Sambut HUT RI ke-79, Lapas Indramayu Buka Pekan Olahraga & Seni WBP

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni, Selasa (30/07/2024).

Pembukaan pekan olahraga & seni yang dilakukan di Lapangan Olahraga Lapas Kelas IIB Indramayu ini, diikuti oleh Pejabat Struktutal, Staff Jabatan Fungsional Umum (JFU) dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), CPNS, serta perwakilan dari Warga Binaan.

Pembukaan pekan olahraga dan seni yang menjadi bagian dari rangkaian HUT RI dan Hari Pengayoman ke-79 tahun 2024 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tersebut, ditandai dengan pelepasan balon ke udara, oleh Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Hero Sulistiyono.

Hero mengatakan, bahwa kegiatan ini nantinya akan diikuti oleh seluruh Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Indramayu, dan bertujuan untuk mencari bakat atau potensi Warga Binaan di bidang olahraga serta seni.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kekeluargaan dan silaturahmi antar warga binaan Lapas Kelas IIB Indramayu,” kata Hero.

Hero berpesan kepada para warga binaan yang menjadi atlet dalam Pekan Olahraga & Seni Narapidana (Porsenap) kali ini untuk menjunjung tinggi sportifitas.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Peringati Hari Raya Idul Adha, Petugas dan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Tarutung Beragama Muslim Laksanakan Shalat Idul Adha

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com- Gema takbir Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah/2024 Masehi disambut dan dirasakan dengan bahagia serta penuh keberkahan oleh seluruh umat muslim, tak terkecuali jajaran petugas dan puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berada di dalam Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut. Meski terbatas dari dunia luar dan masih harus menjalani masa hukuman, sejak pagi hari tadi, mereka bergegas dan berpakaian rapi untuk melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha secara berjamaah di lapangan Rutan Kelas IIB Tarutung, Senin (17/6).

Kepala Rutan Tarutung Ismet Sitorus melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan M. Nurdin Tanjung mengatakan pelaksanaan Shalat Idul Adha bersama petugas dan warga binaan berlangsung tertib dan khidmat.

“Kita secara bersama-sama melaksanakan Shalat Idul Adha di lapangan Rutan Kelas IIB Tarutung pagi ini, melihat antusias warga binaan kita merasa senang dan bangga dengan selesai Shalat warga binaan dapat kembali ke kamar hunian dengan tertib”, ujar Nurdin.

Di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung, M. Nurdin berpesan kepada jajaran dan warga binaan Rutan Kelas IIB Tarutung agar meneladani Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang kokoh melaksanakan perintah Allah SWT walaupun jiwa taruhannya.

“Mari perkuat keimanan, persaudaraan, kepedulian, dan solidaritas kepada sesama serta tak lupa kita kokohkan persatuan untuk memajukan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), terkhusus Rutan Kelas IIB Tarutung”, Tutur M. Nurdin Tanjung mengahiri.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Rutan Kelas IIB Tarutung Gandeng Puskesmas Hutabaginda Skrining HIV/AIDS

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com- Sebanyak 29 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut dinyatakan negatif dari penyakit menular seksual HIV/AIDS berdasarkan hasil skrining dari petugas Puskesmas Hutabaginda. Hasil tersebut diperoleh setelah Warga Binaan mengikuti serangkaian Rapid Test HIV yang dilangsungkan di ruang Aula Rutan, Kamis (16/05/2024).

“29 orang Warga Binaan terdiri dari 15 Narapidana dan 14 Tahanan tidak terindikasi sebagai penderita HIV pasca dilakukan Rapid Test dengan menggunakan sampel darah. Tes ini menggunakan metode immunokromatografi yang kami ketahui hasilnya secara cepat selama kurang lebih 30 menit,” kata Feronika Sinaga selaku petugas kesehatan Rutan Kelas IIB Tarutung.

