TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Kampanye Pasangan calon (Paslon) Nomor urut 03 Hairan-Amin di Kecamatan Tungkal Ilir akan dilaksanakan di pusat Wisata Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) pada esok hari. Kamis (7/11)
Kampanye Hairan-Amin tersebut, akan dihadiri secara langsung Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu dari Presiden RI ke 7 (Tujuh) Jokowi.
Kegiatan Kampanye Hairan-Amin tepatnya berada di pusat destinasi wisata kabupaten Tanjab Barat yakni di Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam atau dikenal dengan sebutan WFC Kuala Tungkal.
Kampaye akan dilaksanakan pada hari Jum’at (8/11/2024), pukul 13.00 esok hari. Terkait kegiatan Kampanye yang dilaksanakan Paslon nomor urut 03 Hairan-Amin, Direktur pengelola WFC, Fajriansyah mengatakan, selaku pengelola pihaknya menerima kegiatan tersebut sesuai dengan regulasi serta aturan yang berlaku.
“Usai berkoordinasi bersama tim pemenangan, pihaknya (Tim pemenangan, red) siap dan sanggup untuk mematuhi regulasi serta aturan yang berlaku,” ungkap Fajri, saat dimintai keterangan, Kamis (7/11/2024) siang.
Dikatakan Fajri, terkait masalah tiket masuk di WFC, pihak Tim pemenangan menyanggupi untuk membayar semua kendaraan yang akan masuk di WFC Kuala Tungkal.
“Jadi, masuk ke WFC tetap bayar. Namun, semua retribusi, baik itu tiket masuk, kebersihan, maupun parkir kendaraan untuk masuk ke WFC itu semua akan ditanggung oleh Tim Pemenangan Hairan-Amin,” pungkasnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Publik kini mulai mendapat gambaran tentang sosok calon bupati Indramayu, Lucky Hakim, setelah Efendi, seorang yang dekat dengannya, membeberkan sejumlah fakta. Kamis (7/11)
Efendi mengungkapkan bahwa selama ini, peran Lucky Hakim dalam kancah politik diwarnai oleh perbedaan antara perkataannya dan realitas. Ia meminta warga Indramayu agar tidak tertipu dalam memilih pemimpin.
Mantan Wakil Ketua Badan Pemenangan Partai Gerindra Kabupaten Indramayu ini menjelaskan sejumlah masalah terkait Lucky Hakim, termasuk proyek-proyek yang mangkrak dan pengunduran diri Lucky dari posisi Wakil Bupati dengan “mahar” sebesar Rp 2,5 miliar.
Efendi menyebutkan adanya 26 proyek bermasalah yang menjadi temuan BPK dan melibatkan Lucky Hakim saat menjabat. Ia juga mengungkapkan bahwa Lucky Hakim menerima uang Rp 2,5 miliar ketika mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu.
Pernyataan ini disampaikan oleh Efendi pada Kamis (7/11/2024) kepada media sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masa depan Indramayu, terutama menjelang pencalonan Lucky Hakim sebagai Bupati di Pilkada 2024.
“Saya menyampaikan ini demi menyelamatkan Indramayu, agar masyarakat tidak salah memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan,” tegas Efendi.
Efendi menyatakan dirinya memahami perjalanan karir dan rekam jejak Lucky Hakim sejak Pilkada 2020, mengingat posisinya sebagai mantan Wakil Ketua Badan Pemenangan Kepala Daerah DPC Gerindra Indramayu serta kedekatannya dengan Lucky.
Menurut Efendi, pengunduran diri Lucky sebagai Wakil Bupati bukanlah karena alasan yang diungkapkan sebelumnya, tetapi lebih bermotifkan transaksi. Ia mengatakan, Lucky menerima uang dari pihak yang diperkirakan akan menggantikannya.
“Saya tidak perlu menyebutkan siapa yang memberikan, tapi media mungkin sudah mengetahui. Alasan mundur karena ingin bersih dari gaji buta itu omong kosong,” ujar Efendi.
Efendi mengaku siap mempertanggungjawabkan pernyataannya dan bahkan siap menghadapi konsekuensi hukum jika permasalahan ini sampai ke ranah hukum. Ia menyatakan akan mengungkap lebih banyak fakta jika diperlukan.
“Apa yang saya katakan sudah saya pertimbangkan dengan matang. Saya siap menghadapi konsekuensinya,” tutup Efendi.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Guna mewujudkan program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sejalan dengan ASTACITA Presiden Republik Indonesia tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) mengambil langkah tegas untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Lapas dan Rutan dengan melakukan pemindahan 64 orang narapidana risiko tinggi. Berdasarkan hasil penindakan dan asesmen, narapidana tersebut terindikasi dan diduga masih mengendalikan peredaran narkoba, love scamming, serta penipuan online dari Lapas dan Rutan. Kamis (7/11)
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mengusung kerja sama dengan melibatkan TNI, POLRI, dan BNN yang dikoordinir langsung oleh Direktur Pengamanan dan Intelijen, Ditjenpas, dengan didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen lintas institusi dalam menciptakan Lapas dan Rutan yang terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta penipuan online.
Narapidana yang dipindahkan ke Nusakambangan akan ditempatkan di Lapas Kelas IIA Karanganyar yang menggunakan sistem pengamanan Super Maximum Security. Harapannya, selain menimbulkan efek jera, juga memutus jaringan peredaran narkoba serta penipuan online dari Lapas dan Rutan.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mengatasi masalah overcrowded di Lapas dan Rutan di Sumatera Utara yang saat ini dihuni oleh 32.177 narapidana (data per 5 November 2024) dengan kapasitas ideal sejumlah 14.811 orang. Data tersebut menunjukkan Lapas dan Rutan di Sumatera Utara mengalami overcrowded mencapai 217%.
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan akan terus berupaya mewujudkan ASTACITA Presiden Republik Indonesia, salah satunya dengan pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba. Pemindahan 64 orang narapidana risiko tinggi (high risk) dari Lapas dan Rutan di Sumatra Utara ke Nusakambangan ini merupakan langkah awal dari komitmen yang diwujudkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Ke depannya akan dilakukan pemindahan narapidana risiko tinggi (high risk) secara bertahap ke Lapas wilayah Nusakambangan sebagai upaya mencegah dan memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta penipuan online, khususnya di Lapas dan Rutan.
BOGOR.radarinformasi.com — Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melakukan kunjungan internal ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0606/Kota Bogor. Kunjungan ini berlangsung dengan pengamanan ketat dan diterima langsung oleh Kasdim 0606/Kota Bogor beserta jajaran perwira staf dan Danramil Kodim 0606. Kamis (7/11)
Jenderal Maruli tiba di Makodim pada pukul 14.47 WIB dan disambut dengan penghormatan militer oleh Kasdim dan perwira jajaran Kodim 0606. Setelah menerima penghormatan, Jenderal Maruli menuju ruang transit Makodim.
Pada pukul 15.15 WIB, KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melaksanakan sesi foto bersama dengan seluruh anggota Kodim 0606/Kota Bogor sebagai bagian dari kegiatan yang menandai kebersamaan dan keharmonisan antara pimpinan dan prajurit.
Kunjungan berlangsung singkat dan selesai pada pukul 15.19 WIB, saat Jenderal Maruli meninggalkan Makodim 0606/Kota Bogor untuk melanjutkan perjalanan menuju ISCC Sentul. Selama kunjungan ini, kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar, menunjukkan kedisiplinan dan profesionalisme jajaran Kodim 0606/Kota Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Maruli menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh prajurit. “Sebagai prajurit TNI AD, kita memiliki tanggung jawab besar untuk selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Mari terus jaga integritas dan semangat dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pimpinan TNI AD dengan jajaran prajurit di daerah, serta meningkatkan semangat kerja seluruh anggota dalam menjalankan tugas.
TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 03, Hairan-Amin, semakin menguat Dan Mengalir Deras menjelang Pilkada Tanjab Barat. Kampanye yang digelar di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Betara, berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang memadati lokasi. Kehadiran warga tidak hanya menunjukkan dukungan, tetapi juga menjadi simbol harapan baru untuk perubahan bagi masyarakat setempat, Rabu (06/11/24).
Calon Wakil Bupati (Cawabup) Ustadz Amin dalam orasinya mengungkapkan data terbaru mengenai kondisi Kabupaten Tanjab Barat yang memprihatinkan. “Tanjab Barat saat ini tercatat sebagai kabupaten termiskin kedua di Provinsi Jambi,” ujarnya.
Selain itu Ia mengutip pesan Mantan Presiden R I Joko Widodo, “Jangan sampai jalan bagus tapi rakyat lapar,” dan menegaskan perlunya langkah konkret. Ustadz Amin juga menekankan pentingnya kepala dinas lebih sering turun ke masyarakat serta memaparkan program-program unggulan, termasuk alokasi Rp 20 juta per RT dan program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Sementara itu, Calon Bupati (Cabup) H. Hairan menambahkan, “Harga pinang yang rendah menjadi sorotan. Solusi kami adalah mengupayakan ekspor langsung ke negara tujuan agar petani mendapatkan harga yang lebih layak,” katanya.
