Satu Awak Media menjadi Korban saat Orasi sebagai Bentuk Perjuangan Marwah Jurnalis
BOGOR.radar.informasi.com – Kumpulan dari berbagai Organisasi Pers dan berbagai Media Cetak, Online, dan Streaming tv yang ada di Kabupaten dan Kota Bogor membentuk Aliansi Insan Pers Bogor Raya, atas dasar adanya penghinaan terhadap profesi Wartawan yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kabupaten bogor, Hj.Ade Yasin, Senin (21/06/21).
Pernyataan Hj.Ade Yasin yang menyebut Wartawan Asli, Bodrek dan Bodong membuat AIPBR mengadakan pergerakan dengan longmarch dari samping Gedung KNPI menuju Pendopo, dengan tujuan untuk mengecam keras ucapan Bupati yang semena – mena dan tidak bisa menjaga kewibawaan jabatan sebagai Bupati.
Dalam orasinya AIPBR meminta agar Ade Yasin mengklarifikasi ucapannya, Ia harus menjelaskan apa dan siapa yang disebut dengan Wartawan Asli, Bodrek atau Bodong. Orasi yang semula berjalan aman dan tertib tiba – tiba terjadi kericuhan saat salahsatu peserta menyebutkan kata yang di nilai tidak sesuai.
Ditengah – tengah orasi tiba – tiba terjadi insiden yang tak diharapkan, salahsatu Awak Media dari PJID terkena pukulan akibat suasana yang mulai memanas dan terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit terdekat, sangat disayangkan memang Awak Media yang berniat membela marwah Jurnalis dan memperjuangkan haknya harus mengalami luka ditubuhnya.
Dengan adanya kejadian ini, Heru Akbar atau yang akrab disapa Moses selaku Ketua Umum dari AIPBR mengatakan bahwa, “Kita akan kawal terus permasalahan ini, kita juga akan perjuangkan Awak Media yang telah menjadi korban saat melakukan orasi, saya pribadi sangat menyayangkan dengan adanya kejadian ini”.
PGRI Fasilitasi Tenaga Guru Honorer untuk Pembekalan Seleksi Pendaftaran Calon ASN PPPK
BOGOR.radar.informasi.com – Seleksi Guru Honorer yang akan dijadikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan program kebijakan perhatian Pemerintah dalam upaya mengatasi masalah kekurangan Guru Pendidik yang ada didaerah. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) merancang secara Resmi Program Pengadaan 1juta Guru Pendidik untuk Tahun sekarang agar para Guru Pengajar bisa merata didaerah, Senin (21/06/21).
Oleh karena itu, Pemerintah juga menginstruksikan kepada Kepala Deaerah agar para Guru Honorer yang mengajar selama belasan tahun, supaya mereka ikut serta dalam seleksi Pendaftaran Calon PPPK tersebut. Gagasan program baik ini pun mendapat sambutan hangat para Pengajar Guru Pendidik Honorer, karena selama ini mereka tidak pernah diperhatikan penghasilannya dan kesejahteraannya yang tidak menentu, biarpun diri mereka sudah relatif cukup lama mengajar, mengabdi di kancah Dunia Pendidikan.
Menanggapi keluhan para Guru Pendidik Honoer, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bogor dan PGRI Cabang Ciawi merasa prihatin dan tergugah ingin mengupayakan, memperjuangkan nasib para Pengajar Guru Honoer tersebut. Dengan membuka kesempatan latihan Pembekalan dalam mengikuti tes Seleksi Calon PPPK pada akhir Bulan nanti.
Rangkaian Program Pembekalan Seleksi Pendaftaran bagi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) digelar diruang Gedung SMP PGRI Desa Banjar Wangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor Jawa Barat, pada Sabtu (19/06/2021)dan dihadiri oleh Ketua Pengawas Koordinator Layanan Pendidik (Koryandik) Mustopa, Ketua Pengurus PGRI Kabupaten Bogor Ojat Sudrajat, Ketua PGRI Cabang Ciawi Wawan Setiawan, para Pengurus PGRI Cabang Ciawi dan 120 orang Peserta Calon Pendaftar PPPK lainnya.
