Alasan Mau Dijual, Dua Remaja Pembawa Sajam Diamankan Polsek Parung

BOGOR.radarinformasi.com– Pihak Kepolisian Polsek Parung Polres Bogor, berhasil mengamankan dua orang remaja yang hendak melakukan aksi tawuran, pada Minggu 24/09/2023 pukul 01.30 WIB. yang mana dari tangan remaja tersebut pihak kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata tajam. Minggu (24/09/2023).

Kapolsek Parung Polres Bogor Kompol Sularso SH, mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada kedua remaja tersebut, mengakui bahwa senjata tajam tersebut hendak dijual dengan harga Rp. 450.000,-, namun sebelum transaksi terjadi, senjata tajam tersebut berhasil diamankan oleh bhabinkamtibmas dan Polmas di lapangan Volly Alam Parung, Kampung Cibogo, Desa Cibentang, Kecamatan Parung.

“Menurut keterangan remaja tersebut juga mengatakan bahwa senjata-senjata tajam tersebut sudah sering digunakan untuk tawuran. terhadap kedua remaja telah kita bawa ke Mako Polsek Parung guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, berikut barang bukti berupa 2 buah senjata tajam jenis pedang, 2 buah senjata tajam jenis Celurit dan 1 buah doubel stik”, terang Kapolsek.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Dua Sepeda Motor Alami Laka Lantas, Satu Orang Meninggal Ditempat

BOGOR.radarinformasi.com– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya umum Cileungsi – Jonggol, tepat di depan Perumahan Duta Mekar Asri, pada Sabtu 23 September 2023, sekitar pukul 02.45 WIB. Yang mana dalam kejadian kecelakaan tersebut melibatkan dua pengemudi sepeda motor. Minggu (24/09/2023).

Akibat kejadian tersebut pun mengakibatkan seorang pengemudi sepeda motor berinisial A meninggal dunia, sementara seorang  pengemudi Honda CBT alami luka – luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit M.H Thamrin Cileungsi untuk di lakukan pertolongan secara medis.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata, S.I.K, M.SI, CPHR. megatakan bahwa terjadinya kecelakaan tersebut terjadi saat seorang pengemudi sepeda motor Yamaha Jupiter berinisial A (meninggal dunia) bergerak dari arah dalam Perumahan Duta Mekar Asri dan hendak menyebrang memotong arus kendaraan yang datang dari arah Jonggol, adapun  disaat bersamaan dengan itu bagian belakang motor korban A ini tertabrak oleh sepeda motor Honda CBR yang datang dari arah Jonggol menuju Cileungsi.

“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan bahwa kecelakaan tersebut menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi akibat adanya kelalaian yang dilakukan oleh pengemudi motor Yamaha Jupiter yang hendak menyebrang dan tidak memperhatikan kendaraan yang datang dari arah lain”, jelas Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bimtek Budidaya Ikan Lele dan Ikan Nila Bioflok Bersama Ravindra Airlangga Hartarto, M.s

BOGOR.radarinformasi.com- Keluarga Besar Batman Team mengucapkan selamat datang atas kehadiran Jaro Ade selaku Calon Bupati Bogor dan Ravindra Airlangga Hartarto,M.s anggota DPR-RI Komisi IV di salahsatu Resort di kawasan Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, dalam rangka kegiatan Bimbingan tekhnis budidaya ikan lele dan ikan nila bioflok, Sabtu (23/09/23).

Dalam Bimtek tersebut juga dihadiri oleh Dinas Perikanan sebagai Pemateri, terlihat juga para simpatisan dari H.Eman Sulaeman yang terdiri dari Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila tampak begitu antusias menyimak uraian demi uraian dan tata cara dalam budidaya Ikan Lele dan Ikan Nila Bioflok tersebut.

Dalam sambutannya H. Eman Sulaeman mengatakan bahwa dalam pencalonan maju ke legislatif tak lain untuk membesarkan kembali Partai Golkar sehingga dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat, Jaro Ade juga sangat mendukung kegiatan Bimtek yang diselenggarakan oleh Ravindra Airlangga.

