Pemdes Warung Menteng Realisasikan Bankeu Samisade 2023

BOGOR.radarinfoasi.com – Pemerintah Kabupaten Bogor setiap tahun selalu memberikan anggaran bantuan keuangan infrastruktur desa yang disebut Samisade. Anggaran tersebut di berikan dengan konsep desa membangun, dimana bantuan digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur yang bisa membantu masyarakat dalam perputaran roda perekonomian warganya, Selasa (31/10/2023).

Salahsatu desa penerima bantuan Samisade tersebut ialah Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, yang saat ini telah merealisasikan anggaran tersebut.

Anggaran sebesar Rp. 630.000.000,00 digunakan untuk pembangunan betonisasi jalan desa dengan volume P. 570m x L.3m x T. 0,15 yang berlokasi di Kp.Maseng RT. 01 RW. 02 tersebut, disambut antusias warga yang merasa terbantu dengan adanya betonisasi jalan, karena akses jalan yang awalnya rusak hingga sulit untuk dilewati kini menjadi bagus hingga mempermudah dan mempersingkat waktu.

“Saya selaku RT disini merasa sangat terbantu dan mendukung adanya betonisasi jalan ini begitupun dengan warga saya. Saya harap bantuan keuangan ini masih bisa di dapatkan pada tahun-tahun berikutnya agar lebih banyak lagi warga yang terbantu tidak hanya disini saja”, ucap ketua RT setempat.

Pemdes Warung Menteng juga mengatakan bahwa mereka akan terus memperjuangkan bantuan-bantuan lainya lagi untuk membantu warganya.

“Kami pihak Pemdes tentunya akan terus berusaha mengajukan bantuan-bantuan kepada pemerintah pusat untuk kepentingan warga. Karena sesuai dengan visi, misi dan tujuan kami untuk membantu warga agar bisa lebih mudah dan terbantu dalam akses jalan perputaran roda ekonomi”, ucap Sekdes Warung Menteng.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Dewi

Camat Cijeruk Akan Minta Pekerjaan Dibongkar Jika Terbukti Menggunakan Pasir Merah

BOGOR.radarinformasi.com – Terkait pembangunan drainase Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, Bangun Septa Siswa selaku Camat Cijeruk memberikan tanggapan ketika ditemui oleh awak media radarinformasi di kantornya, jumat (22/09/2023).

Camat Cijeruk juga mengatakan bahwa batu bekas yang digunakan memang bukan untuk drainase melainkan untuk membangun kembali tembok warga yang dibongkar karena tanahnya dihibahkan untuk pelebaran jalan dan terkait pasir merah yang digunakan untuk pembangunan drainase jika terbukti maka pihaknya akan memberikan teguran kepada pihak desa untuk bertanggungjawab bahkan jika perlu dibongkar lagi dan dibangun ulang sesuai dengan spek.

“Tadi saya sudah monitoring ke lapangan terkait batu bekas yang dipasang lagi,  bukan masuk ke dalam pekerjaan samisade tetapi itu untuk memperbaiki tembok warga yang di bongkar karena tanahnya di hibahkan untuk pelebaran jalan, kalau terkait pasir merah saya tidak melihat tapi kalau memang terbukti menggunakan material yang kualitasnya kurang baik nanti saya akan berikan teguran kepada pihak desa bagaimana baiknya apakah harus dibongkar lagi dan dibangun ulang sesuai dengan spek yang seharusnya”, ujarnya.

“Kalau soal sanksi yang akan dikenakan kepada pihak desa itu nanti urusan Inspektorat, saya selaku camat hanya monitoring dan memberikan teguran saja ketika dalam pengerjaan ada yang dianggap tidak sesuai dengan spek”, pungkasnya.

Sesuai dengan pengakuan Endang Kumis selaku LPM bahwa pekerjaan tersebut memang menggunakan pasir merah yang kualitasnya masih diragukan untuk pembangunan pemerintah, ketika ditemui di lokasi pekerjaan pada Selasa (19/09/23).

“Iyah saya tau kualitas pasir tersebut memang kurang bagus jika digunakan untuk proyek pembangunan pemerintah, saya ambil pasir itu karena ada permintaan warga sini untuk ngirim material jadi saya terima dan saya gunakan dengan perbandingan 2:3”,ujarnya

Reporter   :   Dahlia
Redaktur   :   Dewi

Samisade Desa Cipelang diduga Gunakan Material Abal-Abal

BOGOR.radarinformasi.com – Samisade merupakan istilah dari program pemerintah Kabupaten Bogor berupa bantuan keuangan infrastruktur desa yang di proyeksikan untuk mendorong peningkatan ekonomi desa, Rabu(20/09/2023).

Namun sangat disayangkan diduga ada oknum yang ingin mencari keuntungan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Seperti halnya yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan betonisasi dan drainase di Kampung Cihideng RT.03 RW.01 dan RT.02 RW.02, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Pembangunan dengan anggaran Rp.316.000.000,00 dan volume P. 183 x 2,5 x 0,15 tersebut menggunakan material yang kurang baik dalam kualitas.

Ketika radarinformasi.com menyambangi lokasi pengerjaan, tampak pasir yang di gunakan berwarna merah pekat seperti tanah bahkan tidak hanya itu, batu yang di gunakan di ambil dari batu pembangunan sebelumnya yang dibongkar kemudian dipasang kembali untuk pembangunan drainase baru yang tengah dikerjakan.

Endang Kumis (LPM desa) yang ada di lokasi saat itu membenarkan adanya penggunaan material tersebut dalam pembangunan yang tengah dilaksanakan.

“Benar pekerjaan ini menggunakan pasir merah dan batu bekas bongkaran drainase sebelumnya, karena material tersebut termasuk layak digunakan untuk pembangunan rumah-rumah disini. Saya tau material tersebut memang tidak boleh digunakan untuk pembangunan pemerintahan tapi kan yang penting masih layak digunakan dari pada mubazir, pasir juga kita beli dari warga sekitar bukan dari orang lain”, ucapnya

Iwan selaku TPK ketika ditemui pada waktu dan tempat yang berbeda membenarkan adanya hal tersebut dilokasi

“Kita hanya memanfaatkan apa yang ada di lokasi dari pada dibuang toh masih bisa dan layak digunakan kalo gak di pake lagi juga mau dikemanakan saya juga sudah bicara sama kepala desa dan staff kecamatan dan diperbolehkan, ujar Iwan.

Sementara Kiki Sukiwan Selaku Kepala Desa Cipelang tidak bisa ditemui saat awak media menyambangi kantor desa serta tidak merespon saat dihubungi melalui pesan seluler.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Dewi

Berkesan Asal Jadi, Betonisasi Desa Wates Jaya terlihat Patah dan Retak

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menggelontorkan anggaran yang cukup fantastis dalam bidanga infrastruktur melalui program Satu Milyar Satu Desa (Samisade), yang diproyeksikan untuk mendorong peningkatan ekonomi desa.
Setiap Desa di Kabupaten Bogor mendapatkan bantuan samisade setiap tahunnya, salahsatunya Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, Senin (11/09/23).

Namun sangat disayangkan, anggaran yang begitu fantastis dan dialokasikan untuk Betonisasi jalan desa diduga dikerjakan secara asal-asalan, pasalnya pekerjaan betonisasi yang baru rampung dalam hitungan hari tersebut sudah terdapat keretakan bahkan patah di beberapa bagian.

Saat radarinformasi.com mencoba ke kantor desa, Kepala Desa tidak ada di tempat, sementara itu, Sekretaris Desa mengatakan bahwa dirinya tidak ikut campur dalam pembangunan.

“Terkait pembangunan betonisasi untuk lebih jelasnya silahkan hubungi Kades atau TPK, karena kalau saya tidak tahu-menahu, saya hanya bertugas membuat LPJ saja”, ujar Sekdes.

Sementara itu, TPK saat dikonfirmasi tidak memberikan respon sama sekali, bahkan hingga berita ini ditayangkan Kepala Desa belum berhasil dimintai keterangan.

Reporter : Dewi

Betonisasi Samisade Desa Caringin Berkesan Asal-asalan dan Bergelombang

BOGOR.radarinformasi.com- Samisade merupakan istilah dari program Pemerintah Kabupaten Bogor berupa bantuan keuangan infrastruktur desa, yang diproyeksikan untuk mendorong peningkatan ekonomi desa. Setiap Desa di Kabupaten Bogor mendapatkan bantuan samisade setiap tahunnya. Pada dasarnya konsep program samisade adalah desa membangun bukan membangun desa. Kamis (24/08/2023).