Pengurus PGRI Kabupaten Bogor Ojat Sudrajat menerangkan, “Bahwa PGRI Kabupaten Bogor akan terus berupaya memperjuangkan nasib Para Guru Honoer agar nantinya mereka bisa lolos dalam mengikuti Tes Seleksi PPPK, maka Pengurus PGRI Kabupaten Bogor bersama dengan PGRI Cabang Ciawi mengadakan Pembekalan bagi Para Calon Guru Honorer yang mau ikut dalam seleksi, untuk diangkat menjadi Pegawai PPPK, tentunya mereka harus diberikan latihan dan perbekalan terlebih dahulu agar mereka tidak kaku menghadapi Tes Soal yang diberikan pada mereka”.
Adapun syarat untuk mengikuti PPPK ini tidak ditentukan masa usianya, yang penting usianya 35 tahun ke atas, tidak seperti Calon PNS usianya dibatasi antara 25 tahun sampai 35 tahun, apabila Calon Guru Honoer tidak lulus dalam tes tersebut, ga usah kuatir, karena ada 3 tahap dalam ikut tes seleksi, karena pembukaan seleksi akan berlaku mulai pada Bulan Agustus, September dan Desember untuk tahun ini, sedangkan kouta yang diberikan oleh Pemerintah untuk Kabupaten Bogor Sebanyak 1500 Kuota, untuk Pengangkatan Calon PPPK Guru Pendidik Honoer tersebut”, ungkapnya.
Masih menurutnya, “Dengan pembekalan dan latihan ini, diharapkan bisa memberi dorongan dan semangat pada mereka dan juga mudah-mudahan mereka semuanya lolos dalam seleksi nanti supaya mereka bisa sejahtera dan terakomodir mendapatkan gaji setara dengan PNS”.
Sementara itu, Wawan Setiawan Ketua Pengurus PGRI Cabang Ciawi memaparkan bahwa, Dengan adanya program dari Pemerintah mengenai mengangkat Guru Honorer dijadikan PPPK, saya menyambut gembira dan mengucapkan sangat berterima kasih pada Pemerintah bahwa di tahun 2021 semua Guru Honoer yang ada dilingkungan Ciawi diberi kesempatan mengikuti tes seleksi Pendaftaraan Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)”.
“Ini suatu kebijakan yang adil, karena selama ini untuk di wilayah lingkungan Ciawi khususnya masih membutuhkan Tenaga Guru Pengajar, baik itu di SD maupun di SMP, karena niat untuk menjadi Guru Honorer orang tidak mau, karena kesejahteraannya lebih kecil dibandingkan dengan PNS, dengan adanya pengangkatan Guru Honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mudah-mudahan penghasilan dan kesejahteraan mereka lebih meningkat lagi”, pungkasnya.
Wisuda TPQ Al.Muslimah dihadiri Kepala Desa Marobea
MUNABARAT.radar.informasi.com – Dengan ditutupnya Kurikulum Pendidikan Taman Kanak-kanak tahun ajaran 2020/2021, sudah hal biasa dan lazim diadakan kegiatan pelepasan dan perpisahan anak-anak didik Paud TPQ Al. Muslimah yang berlokasi di Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat, Sabtu (19/06/21).
Acara yang dihadiri oleh seluruh Siswa – siswi, Orang Tua, para staf Pengajar, Kepala Desa dan juga BPD ini berjalan aman dan tertib serta menjalankan protokoler kesehatan. Muslimin Salim,SP.d atau yang akrab disapa Cak Imin dalam sambutannya mengatakan bahwa usia dini merupakan usia emas sehingga pendidikan dasar sangat dibutuhkan.
“Pada masa ini seorang anak diperkenalkan dengan berbagai macam fakta di lingkungannya untuk membantu perkembangan kepribadian baik itu psikomotor, kognitif maupun sosialnya. Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis, dalam pembangunan sumberdaya manusia khususnya di Desa Marobea”, ujarnya.
Ia menegaskan bahwa, “Disinilah peranan Guru dan Orang Tua sangat diperlukan, saya juga menghibau kepada pihak sekolah Paud TPQ Muslimah mempunyai segala keterbatasan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar agar terus memberikan pengajaraan yang terbaik, agar menghasikan lulusan yang berkualitas. Anak didik yang ditamatkan hari ini adalah calon pemimpin dimasa yang akan datang didalam melanjutkan estafet kepemimpinan”.
“Saya juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para Guru Paud TPQ Al.Muslimah yang dengan sabar dan iklhas didalam mendidik anak-anak usia dini yang telah kami titipkan di Paud TPQ Al. Muslimah. Saya juga mengucapkan selamat kepada para siswa siswi yang lulus, saya ucapkan selamat bagi Siswa-siswi didik yang telah lulus, semoga ilmu yang didapat dan kebiasan-kebiasaan yang baik yang diajarkan di sekolah bisa diteruskan di rumah dan di jenjang pendidikan selanjutnnya”, paparnya.
“Saya juga menyampaikan pesan kepada Wali Murid agar jangan menuntut atau memaksakan anak paud agar menjadi pintar, tetapi di masa-masa ini marilah kita memberikan pembelajaran pembentukan karakter anak-anak usia dini, biarkan mereka belajar sambil bermain, yang terpenting anak-anak itu hidup bahagia. Kami dari Pemerintah Desa menyadari masih banyak kekurangan sarana dan prasarana penunjang Paud, maka dari itu kami berkomitmen untuk mengalokasikan kebutuhan Paud melalui DD pada setiap tahun anggaran . Selain itu juga saya menyampaikan ditahun ajaran 2020 – 2021 ini kami akan menyerahkan bantuan pengadaan Baju Seragam gratis bagi Siswa- siswi yang akan menyekolahkan anaknnya di Paud TPQ Desa Marobea. Ini adalah sebgai bentuk Realisasi Visi-Misi Desa Marobea dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dalam melahirkan SDM yang Unggul dan Berdaya Saing”, tutupnya.
Ketum GMPRI : Bupati Bogor Harus Klarifikasi terkait Ucapannya yang diduga Langgar HAM
JAKARTA.radar.informasi.com – Gonjang – ganjing melanda Kabupaten Bogor akibat dari perkataan orang nomor 1 yang menyinggung hati Insan Pers, LSM dan para Aktifis, perkataan Hj.Ade Munawaroh Yasin, SH.MH selaku Bupati Bogor terhadap status Wartawan Asli dan Wartawan Bodong yang ditayangkan Diskominfo Kabupaten Bogor di beberapa media pada tanggal ( 16/06/21) tentu saja membuat kisruh serta menimbulkan pro dan kontra, yang dikhawatirkan akan memecah belah Insan Pers nantinya, Sabtu (19/06/21).
Dengan adanya hal tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Agung Gerakan Mahasiswa Pemuda Republik Indonesia (DPA GMPRI ) Datu Raden Hajarudin Amin Al Nusantara S.Pd, M.Pd, M.M. Alias Raja Agung Nusantara, angkat bicara setelah menerima laporan dari beberapa LSM, Aktifis dan Awak Media.
Ketum GMPRI Raja Agung Nusantara mengatakan definisi Wartawan dalam UU Pers, bersifat umum, teoritis dan bisa berbeda dalam prakteknya. Sebagai fenomena sosial, definisi Wartawan harus mengikuti perubahan perkembangan zaman dan tidak bisa didefinisikan secara kaku oleh seorang Pejabat.
Ketum GMPRI juga menyebutkan Bupati Bogor diduga membatasi kreativitas Insan Pers dan LSM dalam mencari informasi dan Kontrol Sosial termasuk pelanggaran HAM.
” Selama tidak melanggar UUD 1945 dan Pancasila itu tidak bisa serta merta dikategorikan Pelaku , yang jelas setiap Warga Negara Indonesia mempunyai hak untuk berbicara dan mengontrol jalannya Pemerintahan serta seharusnya Bupati Bogor menganalisisa dan meminta pendapat kepada semua Wartawan, LSM dan Aparat Hukum terlebih dahulu sebelum melayangkan suatu informasi dimuka umum”, ungkap Raja Agung.
Menurutnya jika tidak ada suatu analisa dan pendapat dari beberapa pihak dan langsung mengatakan bahwa di Kabupaten Bogor ada Oknum Wartawan Gadungan dan Bodrek itu salah besar.