Dijelaskanya, kegiatan skrining HIV merupakan langkah pencegahan dan deteksi dini dari Puskesmas Hutabaginda dalam rangka monitoring awal untuk mengantisipasi penyebaran HIV khususnya Warga Binaan yang tergolong sebagai kelompok rentan penularan HIV.

“Warga Binaan termasuk kelompok populasi kunci yang yang beresiko untuk terjangkit HIV terlebih lagi dengan mobilitas fisik yang terbatas selama didalam Rutan sehingga terkadang kesehatan tidak dapat dijaga dengan baik. Oleh karena itu, kali ini pihak Puskesmas Hutabaginda melakukan skrining sebagai upaya preventif untuk mendeteksi sedini mungkin gejala HIV,” jelas Feronika.

Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Tarutung, Ismet Sitorus menyampaikan kesehatan Warga Binaan selama didalam Rutan menjadi prioritas utama bagi jajarannya sehingga ia mengharapkan Puskesmas Hutabaginda dapat melakukan skrining HIV secara masif dan berkala.

“Kami bersyukur tidak ada satupun Warga Binaan yang positif HIV setelah dicek oleh petugas Puskesmas Hutabaginda. Jadi kami harap giat serupa ataupun yang lainnya dapat dilaksanakan secara rutin untuk memastikan Warga Binaan terbebas dari segala penyakit berbahaya,” harapnya.

Ismet Sitorus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kab. Tapanuli Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara dan Puskesmas Hutabaginda yang telah melaksanakan skrining HIV/AIDS bagi warga binaan dan layanan kesehatan lainnya.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Perbaiki dan Dekatkan Diri Pada Allah, Warga Binaan Lapas Indramayu Rutin Lakukan Kegiatan Marhabanan & Yasinan

INDRAMAYU.radarimformasi.com- Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, yang beragama Islam rutin melakukan kegiatan keagamaan Marhabanan dan juga Yasinan. Sabtu (27/04/2024).

Seperti yang terlihat pada hari Jum’at (26/04/2024), para Warga Binaan ini berkumpul di Masjid At-Taqwa Lapas Kelas IIB Indramayu, untuk bersiap melakukan kegiatan keagamaan Marhabanan dan Yasinan, didampingi oleh Staf RegBimas.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Hero Sulistiyono mengatakan bahwa kegiatan keagamaan ini rutin dilakukan untuk membangun pribadi Warga Binaan agar lebih baik dan religius.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan agar Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Indramayu dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan bertaqwa kepada Allah sehingga saat selesai menjalani masa tahanan nanti bisa kembali ke Masyarakat dan tidak mengulangi kesalahan yang pernah diperbuat,” katanya.

Kegiatan keagamaan ini juga menjadi pedoman dalam melaksanakan perikehidupan di dalam lapas agar tetap patuh dan taat sebagai WBP yang baik.

Reporter  : Slamet H

Redaktur  : Dewi

Pegawai Rutan Kelas IIB Tarutung Bersama Warga Binaan Gelar Halal Bihalal

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com- Hari pertama dinas setelah libur cuti bersama hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut, Ismet Sitorus didampingi Pejabat Struktural beserta jajaran gelar acara Halal Bihalal Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang bertempat di lapangan serbaguna Rutan Kelas IIB Tarutung, Selasa (16/04/2024).

Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Ismet Sitorus menyampaikan Minal Aidin Wal Faidzin serta memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran dan warga binaan yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Ismet Sitorus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh WBP karena saling menjaga agar Rutan Kelas IIB Tarutung dalam keadaan aman dan kondusif.

Halal Bihalal tersebut dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi serta untuk lebih mendekatkan diri, menjaga keharmonisan dan merefresh kembali semangat seluruh Jajaran pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung.

Setelah Halal Bihalal Idul Fitri 1445H dilaksanakan, Ismet Sitorus memberikan arahan kepada seluruh jajaran. Dalam arahannya, Ismet Sitorus menekankan pentingnya merapatkan barisan dan mencapai target dengan optimisme tinggi. Selain itu Karutan juga mengingatkan jajarannya untuk memanfaatkan momentum libur lebaran yang telah usai sebagai semangat baru untuk bekerja lebih baik.

