Forum Masyarakat Puncak Ngahiji Ajak Pelaku Usaha di Kawasan Puncak Jaga dan Lestarikan Budaya Rabu Kasan

BOGOR.radarinformasi.com- Rabu Kasan atau Rebo Wekasan adalah sebuah istilah penyebutan hari terakhir dalam bulan Safar, dalam memperingati Rabu Kasan, berbagai daerah memiliki caranya masing-masing, begitu pula dengan Forum Masyarakat Puncak Ngahiji, dimana untuk menyambut Rabu Kasan telah melakukan berbagai persiapan untuk memperingatinya, Senin (11/09/23).

Acara yang akan dilaksanakan pada Rabu (13/09) tersebut juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, PHRI, Ormas dan juga Budayawan serta masyarakat, khususnya masyarakat di tiga (3) Kecamatan, yaitu Kecamatan Ciawi, Megamendung dan Cisarua.

Di pasar tradisional juga tampak kulit ketupat mulai ramai diburu para ibu-ibu, hal tersebut bukti bahwa adat budaya serta tradisi masih berlaku dan terus dijalankan di masyarakat Bogor. Tokoh Masyarakat, Agama dan juga Budayawan berharap agar para pengusaha khususnya yang ada di tiga Kecamatan ikut berperan dalam peringatan Rabu Kasan ini, dengan cara menyuguhkan Ketupat sebagai menu utama di hari Rabu Kasan.

“Saya berharap agar Restoran dan Hotel yang ada di kawasan Puncak ini ikut berpartisipasi dalam menjaga tradisi leluhur kita, di hari Rabu Kasan nanti saya harap di setiap Hotel ataupun Restoran menyuguhkan menu Ketupat agar budaya kita tetap ada dan terjaga”, ujar ketiganya.

Sementara itu, H.Jujun selaku Ketua PHRI menghimbau kepada seluruh pelaku usaha agar ikut mendukung program dari Forum Masyarakat Puncak Ngahiji dengan cara menyuguhkan hidangan Ketupat di hari Rabu Kasan nanti.

Reporter : Dewi

Meski Hujan Mengguyur Sepanjang Hari, Paguyuban Warga Puncak tetap Gelar Silaturahmi dan Ngaliwet dalam Sambut Tahun Baru 2023

Meski Hujan Mengguyur Sepanjang Hari, Paguyuban Warga Puncak tetap Gelar Silaturahmi dan Ngaliwet dalam Sambut Tahun Baru 2023

BOGOR.radarinformasi.com- Sesuai agenda sebelumnya, komunitas warga yang tergabung dalam Paguyuban Warga Puncak, menggelar silaturahmi dan do’a bersama dengan berbagai elemen serta lintas Ormas juga bersama Forkopimcam dalam rangka menyambut pergantian tahun 2022 menuju tahun 2023, acara ngaliwet tersebut dilaksanakan di Pafesta , Jalan Raya Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, Sabtu (31/12/2022).

Meskipun cuaca tidak mendukung akan tetapi nampak puluhan orang berkumpul bersilaturahmi sekaligus bermuwajahah dalam menyambut pergantian tahun kali ini, Nani Rohaeni selaku Ketua pelaksana mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran semua pihak termasuk dukungan dari Muspika Cisarua.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini, tak lain untuk mempererat tali silaturahmi, serta mengisi kegiatan dipenghujung tahun dengan kegiatan yang bersifat positif dan baik tentunya, dimana didalamnya kita gelar nasi liwet hasil swadaya warga dikawasan wisata Puncak Cisarua,” terang Nani didepan para tamu undangan.

Ditempat yang sama Ivan Pramudia selaku Camat Cisarua yang mewakili Muspika merasa menjadi satu kehormatan diundang dalam acara tersebut.

“Terima kasih atas undangannya, nudah-mudahan silaturahmi ini tetap terjaga dan warga di kawasan Puncak tetap memegang teguh kesatuan dan persatuan,” harap Ivan.

Sementara itu Yudi Wiguna, yang mewakili tokoh masyarakat dan budayawan Puncak mengatakan bahwa, “Dahulu kala sekitar tahun 70-an masih bersifat kesukuan dan ras, namun hari ini kawasan Puncak menjadi kemajemukan di antara berbagai suku dan ras, maka untuk itu kita semua diharapkan tetap menjaga kebhinekaan sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh”.

Hal senada juga diucapkan oleh H. Cecep Gogom, sebagai perwakilan Tokoh Masyarakat dikawasan wisata Puncak, Ia menghimbau sudah saatnya dari berbagai elemen kemasyarakatan untuk bersatu padu dan tidak ada lagi perbedaan.

“Komunitas Puncak Ngahiji harus mampu membuktikan itu bahwa ngahiji itu tidak hanya sebatas retorika dan lips belaka saja. Mudah-mudahan kita bisa saling menjaga satu sama lain”, tandasnya.

Diakhir acara, terpantau pula sebagian Panitia Pelaksana nampak terlihat sedang membersihkan sisa-sisa makanan liwet agar kondisi area tetap terjaga dan bersih dari sampah.

Reporter : Ade Hanafi
Redaktur : Dewi