“Lantas selama ini Aparat Hukum tindak menindak dan tidak menganalisa tentang keberadaan Oknum Wartawan yang suka memeras para Kepala Desa, ataukah para Kepala Desa juga salah dan takut dengan keberadaan Wartawan”, tegasnya
Untuk itu DPA GMRI meminta kepada Bupati Bogor untuk segera menyelesaikan permasalahan ini dan meminta maaf kepada para Wartawan dan LSM agar permasalahan tersebut tidak berlarut panjang dan menimbulkan kegaduhan.
“Jalan yang terbaik adalah memberikan klarifikasi sejelas-jelasnya dihadapan para Wartawan dan LSM dan meminta maaf secara terbuka, bukan kah Pemimpin yang baik itu membawa kesejukan kepada rakyatnya”, pungkasnya.
Peran Aktif Kodim 0616 Indramayu dalam rangka Bersih – bersih Wisma Haji Guna Persiapan Penampungan Sementara Pasien Covid 19
INDRAMAYU.radar.informasi.com – Bertempat di halaman Wisma Haji jln. Olahraga No.07 Indramayu telah dilaksanakan Apel Pembersihan Wisma Haji dalam rangka mempersiapkan penampungan sementara pasien Covid -19 Kabupaten Indramayu, Pengambil Apel Pasi Ops Lettu Inf Sariman, Jumat (18-06-2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pjs Pasi Intel Dim Kapten Inf Disman, Dan unit Intel Dim Letda Inf Aliwis, Sandi Letda Inf Mujiono, Anggota Makodim 0616/Indramayu lk 15 orang, Perwakilan Jajaran Koramil Kodim 0616/Indramayu lk 17 orang, dan dari Pekerja Lingkungan Hidup 8 orang.
Menurut Pasi Ops Lettu Inf Sariman, “Ini perintah dari Komandan bahwa pagi hari ini kita akan melaksanakan pembersihan atau korve di lingkungan Wisma Haji, tujuannya yaitu untuk penggunaan nanti pasien covid -19 bagi warga Indramayu yang terkena karena informasi sekarang Indramayu Nomor 2 di Jawa Barat”, ucapnya.
Hari ini sama – sama melaksanakan tugas yang diperintahkan untuk melaksanakan kebersihan sektor wisma haji ini cukup luas, diharapkan semua anggota laksanakan dengan penuh semangat sehingga tidak membutuhkan waktu lama dalam pembersihan Wisma Haji.
Lebih lanjut, gunakan alat yang ada disini yang bisa mengunakan mesin rumput pergunakan sehingga akan cepat untuk membersihkan rumput yang ada di Wisma Haji.
“Pelaksanaan sektor Korve dari depan pintu Wisma Haji, kita fokuskan untuk waktu dan kita maksimalkan karena Jumat”, pungkasnya.
Reporter : Selamet Hidayat Redaktur : Dewi Pelangi
Program Samisade diharapkan Mampu Dongkrak Perekonomian Masyarakat
BOGOR.radar.informasi.com – Untuk melancarkan mobilitas dan mendongkrak perekonomian di wilayah, perlu ditunjang fasilitas infrastuktur yang memadai, begitupula yang dilakukan oleh Pemdes Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, saat ini tengah mengalokasikan dana bantuan dari Kabupate Bogor melalui program Samisade, Program Bupati tersebut dialokasikan ke jalan desa dengan betonisasi, untuk pengawasan dalam pengaolokasian tampak hadir Kepala Desa didampingi Sekdes dàn TPK, Kamis (17/06/21).
Saat tim radar.informasi.com kelapangan untuk melakukan kontrol sosial, Yudi S.P selaku Kades Cimade Hilir menuturkan, “Alhamdulillah Desa Cimande Hilir mendapat bantuan dari Kabupaten Bogor melalui program Samisade. Kunjungan saya kesini, ingin mengetahui dan mengontrol langsung ke lapangan seperti apa pelaksanaannya nanti, hal ini saya selaku penanggungjawab di pemerintahan sebatas memonitoring dan mengontrol agar menciptakan kenyamanan disaat pembangunan itu berjalan. Untuk mengetahui volumenya silahkan ke bagian TPK”.