Diakhir sambutannya, melalui kegiatan ini ia mengajak seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Tarutung dapat termotivasi untuk untuk bekerja lebih baik dan mencapai target yang telah ditetapkan serta bersama membangun Rutan Tarutung menjadi lebih baik lagi dan lebih maju kedepannya.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Sebanyak 187 Warga Binaan Rutan Kelas IIB Balige Terima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri

TOBA.radarinformasi.com- Kepala Rutan Kelas IIB Balige Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara beserta jajaran laksanakan Upacara Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2024 M kepada Narapidana/Anak Pidana sebanyak 187 orang. (Rabu, 10/04/2024)

Kegiatan berlangsung di Aula serba guna Rutan Kelas IIB Balige, Kepala Rutan Kelas IIB Balige, David Nicolas bersama jajaran pejabat struktural dan petugas, selepas pelaksanaan Shalat Ied Idul Fitri langsungkan acara pemberian remisi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut diawali dengan Pembacaan Sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly pada Remisi Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2024 M dan pengarahan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Balige David Nicolas, dilanjutkan dengan pembacaan SK Remisi yang disusul dengan Penyerahan Remisi Khusus Idul Fitri kepada perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan.

David Nicolas menyampaikan bahwa ada 185 orang warga binaan yang mendapat Remisi Khusus I dan 2 orang warga binaan mendapat Remisi Khusus II. David Nicolas juga mengatakan bahwa pemberian remisi ini adalah bentuk penghargaan dan pemenuhan hak-hak yang diberikan negara kepada narapidana yang telah menjalani masa tahanan paling sedikit enam bulan dengan berkelakuan baik selama masa pembinaan,terangnya.

“Remisi Idul Fitri ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan dari negara kepada warga binaan pemasyarakatan yang telah memperlihatkan kemauan untuk memperbaiki diri dan telah menunjukkan sikap berkelakuan baik selama menjalani masa pembinaan”, ujar David Nicolas.

“Pemberian Remisi Idul Fitri ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus berperilaku baik dan menjalani program pembinaan dengan sungguh-sungguh dan menjadi momen bagi warga binaan untuk merefleksikan diri dan menjadi pribadi yang lebih baik”, tuturnya mengahiri.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Bina Kerohanian Warga Binaan, Lapas Indramayu Rutin Adakan Pengajian

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar kegiatan keagamaan atau kerohanian pengajian, bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang beragama Islam, Rabu (26/6/2023).

Selain untuk membina kerohanian, pengajian yang dilaksanakan di Mesjid At-Taqwa Lapas Indramayu ini juga bertujuan untuk meningkatkan iman, serta membina perilaku para warga binaan agar menjadi lebih baik. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat.

“Kegiatan kerohanian ini rutin kami lakukan setiap hari rabu, bagi seluruh tahanan atau warga binaan yang beragama Islam di Lapas Kelas IIB. Ini sebagai wadah mendekatkan diri para warga binaan kepada Tuhan untuk mempertebal keimanan dan memperbaiki perilaku agar menjari lebih baik,” kata Beni.

Selain itu, dilakukannya pengajian ini juga sesuai dentan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI nomor. M. 02-PK.04.10 tahun 1990 tentang pola pembinaan Narapidana/Tahanan.

Beni berharap, kegiatan ini dapat menjadi pedoman dalam melaksankan perikehidupan di dalam Lapas, agar tetap patuh dan taat sebagai WBP yang baik.

Pengajian rutin rabu yang diikuti oleh 421 Tahanan atau WBP ini, diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Taufik Hidayat, dan didampingi oleh Staff Regbimas Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Pelatihan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Bagi Warga Binaan dan Pegawai Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu gelar pelatihan kesiapsiagaan tanggap darurat bencana (Emergency Response Plan), Selasa (11/07), di Aula setempat.