“Saya dukung kegiatan Bimtek ini karena menurut saya budidaya Ikan Lele dan Nila Bioflok ini cocok untuk di wilayah Kecamatan Ciawi, tinggal bantu bagaimana cara memasarkannya saja”, ujar Jaro Ade dalam sambutannya.

Jaro Ade juga berharap agar pihak satu dengan yang lainnya dapat bersinergi sehingga mampu membawa kepentingan masyarakat untuk ke depannya, Ia meminta dukungan dari team Batman dalam pencalonannnya serta dukungan untuk anggota DPRD ataupun DPR-RI agar dari Partai Golkar dapat melanjutkan kepemimpinannya sehingga dapat menyatukan suara di Pilkada mendatang.

Jaro Ade juga sangat perduli dengan UMKM yang ada di Kabupaten Bogor, karena menurutnya pasca Pandemi Covid -19, saat ini para pelaku UMKM tengah berjuang untuk kembali menggeliatkan perekonomian di masyarakat.

Di sela-sela acara Bimtek Jaro Ade juga memberikan kesempatan kepada para Peserta Bimtek untuk season tanya jawab, tentu saja kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh para peserta.

Reporter : Dewi

Jajang Nurjaman (CBA) Minta Dinas Pendidikan dan Sekolah Transfaran dalam Penggunaan Dana BOS

BOGOR.radarinformasi.com– Dugaan carut-marutnya pengalokasian Anggaran Dana BOS di SMPN 19 Kota Bogor mendapat sorotan dari berbagai pihak, salahsatunya dari Jajang Nurjaman, Koordinator Center for Budget Analysis (CBA) turut menyoroti terkait dugaan mark up dana BOS di SMPN 19 Kota Bogor tersebut, Sabtu (23/09/23).

Jajang menjelaskan, CBA melihat adanya kenaikan yang cukup signifikan pada pos biaya langganan daya dan jasa dari tahap 1 dan 2 ke tahap ke-3 pada tahun 2021 berdasarkan LPJ di Dapodik Kementerian Pendidikan. Dimana kata Jajang, pada tahap (1) hanya 19,2 juta, tahap (2) 19 Juta, namun pada tahap ke-(3) mencapai 455 juta.
 
“Kenaikan yang mencurigakan, kenaikan biaya langganan daya dan jasa dari tahap 1 (Rp 12.9 juta) ke tahap 3 (Rp 455 juta) sangat mencurigakan. Perlu dilakukan audit mendalam untuk memahami penyebab kenaikan drastis ini dan memastikan tidak ada penyalahgunaan dana,” terang Koordinator CBA melalui WhatsApp kepada media, Sabtu (23/9/23).
 
Ia menekankan, transfaransi dan akuntabilitas laporan pertanggungjawaban harus menjelaskan dengan jelas mengapa biaya daya dan jasa mengalami kenaikan yang signifikan dan, bagaimana dana tersebut digunakan.
 
“Keterbukaan dan akuntabilitas sangat penting dalam menghindari dugaan penyalahgunaan dana,” tegasnya.
 
Center for Budget Analysis (CBA) menyebutkan, untuk memastikan integritas penggunaan Dana BOS perlu dilakukan audit independen yang dapat menyelidiki secara menyeluruh pengeluaran dan, mengidentifikasi potensi masalah keuangan atau penyalahgunaan dana di SMPN 19 Kota Bogor.
 
CBA juga meminta kepada pihak yang bertanggungjawab atas penggunaan Dana BOS harus memberikan penjelasan yang lebih rinci dan transfaran tentang penggunaan dana tersebut ke publik, terutama terkait dengan kenaikan biaya daya dan jasa.
 
“Pihak sekolah dan dinas Pendidikan Kota Bogor harus transfaran dan terbuka terkait penggunaan dana BOS, karena dana ini sumbernya dari uang negara dan penggunaannya untuk kepentingan publik apalagi terkait pendidikan, terlebih saat ini Kota Bogor sudah menjadi sorotan nasional terkait berbagai kasus, mulai dari kasus PPDB, kasus asusila dan pemecatan guru honor oleh kepala sekolah,” pungkas nya.
 
Terakhir CBA meminta kepada pihak APH Kota Bogor untuk segera melakukan pemeriksaan terkait dugaan mark up dana BOS di SMPN 19 Kota Bogor.

Reporter   :  Dewi & team
 
 

Kepala Seksi Kesiswaan Kota Bogor Bantah Keras Adanya Dugaan Mark Up Anggaran BOS SMPN 19

BOGOR.radarinformasi.com- Menanggapi pemberitaan sebelumnya yang berjudul “Diduga SMPN 19 Kota Bogor Mark Up Anggaran Dana BOS Hingga Ratusan Juta”, Wasi Jatmiko Nugroho, S.si selaku Kepala Seksi Kesiswaan pada Dinas Pendidikan Kota Bogor angkat bicara, Sabtu (23/09/23).

“Saya akan pelajari terlebih dahulu ya, nanti saya infokan dalam waktu beberapa hari ke depan, karena sampai hari kamis saya masih banyak kegiatan”, ujarnya pada Senin (18/09/23).

Kemudian pada hari, Jum’at (22/09/23), dalam pesan singkat via Whaatsphap Ia mengatakan bahwa dugaan tersebut tidak benar adanya, karena pihaknya telah memeriksa dan melakukan pengecekan ke pihak sekolah, namun sangat disayangkan pihak Awak Media tidak diperkenankan melihat hasil pengecekan dengan alasan bahwa hal tersebut adalah dokumen pribadi yang tidak bisa diperlihatkan ke pihak luar.

“Kami sudah periksa dan cek ke sekolah, dan tidak ditemukan adanya dugaan mark up seperti yang dituliskan tersebut, mohon maaf, untuk tujuan transparasi, tidak semua dokumen bisa kita perlihatkan ke pihak luar, karena saya sudah cek secara detail dan tidak ditemukan data dengan nominal tersebut, semoga bisa menjadi klarifikasi ya”, ujarnya via seluler.

Reni Setiawati selaku Kepala Sekolah SMPN 19 Kota Bogor juga mengatakan bahwa pihak sekolah sudah melakukan klarifikasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Bogor.

Reporter : Dewi & team

Camat Cijeruk Akan Minta Pekerjaan Dibongkar Jika Terbukti Menggunakan Pasir Merah

BOGOR.radarinformasi.com – Terkait pembangunan drainase Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, Bangun Septa Siswa selaku Camat Cijeruk memberikan tanggapan ketika ditemui oleh awak media radarinformasi di kantornya, jumat (22/09/2023).

Camat Cijeruk juga mengatakan bahwa batu bekas yang digunakan memang bukan untuk drainase melainkan untuk membangun kembali tembok warga yang dibongkar karena tanahnya dihibahkan untuk pelebaran jalan dan terkait pasir merah yang digunakan untuk pembangunan drainase jika terbukti maka pihaknya akan memberikan teguran kepada pihak desa untuk bertanggungjawab bahkan jika perlu dibongkar lagi dan dibangun ulang sesuai dengan spek.

“Tadi saya sudah monitoring ke lapangan terkait batu bekas yang dipasang lagi,  bukan masuk ke dalam pekerjaan samisade tetapi itu untuk memperbaiki tembok warga yang di bongkar karena tanahnya di hibahkan untuk pelebaran jalan, kalau terkait pasir merah saya tidak melihat tapi kalau memang terbukti menggunakan material yang kualitasnya kurang baik nanti saya akan berikan teguran kepada pihak desa bagaimana baiknya apakah harus dibongkar lagi dan dibangun ulang sesuai dengan spek yang seharusnya”, ujarnya.

“Kalau soal sanksi yang akan dikenakan kepada pihak desa itu nanti urusan Inspektorat, saya selaku camat hanya monitoring dan memberikan teguran saja ketika dalam pengerjaan ada yang dianggap tidak sesuai dengan spek”, pungkasnya.

Sesuai dengan pengakuan Endang Kumis selaku LPM bahwa pekerjaan tersebut memang menggunakan pasir merah yang kualitasnya masih diragukan untuk pembangunan pemerintah, ketika ditemui di lokasi pekerjaan pada Selasa (19/09/23).

“Iyah saya tau kualitas pasir tersebut memang kurang bagus jika digunakan untuk proyek pembangunan pemerintah, saya ambil pasir itu karena ada permintaan warga sini untuk ngirim material jadi saya terima dan saya gunakan dengan perbandingan 2:3”,ujarnya

Reporter   :   Dahlia
Redaktur   :   Dewi

Diduga SMPN 19 Kota Bogor Mark Up Anggaran Dana BOS hingga Ratusan Juta

BOGOR.radarinformasi.com- Untuk memberikan pembelajaran yang optimal di satuan pendidikan, pemerintah telah mengusung program Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bantuan berbentuk dana tersebut dapat dipergunakan oleh pihak sekolah untuk keperluan sekolah, seperti pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah hingga membeli alat multimedia untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, Jum’at (22/09/23).

Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan pihak sekolah dapat mengelola keuangan sesuai dengan juklak dan juknis yang tertera dalam Permendikbudristek nomor 63 tahun 2022, namun sangat disayangkan tidak semua satuan pendidikan mengikuti dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

Seperti halnya yang terjadi di SMPN 19 Kota Bogor, diduga dalam pengalokasian dana BOS terjadi mark up anggaran di tahun 2021 di tahap 3, pasalnya anggaran untuk langganan daya dan jasa mencapai nominal sebesar Rp.455.740.550,00 sedangkan di tahun yang sama tahap 1 layanan daya dan jasa hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp.9.919.260,00 dan tahap 2 sebesar Rp.12.003.940,00.

Secara kasat mata sangat jelas terjadi perbedaan yang mencolok dalam satu tahun, saat radarinformasi.com mencoba menggali informasi ke pihak sekolah, Reni Setiawati selaku Kepala Sekolah SMPN 19 Kota Bogor mengatakan bahwa, “Saya menjabat di sini di tahun 2022, sedangkan itu kan anggaran dana BOS di tahun 2021, jadi saya tidak tahu apa-apa ya, silahkan konfirmasi kepada kepala sekolah yang dulu dan sekarang menjabat di SMPN 2 Kota Bogor”.

Sementara itu, Sri Sundari selaku Bendahara dengan nada arogan mengatakan bahwa anggaran yang Awak Media pertanyakan tersebut palsu dan tidak benar.

“Itu anggaran sumbernya dari mana, iya benar saya menjadi Bendahara sudah lama dan sejak dari kepala sekolah yang dulu, akan tetapi saya pastikan data tersebut palsu, emang media punya hak apa tanya-tanya terkait anggaran Dana BOS”, ujarnya ketus.

Untuk menggali informasi lebih detail tim radarinformasi.com mendatangi kepala sekolah yang di maksud, akan tetapi sangat disayangkan Tati selaku kepala sekolah di SMPN 2 Kota Bogor saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hal tersebut sudah diselesaikan oleh pihak dinas dan Inspektorat.

“Untuk permasalahan tersebut semua sudah selesai oleh pihak dinas dan Inspektorat, saya juga sudah pernah dipanggil”, ujarnya sambil berlalu pergi meninggalkan pihak media yang tengah konfirmasi.

Reporter : Dewi & tim

Demi Solidaritas Melayu Rempang Galang HKM Tanjab Barat Gelar Aksi

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Masyarakat Melayu Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi, melalui Himpunan Keluarga Melayu (HKM) Kabupaten Tanjab Barat, menggelar aksi solidaritas terkait penggusuran masyarakat melayu Kampung Lama Pulau Rempang dan Galang Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (21/09/23).

Aksi yang dilaksanakan di Gedung Balai Adat Tanjab Barat, diikuti oleh para Tokoh Masyarakat Melayu Tanjab Barat serta para Ormas Melayu se-Kabupaten Tanjab Barat.

Ketua HKM, Drs H. Azwar, MM saat bacakan pernyataan sikap Peduli Rempang-Galang menyampaikan bahwa secara histori masyarakat melayu adalah yang selalu menjalin kebersamaan bersama suku lainnya.

“Namun sejak adanya penolakan dari masyarakat Melayu Kampung Tua Rempang-Galang terkait masalah relokasi karena akan dibangun proyek strategis nasional berupa kawasan Eco Park Wisata dan Pabrik Kaca yang menimbulkan aksi penolakan dan solidaritas dimana-mana,” tutur Ketua HKM.

“yang apabila tidak ditangani dengan arif dan bijaksana dikhawatirkan akan menimbulkan keriuhan yang berkepanjangan,” ujarnya.

“Tuah Sakti Hambe Negeri, Esa Hilang Dua Terbilang Patah Tumbuh Hilang Berganti, Takkan Melayu Hilang di Bumi,” teriaknya.

Beikut 5 Pernyataan Sikap HKM kabupaten Tanjab Barat.

  • Menolak relokasi atau penggusuran masyarakat melayu di 16 titik Kampung Tua, di Pulau Rempang dan Galang.
  • Meminta DPR-RI melaksanakan fungsi pengawasan agar investasi dapat mensejahterakan rakyat tanpa menghilangkan nilai-nilai Kearifan Lokal
  • Meminta Presiden-RI menghentikan relokasi dan mengembalikan hak-hak masyarakat Kampung Tua Rempang Galang.
  • Meminta APH tidak melakukan tindakan refresif dan membebaskan masyarakat yang di tangkap.
  • Meminta DPRD Tanjab Barat untuk meneruskan pernyataan sikap ini kepada pihak-pihak terkait.

Reporter : Dani S
Redaktur : Dewi

Polisi Gerak Cepat, Para Pelaku Pembacokan Warga Cijeruk Hitungan Hari Berhasil Ditangkap

BOGOR.radarinformasi.com– Kabar perkembangan terkini dari kasus pembacokan warga oleh sekelompok remaja bermotor di wilayah Cijeruk Kabupaten Bogor, akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan, setelah sebelumnya mengamankan 9 orang dan memintai keterangan berbagai saksi, rekaman CCTV dan video amatir warga, aparat Kepolisian Polsek Cijeruk pada hari Selasa tanggal 19 September 2023,  berhasil mengamankan 4 pelaku kejadian pembacokan tersebut sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Rabu (20/9/2023).

Keempat orang tersangka tersebut diantaranya, RA ( 19 tahun ) warga Kp. Lebak Sari RT 002 RW 014, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, yang berperan sebagai Pelaku pembacokan, adapun rekan-rekannya yang lain yaitu AA alias EN ( 17 tahun ), warga Kp. Lebak Sari RT 003 RW 014, Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, pemilik celurit besar dan yang membonceng Pelaku. FR ( 17 tahun ), warga Kp. Pangkalan RT 016 Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, pemilik sajam jenis pedang pendek sekaligus membonceng pelaku dan RP ( 19 tahun ), warga Kp. Lebak Sari RT 002 RW 014, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

Keempat pelaku diamankan dibeberapa tempat yang berbeda termasuk pelaku atasnama RA dan RP yang diamankan di daerah Cijeruk Kabupaten Bogor.

Aparat Kepolisian juga berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa senjata tajam yang digunakan oleh para pelaku, pakaian yang digunakan para pelaku saat kejadian, serta sarana sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku pada saat kejadian.

Sebelumnya diketahui bahwa pada hari Minggu dinihari 17 September 2023, sekitar pukul 00.30 WIB, Korban atasnama Japarudin (43 tahun) telah menjadi korban pembacokan saat melerai tawuran antara 2 kelompok remaja bermotor di Kp. Cijeruk RT 03 RW 03 Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor.

Atas perbuatannya tersebut para pelaku akan dijerat oleh Pasal 170 ayat 2 dan atau 351 KUH Pidana dan atau UU RI No. 12 tahun 1951 serta Undang-undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana pada Anak.

Dalam kesempatan ini Kapolsek Cijeruk Kompol Hida Tjahjono, SH.  juga menyampaikan, “Peran penting dari orangtua, pada dasarnya lingkungan terdekat dengan anak adalah keluarga, khususnya kedua orangtuanya, selayaknya orangtua harus peduli bukan saja pendidikan formal pada anak, tetapi juga mengajarkan prilaku, ahlak dan etika yang baik, selain itu tentunya faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh kembang dan karakter anak”.

Kapolsek juga memberikan apresiasi kepada warga Cijeruk dan Cigombong yang selama ini dapat membantu Kepolisian dalam memberdayakan sistem pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing, sehingga selama ini situasi kamtibmas berjalan kondusif seraya berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di wilayah tempat tugasnya.

Dikesempatan lain Kasi Humas Polres Bogor  IPTU Desi Triana, SH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan Tenaga kerja Ilegal dengan Menjanjikan Gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan laporkan ke Call Center (021) 110 operator kami melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5577,
dan akan ditindak lanjuttin baik dari Polsek terdekat maupun Polres Bogor langsung.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sejumlah PJU dan Kapolsek Jajaran Polres Bogor Alami Pergeseran Jabatan

BOGOR.radarinformasi.com- Upacara serah terima jabatan PJU Polres Bogor dan sejumlah Kapolsek Jajaran Polres Bogor, di gelar Polres Bogor pada Selasa pagi 19 September 2023. Dimana dalam upacara sertijab tersebut Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro S.H., S.I.K., secara langsung memimpin kegiatan tersebut. Rabu (20/09/2023).

Beberapa PJU dan Kapolsek yang mengalami pergeseran Jabatan yakni, Kabag Log Polres Bogor yang semula di jabat oleh Kompol Ita Puspita Lena, S.H. diserahterimakan kepada Kompol Ari Trisnawati Setyoningsih, S.Pd., M.M. , Kasat Reskrim yang semula dijabat oleh AKP Yohannes Redhoi Sigiro, S.H., S.I.K., M.H. diserahterimakan kepada AKP M. Ilham, S.I.K. , Kasat Resnarkoba Polres Bogor yang semula dijabat AKP M. Ilham, S.I.K. diserah terimakan kepada AKP Deni Nurcahyadi, S.I.K. , Kapolsek Kemang yang semula dijabat Kompol Ari Trisnawati Setyoningsih, S.Pd., M.M. diserahterimakan kepada AKP Mohamad Taufik, S.H., M.H. , Kapolsek Cileungsi yang semula dijabat oleh Kompol Zulkarnaen, S.H., S.I.K., M.I.K. diserahterimakan kepada AKP Yohannes Redhoi Sigiro, S.H., S.I.K., M.H. , Kapolsek Cisarua yang semula dijabat AKBP Supriyanto, SH diserahterimakan kepada AKP Eddy Santosa, S.Pd., M.H. , Kapolsek Megamendung yang semula dijabat oleh AKP Eddy Santosa, S.Pd., M.H. diserahterimakan kepada AKP Dedi Hermawan, S.H. , Kapolsek Jasinga yang semula dijabat AKP Dedi Hermawan, S.H. di serahterimakan kepada AKP Jony Handoko, SH, Kapolsek Nanggung yang semula dijabat AKP Jony Handoko di serahkan kepada IPTU Ade Kamsa, dan Kapolsek Tamansari yang semula dijabat Iptu Agus Hidayat, SH diserahkan kepada Iptu Jajang, SH.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H,.S.I.K mengatakan bahwa serahterima jabatan di lingkungan Polri ini merupakan proses yang terencana dengan tujuan demi bergulirnya dinamika manajemen sesuai dengan kebutuhan organisasi, melalui mutasi jabatan untuk memberikan ruang jabatan kepada para pejabat baru, dan untuk meniti karir ke jenjang jabatan berikutnya sesuai dedikasi Kompetisi dan loyalitas yang diberikan kepada kesatuan ini.

“Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pejabat yang lama atas dedikasi selama menjabat sebagi Kabag, Kasat dan para Kapolsek, dengan apa yang sudah dilakukan semoga menjadi ladang amal ibadah dan semoga di tempat yang baru dapat menjadi lebih baik lagi”.

“Bagi pejabat yang baru selamat datang di Polres Bogor, diharapkan kepada para pejabat yang baru ini dapat segera beradaptasi dengan lingkungannya dan dapat segera menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab”, ungkap Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule