
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Kantor PWRI di Jalan Tanjung Pura No. 51, Karangmalang, Indramayu, Ratusan anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dari berbagai daerah hadir dengan busana rapi, saling menyapa dengan senyum yang mencerminkan eratnya persaudaraan,” Pada Sabtu, (09/08/25).
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-63 PWRI kali ini mengusung tema “Dengan Semangat Merah Putih, PWRI Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas 2045.” Acara turut dihadiri Ketua PWRI, jajaran pembina, penasehat, dan mitra kerja yang selama ini mendukung perjalanan organisasi.
Ketua Umum PWRI, Prapto Hadi, SH., MM., M.Sc., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ketua PWRI Indramayu, H. Sudiyono, mengajak seluruh anggota mengenang perjuangan para pendiri organisasi. Ia menekankan pentingnya evaluasi kinerja dan adaptasi di tengah perkembangan zaman, sekaligus menegaskan peran vital para wredatama dalam mendukung kebijakan pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Di sela acara, para peserta tampak akrab bercengkerama, mengenang masa lalu, dan menikmati suasana penuh kehangatan.
Dalam wawancara, Ketua PWRI Indramayu, H. Sudiyono, menegaskan bahwa PWRI menjadi wadah sinergitas dengan pemerintah, menjembatani aspirasi para lansia, serta mempererat tali silaturahmi antar pensiunan PNS, BUMN, BUMD, purnawirawan TNI, mantan pejabat, hingga pamong desa.
“Meski sudah purna bakti, wadah PWRI tetap memiliki peran besar dalam membangun kebersamaan dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, PWRI memberikan empat plakat penghargaan kepada Bank Jabar Banten, Baznas, Pemkab Indramayu, dan Yayasan Unwir atas kontribusi mereka terhadap organisasi. Selain itu, bingkisan sembako dan uang tunai diberikan kepada lima anggota PWRI, yakni Sudarsono, Samsudin, Dartim, Daimah, dan Syarifuddin.
Momen haru terjadi saat Yoga Iswanto, yang telah 20 tahun mengabdi, menerima hadiah sepeda listrik dari anggota DPR RI Dave A. Laksono. Yoga, yang selama ini mengandalkan sepeda ontel untuk beraktivitas, mengaku terharu atas penghargaan tersebut.
“Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Bapak Dave dan PWRI. Sepeda listrik ini akan sangat bermanfaat bagi saya,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng, menjadi penanda bahwa HUT PWRI bukan sekadar perayaan usia, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan lansia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
Reporter : Andika
