Jokowi dan Prabowo Naik Maung saat Cek Pasukan di Mako Brimob

DEPOK.radarinformasi.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto, menghadiri apel pasukan Operasi Mantap Brata di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (14/10/2024). Apel ini digelar dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang. Senin (14/10)

Momen menarik terjadi saat Jokowi dan Prabowo menaiki kendaraan taktis Maung bersama untuk mengecek kesiapan pasukan. Mereka menyusuri barisan personel dari berbagai satuan menuju podium apel.

Apel dimulai pukul 08.30 WIB, diawali dengan kedatangan Jokowi di gerbang Mako Brimob. Ia disambut dengan penghormatan dari pasukan jajar kehormatan dan diterima oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Prabowo Subianto. Setelah itu, Jokowi dan Prabowo menaiki Maung dan berkeliling untuk memeriksa kesiapan pasukan.

Sejumlah kendaraan taktis ditampilkan di sepanjang jalur menuju lapangan apel, memperlihatkan kekuatan pengamanan yang dikerahkan. Pasukan dari berbagai satuan kerja berbaris rapi menyambut kedatangan Jokowi dan Prabowo.

Apel pengamanan ini diikuti oleh 8.179 personel yang terdiri dari pasukan utama, pasukan cadangan, dan personel pendukung. Acara tersebut juga dihadiri 367 tamu, termasuk pejabat utama Polri beserta keluarga, sembilan menteri, mantan Kapolri, dan perwakilan TNI.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Jokowi Dianugerahi Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dan Jadi Warga Kehormatan Brimob

DEPOK.radarinformasi.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri dan diangkat sebagai warga kehormatan Brimob dalam apel kesiapan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Apel tersebut digelar di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan langsung medali kehormatan tersebut kepada Presiden Jokowi. Pemberian medali ini didasarkan pada Keputusan Kapolri Nomor Kep/1723/X/2024 tentang Tanda Kehormatan Keamanan dan Keselamatan Publik, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi Jokowi dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

Pengangkatan Jokowi sebagai warga kehormatan Brimob merujuk pada Keputusan Dankorbrimob Nomor Kep/114/IX/2019 tentang Tradisi Brimob, yang mencerminkan penghormatan atas dukungan Jokowi terhadap Korps Brimob.

Dalam apel yang sama, Jokowi juga menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja (satker) Polri yang dinilai berjasa dan berkontribusi signifikan bagi kepentingan bangsa dan negara.

Ketujuh satker penerima Nugraha Sakanti 2024 adalah Korps Brimob Polri, Baharkam Polri, Korlantas Polri, Densus 88 Anti-Teror Polri, Bareskrim Polri, Pusdokkes Polri, dan Divhubinter Polri.

Apel pengamanan ini melibatkan 8.179 personel, termasuk pasukan utama, pasukan cadangan, dan personel pendukung. Acara tersebut juga dihadiri 367 tamu, mulai dari pejabat utama Polri dan keluarga, sembilan menteri, para mantan Kapolri, serta perwakilan TNI.

Sebagai informasi, Brimob Polri sebelumnya pernah menerima penghargaan Sakanti Yana Utama dari Presiden pertama RI, Sukarno, pada 14 November 1961, sebagai penghormatan atas jasanya dalam menjaga keamanan negara.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada 7 Satker Polri

DEPOK.radarinformasi.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja (satker) Polri dalam apel pengamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Apel tersebut digelar di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dan dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi, Senin (14/10/2024).

Penghargaan Nugraha Sakanti diberikan kepada satker Polri yang dinilai berjasa dan memberikan manfaat bagi kepentingan bangsa dan negara. Dalam apel tersebut, Jokowi secara langsung menyerahkan tanda kehormatan kepada perwakilan dari masing-masing satuan kerja penerima.

Satker yang menerima Nugraha Sakanti 2024 adalah Korps Brimob Polri, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Detasemen Khusus 88 Anti-Teror Polri, dan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.

Selain memberikan penghargaan kepada Polri, Jokowi juga menerima Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri sebagai bentuk penghormatan atas dukungannya dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Presiden Jokowi turut diangkat sebagai warga kehormatan Brimob oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara tersebut.

Apel dan penganugerahan penghargaan ini mencerminkan komitmen TNI-Polri dalam menjaga keamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2024.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Penerjun Payung Polri Kibarkan Foto Raksasa Jokowi dan Prabowo di Langit Depok

DEPOK.radarinformasi.com – Polri menggelar atraksi terjun payung dengan mengibarkan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto. Atraksi tersebut berlangsung di langit Markas Korps Brimob, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).

Atraksi terjun payung ini dilaksanakan setelah apel persiapan pengamanan pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober mendatang. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi dan dihadiri oleh Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Usai apel, Polri mengadakan simulasi pengamanan dan sejumlah atraksi, termasuk terjun payung. Para penerjun melompat dari pesawat yang mengangkut mereka, membawa berbagai bendera dan spanduk besar.

Salah satu kelompok penerjun mengibarkan bendera bergambar Jokowi, sementara kelompok lainnya mengibarkan baliho bergambar Prabowo. Kedua gambar pemimpin tersebut berkibar di langit, diiringi bendera satuan Polri yang dibawa oleh para penerjun.

