Membangun Jembatan Citapen: Akses Penghubung Antar Desa Lebih Baik Berkat Partisipasi Warga

BOGOR.radarinformasi.com – Pembangunan jembatan desa di Kampung Cigaok RT 03 RW 07, Desa Citapen, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, kini telah memasuki hari ke-16. Proyek ini didanai oleh Dana Desa tahap II tahun anggaran 2024 dengan total anggaran sebesar Rp.170 juta, dan diperkirakan selesai dalam 28 hari, Selasa (1/10).

Jembatan yang akan menjadi penghubung antara Desa Citapen dan Banjarwangi ini memiliki spesifikasi panjang 14 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Proyek ini dikerjakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Citapen, dipimpin oleh Ketua Pelaksana Zulkarnain, dengan memberdayakan masyarakat setempat. Keterlibatan warga tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi mereka.

Kepala Desa Citapen, Hj. Devi Yulianti, menyatakan bahwa proyek berjalan sesuai rencana. “Kami sangat optimis jembatan ini akan selesai tepat waktu. Melalui kerja sama dengan masyarakat, pembangunan ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas antar wilayah, memberdayakan warga setempat serta untuk anak cucu di masa mendatang,” ujar Hj. Devi.

Jembatan ini akan menjadi jalur penting yang memperlancar kegiatan sosial dan ekonomi warga, termasuk akses menuju fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas. Dengan keterlibatan langsung masyarakat dalam pengerjaan, proyek ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi desa dan meningkatkan keterampilan para pekerja lokal.

Masyarakat juga dihimbau untuk terus memantau pelaksanaan proyek demi memastikan kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian. Dengan estimasi penyelesaian dalam 12 hari ke depan, proyek jembatan ini diharapkan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan warga Desa Citapen dan sekitarnya.

Reporter : Lina
Redaktur : Rizal

Babinsa Cimande Hilir Monitoring Pembangunan Musholla dan Tempat Wudhu

BOGOR.radarinformasi.com – Babinsa Cimande Hilir, Koptu Bayu, melaksanakan kegiatan monitoring pembangunan musholla dan tempat wudhu di Kampung Lembur Situ, RT 02 RW 05, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Selasa (17/9/2024).

Pembangunan tersebut didanai oleh anggaran dana desa sebagai bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan fasilitas ibadah bagi masyarakat setempat. Kegiatan pemantauan yang dilakukan oleh Babinsa bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Kami akan terus memantau proses pembangunan agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dan dapat segera digunakan oleh masyarakat,” ujar Koptu Bayu di lokasi pembangunan.

Masyarakat Kampung Lembur Situ menyambut baik kegiatan ini dan berharap pembangunan musholla dan tempat wudhu tersebut dapat selesai tepat waktu, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk beribadah.

Reporter : Dewi

Desa Cimande Hilir Gelar Rembug Stunting, Fokus pada Pencegahan dan Penanganan

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menyelenggarakan rembug stunting pada hari ini, bertempat di aula kantor desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif pemerintah desa dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut, Senin (09/09/2024).

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut bidan desa, yang bertanggung jawab atas layanan kesehatan ibu dan anak, Sekretaris Desa Cimande Hilir, Kepala Desa Cimande Hilir, serta pendamping desa dari Kecamatan Caringin. Mereka bersama-sama mendiskusikan langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan di Cimande Hilir.

Dalam rembug tersebut, para peserta membahas pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak-anak balita sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Selain itu, disoroti pula pentingnya edukasi kesehatan bagi keluarga serta peningkatan akses terhadap fasilitas kesehatan yang memadai.

Sekretaris Desa Cimande Hilir, Mulyadi, atau yang akrab disapa Damuy,  menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam menekan prevalensi stunting di seluruh Indonesia. “Kami berharap, melalui diskusi ini, kita dapat merumuskan langkah-langkah nyata yang bisa diterapkan di lapangan, termasuk dalam memberikan pendampingan kepada keluarga yang anak-anaknya terindikasi stunting,” ujarnya.

Rembug stunting ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera diimplementasikan di lapangan untuk mengurangi jumlah anak stunting di Desa Cimande Hilir. Pemerintah desa juga berkomitmen untuk terus mengadakan sosialisasi terkait gizi dan kesehatan ibu dan anak guna mencegah kasus stunting baru.

Reporter : Rizal
Redaktur : Dewi

Kick Off Betonisasi Jalan Desa Sukamahi dihadiri Berbagai Elemen Masyarakat

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Desa Sukamahi menggelar acara Kick Off betonisasi jalan dan kelengkapannya, yang berlokasi di Kampung Bojongkaso RT 003, 004/004, Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Proyek pembangunan jalan yang menghubungkan Kecamatan Ciawi dan Megamendung ini diresmikan hari ini, dengan volume pembangunan sepanjang 600 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 15 cm. Rabu (4/9)

Anggaran proyek ini bersumber dari bantuan keuangan (bankeu) sebesar Rp. 1.000.000.000 yang dibagi dalam dua tahap, yaitu Rp. 600.000.000 pada tahap pertama dan Rp. 400.000.000 pada tahap kedua.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Sukamahi, Budi, SE, yang akrab disapa Mamat, perwakilan dari Kecamatan Megamendung, Kapolsek Megamendung, Dedi H., serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sukamahi. Turut hadir pula perwakilan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sukamahi, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua TPK beserta anggotanya, pendamping desa Kecamatan Megamendung dan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukamahi, Budi, SE, menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian desa. “Dengan adanya betonisasi jalan ini, kami berharap masyarakat Desa Sukamahi akan lebih mudah dalam beraktivitas, terutama dalam bidang pertanian dan perdagangan. Ini adalah upaya kita bersama untuk mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Kapolsek Megamendung, Dedi H., juga memberikan pernyataan yang senada. Ia menekankan pentingnya infrastruktur yang memadai untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat. “Jalan yang baik akan memudahkan mobilitas warga, termasuk aparat keamanan dalam menjalankan tugas. Pembangunan ini tentunya akan berdampak positif terhadap peningkatan keamanan dan ketertiban di Desa Sukamahi dan sekitarnya,” ungkap Dedi.

Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari beberapa tamu undangan yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif pembangunan infrastruktur desa yang dinilai sangat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng dan peletakan batu pertama secara simbolis sebagai tanda dimulainya pembangunan jalan tersebut. Peresmian ditutup dengan pembacaan doa sebagai harapan agar proyek berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Dengan dilakukannya betonisasi ini, diharapkan akses transportasi dan mobilitas warga Desa Sukamahi dapat lebih mudah, serta mampu meningkatkan perekonomian desa dan sekitarnya.

Reporter : Rizal
Redaktur : Dewi

Babinsa Desa Lemah Duhur Monitoring Pembangunan Jalan, Realisasi Dana Desa Tahap 2

BOGOR.radarinformasi.com– Sertu A. Abdul Qodir, A.Md.FT, yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Desa Lemah Duhur, melakukan monitoring terkait kegiatan pembangunan jalan yang dibiayai oleh Anggaran Dana Desa tahap kedua. Pembangunan ini berlokasi di Kampung Curug Dengdeng, RT 01 RW 06, Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Selasa (27/8)

Pemantauan dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai rencana dan dapat selesai tepat waktu. Pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga setempat.

Sertu Abdul Qodir menyampaikan bahwa peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari upaya menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kami akan terus mengawal pembangunan ini agar berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan jalan dengan dana desa ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan.

Reporter : Dewi

Launching Program Ketahanan Pangan Terkait Realisasi Dana Desa Pandansari Tahun 2024

BOGOR.radarinformasi.com – Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor menggelar acara launching Program Dana Desa untuk Ketahanan Pangan pada Senin, 22 Juli 2024. Fokus utama program ini adalah budidaya tanaman bengkoang. Acara ini dilaksanakan dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan desa serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui budidaya bengkoang yang berkelanjutan. Senin (22/7/24)

Kegiatan ini dihadiri oleh Ujang Khotib selaku Sekretaris Desa, Mulyadi selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Hendi selaku Pendamping desa, Ade Hanafi selaku KPMD, RT/RW setempat, serta para petani harmoni. Suasana penuh semangat dan antusiasme terpancar dari para peserta yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ujang Khotib mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk memanfaatkan Dana Desa secara optimal guna meningkatkan ketahanan pangan.

“Budidaya bengkoang dipilih karena potensinya yang besar dalam meningkatkan ekonomi lokal. Kami berharap melalui program ini, petani dapat memperoleh manfaat yang signifikan dan berkelanjutan,” ucapnya.

Mulyadi, Ketua TPK Desa Pandansari, menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk memberdayakan petani lokal agar lebih mandiri dan menjadi petani modern, serta mampu bersaing di pasar. “Dengan pendampingan dan pelatihan yang tepat, kami yakin para petani akan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi bengkoang mereka,” jelasnya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari pendamping desa Kecamatan Ciawi, Hendi, yang turut hadir dan memberikan arahan teknis kepada para petani. “Pendampingan dari awal hingga akhir proses budidaya akan kami berikan, mulai dari pemilihan bibit, teknik penanaman, perawatan, hingga proses panen dan pemasaran. Kami ingin memastikan program ini berjalan sukses dan memberikan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Acara launching ini diakhiri dengan penyerahan bibit bengkoang dan peralatan bertani secara simbolis kepada perwakilan petani. Pemerintah desa berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga Desa Pandansari.

Reporter : Rizal

Desa Banjarwaru Gelar Rembug Stunting untuk Atasi Masalah Gizi Balita

BOGOR.radarinformasi.com – Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai langkah strategis untuk mengatasi masalah gizi buruk pada balita. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan orang tua balita, tokoh masyarakat, pendamping desa, serta petugas kesehatan dari Puskesmas setempat. Selasa (16/7/24)

Dalam acara yang digelar di Balai Desa pada Selasa, 16 Juli 2024, Hana selaku Sekdes Banjarwaru, mengungkapkan bahwa Rembug Stunting menjadi langkah awal dalam menanggulangi stunting di wilayah mereka. “Kami sadar pentingnya peran orang tua dan masyarakat dalam mencegah stunting. Melalui rembug ini, kami ingin memberikan edukasi tentang pola makan sehat serta perawatan yang tepat untuk anak-anak,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dokter dari Puskesmas Banjarwaru  memberikan penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak. “Anak-anak yang tidak mendapatkan gizi yang cukup berisiko mengalami stunting, yang dapat menghambat perkembangan fisik dan mental mereka,” katanya.

Selain itu, rembug ini juga menjadi forum untuk bertukar informasi antara orang tua dan petugas kesehatan mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam memberikan asupan gizi yang baik bagi anak-anak mereka.

Kegiatan Rembug Stunting di Desa Banjarwaru diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia. “Dengan melibatkan semua pihak terkait, diharapkan masalah gizi buruk pada anak-anak dapat segera teratasi dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan,” tutup Hana selaku Sekdes Banjarwaru dalam keterangannya kepada awak media.

Reporter : Rizal
Redaktur : Dewi