Ditempat yang sama Burhan selaku penanggungjawab dipekerjaan memaparkan, “Untuk pembangunan betonisasi ini kami gunakan membangun jalan desa kampung Cimenteng sejauh 1300 m x 2,5 m dengan ketebalan 15 cm, untuk pemasangan turapnya bervariasi ketebalannya, ada yang 2 m dan 3 m ketinggiaanya dengan panjang 50 m, Insyaallah kedepannya selain melancarkan arus transportasi juga akan mendongkrak perekonomian warga”.
“Kita kerjaian secara Padat Karya, kami libatkan warga sekitar untuk pekerjaan agar bisa merasakan dan membantu meringankan beban ekonimi di Masyarakat dimasa pandemi ini”, tutur TPK.
Ditempat terpisah Parman (53) selaku warga Kp. Cimenteng menuturkan. ” Alhamdulillah jalan itu sekarang dibangun, itu menyambungkan ķe kampung yang lain, jelas sangat membantu, aktifitas jadi lancar serta-merta saat hujan jadi tidak licin, ” jelasnya.
Dalam Giat Rutin Siraman Rohani, Kajari Indramayu Imbau Pegawai Laksanakan Tugas Sebagai Ibadah
INDRAMAYU.radar.informasi.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu rutin lakukan siraman rohani, giat tersebut dilaksanakan Jum’at lalu di aula Dermayu yang terletak di lingkungan kantor Kejari. Rencananya, setiap 2 minggu sekali pada hari Jum’at pagi seluruh Pegawai Kejari Indramayu mendapat siraman rohani, usai itu, melakukan olahraga untuk menyegarkan badan, setelahnya, bisa kembali melakukan rutinitas pekerjaan.
Hal tersebut dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu Denny Achmad kepada Wartawan melalui pesan aplikasi, Senin, 14/6/2021. Ia menghimbau kepada para pegawainya agar selalu bersyukur terhadap karunia yang diberikan oleh Allah SWT dan senantiasa melaksanakan tugas sebagai ibadah.
Terpisah, hal senada diucapkan Kajari, Kasubagbin Zulfikar menyampaikan, kegiatan siraman rohani merupakan salah satu agenda rutin bulanan sebagai implementasi peningkatan iman dan taqwa.
Sebagaimana diamanatkan dalam Tri Krama Adhyaksa, dimana segenap Insan Adhyaksa harus selalu berpedoman kepada Satya (kesetian), Adhy (kesempurnaan dalam bertugas) serta Wicaksana (bijaksana dalam tutur dan tingkah laku) yang seluruhnya berunsur utama kepada Tuhan YME.
“Dengan kegiatan Siraman Rohani ini diharapkan seluruh Pegawai Kejari Indramayu selalu mendasari tugas dan tanggungjawabnya atas kehendak dan ridho Tuhan YME, karena wujud syukur yang paling utama adalah ketika seluruh perbuatan kita didasari atas ridho Allah SWT/Tuhan.” ucapnya.
Kades Bungkam, Bagai Roti Dilapisi Mentega, Jaling Desa Pasir Eurih Diduga Asal Jadi
BOGOR.radarinformasi.com – Dengan menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp. 41.262.000.00 Pemerintah Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan pengaspalan Jalan Lingkungan yang berlokasi di Kp. Kabandungan Rt.05/06 dan dilaksanakan oleh TPK dan Masyarakat, dengan volume kegiatan 350 m X 1,20 m, Senin ( 14/06/2021 ).
Akan tetapi sangat disayangkan, pekerjaan yang dilaksanakan selama 4 hari kalender kerja tersebut, diduga dikerjakan dengan asal – asalan, hal itu tampak terlihat dari kondisi aspal yang sudah mengelupas tak lama setelah pembangunan selesai. Dengan kondisi seperti itu tentu saja membuat warga sangat kecewa, pembangunan Jalan Lingkungan yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas dan pergerakan ekonomi ternyata hanya isapan jempol semata.
Salahsatu warga mengatakan bahwa, “Jalan Lingkungan ini sebenarnya masih bagus, karena sebelum Bulan puasa kita melakukan swadaya dengan cara pengumpulan dana sebesar Rp.40.000.00 per/KK untuk plester dan alhamdulilahnya Senin kemarin di aspal akan tetapi siangnya di aspal, sorenya hujan langsung pada mengelupas”.
