariat DPC PPP Kabupaten Tanjab Barat

“Pertama-tama kami ucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Bapak Hairan dan rombongan di Kantor Sekretariat DPC PPP kabupaten Tanjab Barat.

Disampaikan Erham juga bahwasannya PPP menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan H. Hairan untuk menyerahkan secara langsung pengembalian berkas Calon Kepala Daerah kepada Panitia Penjaringan DPC PPP Tanjab Barat.

“Semoga dengan dikembalikannya berkas Calon kepala daerah bisa terjalin kolaborasi dan kualisi antara PPP dan NasDem dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan kedepan.

“Berkas ini kami terima dan telah kami teliti, kami nyatakan syarat-syaratnya telah terpenuhi dan akan segera kami bawa ke DPW PPP ProvinsiJambi,” ungkap Erham.

Senada dengan Erham, Ketua DPC PPP diwawancara usai acara mengatakan, hari ini mereka menyambut kedatangan rombongan Pak Hairan dalam rangka pengembalian berkas pendaftaran Calon kepala daerah..

“Alhamdulillah pada hari ini Pak Hairan melalui Partai NasDem telah mengembalikan berkas untuk pendaftaran calon Bupati Tanjung Jabung Barat untuk periode 2024-2029,” papar Umar Dani 

“Kedatangan Pak Hairan kita sambut secara hangat, Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik, mudah-mudahan kedepannya bisa berkualisi dan berkolaborasi dengan baik juga dalam memenangkan kandidat yang kita dukung,” ujarnya.

“Selanjutnya kita akan memproses berkas-berkas yang ada dan akan dibawa ke DPW PPP Provinsi Jambi,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Calon Kepala Daerah yang diusung Partai NasDem H. Hairan, SH menyampaikan keinginanya untuk mengajak PPP kabupaten Tanjab Barat bergabung dalam perjuangan untuk perubahan yang lebih baik.

“Alhamdulillah pada sore hari ini, walaupun Kualatungkal diguyur hujan, mudah-mudahan ini menjadi rahmat bagi kita semua, yang tadinya panas menjadi dingin,” tutur H.Hairan ,SH yang juga Ketua DPD NasDem Kabupaten Tanjab Barat.

“Dan hari ini Alhamdulillahnya PPP membukakan pintu selebar-lebarnya kepada kami untuk mengembalikan berkas di DPC PPP Tanjab Barat,” lanjutnya.

“Terkait hasilnya, kami serahkan kepada internal kawan-kawan di DPC-PPP, semoga ini menjadi awalan yang baik dan semoga PPP dapat menjadi bagian dari perjuangan kami bersama untuk perubahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” pungkas Putra Terbaik kabupaten Tanjab Barati ni. 

Reporter  : Dani

Redaktur  : Dewi

Perambahan Kayu Alam di Desa Rura Julu Dolok Kec. Sipoholon, Pengusaha GS Diduga Bermain Mata Dengan KPH XII Tarutung

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com- Dibalik maraknya perambatan hutan di wilayah Desa Rura Julu Dolok Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara diduga adanya seorang pembisnis kayu Loging yang berkeliaran bebas diwilayah hukum Polres Tapanuli Utara.

Dengan memanfaatkan kekuatan finansial yang ia miliki, seorang pembisnis kayu yang diketahui berinisial GS, mampu memenuhi segala apa yang menjadi kebutuhan dalam melakukan transaksi selama berada diwilayah hukum tertentu.

Termasuk diantaranya, mendapatkan kayu Alam dengan memanfaatkan para pekerja untuk melakukan penebangan kayu alam yang diduga kuat tidak memiliki izin.

Selain itu, dalam melancarkan usaha bisnis haramnya, GS juga diduga menjalin kemitraan dengan pengusaha lokal serta bermain mata dengan cara menjalin hubungan dekat dengan beberapa oknum KPH XII Tarutung.

“Jadi dibalik maraknya perambatan hutan di Desa Rura Julu Dolok Kecamatan Sipoholon. Kuat dugaan kami, bahwa GS ini telah merangkul beberapa oknum KPH XII Tarutung”, terang Henri Harianja pemerhati lingkungan saat di konfirmasi awak media, Selasa (7/5/2024).

Lanjutnya, sehingga tidak heran bagi kami, bahwa praktek perambahan hutan atau penebangan kayu Alam yang masuk dalam area kawasan pedesaan.

Dan berdasarkan fakta lapangan, memperlihatkan bagaimana aktivitas truk yang memuat kayu LOG bisa berlalu lalang empat sampai lima kali dalam sehari, baik disiang hari maupun pada malam hari tanpa adanya pengawasan langsung dari pihak KPH dan Aparat Penegak Hukum (APH ).

Namun pada hari ini, yang terjadi di
wilayah Hukum Polres Tapanuli Utara, justeru Aktivitas jual beli kayu Alam di Desa Rura Julu Dolok Kecamatan Sipoholon, ibarat kata seperti orang pergi ke pasar membeli ikan.