Pelatihan yang diberikan kepada jajaran Pegawai dan juga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Indramayu ini, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Beni Hidayat, selaku project leader.

Usai pelatihan, Beni mengungkapkan bahwa penyampaian materi dilakukan oleh tim Asosiasi Praktisi K3L (APIK) Indramayu, Ibnu Mas’ud.

“Dalam pelatihan tersebut, disampaikan tentang konsep tanggap darurat agar berjalan secara efektif, serta pemahaman terkait tindakan pengamanan saat terjadi kondisi kedaruratan bencana,” ungkap Beni.

“Kami juga memberi penjelasan akan pentingnya tin tanggap darurat dalam suatu instansi, serta upaya perencanaan dalam tanggap darurat seperti, identifikasi penafsiran bahaya & penaksiran resiko, penakaran sumber daya, tinjauan ulang rencana yang sudah ada, dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Selain itu, masih dikatakan Beni, dalam pelatihan tersebut juga dijelaskan apa yang menjadi dasar hukum terkait implementasi keselamatan kerja di lingkungan Lapas Indramayu.

“Terkait dengan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), diperlukan juga kesiapsiagaan manakala terjadi kondisi gawat darurat seperti terjadi bencana. Untuk itu, diawali dengan penyamaan persepsi tentang SMK3,” kata Beni.

Pelatihan yang bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan tim tanggap darurat di Lapas Indramayu ini terkait dengan kegawat daruratan yang diperlukan mitigasi, sebagai upaya menjamin keselamatan kerja di lingkungan Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

31 Warga Binaan Lapas Indramayu Bebas Penjara Karena Program Asimilasi Rumah

31 Warga Binaan Lapas Indramayu Bebas Penjara Karena Program Asimilasi Rumah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 31 Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Indramayu diperbolehkan pulang karena mendapat program Asimilasi Rumah, Jum’at (06/01/2023).

Mereka yang mendapat program tersebut sudah memenuhi persyaratan yang berlaku. Hal ini disampaikan oleh Beni Hidayat, selaku Kepala Lapas Kelas II B Indramayu.

Beni juga menjelaskan, program Asimilasi Rumah ini tidak dapat diberikan kepada narapidana yang melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pembunuhan, kesusilaan, kesusilaan terhadap anak sebagai korban, korupsi, terorisme, kejahatan terhadap keamanan negara, pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM) berat, kejahatan transnasional terorganisir lainnya, dan narkotika pidana 5 tahun keatas.

“Selain itu, bagi Narapidana residivis (Pengulangan Tindak Pidana) dan yang masih ada perkara juga tidak berhak mendapat program Asimilasi Rumah,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa program Asimilasi Rumah ini bertujuan untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19, serta mengatasi kelebihan kapasitas di dalam Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan).

“Ini merupakan program yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam rangka pencegahan juga penanggulangan penyebaran Covid-19 di dalam Lapas maupun Rutan,” terangnya.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

3 Warga Binaan Lapas Indramayu Terima Remisi Khusus Natal

3 Warga Binaan Lapas Indramayu Terima Remisi Khusus Natal

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bertepatan dengan perayaan hari raya umat Kristen, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu memberikan remisi khusus Natal kepada 3 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Minggu (25/12/2022).

Pemberian remisi khusus hari raya Natal bagi WBP, diserahkan secara simbolis, langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Beni Hidayat di Aula setempat.

Dikatakan Beni, 3 WBP ini sudah memenuhi syarat untuk memperoleh remisi, karena berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas/Rutan dengan predikat baik serta telah menjalani masa pidana lebih dari 6 (enam) bulan.

“Pemberian Remisi merupakan wujud negara hadir dengan memberikan penghargaan bagi WBP atas segala pencapaian positif yang mereka lakukan selama dalam masa tahanan,” katanya.

2 WBP yang mendapat remisi khusus hari raya Natal ini dikurangi masa pidananya selama 1 bulan, sedangkan 1 orang lagi dikurangi 15 hari.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi Pelangi