Dengan kondisi Jalan Lingkungan seperti itu, Raup Obay selaku Kepala Desa Pasir Eurih saat dikonfirmasi via Whatshaap tidak memberikan respon hingga berita ini ditayangkan.
PC.SEMMI Menggelar Kajian Progresif dengan Tema Membedah Pancakarsa serta Progres ke Depannya
BOGOR.radar.informasi.com – Dalam memperingati momentum hari lahir Kabupaten Bogor yang ke-539, Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia ( SEMMI ) Kabupaten Bogor mengadakan kegiatan Kajian Membedah PANCA KARSA dan progresnya kedepan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu 13 juni 2021. Dengan mengambil konsep diskusi santai, kegiatan ini tidak muluk mencari kemewahan pada tiap kajian-kajian yang disuguhkan oleh PC SEMMI Kabupaten Bogor, Senin (14/06/21).
Ada 2 materi penting yang dikaji pada kegiatan ini, tentang Pancakarsa dan Progres Pancakarsa di Kabupaten Bogor masa kepemimpinan Bupati Bogor Ade Yasin sampai saat ini, acara dimulai dengan pembukaan yang bertempat di sekretariat PC SEMMI Kabupaten Bogor dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pembukaan dilaksanakan dengan khidmat oleh semua peserta diskusi yang terdiri dari kader SEMMI Kabupaten Bogor, juga beberapa mahasiswa UIKA ,UNPAK, STIH, STIT, bahkan ada perwakilan dari UHAMKA dan UNINDRA yang tentunya mahasiswa dari Kabupaten Bogor.
Materi pertama mengenai Pancakarsa Itu sendiri yang dipaparkan oleh Salman Al Farisi (ketua bidang kajian strategis dan kebijakan publik ) sebagai pemantik. Banyak hal yang disampaikan mengenai isi Pancakarsa mulai dari pengantar maupun pengertiannya.
“Pancakarsa yaitu lima keinginan atau cita-cita untuk pembangunan dan pertumbuhan Kabupaten Bogor selama masa pemerintahan Ade Yasin yang programnya meliputi Bogor Membangun, Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Maju dan Bogor Berkeadaban”, ujar Salman Al Farissi.
Materi mengenai Pancakarsa ini dikemas secara apik dan dibedah secara mendalam. Sedangkan materi kedua yakni acara inti kajian progres Pancakarsa, yang dipaparkan oleh Moh. Miftahuzzaman selaku Ketua Umum SEMMI Kab.Bogor. Ia menjelaskan bagaimana proses perjalanan penerapan Pancakarsa berdasarkan informasi yang Ia kumpulkan dari data lapangan maupun informasi yang dihimpun dari media.
“Sekarang di era 4.0 yang notabenenya industrialisasi di berbagai sektor kehidupan, progres dari pencanangan Pancakarsa itu merupakan suatu jawaban akan tantangan yang akan dihadapi oleh Kabupaten Bogor yang berintegrasi pada program pusat. Ini merupakan suatu akselerasi pencapaian yang sangat gemilang oleh Kabupaten Bogor dimasa kepemimpinan Ade Yasin. Menurut perspektif saya Bupati telah berhasil menciptakan suatu gagasan brilian menuju era Indonesia emas pada tahun 2045, karena jika tidak dipersiapkan secara matang dari sekarang akan terjadi lost persepsi antar generasi. Ini juga menjadikan bukti bahwa Kabupaten Bogor menjadi pelopor serta role mode bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia untuk menyongsong Indonesia emas di tahun 2045″, papar Moh.Muftahuzzaman.
Selesai penyampaian materi, dibukalah forum diskusi oleh Salasatun Nia Putri selaku Moderator, diskusi berlangsung dengan lancar dan tertib sehingga bisa berjalan dengan aman dan nyaman. Kesimpulan secara umum forum menyetujui dan mengapresiasi keberhasilan prestasi Ade Yasin melalui Program Pancakarsa-nya.
“Walaupun memang masih jauh dari kata sempurna, kami mendukung secara penuh serta berharap Pemerintah selalu membuat program-program yang berdampak signifikan terhadap Masyarakat secara umum dan kami juga berharap ada keterlibatan dari berbagai Element Masyarakat, salahsatunya Mahasiswa dalam setiap program-program yang ada di Kabupaten Bogor”, ujar Salasatun Nia Putri.