Namun sangat disayangkan pembangunan betonisasi jalan yang di lakukan oleh Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, yang menggunakan anggaran samisade tahun 2023 tidak sesuai dengan kualitas yang seharusnya.

Betonisasi jalan yang terlaksana di Kampung Curugdengdeng, RW. 004 dengan anggaran Rp.600.000.000,00 berkualitas jauh dari yang seharusnya. Jalan lingkungan tersebut terlihat bergelombang bak tidak diratakan dengan benar agar rapih.

Sangat disayangkan ketika Mulyadi (Kades Caringin) ditemui untuk konfirmasi mengatakan bahwa ia telah melakukan pengawasan diawal pembangunan bahkan sudah berkomunikasi dengan ketua TPK.

“Saya sudah melakukan pengawasan ketika awal pembangunan, namun karena tidak bisa sering datang ke lokasi mala saya serahkan sepenuhnya kepada TPK, saya juga sudah kordinasi dengan TPK atas hal tersebut, mungkin nanti akan diperbaiki menggunakan adukan semen biar jadi rata”, ucapnya.

“Untuk jelasnya silahkan konfirmasi saja ketua TPK”, pungkasnya.

Namun ketika di hubungi lewat pesan WhatsApp oleh awak media untuk konfirmasi hal tersebut Ia tidak memberikan respon, seolah enggan memberikan konfirmasi kepada publik terkait pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan kualitas yang seharusnya.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Dewi

Selain Retak Rambut, Volume Betonisasi Jalan Desa Pasir Buncir tidak Sesuai dengan Papan Proyek

BOGOR.radarinformasi.com- Sesuai dengan teknis pengerjaannya, program Satu Milyar Satu Desa (samisade) seharusnya dikerjakan dengan cara memberdayakan masyarakat setempat, dengan tujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan mereka, akan tetapi sangat disayangkan pembangunan Betonisasi Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor Jawa Barat, diduga tidak mengindahkan aturan tersebut, Kamis (24/08/23).

Selain menggunakan Tenaga Ahli dari luar wilayah, Betonisasi yang baru beberapa hari selesai tersebut nampak terjadi keretakan, lebih parahnya lagi papan proyek yang tercantum di lokasi pembngunan tidak sesuai dengan volume yang direalisasikan.Dalam papan proyek sangat jelas tercantum P 850×2,5x 015, akan tetapi pada faktanya P 730x3x015.

Akmali selalu Sekretaris Desa saat ditemui mengatakan bahwa, “Pak Kades sedang sakit jadi hari ini tidak masuk”.

“Masalah keretakan itu kan wajar ya, ga ada yang sempurna dalam setiap pembangunan juga, untuk tenaga ahli kita pakai yang luar wilayah karena itu kan pertimbangan dan kewenangan ada di Kades, selain itu juga di wilayah sini tidak ada yang menguasai untuk pembangunan Betonisasi”, ujar Akmali.

Saat disinggung terkait papan proyek yang tidak sesuai dengan pengalokasiannya, Akmali menjelaskan bahwa semua ada perubahan dah kita juga sudah membuat berita acara, kalau masalah papan proyek kita ga sempat ganti karena saat launcing kita terburu-buru”.

Peningkatan Perekonomian, Pemdes Klapanunggal Realisasikan Infrastruktur Betonisasi Jalan Lingkungan

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, realisasikan Program Samisade bantuan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk pembangunan betonisasi infrastruktur jalan desa atau jalan lingkungan, pada Selasa (15/08/23), yang sampai saat ini masih berlangsung dikerjakan.

Pembangunan jalan desa yang di serap dari anggaran program satu miliar satu desa, atau yang lebih dikenal dengan Samisade, berlokasi di Kampung Bagogog, RT. 07, RW. 06, dengan volume panjang jalan 430 meter, dan lebar jalan 4 meter, dan ketebalan betonisasi 0,25 meter dengan anggaran sebesar Rp. 800 juta rupiah, tahun 2023. Dan pengaspalan jalan desa, di Kampung Cimanggung RT. 05, RW. 02, dengan volume panjang jalan yang di aspal 250 meter dan lebar jalan 3 meter, dan ketebalan pengaspalan 0,03 meter dengan anggaran sebesar 200 juta rupiah. Kegiatan dikerjakan secara swakelola, tpk desa dan warga masyarakat.

Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Syarifuddin, disapa akrab Gonon, mengatakan bahwa pembangunan jalan desa dari program Samisade sebagian akselerasi percepatan kemajuan perekonomian warga masyarakat desa klapanunggal lewat infrastruktur yang baik.

“Semoga dengan infrastruktur yang baik dan memadai, mobilisasi warga masyarakat bisa lebih mudah dan dapat mendongkrak perekonomian warga Desa Klapanunggal”, pungkas Gonon.

Dirinya juga menghimbau kepada warganya untuk menjaga dengan baik jalan yang sudah dibangun untuk kedepannya, agar kondisi jalan lebih awet bertahanlama untuk dimanfaatkan warga.

“Mari kita jaga kondisi jalan ini dengan baik, kalau bukan kita siapa lagi dan demi kepentingan bersama”, ucapnya.

Gonon pun berharap agar kedepannya program Samisade ini dapat berlanjut, karna menurut Kepala desa, warga masyarakat sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur yang memadai.

“Agar jalan jalan yang belum tersentuh pembangunan, dengan adanya Samisade ini dapat terealisasikan kedepan merata pembangunannya,” ujar Kepala Desa Klapanunggal kepada wartawan.

Dengan masih berjalannya pembangunan dilokasi pengerjaan, kata Gonon, dirinya selalu memonitoring pengerjaan yang di laksanakan.

“kita harapkan pembangunannya tidak ada kendala dan berjalan baik sesuai harapan kita semua, khususnya warga masyarakat desa klapanunggal,” tutup Kades Gonon.

Bule/Gun

Meski Belum Sempat Dilalui, Betonisasi Desa Leuwimalang Terlihat Retak di Beberapa Tempat

BOGOR.radarinformasi.com- Dengan menggunakan anggaran Satu Milyar Satu Desa (Samisade) Pemerintah Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp.1.000.000.000 dengan kegiatatan Betonisasi Jalan Desa, Jum’at (11/08/23).

Namun sangat disayangkan, Betonisasi yang terletak di Kp.Cipari Rt.002-005 Rw.003 yang dikerjakan oleh TPK dan masyarakat tersebut belum sempat dilalui akan tetapi sudah terlihat retak di berbagai tempat.

Sementara itu H.Bunyamin saat dikonfirmasi via Seluler mengatakan bahwa, “Kita menggunakan K250, mungkin karena faktor cuaca yang sangat panas jadi timbul retak-retak, coba aja ke Sekdes soalnya Sekdes yang berada di lapangan saat pengerjaan”.

“Saya sedang di luar ada kegiatan kebetulan lagi ikut sekolah Pemdes di Dermaga, tapi ga tau Sekdes juga ada atau ga soalnya tadi bilang mau keluar”, pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan pihak TPK ataupun Pemdes belum bisa memberikan jawaban secara pasti dengan adanya retak-retak pada Betonisasi tersebut.

Danramil Klapanunggal Hadiri Louncing Samisade Tahun 2023 Desa Lulut Tahap Pertama

BOGOR.radarinformasi.com – Kapten Caj Swignyo selaku Danramil 0621-04/Klapanunggal menghadiri undangan dalam acara Louncing Program Satu milyar satu desa (Samisade) bantuan keuangan infrastruktur desa tahun anggaran 2023. Desa Lulut, Kecamatan Kalapanuggal, kabupaten Bogor, Kamis ( 17/07/2023).

Selain Danramil Klapanunggal acara Louncing Samisade yang di gelar di wilayah Desa Lulut tersebut turut hadir ,Wakil Camat Klapanunggal, Kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas,Binwil Desa Lulut, Ekbang Kecamatan, Ketua BPD Desa Lulut bersama anggota, LPM dan anggota, Ketua Karang taruna, Para ketua Kadus, Ketua RT dan RW Desa Lulut.

Kepala Desa Lulut, Udin di lokasi Samisade menyampaikan bahwa dalam rangka lounching Samisade tahap 1 ini dikerjakan bersama-sama dengan masyarakat desa.