Hairan juga menyampaikan rencana program pembangunan infrastruktur tanpa prosedur pengajuan yang rumit, yaitu alokasi dua kilometer aspal per desa. “Meskipun APBD kita besar, angka kemiskinan masih tinggi. Kami berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan, termasuk dengan regulasi peraturan bupati yang memungkinkan pembangunan jalan desa selebar empat meter dan penempatan anggaran untuk program Dua Puluh Juta per RT (Duta RT).”
Hairan juga menjanjikan pemasangan 20 lampu jalan di setiap RT, serta pembagian BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang adil dan tepat sasaran melalui aplikasi yang didukung petugas pendataan independen dari kabupaten dengan anggaran Rp 50 miliar per tahun.
Selain itu Hairan juga menyoroti tingginya angka pengangguran dan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), ia berjanji untuk merevisi peraturan daerah agar 60% tenaga kerja di perusahaan-perusahaan di Tanjab Barat diisi oleh warga lokal, sehingga angka pengangguran dapat ditekan.
Acara kampanye tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana warga dapat menyampaikan pertanyaan dan aspirasi mereka secara langsung kepada pasangan calon. Hiburan turut disuguhkan, menambah semarak suasana dan mempererat silaturahmi antara pasangan calon dan masyarakat.
BOGOR.radarinformasi.com– Desa Ciawi menggelar acara launching bantuan keuangan (Bankeu) infrastruktur desa di Aula Kantor Desa Ciawi. Kegiatan ini menandai dimulainya program pembangunan infrastruktur desa untuk tahun anggaran ini, dengan fokus utama pengaspalan jalan di Kampung Ciawi Girang, tepatnya di wilayah RW 02 dan RW 03. Kamis (7/10)
Dalam pelaksanaan tahap pertama ini, total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp516 juta. Sementara itu, Dana tersebut sepenuhnya diprioritaskan untuk memperbaiki akses jalan di dua RW tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga serta mempercepat distribusi barang dan jasa di Desa Ciawi.
Kepala Desa Ciawi, H. Nana Sumarna, S.Ag., menyatakan bahwa bantuan ini merupakan upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang lebih baik. “Kami berharap program ini bisa meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga, serta mendukung perekonomian desa,” ujarnya dalam sambutan.
Acara yang berlangsung lancar ini turut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, Babinsa Ciawi, serta perwakilan warga setempat. Warga pun menyambut baik program ini, mengingat akses jalan yang baik sangat dibutuhkan dalam kegiatan sehari-hari mereka. Tahap berikutnya diharapkan dapat segera dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur lainnya di Desa Ciawi.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – General Manager RU VI Balongan, Yulianto Triwibowo, menegaskan bahwa Kilang Balongan siap mendukung pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kamis (7/10)
Dengan memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kebutuhan industri dan masyarakat, Kilang Balongan berkomitmen mendorong percepatan ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Hal ini disampaikan oleh Yulianto saat menerima kunjungan kerja dari perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon pada 4 November 2024, di Ruang Strategic Command Center, Gedung Amanah RU VI Balongan.
Selain menjalankan peran utama sebagai pemasok BBM dan BBK nasional, Kilang Balongan juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah operasinya.
“Syukur Alhamdulillah, keberadaan Kilang Balongan memberikan dampak yang cukup besar, khususnya terhadap sektor ekonomi di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning),” ujar Yulianto.
Berbagai kebutuhan operasional perusahaan dipenuhi dengan melibatkan usaha lokal dan UMKM di Ciayumajakuning. Selain itu, banyak kebutuhan harian pekerja yang juga disuplai dari wilayah sekitar, yang berdampak positif pada perekonomian lokal.
Yulianto berharap kegiatan ini akan memperkuat sinergi antara Kilang Balongan dan Bank Indonesia, sehingga manfaat keberadaan kilang dapat semakin dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Di sisi lain, Deputi Kepala BI Cirebon, Agung Budilaksono, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari survei liaison BI.
“Survei liaison dari Bank Indonesia dilakukan untuk mengumpulkan data guna mendukung penyusunan kebijakan moneter dan makroekonomi, serta memberikan masukan kepada pemerintah daerah maupun pusat,” jelas Agung.