“Artinya, Begitu mudah mereka para pelaku bisnis mendapatkan kayu tersebut”, cetus Henri.

Dengan mudahnya para para pelaku bisnis mendapatkan kayu Alam, lanjutnya, kuat dugaan kami bahwa ada pembiaran yang dilakukan oleh KPH XII Tarutung maupun APH. Sehingga menjadikan Desa Rura Julu Dolok ini, sebagai lahan subur untuk usaha jual beli kayu Alam tersebut.

“Patut disayangkan, APH yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam melakukan pemberantas tindak pidana, baik pidana umum maupun pidana khusus seperti Ilegal Loging. Justru hari ini bungkam. Tidak ada tindakan dari APH hari ini dan bahkan ini justeru menjadi tanda tanya bagi publik, ada apa sebenarnya ?”, ucapnya.

Sementara itu, awak media berusaha menghubungi Kepala KPH XII Tarutung, melalui telf selulernya terkait dengan persoalan perambahan hutan yang diduga tidak memiliki izi tersebut namun sayang, beliau tidak merespon hingga berita ini di publikasikan.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Babinsa Desa Ciherang Pondok Laksanakan Komsos Bersama Babinkamtibmas Untuk Jalin Sinergitas

BOGOR.radarinformasi.com- Sertu Dadan Gandara selaku Babinsa Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, melaksanakan Komunikasi Sosial dengan Babinkamtibmas Desa Ciherang, Selasa (07/05/24).

Komunikasi Sosial yang dilaksanakan dengan penuh keakraban dan rasa kekeluargaan tersebut dimanfaatkan untuk membahas segala permasalahan yang ada di wilayah binaannya, terutama dalam hal keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kita manfaatkan Komsos ini untuk bisa saling mengisi dan mengingatkan akan tugas dan kewajiban kita sebagai pengayom masyarakat, semoga sinergitas antara Pemerintah Desa Ciherang Pondok dengan TNI selalu dapat terjaga selamanya”, ujar Sertu Dadan Gandara.

Begitu pula dengan Mayor Arm.Mohamad Sutrisno selaku Danramil 0621-11/Ciawi, Ia mengharapkan seluruh anggotanya dapat selalu menjaga rasa persatuan dan kesatuan dengan masing-masing masyarakat di wilayah binaannya serta antara TNI dan Polri selalu seiring sejalan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Reporter : Dewi

Perhutani Bogor Bersama UNB Lakukan Evaluasi Kerjasama Pendidikan

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor bersama Universitas Nusa Bangsa (UNB) mengevaluasi Kerjasama Bidang Pendidikan Kehutanan, bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor di Jl. KSR Dadi Kusmayadi Komplek Perkantoran Pemda, Cibinong, Bogor, pada Jumat 03 Mei 2024. Senin (06/05/2024).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto beserta Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya sementara dari pihak UNB hadir Dekan Fakultas Kehutanan UNB Luluk Setyaningsih beserta jajaran dari UNB. 

Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto mengatakan bahwa evaluasi kerjasama ini dalam rangka memperbaiki serta menyempurnakan hal-hal yang bersifat teknis dan non teknis dalam pelaksanaan kerjasama bidang pendidikan kehutanan di wilayah kerja Perum Perhutani KPH Bogor.

“Diharapkan dengan evaluasi ini, ke depan kerjasama akan terjalin semakin baik untuk kepentingan kedua belah pihak yang dikolaborasikan sehingga tercipta sinergisitas”, jelasnya. 

Sementara Luluk Setyaningsih mengungkapkan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan mutu dan kualitas pendidikan program studi kehutanan mengacu pada tridharma perguruan tinggi agar pelaksanaan mencapai mutu standar yang ditetapkan atau berlaku sehingga dapat memenuhi harapan para pemangku kepentingan. 

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Polsek Cisarua Tindaklanjut Investigasi Penyelidikan Terkait Penemuan Mayat Bayi Berjenis Kelamin Laki-Laki

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Cisarua mendapat laporan dari masyarakat adanya penemuam mayay bayi berjenis kelamin laki-laki di Kp. Teladan Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Minggu 5 Mei 20224 sekitar pukul 06.30 WIB.  

Kapolsek Cisarua Kompol Eddy Santosa, S.Pd,.MH menjelaskan bahwa benar adanya laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat bayi, dimana dari keterangan yang didapat berawal dari saksi bernama Rani, yang saat itu sekitar pukul 06.30 WIB sepulang dari warung melihat bahwa ada kain yang tergeletak di gorong-gorong saluran pembuang air, Rani mengira bungkusan tersebut terlihat dalamnya boneka, namun setelah didekati kain bungkusan didalamnya terdapat bayi laki-laki dengan keadaan sudah meninggal kemudian atas temuannya itu Rani langsung memberitahukan ke warga lain dan melaporkan kepada ketua RT/RW dan perangkat desa.