Brigjen Almas Widodo Kolopaking, dosen utama Akpol Lemdiklat Polri, turut berpartisipasi dalam atraksi tersebut. Semua penerjun mendarat dengan selamat di Mako Brimob, disambut dengan sorak-sorai peserta dan penonton di lokasi.

Atraksi ini sekaligus menunjukkan kesiapan Polri dalam pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden mendatang, serta memperkuat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas nasional.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Rapat Koordinasi Pelepasan Presiden RI ke-7 dari Istana Bogor ke Jakarta Berlangsung Lancar

BOGOR.radarinformasi.com – Rapat koordinasi terkait pelepasan Presiden RI ke-7 beserta keluarga dari Istana Bogor menuju Jakarta digelar di Aula Makodim 0606/KB, Jl. Jenderal Sudirman, Bogor. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin oleh Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, Dandim 0606/KB, dan dihadiri oleh 35 perwakilan dari berbagai instansi dan lembaga terkait, Senin (14/10/2024).

Beragam unsur pemerintah dan organisasi turut hadir dalam rapat ini, seperti Aspem Kesra Setda Kota Bogor, Kabag Ops Polresta Bogor, Pasi Ops Rem 061/SK, Kadisdik dan Kesbangpol Kota Bogor, serta Camat dan Lurah dari wilayah Bogor Tengah, Timur, dan sekitarnya. Beberapa tokoh dan pimpinan organisasi masyarakat juga berpartisipasi, di antaranya Ketua Pemuda Pancasila, Festival Merah Putih, FKPPI, dan PPM. Selain itu, perwakilan akademisi, seperti Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan, turut hadir memberikan dukungan.

Dalam sambutannya, Dandim 0606/KB Letkol Inf Dwi Agung Prihanto menyampaikan bahwa acara pelepasan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas kepemimpinan Presiden RI ke-7 selama 10 tahun. “Kegiatan ini adalah perintah lisan dari Komandan Korem 061/SK dan telah masuk dalam program kerja Kodim 0606/KB,” ujarnya. Ia berharap semua instansi terkait dapat bekerja sama dan bersinergi demi kelancaran acara tersebut.

Acara pelepasan akan melibatkan sekitar 20.000 personel dari berbagai unsur, termasuk Forkopimda (700 orang), TNI (1.000 orang), Polri (1.000 orang), dan Lanud ATS (150 orang). Partisipasi juga datang dari Pusdikzi Pusziad, Persit KCK, Pia Ardhya Garini, Bhayangkari, pelajar (5.000 orang), mahasiswa (500 orang), organisasi masyarakat (3.000 orang), dan masyarakat umum (7.276 orang). Semua elemen ini diharapkan bisa bersinergi untuk memastikan kelancaran acara.

Rute perjalanan presiden akan dimulai dari Pintu 1 Istana Bogor, kemudian melewati Jalan Jalak Harupat, Kebun Raya Bogor, dan Simpang Siloam. Dari sana, rombongan akan menuju Jalan Pajajaran hingga Tugu Kujang dan berlanjut ke Terminal Baranangsiang sebelum masuk ke Tol Jagorawi menuju Jakarta. Sepanjang rute, personel TNI, Polri, pelajar, dan masyarakat akan ditempatkan di sisi jalan dengan jarak satu meter antara masing-masing orang.

Rapat koordinasi ini berlangsung tertib dan selesai pada pukul 10.30 WIB. Semua pihak berkomitmen untuk memastikan acara pelepasan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh penghormatan.

Reporter : Rizal

Presiden RI Tinjau Langsung Lokasi Gempa di Cianjur sekaligus Instruksikan Jajarannya untuk Bekerjasama Lakukan Penanganan

Presiden RI Tinjau Langsung Lokasi Gempa di Cianjur sekaligus Instruksikan Jajarannya untuk Bekerjasama Lakukan Penanganan

CIANJUR.radarinformasi.com – Presiden Republik Indonesia meninjau secara langsung Lokasi gempa yang terjadi Jalan Raya Nasional tepatnya di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, pada Selasa siang, 22 November 2022.

Dalam peninjauan yang dilakukan Presiden RI Joko widodo, turut di hadiri serta didampingi oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Pangkostrad Dudung Abdurachman, Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Suntana M. Si, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arif Wibowo, Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H dan Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Kav Gan Gan Rusgandara.

Jalan raya yang menjadi penghubung antara Cianjur dan Bogor tersebut sempat terputus akibat tanah longsor yang terjadi hingga menutupi akses jalan pasca terjadinya gempa pada Senin siang (21/11/2022).

Dalam peninjauan ke lokasi bencana Presiden Joko Widodo mengatakan, “Bahwa atas nama pribadi, saya menyampaikan duka cita yang mendalam belasungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur”.

“Saya menginstruksikan seluruh jajaran untuk bekerja sama dalam membantu penanganan pasca gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Mulai dari pembukaan akses jalan yang terkena longsor hingga evakuasi dan penyelamatan korban-korban yang masih tertimbun longsor”, tegasnya.

Selain itu, Presiden memastikan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak gempa bumi. Bantuan tersebut terdiri atas Rp. 50 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, Rp. 25 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang, dan Rp.10 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan.

Sumber Humas Polres Bogor

Red