“Kegiatan ini kita kerjakan bersama masyarakat desa, karena yang menikmati infrastruktur yang bagus nantinya masyarakat desa kita juga,” ujarnya kepala desa.

“Alhamdulillah dari pihak muspika kecamatan klapanunggal, para tokoh masyarakat, dari tingkat RT dan RW dapat hadir di kegiatan lounching Samisade ini, meskipun plt camat berhalangan hadir,” Pungkasnya.

Kades menyampaikan terkait pembangunan infrastruktur jalan desa menggunakan anggaran Samisade untuk tahap pertama sebesar Rp. 600.000.000, yang rencananya akan dibangun di dua titik lokasi, yaitu di Kp. Tegal Sempur, Rt. 001, Rw. 002 dengan spesifikasi ketebalan betonisasi 10 centi meter, lebar 2,5 meter, dan panjang jalan yang dibangun 438 meter.

Kepala Desa berharapan dengan dibangun infrastruktur jalan desa ini, kedepannya dapat meningkatkan perekonomian di wilayah desa lulut.

“Dengan jalan yang baik dan bagus kedepan perekonomian warga meningkatkan, harga tanah bisa meningkatkan dan sebagai pengembangan wilayah desa,” ucap Kades Udin.

Dalam kesempatan Louncing Program Samisade, Danramil Klapanunggal Kapten Caj Suwignyo turut menyampaikan kegiatan yang di anggarkan dari bantuan program Bupati Bogor, agar bisa di gunakan sebaik sesuai kebutuhan pemerintah desa yang ada di wilayahnya.

“Bantuan Bupati Bogor melalui Samisade ,yang di realisasikan untuk pembangunan jalan agar di manfaatkan sesuai kebutuhan dan kemampuan desa masing-masing”,ucap Danramil Klapanunggal.

Lanjut dia, Danramil semoga apa yang di serap bantuan Bupati melalui program Samisade yang di realisasikan pembangunan jalan desa bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan ekonomi di desa lulut.

“Melalui Samisade ini dalam peningkatan perbaikan jalan serta mampu mendongkrak perekonomian warga yang ada di wilayahnya”, tukasnya Danramil.

Bule/Gun

Pemerintah Desa Cibitung Kulon Alokasikan Anggaran Samisade untuk Pengaspalan Jalan Desa dan Lingkungan

Pemerintah Desa Cibitung Kulon Alokasikan Anggaran Samisade untuk Pengaspalan Jalan Desa dan Lingkungan

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, mengalokasikan anggaran Satu Milyar Satu Desa (samisade) berupa Peningkatan Jalan Desa sepanjang 420 meter dan Jalan Lingkungan sepanjang 800 meter yang dikerjakan oleh TPK dan masyarakat dengan besaran anggaran Rp. 997.000.000. Senin (16/01/23).

Anggaran Samisade tahap dua berupa pengaspalan tersebut diharapkan ke depannya mampu meningkatkan kualitas mobilitas dan mendongkrak perekonomian masyarakat setempat, Jaji Suparda selaku Kepala Desa berharap agar seluruh masyarakat dapat berperan dan berpartisipasi dalam mendukung proses pembangunan infrastruktur tersebut.

“Saya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam pengalokasian dana Samisade ini, dengan cara ikut menjaga dan merawat pembangunan infrastruktur yang telah kita laksanakan, karena kelancaran mobilitas dapat meningkatkan peningkatan taraf kehidupan masyarakat”, ujar Kades.

Masih menurutnya, “Untuk Samusade tahap dua ini sudah direalisasikan meskipun belum rampung, mudah-mudahan dapat selesai secepatnya sehingga aktifitas dapat kembali normal dan lancar, Allhamdulillah seluruh masyarakat ikut mendukung adanya pembangunan dari anggaran Samisade ini, karena manfaatnya sangat dirasakan oleh mereka”.

“Saya selaku Kepala Desa juga sangat berterimakasih dengan adanya anggaran ini, karena sangat membantu peningkatan infrastruktur, dua tahun terakhir ini kan anggaran banyak dialokasikan dalam penanganan Covid-19, jadi Samisade sangat terasa sekali manfaatnya dan mudah-mudahan di tahun 2023 masih ada lagi anggaran Samisade”, pungkasnya.

Reporter : Cahya
Redaktur : Dewi Pelangi