Kemudian Kapolsek Cisarua memerintahkan Piket Unit Reskrim setelah mendapatkan informasi tersebut langsung mengecek lokasi TKP, kemudian jenazah bayi laki-laki tersebut dibawa oleh Piket Unit Reskrim ke Rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dan setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit jenazah bayi diserahkan kepada warga masyarakat untuk di semayamkan dan berkoordinasi dengan Perangkat Desa Tugu Selatan.

“Setelah itu Piket Unit Reskrim bersama dengan Bhabinkabtibmas Desa Tugu Selatan berkoordinasi dengan RT, RW dan Kepala Desa Tugu Selatan dan mendapatkan kesepakatan bahwa mayat bayi laki laki tersebut dimakamkan di Pemakaman Umum Kp. Teladan Ds. Tugu Selatan Kecamatan, Cisarua, Kabupaten Bogor”.

“Identitas bayi Nama : MR X, Usia belum diketahui dan saat ini masih menjalani otopsi jenazah d rumah sakit dan pihak Kepolisian masih mengumpulkan bukti bukti untuk Penyelidkan lebih lanjut mencari keberadaan pembuang mayat bayi tersebut”.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Jalin Silaturahmi, Satika Simamora Gelar Pertemuan Bersama Kader Partai PDI Perjuangan di PAC Pahae Jae

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com- Kader Partai PDI Perjuangan Satika Simamora Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara terpilih 2024-2029 menggelar pertemuan di Kecamatan Pahae Jae. Pertemuan yang dilaksanakan bertujuan untuk menjalin silaturahmi, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama Kader Partai simoncong putih PDI Perjuangan.

Hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, Jono Panjaitan, selaku Ketua PAC PDI Perjuangan Pahae Jae selaku Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara Fraksi PDI perjuangan beserta para pengurus ranting PDI Perjuangan, ketua DPC PDI perjuangan Dr. Drs. Nikson Nababan M.si yang diperwakilkan Sabungan Parapat selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tapanuli Utara anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara terpilih, Rudi Nababan Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Utara beserta rombongan.

Ketua PAC PDI Perjuangan Pahae Jae, Jono Panjaitan mengatakan,”melalui pertemuan ini, diharapkan adanya kesamaan pikiran dalam membesarkan PDI Perjuangan di Kecamatan Pahae Jae dan ranting pada umumnya. Pertemuan ini juga dalam rangka menjalin hubungan baik antara Kader Partai dengan tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Jono menambahkan, kegiatan Silaturahmi ini juga dalam rangka temu kangen antara Kader PDI Perjuangan Ibu Satika Simamora yang terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi 2024-2029 sehingga dalam perjalannya nanti mencalonkan diri di Pilkada Taput tidak ada kesalah fahaman. Tidak hanya itu, melalui pertemuan ini juga bertujuan untuk menjalin komunikasi sampai ke akar rumput, serta menjaga soliditas antar sesama, Ranting dan Anak ranting di wilayah Kecamatan Pahae Jae.

“Saya berharap, Pengurus PDI Perjuangan di Kecamatan Pahae Jae untuk saling menjalin komunikasi dan merapatkan barisan, tetap satu komando, serta tegak lurus terhadap setiap perintah Partai,” imbuhnya.

Sementara itu Kader PDI Perjuangan Satika Simamora mengatakan, “setiap kader-kader partai harus membesarkan Marhaen, itulah tanda bukti kesolitan kita dalam acara silaturahmi ini. Jadi para kader harus semangat dan satu hati untuk membesarkan partai PDI perjuangan ini, karena saya pribadi dari orang kecil dan dibesarkan partai PDI Perjuangan, itu makanya saya ada ditengah-tengah silahturahmi kita ini”, terang Satika.

“Apalagi saya sudah didukung saudara-saudara sekalian untuk maju di perhelatan pilkada nanti, saya berharap saudara-saudara sekalianlah yang bekerja dan berjuang untuk mendukung saya dari jalur partai PDI Perjuangan dan simpatisan yang bernaung di partai PDI Perjuangan ini. Dan saya tegaskan tidak ada lagi alasan-alasan Anak ranting dan ranting tidak tercover dalam berjuang membesarkan Marhaen PDI Perjuangan ini”, tandasnya.

“Kehadiran saya dalam pertemuan ini, saya tidak mau kecewa dengan perjuangan kita ini karena ini pertemuan dan silaturahmi yang sangat berharga di hari pertama saya menjadi kader PDI Perjuangan, mari kita bersatu, solit, menang itu yang harus kita tingkatkan supaya Visi dan Misi saya bisa terpenuhi nantinya”, tutur Satika mengakhiri.

Reporter. : Reno H
Redaktur : Dewi