“Kedepannya PC.SEMMI Kabupaten Bogor akan terus menggali Pancakarsa sehingga dapat menerbitkan sebuah karya tentang Pancakarsa, PC. SEMMI Kabupaten Bogor siap mengawal dan menjadi mitra strategis untuk progress Pancakarsa demi terealisasinya nilai-nilai Pancakarsa bagi kesejahteraan Masyarakat dan kemajuan Kabupaten Bogor di masa kepemimpinan Bupati Bogor”, pungkasnya.
Persit Kodim 0616/Indramayu mengadakan Kunjungan sebagai Bakti Sosial Jumat Berkah
INDRAMAYU.radar.informasi.com – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0616/Indramayu melaksanakan kegiatan Bakti Sosial mengunjungi panti Sosial Tresna Wredha ( Panti Jompo) Kasih Ibu Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu, Jum’at (11/6/2021).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0616/Indramyu untuk membantu sesama, khususnya para Jompo wilayah Kecamatan Balongan yang turut terkena dampak pandemi Covid-19 yang sangat dirasakan oleh masyarakat terutama para Jompo.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri Ketua Persit KCK Cab XXVII Kodim 0616/Indramayu Ny. Fani Teguh Wibowo, Ketua Persit KCK Ranting 02/Koramil 1601/Indramayu Cicih Disman, Ketua Yayasan Kasih Ibu Balongan Sumitno, Ketua Panti Sosial Tresna Wredha Satirno dan seluruh pengurus Persit KCK Cab. XXVII Kodim 0616/Indramayu serta para penghuni panti Jompo.
Ketua Persit KCK Cab. XXVII Kodim 0616/Indramayu Ny. Fani Teguh Wibowo, mengucapkan puji dan syukur atas karunianya yang telah diberikan kepada kita semua sehingga kita masih diberikan kesehatan sampai dengan saat ini.
“Terimakasih atas segala sambutannya kepada kami dan perkenankan juga kami Persit KCK Cab XXVII Kodim 0616/Indramayu sedikit memberikan kebutuhan dalam Jum’at Berkah ini dengan harapan bisa bermanfaat dan bagi penghuni yayasan sehat selalu”, ungkap Ny. Fani
Sementara itu Ketua Yayasan Kasih Ibu Balongan Sumitno menyampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian ibu – ibu Persit Kodim 0616/Indramayu mengadakan kegiatan Bakti sosial. Fuji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala karunia-nya.
“Kami atas nama Ketua Yayasan Kasih Ibu meminta maaf kalau ada sambutan dari kami yang kurang berkenan di hati ibu – ibu dan hadirin”.
Lanjut Sumitno mudah – mudahan do’a orang -orang jompo, pakir miskin, orang terlantar yang diharapkankan oleh Ibu Ketua dan yang lainnya bisa cepat terqobul. “Penghuni yang berada di Panti sebanyak 12 orang binaan diluar Panti 25 orang, Pengurus Panti sebanyak 7 orang yang rutin 3 orang (bagian Dapur)”, terangnya.
“Perlu saya sampaikan belum lama juga ada kunjungan dari persit korem, saya sangat bersyukur sekali setiap tahunnya ada dari ibu -ibu Persit yang berkunjung kesini”, imbuhnya.
Ketua Persit KCK Cab XXVII Kodim 0616/Indramayu melihat langsung kondisi para penghuni panti Jompo. Pemberian paket bantuan sosial berupa 12 dus paket perlengkapan, 2 karung beras dengan berat 25 Kg, 1 pak minyak kayu putih dan 5 papan telur.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cab XXVII Kodim 0616/Indramayu sebagai bentuk perhatian dan rasa simpati atas orang – orang Jompo yang berada diwilayah Kabupaten Indramayu dalam moment Jum’at Berkah sebagai Ibadah.
Usai kunjungan tersebut Persit Kartika Chandra Kirana Cab XXVII 0616/Indramayu menuju pantai Tirtamaya Indramayu.
Reporter : Selamet Hidayat Redaktur : Dewi Pelangi