Data dari survei ini akan diolah sebagai acuan untuk membuka peluang kerja sama dan peningkatan demi mendukung pertumbuhan ekonomi di Ciayumajakuning serta secara nasional, tambah Agung. Setelah diskusi, acara ditutup dengan tur fasilitas Kilang Balongan.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Kasus salah tangkap yang dilakukan personil Polres Tapanuli Utara terhadap Rivai Simanjuntak pada 4 November 2024 dari rumahnya di Desa Sosunggulon, Tarutung menjadi perhatian publik. Akibat kejadian ini, kinerja Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak beserta jajarannya dipertanyakan. Kamis (7/11)
Ketua Umum Lembaga Peduli Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (LP3MI), Irvan JM Simatupang menanggapi kasus salah tangkap terhadap Rivai Simanjuntak akibat tuduhan turut serta melakukan pengeroyokan terhadap anggota tim pemenangan paslon nomor 2 JTP-Dens di Pahae Jae, pada Rabu, 30 Oktober 2024 lalu terkesan dipaksakan.
Menurut Irvan, selain salah tangkap, pihak Polres Taput juga seperti memaksakan LP nomor 225 tertanggal 31 Okt 2024 dengan pelapor atas nama David Okto dan LP nomor 226 tanggal 31 Oktober oleh pelapor atas nama Pance Riwat Sormin sebagai dasar penangkapan terhadap Rivai Simanjuntak.
“Terakhir diketahui dari Memori Boru Tobing yang merupakan istri dari Rivai Simanjuntak kalau Rivai pada waktu kejadian berada di Tarutung mulai pagi sampai jam 11 malam, melayat ke rumah temannya di Desa Huta Toruan IV Tarutung. Dan sepulang dari acara penguburan orangtua temannya, Rivai Simanjuntak sudah berada di rumahnya di Desa Sosunggulon sekitar pukul 22.30 Wib hingga pagi esok harinya, “jelas Irvan seperti keterangan yang dia ketahui dari keterangan Memori Tobing di media, Kamis (7/11).
Oleh karena itu, kasus salah tangkap yang dilakukan Polres Taput terhadap Rivai Simanjuntak tidak boleh dibiarkan, Kapolres Taput harus dilaporkan ke Bid Propam Polda Sumut. “Bila perlu kita laporkan juga sampai ke mabes Polri. Kita menganggap kinerja Kapolres Taput dan jajarannya buruk, ” tegas nya.
Selain itu, Irvan Simatupang menyinggung lagi lambatnya masalah penanganan kasus narkoba yang kabarnya marak di kabupaten Taput, sudah ada pengaduan masyarakat namun Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak juga terkesan kurang merespon. Ini dapat dibuktikan masih bebas berkeliaran oknum bandar dan pengedar narkoba di Kabupaten Taput inisial DS.
“Baru -baru ini kami telah melakukan aksi demo di Poldasu terkait maraknya peredaran narkobs di kabupaten Tapanuli Utara. Saat demo, kami juga menyoroti penanganan hukum di polres taput yang lambat dan diduga ada keberpihakan dengan salah satu calon kandidat bupati di tapanuli utara, “pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polisi menangkap Rivai Simanjuntak karena disangkakan sebagai pelaku pengeroyokan di Pahae Jae yang terjadi pada 30 Oktober, 2024 lalu. Padahal menurut keterangan Memori Tobing, istri Rivai bahwa suaminya tidak ikut dan tidak sedang berada di lokasi kejadian di Pahae Jae pada 30 Oktober 2024 lalu.
Dijelaskan, mulai pagi sampai jam 11 malam, suaminya Rivai Simanjuntak melayat ke rumah temannya di Desa Huta Toruan IV Tarutung. Sepulang dari acara penguburan orangtua temannya, sebut Memori, suaminya sudah berada di rumahnya di Desa Sosunggulon sekitar pukul 22.30 Wib hingga pagi esok harinya.
“Suami saya seharian mulai dari pagi sampai malam di Tarutung. Gak betul itu bahwa dia ikut melakukan pemukulan di Pahae Jae. Karena Jam 11 lewat dia sampai di rumah di desa sosunggulon Tarutung. Kami berada di rumah sampai paginya besok dan dia tidak kemana-mana. Harapan saya sebagai istri agar polisi meninjau ulang,” kata Memori Tobing yang diwawancarai di Polres Taput, Senin 4 November 2024 kemarin.
Fajar Lumbantobung, teman Rivai Simanjuntak yang diwawancarai di Polres Taput juga mengakui bahwa, pada Rabu, 30 Oktober 2024, Rivai Simanjuntak, berada di rumahnya di Desa Huta Toruan IV. Saat itu, jelasnya, sebagai sahabat, Rivai turut membantu proses acara adat hingga penguburan orangtuanya yang meninggal.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Taput Walpon Baringbing yang dikonfirmasi di kantor Polres Taput, Senin 4 November 2024 kepada wartawan mengatakan bahwa, Polres Taput menangkap 4 orang yakni RZS, RS, DP dan YS, pada Senin 4 November 2024.
