BOGOR.radarinformasi.com- Jajaran Polsek Parung berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga milik pelaku gangster di Jl. H. Mawi Gg. Amsar, Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Pengamanan ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Piket Patroli, Piket Reskrim dan Piket Binmas, dipimpin langsung oleh Piket Pawas Ipda Karno, S.E., pada Kamis 23 Mei 2024 sekitar 04.00 WIB.
Kapolsek Parung AKP Doddy Rosadji, SH., MH menjelaskan bahwa informasi dari Piket Resmob Polres Bogor terdapat sekelompok remaja yang diduga akan melakukan tawuran di lokasi tersebut. Saat petugas tiba di lokasi, para remaja tersebut berusaha melarikan diri dengan sepeda motornya. Namun, beberapa dari mereka meninggalkan sepeda motornya saat terjatuh. Sepeda motor yang berhasil diamankan antara lain satu unit Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi B 6352 ZUD, satu unit Yamaha Mio warna putih dengan nomor polisi B 6190 WYZ, dan satu unit Honda Vario dengan nomor polisi F 6471 IE.
Tidak ada korban dalam kejadian ini dan pelaku berhasil melarikan diri. Sepeda motor yang diamankan saat ini telah dibawa ke Polsek Parung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saksi-saksi yang berada di lokasi, Darwin dan Agustiar, telah dimintai keterangan.
“Langkah-langkah yang diambil meliputi pengecekan TKP, pengamanan barang bukti, dokumentasi, wawancara saksi dan pelaporan kepada pimpinan,” jelas Ipda Karno.
Polsek Parung terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya dengan meningkatkan patroli dan tindakan preventif terhadap potensi kejahatan dan menjaga Kondusifitas wilayah.
Tim Resmob Polres Bogor Berhasil Amankan 2 Pelaku Sejoli Kasus Pembunuhan
BOGOR.radarinformasi.com – Unit Resmob Polres Bogor berhasil mengungkap kasus temuan mayat wanita di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor. Wanita yang diketahui berinisial ZB (52) itu rupanya menjadi korban pembunuhan dua sejoli, Sabtu (28/05/22).
Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H mengatakan kedua pelaku pembunuhan yakni laki-laki berinisial AM (26) dan kekasihnya TO (21). Keduanya berhasil ditangkap pada Senin 23 Mei 2022 lalu.
“Berawal dari kejadian penemuan mayat pada tanggal 21 Mei 2022 di wilayah Kemang, selanjutnya dari olah TKP yang dilakukan oleh Resmob, kami menemukan petunjuk yang mengarah pada keperbuataan yang diduga tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pencurian dengan kekerasan selanjutnya tanggal 23 Mei tim berhasil menangkap 2 tersangka yaitu AM dan TO di rumahnya masing-masing di Desa Bedahan Kecamatan Sawangan, Kota Depok”, ungkapnya, Jumat (27/05/2022).
Diketahui, AM dan TO melakukan pembunuhan terhadap korban Z dengan cara menjerat leher menggunakan kabel dan membenturkan kepala korban di dalam mobil. Selanjutnya, mayat korban dibuang di wilayah Kemang Kabupaten Bogor.
“Motifnya kedua pelaku membutuhkan uang untuk menikah karena kedua pelaku ini pacaran dan kebetulan akan menikah tapi tidak memiliki uang, maka keduanya datang kepada korban ingin menagih hutang dari korban sebesar Rp. 100 juta, namun karena korban tidak memiliki uang terjadilah proses menghilangkan nyawa terhadap korban”, pungkasnya.
“Jadi tersangka TO ini, berupaya menagih hutang dari korban kepada ayahnya sebesar Rp 100 juta. Jadi hutang itu, terkait ayahnya tersangka TO ini meminjamkan uang investasi untuk dipinjam-pinjamkan lagi ke orang lain, jadi profesi korban ini seperti bank keliling”.
Adapun kronologisnya pada hari Kamis 19 Mei, kedua pelaku datang untuk menagih hutang tersebut dan telah berencana apabila tidak diberikan akan membunuh korban. Lalu, korban diajak untuk pergi menggunakan mobil sewaan.
“Ketika didalam kendaraan di daerah Sawangan, posisinya duduk korban itu berada di bangku tengah sebelah kiri. Tersangka TO itu duduk di sebelah kanan. Sedangkan tersangka AM itu kondisinya sebagai pengemudi di depan,” jelasnya.
Kemudian, pelaku TO membenturkan kepala korban ke bangku depan dan AM menekan leher korban. Tak sampai di situ, leher korban dililit oleh kabel charger sampai memastikan korban meninggal dunia.
“Tersangka (AM) dari depan itu loncat menekan leher. Perannya tersangka TO ini menutup mulut korban sampai memastikan nafasnya betul-betul habis. Tapi tidak sampai disitu saja, dari tempat lokasi mereka menghilangkan nyawa sampai mencari tempat ideal membuang mayat itu tersangka TO berpindah ke belakang sambil melilitkan kabel handphone sambil memastikan korban ini sudah mati”, bebernya.
Pada akhirnya, kedua pelaku membuang mayat korban di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor. Baru pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2022 jasad korban ditemukan warga.
“Di hari Sabtu tanggal 21 Mei kami mendapat informasi ada penemuan sesosok mayat yang awalnya tidak ada identitas. Kemudian kami olah TKP , berkat kemampuan dari inafis kami berhasil mendapat identitas korban inisial ZB umurnya 52 tahun alamatnya di Tangerang Selatan”, jelasnya.
“Saat ini kedua tersangka sedang dalam proses penyidikan dengan diancam tiga Pasal yaitu 338 KUHP, 340 KUHP dan 364 KUHP ancaman pidana hukuman mati, seumur hidup dan 20 tahun”, pungkasnya.