Alasan penangkapan, menurutnya, karena Polres Taput sudah menerima laporan pengaduan dari masyarakat yang disertai saksi – saksi dan bukti -bukti dari olah Tempat Kejadian Perkara.
Dijelaskan Baringbing, sesuai dengan gelar perkara yang dilakukan tim gabungan Polres Tapanuli Utara, pada sabtu 2 November di Mapolres Taput, 4 orang ditetapkan sebagai pelaku pengeroyokan yang terjadi di Pahae Jae, pada Rabu, 30 Oktober 2024, lalu sesuai dengan LP nomor 225 tertanggal 31 Okt 2024 dengan pelapor atas nama David Okto dan LP nomor 226 tanggal 31 Oktober oleh pelapor atas nama Pance Riwat Sormin.
BOGOR.radarinformasi.com – Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Cisarua, Olih Sodikulhikmah, menolak memberikan penjelasan saat dikonfirmasi mengenai penggunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mencapai Rp 228 juta.
Dana BOS adalah bantuan dari pemerintah untuk mendukung operasional sekolah, termasuk biaya pembelian alat tulis, kegiatan belajar, dan gaji guru honorer. Pencairan dana ini dilakukan bertahap setiap tahunnya, dengan syarat laporan penggunaan yang harus transparan dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. Akan tetapi, tingginya alokasi dana BOS di SMPN 2 Cisarua menjadi sorotan publik.
Bukannya memberikan keterangan secara transparan, pihak kepala sekolah justru diduga menggunakan sekelompok orang yang terlihat seperti preman untuk menghadang awak media yang berusaha meminta penjelasan di sekolah. Hal tersebut terlihat dari video yang beredar saat awak media sedang melakukan konfirmasi.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Olih Sodikulhikmah menampik praduga dari awak media dengan statement yang menohok. “Saya mantan kepala sekolah diluar negeri, jadi mana mungkin saya korupsi,” tegasnya.
Selain itu, aksi arogansi juga diperlihatkan Olih Sodikulhikmah dengan melibatkan orang-orang yang diduga preman, sehingga menimbulkan situasi yang tidak kondusif saat awak media menggali informasi terkait Dana BOS tersebut. Seharusnya, sekolah sebagai institusi pendidikan mengedepankan etika dan transparansi, bukan malah menunjukkan tindakan intimidatif yang terkesan arogan.
Kami selaku kontrol sosial sangat menyayangkan sikap kepala sekolah ini, dan berharap agar dinas pendidikan serta pihak terkait turut turun tangan untuk memastikan transparansi penggunaan dana BOS. Kami menilai bahwa tindakan kepala sekolah tidak hanya merusak citra institusi pendidikan, namun juga melanggar etika yang seharusnya dijunjung tinggi di lingkungan sekolah.
BOGOR.radarinformasi.com – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bogor berhasil mengungkap empat kasus perjudian online dalam kurun waktu satu minggu, mulai 30 Oktober hingga 6 November 2024. Empat kasus tersebut melibatkan promosi situs judi melalui media sosial Instagram dan aktivitas perjudian togel online. Para pelaku terancam dijerat Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (2) UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 dengan ancaman pidana hingga 10 tahun, serta Pasal 303 dan/atau 303 bis KUHP dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun. Rabu (6/10)
Dalam operasi ini, Sat Reskrim Polres Bogor mengamankan delapan orang tersangka, terdiri dari tiga perempuan berinisial MR, S, dan AK, yang berperan sebagai promotor situs judi online melalui Instagram, serta lima laki-laki berinisial AP, ME, F, I, dan H, yang terlibat dalam aktivitas judi togel online. Barang bukti yang disita meliputi 10 unit ponsel, akun media sosial, akun pembayaran digital, kartu SIM, dan rekening bank yang digunakan untuk transaksi perjudian.
Para tersangka perempuan diduga menggunakan akun Instagram mereka untuk mempromosikan situs judi dengan mengunggah tautan yang terhubung ke website judi online. Sebagai imbalannya, mereka menerima bayaran antara Rp150.000 hingga Rp10.000.000 per bulan, tergantung jumlah unggahan link judi yang mereka lakukan setiap hari. Sementara itu, lima tersangka laki-laki diduga bermain judi togel online dengan AP sebagai pengepul dan pemasang taruhan pada situs “TVTOTO” dengan akun bernama “JABUL17.”
Kasus ini menjadi bukti komitmen Polres Bogor dalam memberantas perjudian online di wilayahnya, sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam upaya memberantas judi online. Melalui pengungkapan kasus ini, Polres Bogor berharap dapat memberikan efek jera dan mengingatkan masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum.